1,720,974 research outputs found
Pesan-Pesan Al-Jamiah pada Wisuda Program Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor Periode Desember Angkatan Ke-83 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar 24-25 April 2019
Ini merupakan pidato Rektor UIN Alauddin Makassar pada acara Wisuda Ke-83 Periode Desember 201
Front Antagonism Towards Social and Political Integration Perspectives on the Social Science of Prophetic
This research is talking about conflict antagonism which is a social
phenomenon that often confuses sociologists. It is not an interesting
problem, but because of the same phenomenon discussed, but the results
are always the opposite. Especially in seeing the nature of conflicts that
occur in society. Conflict is usually dysfunctional in society but at the
same time becomes structural. This study uses the conflict method
proposed by Lewis Coser to discuss societies that have a pattern of social
integration of processes that address structural conflicts so that dynamic
societies seek a form of balance. The results showed that the conflict that
occurred to achieve the intended purpose was social support. Social
legitimacy formed by press groups will produce horizontal conflicts and
vice versa if it is legally agreed by consensus then it will become an
integration tool. So far, many ideas have been resolved in conflict
resolution for integration purposes. This research is reviewed from the
perspective of prophetic social science, one of the important ideas of
Kuntowijoyo. For him, social science should not be complacent in trying
to explain or understand reality, but social science must also carry the task
of transformation towards ideals that are idealized by society. Three basic
values as the basis of prophetic social science, namely: humanization,
liberation, and transcendence
K.H. Muhammad Shaleh dan Tarekat Qadiriyah
Karya ini merupakan hasil penelitian penulis untuk melihat perkembangan Tarekat Qadiriyah dan kehidupan para pengamal tarekat tersebut, khususnya dikalangan orang Mandar. Sebagai tarekat muktabarah, ia memiliki banyak pengikut yang tersebar di wilayah adat Mandar dan bahkan sampai di luar pulau Sulawesi, di mana orang-orang Mandar berada. Keberadaan tarekat dalam kehidupan masyarakat memiliki dinamikanya sendiri-sendiri ketika berdialog dengan persoalan kehidupan. Demikian pula Tarekat Qadiriyah di Mandar, memiliki karakteristik serta keunikan tersendiri, sehingga menarik untuk diteliti. Tarekat tidak hanya dipandang dari sudut ritual atau pengamalan keagamaan, tetapi juga dapat dilihat dalam paradigma sosiologis sebagai sebuah faktas sosial
Agama dan Integrasi Kebangsaan
Buku ini hadir untuk mencoba menyajikan berbagai analisa mengenai wacana dan praktik "katup pengaman sosial" di tengah masyarakat dari berbagai tinjauan, khususnya terhadap atau dalam masyarakat di Indonesia. Adapun materi di buku ini tidak saja diambil dari sumber pustaka yang ada saja, tetapi juga berdasarkan pengalaman penulis dan rekan-rekan serta pengalaman para pakar di bidang sosiologi. Ada harapan besar bahwa kajian dalam buku ini mungkin akan berguna untuk meramaikan wacana "perdamaian" yang menjadi cita-cita umat manusia, terutama masyarakat agamis, yang fokusnya selalu dihadapkan pada tantangan untuk benar-benar mewujudkannya hingga tataran praktis di kehidupan sehari-hari. Proses ini tentu cukup berat dan selalu menarik untuk diperbarui terus-menerus, lebih karena persoalan relasi-relasi sosial yang berlangsung di tengah keadaan heteroginitas yang ada, selalu saja melahirkan dinamika-dinamika dan polarisasi-polarisasi baru, yang membawa perubahan-perubahan, yang kadang kala berakibat positif, kadang kala negatif
Front Antagonism Towards Social and Political Integration Perspectives on the Social Science of Prophetic
This research is talking about conflict antagonism which is a social phenomenon that often confuses sociologists. It is not an interesting problem, but because of the same phenomenon discussed, but the results are always the opposite. Especially in seeing the nature of conflicts that occur in society. Conflict is usually dysfunctional in society but at the same time becomes structural. This study uses the conflict method proposed by Lewis Coser to discuss societies that have a pattern of social integration of processes that address structural conflicts so that dynamic societies seek a form of balance. The results showed that the conflict that occurred to achieve the intended purpose was social support. Social legitimacy formed by press groups will produce horizontal conflicts and vice versa if it is legally agreed by consensus then it will become an integration tool. So far, many ideas have been resolved in conflict resolution for integration purposes. This research is reviewed from the perspective of prophetic social science, one of the important ideas of Kuntowijoyo. For him, social science should not be complacent in trying to explain or understand reality, but social science must also carry the task of transformation towards ideals that are idealized by society. Three basic values as the basis of prophetic social science, namely: humanization, liberation, and transcendence.يتحدث هذا البحث عن عداوة الصراع وهي ظاهرة اجتماعية غالبًا ما تربك علماء الاجتماع. ليس بسبب مشكلة مثيرة للاهتمام، ولكن بسبب نفس الظاهرة التي نوقشت، لكن النتائج دائمًا ما تكون عكس ذلك. خاصة في رؤية طبيعة الصراعات التي تحدث في المجتمع .عادة ما يكون الصراع غير فعال في المجتمع ولكن في نفس الوقت يصبح هيكلية .تستخدم هذه الدراسة طريقة الصراع التي اقترحها لويس كوسر لمناقشة المجتمعات التي لديها نمط من التكامل الاجتماعي للعمليات التي تعالج الصراعات الهيكلية، بحيث تسعى المجتمعات الديناميكية إلى شكل من أشكال التوازن .أظهرت النتائج أن الصراع الذي حدث لتحقيق الغرض المقصود كان الدعم الاجتماعي .ستؤدي الشرعية الاجتماعية التي تشكلها المجموعات الصحفية إلى صراع أفقي والعكس صحيح إذا تمت الموافقة عليها قانونًا بتوافق الآراء، فسوف تصبح أداة تكام . حتى الآن، تم حل العديد من الأفكار في حل النزاعات لأغراض التكامل. تتم مراجعة هذا البحث من منظور العلوم الاجتماعية النبوية، وهي واحدة من أفكار Kuntowijoyo الهامة .بالنسبة له، لا ينبغي أن يكون العلم الاجتماعي مقتصرا في محاولة تفسير الواقع أو فهمه، ولكن يجب أن يحمل العلم الاجتماعي أيضًا مهمة التحول نحو المثل العليا التي يعتبرها المجتمع مثالية. هناك ثلاث قيم أساسية كأساس لعلم الاجتماع النبوي، وهي الإنسانية والتحرير والتعالي.Penelitian ini berbicara tentang antagonisme konflik yang merupakan fenomena sosial yang sering membingungkan sosiolog. Bukan karena masalah yang menarik, tetapi karena fenomena yang sama yang dibahas, tetapi hasilnya selalu berlawanan. Terutama dalam melihat sifat-sifat konflik yang terjadi di masyarakat. Konflik biasanya disfungsional dalam masyarakat tetapi pada saat yang sama menjadi struktural. Penelitian ini menggunakan metode konflik yang diusulkan oleh Lewis Coser untuk membahas masyarakat yang memiliki pola integrasi sosial dari proses yang mengatasi konflik struktural, sehingga masyarakat yang dinamis mencari bentuk keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi untuk mencapai tujuan yang dimaksud adalah dukungan sosial. Legitimasi sosial yang dibentuk oleh kelompok pers akan menghasilkan konflik horizontal dan sebaliknya jika disetujui secara sah melalui konsensus maka itu akan menjadi alat integrasi. Sejauh ini, banyak ide telah diselesaikan dalam resolusi konflik untuk tujuan integrasi. Penelitian ini diulas dari perspektif Ilmu sosial profetik, salah satu ide penting dari Kuntowijoyo. Baginya, ilmu sosial tidak boleh berpuas diri dalam mencoba menjelaskan atau memahami realitas, tetapi ilmu sosial juga harus membawa tugas transformasi menuju cita-cita yang diidealkan oleh masyarakat. Tiga nilai dasar sebagai dasar ilmu sosial profetik, yaitu: humanisasi, pembebasan, dan transendensi.
Muallaf Empowerment Center of Al-Markaz Al-Islami Studies about Efforts to Solve Muallaf’s (Newly Converted Moslems) Problems in Makassar
The newly converted Moslems‘ lack of understanding of Islam is a problem to be solved. It is because there is still a possibility of apostasy (murtad), back to their original or previous religion. Therefore, as our responsibility towards the Muallaf, the coaching or fostering program should be scheduled and conducted intensively and structurally. So, there will not be any impression directed to Moslems or Islam which is large in quantity but weak in quality. Muallaf‘s problems should be solved integrally both in terms of understanding the true Aqidah and how to develop an Islamic family life. Therefore, the newly converted Moslems could be expected to experience and embrace Islam totally (kaffah)
Sosiologi Masyarakat Islam
Dalam mengintegrasikan hal-hal yang bersifat non agamis, maka terdapat dua persepsi yang berbeda tentang peran politik masyarakat islam. Pertama bahwa dalam pandangan mereka, fanatisme agama dengan mudah berubah menjadi fanatisme politik yang dapat mempengaruhi masyarakat. Kedua, memandang bahwa perkembangan pemikiran agama sebagai suatu gejala depolitisasi, sebagai pelarian dari tanggung jawab sosial dan politik. Dalam pandangan ini, agama lebih beriorentasi kepada urusan akherat ketimbang masalah duniawai
The Vision of Civilization as Da'wah: A Critical Analysis of the Implementation of Scientific Integration at UIN Alauddin Makassar
The knowledge integration is an effort to dialogue science (secular) and religion (Islam). This effort also is the basis for the institutional change of Islamic higher education from the State Islamic Institute (IAIN) to the State Islamic University (UIN). This study specifically critically examines the implementation of integration of knowledge at UIN Alauddin in the time interval 2015-2023 - two periods of the Rector's leadership, namely 2015-2019 and 2019-2023. The aim is to see the development of the face of integration of knowledge on a campus that claims to be a campus of civilization. Because this is a compass that covers all production of science. This study uses a qualitative-descriptive method. Data was collected using observation, in-depth interviews, and document searches, and then analyzed descriptively. This research is shown by the decreasing number of research allocations on this theme from year to year. In 2018 and 2019 the number of integration research was 40 titles, while in 2022 and 2023 there were only 19 titles. This reality in turn has implications for the passion for the transformation of knowledge integration in the field of education and teaching. In short, the implementation of knowledge integration at UIN Alauddin tends to be procedural-symbolic.Integrasi ilmu merupakan usaha untuk mendialogkan ilmu-ilmu umum (sekuler) dan ilmu-ilmu agama. Usaha ini sekaligus menjadi landasan bagi perubahan kelembagaan perguruan tinggi keagamaan Islam dari Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Studi ini secara khusus menelaah secara kritis implementasi integrasi ilmu di UIN Alauddin dalam interval waktu 2015-2023 – dua periodisasi kepemimpinan Rektor yakni 2015-2019 dan 2019-2023. Tujuannya adalah untuk melihat perkembangan wajah integrasi ilmu di kampus yang mendaku sebagai kampus peradaban. Sebab, ini merupakan kompas yang melambari seluruh produksi ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan melaui observasi, wawancara mendalam, serta penelusuran dokumen, dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa diskursus integrasi ilmu dalam delapan tahun terakhir mengalami stagnasi. Hal ini ditunjukkan dengan semakin rendahnya jumlah alokasi riset tentang tema ini dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018 dan 2019 jumlah riset integrasi adalah sebanyak 40 judul, sementara pada 2022dan 2023 hanya 19 judul. Kenyataan ini pada gilirannya berimplikasi pada gairah transformasi integrasi ilmu dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Singkatnya, implementasi integrasi ilmu di UIN Alauddin cederung bersifat prosedural-sombolik. 
RELASI AGAMA DAN TEKNOLOGI: STRATEGI DAKWAH KONTEMPORER
Artikel ini membahas tentang relasi antara agama dan teknologi dalam konteks strategi dakwah kontemporer. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mempengaruhi cara agama diperkenalkan, dipraktikkan, dan disebarkan di era digital ini. Dakwah, sebagai upaya menyampaikan pesan agama kepada masyarakat, juga telah beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk mencapai tujuannya. Tulisan ini membahas berbagai strategi dakwah kontemporer yang menggunakan teknologi sebagai alat untuk memperluas jangkauan, meningkatkan efektivitas, dan memperkuat interaksi antara pihak yang berdakwah dan khalayak. Dalam diskusi tentang relasi agama dan teknologi dalam strategi dakwah kontemporer, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi memiliki dampak signifikan terhadap penyampaian pesan agama dan interaksi dengan audiens.
Kata Kunci: Kata kunci: agama, teknologi, dakwah, strategi, kontemporer
- …
