1,721,005 research outputs found

    Peran Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset dalam Pemungutan Penunggakan Pajak Hotel di Kota Langsa

    No full text
    Sekian banyak hotel dan restoran yang ada di kota Langsa, hanya ada 30% yang melaksanakan kewajiban membayar pajak. Pajak merupakan sumber pendapatan penting bagi daerah karena dari hasil pajak dapat membangun daerah. Oleh karena itu untuk memaksimalkan pendapatan dari pajak maka dituntut peran dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Langsa untuk memungut pajak yang tertunggak atau pajak yang tidak dibayar oleh pemilik hotel sebagai wajib pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset dalam pemungutan penunggakan pajak hotel di kota Langsa. Untuk mengetahui kendala dan upaya Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset kota Langsa dalam pemungutan penunggakan pajak hotel. Untuk mengetahui sanksi hukum yang diberikan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset kepada hotel yang menunggak pajak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sifat penelitian ini adalah yuridis empiris yaitu penelitian dilakukan terhadap fakta-fakta/peristiwa yang berkaitan dengan permasalahan. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari lapangan. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari bahan kepustkaan dengan membaca dan mengkaji bahan-bahan kepustakaan. Peran Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset dalam memungut tunggakan pajak hotel belum berjalan dengan efektif, karena masih ada beberapa pemilik hotel sebagai wajib pajak yang belum membayar pajaknya. Hal tersebut dikarenakan kualitas pelayanan dan sosialisasi oleh Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset kota Langsa belum terlaksana dengan baik. Adapun kendala yang dihadapi oleh Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset kota Langsa adalah peraturan pelaksanaan undang-undang yang sering kali tidak konsisten dengan undang-undangnya, kurangnya pembinaan antara pajak daerah dengan pajak nasional, lemahnya penegakan hukum, tidak adanya kesadaran pemilik hotel sebagai wajib pajak untuk membayar pajak hotel. Untuk mengatasi kendala tersebut maka Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset kota Langsa melakukan beberapa upaya meningkatkan pengawasan dan pengendalian kepada pemilik hotel, pembaharuan administrasi perpajakan, meningkatkan mutu tenaga operasional, penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat, Dan memberikan sanksi hukum bagi pengelola hotel sebagai wajib pajak yang tidak membayar pajak

    Strategi Guru Mata Pelajaran IPS Dalam Meningkatkan Sikap Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Jenangan Di Era Digital

    No full text
    ABSTRAK Pratiwi, Nanda Putri 2023. Strategi Guru Mata Pelajaran IPS Dalam Meningkatkan Sikap Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Jenangan di Era Digital. Skripsi. Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Arif Rahman Hakim, M.Pd Kata Kunci: Strategi, Mata Pelajaran IPS, Sikap Sosial, Era Digital Hakekat mata pelajaran IPS adalah berkaitan erat dengan karakter seseorang, yang mana sikap sosial harus dimiliki oleh setiap individu, akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman yang tentunya juga perkembangan teknologi membuat seseorang banyak terpengaruh oleh sosial media di era digital. Dalam sebuah pembelajaran di sekolah guru mata pelajaran IPS memiliki beberapa strategi dalam meningkatkan sikap sosial siswa di era digital, karena banyak siswa yang di rasa acuh dan cuek dengan lingkungan sekitar. Hal tersebut karena banyak terpengaruh oleh dunia maya yang mana selama pendemi siswa di rumah dan selalu berpacu terhadap HP sehingga menjadikan siswa sebagai seorang individu yang tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Dengan ini guru IPS memiliki strategi kebiasaan positif yang selalu di terapkan kepada siswa dan siswinya. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) strategi guru mata pelajaran IPS dalam meningkatkan sikap sosial siswa kelas VIII di era digital; (2) hambatan guru mata pelajaran IPS dalam meningkatkan sikap sosial siswa kelas VIII di era digital dan; (3) hasil dari guru mata pelajaran IPS dalam meningkatkan sikap sosial siswa kelas VIII di era digital. Sehingga bisa mengetahui bagaimana strategi guru mata pelajaran IPS di SMPN 1 Jenanagan dan bagaimana hasil dari strategi tersebut, oleh karena itu peneliti melakukan observasi di SMPN 1 Jenangan serta melakukan wawancara dengan narasumber yang bersangkutan Adapun penelitian ini di rancang dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menghasilkan data-data deskriptif tertulis yang berupa kata-kata dari narasumber yang bersangkutan, jadi peneliti melakukan wawancara serta observasi ke lapangan tempat peneliti untuk mengambil data. Observasi yang diamati adalah SMPN 1 Jenangan dan siswa siswa SMPN 1 Jenangan serta partisipan peneliti yang di wawancarai adalah Guru Mata Pelajaran IPS, Guru Bimbingan dan Konseling serta Waka Kesiswaan SMPN 1 Jenangan. Dan kemudian dianalisis menggunakan model analisa Miles Huberman dan Saldana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) strategi guru mata pelajaran IPS dalam meningkatkan sikap sosial siswa adalah dengan cara memberi contoh yang baik, memberi teguran, mengumpulkan HP saat pembelajaran dimulai dan menyadarkan akan pentingnya sikap sosial dan kemudian (2) Hambatan yang dialami guru mata pelajaran IPS dalam meningkatkan sikap sosial siswa adalah tontonan di dunia maya, penyalahgunaan teknologi digital, faktor bergaul, dan orang tua sedangkan solusi yang diberikan adalah mengurangi penggunaan HP, Bekerjamasa dengan orang tua siswa, melakukan kebiasaan yang positif serta penanaman sikap sosial, (3) dan untuk hasil dari strategi guru mata pelajaran IPS dalam meningkatkan sikap sosial siswa di era digital adalah siswa berperilaku disiplin dan tanggung jawab, toleransi terhadap sesama, gotong royong dan peduli terhadap lingkungan serta bijak dalam menggunakan sosial media. Dengan demikian dengan adanya perkembangan teknologi yang mana sosial media semakin mempengaruhi kepribadian seorang individu, maka guru IPS memiliki strategi yang demikian guna untuk meningkatkan sikap sosial siswa serta menyadarkan individu akan pentingnya sikap sosial dalam kehidupan sehari-hari

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore