174 research outputs found
ANALISIS ECONOMI VALUE ADDED UNTUK MENGUKUR KINERJA FINANSIAL PERUSAHAAN SETELAH PRIVATISASI PADA P.T. SEMEN GRESIK (PERSERO)
Selama periode 1996 sampai awal 1999, kinerja terbaik Perseroan dicapai pada tahun 1996 dengan komposisi modal 26,6 modal asing dan 73,4 modal sendiri, dengan nilai EVA sebesar Rp 36.880.030. Sementara pada periode berikutnya kinerjanya terus mengalami penurunan, dan yang terendah adalah pada semester awal tahun 1998. Pada saat ini EVA adalah sebesar Rp -188.032.318
Model pemikiran kalam Hassan Hanafi
Ilmu kalam lahir dalam konteks sejarah ketika inti keislaman sistem kepercayaan, yakni transendensi Tuhan, diserang oleh wakil dari sekte dan budaya lama. Ilmu kalam dimaksudkan untuk mempertahankan doktrin utama dan memelihara kemurniannya. Ilmu kalam karena itu, dalam pembahasannya hanyalah berkutat pada masalah transenden, tanpa pernah menoleh pada yang imanen yakni bagaimana nasib manusia, sementara kini zaman telah berubah, memasuki era modern yang banyak dihinggapi problematika kehidupan, baik ancaman dari dalam (baca; Islam) seperti kemiskinan, kebodohan dan keterbelakanan, maupun dari luar (baca; Barat) yang tidak hanya dari aspek politik, tetapi juga pendidikan ekonomi dan kultural. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gagasan teologi Hanafi dalam kaitannya dengan kondisi sosial politik yang mempengaruhinya, sehingga dengan mudah kita dapat memahami pemikiran seseorang dari sudut pandang tersebut. Tujuan lainnya yaitu melengkapi penelitian yang pernah dilakukuan, dengan lebih memfokuskan pada kajian teologi Hassan Hanafi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya: Pertama, deskripsi yaitu menguraikan secara teratur konsep teologi Hassan Hanafi. Kedua, kesinambungan historis yaitu dilihat benang merah dalam pengembangan pemikiran Hassan Hanafi, baik yang berhubungan dengan lingkungan historis dan pengaruh-pengaruh yang dialaminya maupun dalam perjalanan hidupnya sendiri.
Penelitian ini difokuskan pada salah satu proyek besar Hanafi, yakni sikap kita terhadap tradisi klasik, khususnya pada bidang teologi. Langkah pertama untuk lebih memperjelas pemahaman mengenai teologi yang digagas Hanafi, terlebih dahulu penulis menguraikan perkembangan teologi dari zaman klasik hingga kontemporer. Hal ini bertujuan untuk mencari dan menemukan tolak ukur dari tujuan yang ada dalam studi penelitian ini. Menurut Hanafi, teologi sesungguhnya bukan ilmu tentang Tuhan karena Tuhan tidak tunduk kepada ilmu, melainkan ilmu tentang kata (ilm kalam), yakni kata-kata Tuhan yang termanifestasi dalam firman-Nya melalui wahyu. Ilmu kata adalah tafsir yaitu ilmu hermeneutik yang mempelajari analisis percakapan, bukan hanya dari segi bentuk-bentuk ucapan, melainkan juga dari segi konteksnya, yakni pengertian yang merujuk pada dunia. Karena itu, ilmu kalam yan digagas Hanafi bersifat aksiologis, tujuannya untuk menjadikan teologi sebagai ilmu tentang perjuangan sosia
The Interpretation Method of Aṭ-ṭabari and Ibn Kathīr (A Comparative method)
Akhmad, 1201421369,Interpretation Method of Aṭ-ṭabari and Ibn Kathīr (A Comparative method) Thesis, Science al-Qur’an and Interpretation Department, Faculty of Ushuluddin and Humanities. Supervisor: (1) Dr. Wardani, M.Ag. (2) Bashori, M.Ag.
Keyword: Interpretation, Moslem scholar, Stories in the Qur’an.
The stories in al-Qur'an can educate the psychological and moral people. Now, stories in al-Qur'an no longer be a concern of the community. Most people prefer false stories that come from human and regardless of the moral and spiritual values. Stories in the al-Qur'an as a means of moral formation and training infrastructures. Through this research, author outlined the urgency of the story in the al-Qur'an. Did the stories of the al-Qur’an consider as the best stories? Sūrah sād explain about prophet Dāwūd when he become a leader for his people. Some mufassir agree and disagree insert opinion isrā’iliyyat in the interpretation. Isrā’iliyyat stories in the al-Qur’an cause many mufassīr use different method when interpret stories in the al-Qur’an. Such Aṭ-Ṭabari and Ibn Kathīr. How Aṭ-Ṭabari and Ibn Kathīr interpret sūrah Ṣād: 21-24. What are the differences and similarities when interpret sūrah Ṣād: 21-24 ?
Author use library reseach with some part as follows: To explore the differences and similarities interpretation aṭ-Ṭabari and Ibn Kathīr and conclusion. Ibn Kathīr used method ar-riwayah when interpreting all verses of the holy al-Qur’an, interpret verse by verse, verse by opinion ṣaḥabat, at-Tābi’in and next generation after them. Some verses he inserted opinion of isrāiliyat. Some Moslem scholars say interpretation of Ibn Kathīr is the most important and perfect in that year because he used the most perfect method when interpret al-Qur’an.
Different with interpretation aṭ-Ṭabari as a encyclopedia of interpretation which become references Moslem scholars in period previous Ibn Kathīr. aṭ-Ṭabari interprets with the opinion of ṣaḥabat, and at-Tābi’in. If there are some opinions he dislike, he left them because of his assessment. He gives the argument from all opinion compare the opinion and the most closes valid. If there are two or more opinions in one verses, he reveals ll the opinion and strengthens every opinion sourced from ṣaḥabat and at-Tābi’in. Then not only limited with opinions, but strengthens some opinion, and outlines the laws contained in the verse. And from all his method, if it is not a valid text in discover, he uses her own opinion of the appropriate language sciences that he have, posited qiraāt and source composed with a beautiful arrangement
THE SYSTEM OF POEMS IN “FUNUN AL-BALAGHAH” BY SHAYKH AKHMAD TARAZI)
The article deals with the analyses of the theory of poetic work dedicated to the Temurids’ ruler Mirzo Ulughbek (1394-1449), “Funun al-balaghah” by Akhmad Tarazi, who initially created it in the Turkish language during the period of the Temurids. Though the only manuscript of the work was discovered in science a quarter century ago that the issues connected with aruz meter (prosody) have not been studied enough. The article covers the analysis of the most important questions of Turkish aruz studies and terms connected with aruz such as: juzv, rukn, bahr, and vazn. According to the author in the work the juzvs are called “usuli sitta” (six originals), for each of which he brings separate examples, comments on the importance of these six jusvs in the formation of original rukns. In the work, for the first time, the classification of bahrs are developed in aruz-studies. Shaykh Ahmad Tarazi defined the bahrs distinguishing them into two groups: 1) muttaffiq ul-arkon bahrz which are formed from one and the same original rukns; 2) mukhtalif ul-arkon bahrz which are formed from different original rukns. Shaykh Ahmad Tarazi defines the vazns distinguishing them into three parts in accordance with the number of rukns as: a`lo (supreme) (8 rukns), avsat (6 rukns), as well as adno (4 rukns).The author also pays special attention to the issues of adapting the aruz vazn to the Turkic language as shown in Shaykh Ahmad Tarazi’s work where he explains and analyses bahrs and vazns in the examples of poems by Turkic poets. Studying the poetic meters in this work, the author of the article notes that a total of 40 meters of poetry were cited in “Funun al-balaghah”, and that 21 of them were not mentioned in the works of Persian aruz scholars, and the author concludes that Turkic poetry peaked in the period of the Temurids
PENGARUH TERAPI AKTIVITAS ROM (RANGE OF MOTION) TERHADAP MOBILITAS FISIK LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS : KAJIAN LITERATUR
PENGARUH TERAPI AKTIVITAS ROM (RANGE OF MOTION) TERHADAP MOBILITAS FISIK LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS : KAJIAN LITERATURFandi Akhmad 1 Sri Widiyati 2 Arwani 21Mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang2Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang Corresponding author : [email protected] AbstrakOsteoartritis termasuk penyakit persendian yang kasusnya mendunia secara global. Osteoartritis terutama yang terjadi di area lutut akan menimbulkan berbagai gangguan pada lansia. Masalah mobilitas yang terjadi pada lansia dapat diatasi dengan memberikan intervensi berupa latihan range of motion. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi artikel-artikel penelitian yang memaparkan pemberian terapi aktivitas range of motion terhadap status mobilitas fisik lansia dengan ostheoarthritis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kajian literatur Penulis mengidentifikasi dan menganalisis hasil penelitian sebelumnya mengenai pengaruh pemberian terapi aktivitas range of motion terhadap status mobilitas fisik lansia dengan ostheoarthritis. Masalah mobilitas pada lansia dapat diatasi dengan memberikan intervensi latihan range of motion. dilihat dari efek terapi aktifitas range of motion yang mampu memberi efek dan perubahan yang signifikan ke berbagai faktor dari mobilitas fisik seperti mampu meningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah, menurunkan derajat skala nyeri osteoarthritis, meningkatkan rentang gerak sendi lutut fleksi dan ekstensi, dan mampu meningkatkan kemampuan aktifitas fungsional.Kata kunci : Range of motion, mobilitas fisik, lansia dengan osteoartriti
Ekstraksi Fitur Conflict of Interest pada Artikel Ilmiah Untuk Menentukan Kualitas Citation Author
Sitasi pada publikasi ilmiah mempengaruhi kualitas artikel sehingga akanberpengaruh terhadap kredibilitas author (peneliti). Terda pat banyak cara untuk
meningkatkan kredibilitas peneliti, salah satunya adalah dengan melakukan sitasi terhadap diri sendiri (self citation). Namun, proses self citation yang berlebihan
mengurangi kualitas sitasi paper tersebut. Terdapat banyak penelitian yang membuat metode untuk mengukur kualitas self-citation yang tidak sesuai, salah satunya dengan menggunakan rasio self-citation pada jendela waktu. Akan tetapi, metode ini tidak mempertimbangkan kesesuaian topik penelitian paper utama terhadap paper yang mensitasinya. Sehingga diperlukan adanya penentuan kualitas sitasi pada author agar dapat diketahui apakah peneliti sering meggunakan citation yang tidak sesuai topiknya berdasarkan paper author dan paper sitasi.
Penelitian ini mengusulkan metode ekstraksi fitur conflict of interest untuk menentukan kualitas citation penulis artikel ilmiah. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa baik peneliti dalam menggunakan sitasinya. Terdapat 2 fitur yang diusulkan
dalam penelitian ini. Pertama, fitur confict of interest yang didapatkan dari konflik kepentingan antara author paper dan author paper yang disitasi. Kedua, fitur similaritas konten yaitu fitur yang didapatkan dari kesamaan topik antar dokumen paper dan yang
disitasinya. Metode similaritas yang digunakan adalah salah satu pendekatan deep learning yaitu Siamese Neural Network yang dikombinasikan dengan Long Short Term
Memory. Kedua fitur ini selanjutnya diklasifikasi untuk menentukan kualitas citation author. Seluruh fitur akan diuji performanya pada proses klasifikasi. Hasil klasifikasi selanjutnya akan dihitung nilai akurasinya untuk mendapatkan performa fitur yang diusulkan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa usulan fitur dapat digunakan untuk mengklasifikasi kualitas sitasi author. Hal ini ditunjukkan dengan nilai akurasi sebesar
66.67% pada klasifikasi Random Forest dan rata-rata akurasi sebesar 62% pada 3 klasifikasi yang digunakan.
===================================================================================================
Citation on scientific paper affect on article quality so that it will affect on author credibility. There are many ways to increase the credibility of researchers, one of them is to do a self-citation. However, this process makes the calculation in bibliometric becoming less accurate because it doesn’t consider citation quality. There is some studies that proposed a method to measure an inappropriate self-citation, one of them is using
self-citation ratio. But, this method doesnt consider topic relatedness between main paper
and cited paper. So, its required to determine author’s citation quality to know that author are using anomalous citation based on main paper and each cited paper. This research proposed feature extraction conflict of interest to detect author’s citation quality. It allows us to know how right an author use citation in publication. Two features are proposed in this research. First, conflict of interest feature, is obtained from interest
conflict between paper author and citation’s paper author. Second, content similarity feature, is obtained from the similarity between paper and cited papers of author. Deep learning approach is used to get the similarity of each document. Combination of Siamese
neural network and Long Short-Term Memory can provide a better result on similarity based on training data. Last, all features will be combined with self-citation’s count
feature based on previous research and classified to detect author’s citation quality. Features will be tested for its performance using classification. From the classification results, accuracy will be calculated to obtain the performance of the proposed feature.
Based on the result, proposed feature can be used to classify author’s citation quality. It is shown with 66,67% of accuracy by using Random Forest classification and 62% of average accuracy on 3 classifier
PERBANDINGAN DENSITAS LATIHAN KECEPATAN (3X, 4X, DAN 5X DALAM SATU MINGGU) TERHADAP HASIL PENINGKATAN KECEPATAN LARI ATLET
Akhmad Yudhan*
Latar belakang yang menjadi acuan penulis adalah mengenai pentingnya aspek kondisi fisik dalam olahraga, salah satunya adalah aspek kecepatan. Karena dari itu tentunya kecepatan harus selalu dilatih. Untuk melatih kecepatan sendiri harus dilatih secara eksklusif dan dalam perencanaan yang baik, supaya atlet mendapatkan porsi latihan yang pas, baik itu dari segi istirahat untuk pemulihannya dan tentunya supaya atlet mendapatkan peningkatan hasil yang signifikan. Dalam perencanaan latihan yang baik maka akan berhubungan erat dengan densitas latihan yang diberikan. Densitas latihan harus di atur sedemikian rupa supaya atlet mendapatkan waktu istirahat yang cukup, tidak kekurangan ataupun berlebihan.
Maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui densitas latihan kecepatan manakah yang lebih signifikan meningkatkan kecepatan lari atlet, diantara densitas latihan 3x, 4x, dan 5x dalam satu minggu yang mewakili densitas rendah, sedang, dan tinggi. Adapun metode latihan yang diberikan adalah menggunakan metode latihan interval training. Populasi yang digunakan adalah siswa-siswa SSB Karya Praja Kabupaten Belitung dengan sampel 18 orang siswa dengan umur 15-20 tahun.
Hasil penelitian setelah melalui pengolahan data dapat ditarik kesimpulan bahwa dari ketiga densitas latihan tersebut yaitu densitas latihan kecepatan 3x, 4x dan 5x dalam satu minggu sama-sama dapat meingkatkan kecepatan lari atlet sepakbola dan setelah dilakukan uji ANAVA dapat dihasilkan bahwa perbedaan diantara ketiga densitas latihan kecepatan tersebut tidak signifikan.
Dari hasil penelitian diatas walaupun perbedaan ketiga densitas latihan tidak signifikan disarankan agar para pelatih menggunakan densitas latihan 3x per minggu, karena jika dilihat dari uji rata-rata sebelumnya, densitas latihan 3x per minggu memiliki peningkatan yang lebih baik daripada kelompok densitas yang lainnnya, dan juga supaya hari latihan lainnya bisa digunakan untuk melatih aspek latihan yang lain.
Akhmad Yudhan*
The background which become author reference is about the importance of physical conditions aspect in sport, one of which is the aspect of speed. Train speed should be trained exclusively and in good planning, so that athlete get a good portion in practice. The planning of a good exercise has a close relations with the density of a given workout. The density training must be regulated so that the athlete get enough rest periods.
The purpose of research is knowing the speed training density which is more significant to increase the run speed of athlete, between density 3x, 4x, and 5x in a week to represent low, medium and high of density. Exercise methode of training is using interval training methode. The population is students SSB Kabupaten Belitung with sample of 18 people aged 15-20 years.
The results of the research after data processing can be concluded from the third practice density is the speed practice density 3x, 4x, and 5x in a week can increase run speed athlete and after the ANOVA test can be result that the differences among the third of speed density not significantly.
Form the above results even though difference of the third speed parctice density was not significant, to coach recomended uses the 3x density in a week, because if viewed from avarege test, practice density of 3x in a week had better improvement than other density, and also the other practice day can be used to train other aspects
Pengembangan Media Pembelajaran Pada Kompetensi Dasar Organ Peredaran Darah Manusia & Mengidentifikasi Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia Bagi Siswa Kelas V
ABSTRAK Fitriansyah, Riza Akhmad. 2013. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA KOMPETENSI DASAR ORGAN PEREDARAN DARAH MANUSIA & MENGIDENTIFIKASI GANGGUAN PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA BAGI SISWA KELAS V. Skripsi S1 Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1)I Made Wirawan, S.T., S.S.T.M.T. (2) Drs. Sujono, M.T. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Flash, Bermain Sambil Belajar, model. Mata pelajaran IPA merupakan salah satu materi yang wajib dikuasai oleh siswa-siswi di sekolah dasar. Organ peredaran darah adalah salah satu standar kompetensi mata pelajaran IPA. Dari hasil observasi yang telah di lakukan di SDN Blimbing 3 Malang mendapatkan masalah nyata pada proses pembelajaran yang ketika melihat data hasil belajar atau nilai yang telah diperoleh oleh guru kelas V dari 29 murid ada lebih dari 15 siswa mendapatkan nilai kurang dari KKM yaitu sebesar 75 kemudian waktu atau jam mata pelajaran IPA khusus nya materi Mengetahui organ peredaran darah & gangguan pada organ peredaran darah manusia ini dilaksanakan pada jam terakhir ketika siswa berharap untuk pulang dan bermain. Solusi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu dengan mengembangkan media berupa program flash sebagai alat bantu kompetensi dasar organ peredaran darah manusia dalam menyampaikan informasi agar dapat menyerap secara cepat dan efisien. Media pembelajaran interaktif Pengembangan Media Pembelajaran Pada Kompetensi Dasar Organ Peredaran Darah Manusia & Mengidentifikasi Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia dikembangkan dengan metode pengembangan media Research and Development oleh Sugiyono. Teknik pengujian yang digunakan adalah model pengembangan Sugiyono. Desain uji coba disesuaikan pelaksanaannya sesuai dengan Metode Penelitian dan Pengembangan menurut Sugiyono. Produk Pengembangan Media Pembelajaran ini terdiri dari enam kategori pilihan yaitu menu SK & KD, menu materi, menu kuis, menu game, menu petunjuk serta menu author. Secara keseluruhan dari hasil validasi ahli media, validasi ahli materi, uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan, didapatkan data akhir sebesar 87% untuk hasil validasi dari ahli media, 90,5%, untuk hasil validasi dari ahli materi, 78,20% untuk hasil uji coba kelompok kecil, dan 78,29% untuk hasil uji coba kelompok besar. Hasil rata-rata yang diperoleh dari keempat validator ini adalah sebesar 84,89%, maka secara keseluruhan media pembelajaran interaktif ini dinyatakan valid, layak, dan tidak perlu dilakukan revisi
Evaluating feed-in tariff policies on enhancing geothermal development in Indonesia
Geothermal is vital for sustainably meeting Indonesia's energy demand, given its estimated massive reserves potential equivalent to 24 GW of electricity. The Indonesian government has set geothermal contributions to the national energy mix at 7,241.5 MW by 2025 and 17,546 MW by 2050, despite harnessing such vast potential needing significant investment. To that goal, the government established a feed-in tariff (FIT) mechanism to encourage private sector investment in geothermal development. However, FIT has undergone significant alterations in a short period. Moreover, various complicating factors—bureaucracy, social, and technical—exist alongside FIT implementation. Therefore, the extent that FIT can effectively enhance geothermal development in Indonesia should be challenged with further investigation. This study explores the efficacy of FIT policies for geothermal electricity by comparing the performance of several FIT schemes in terms of their impact on the government's target achievement. This study combines the policy analysis framework with system dynamics modeling to understand the dynamic interaction of FIT policy and other important components in geothermal development. The findings show that modest bureaucracy and public support are required. Furthermore, to enhance geothermal development more effectively, FIT should be at least 11 cents US$/kWh and accompanied by technical breakthroughs and government-funded exploration activities.Green Open Access added to TU Delft Institutional Repository 'You share, we take care!' - Taverne project https://www.openaccess.nl/en/you-share-we-take-care Otherwise as indicated in the copyright section: the publisher is the copyright holder of this work and the author uses the Dutch legislation to make this work public.Policy Analysi
Spatial modeling of infrastructure resilience to the natural disasters using baseline resilience indicators for communities (BRIC) – Case study: 5 districts/cities of Bandung Basin area
- …
