37 research outputs found
MOTIF PRIORITAS KEBIJAKAN PERTAHANAN ERA JOKOWI DALAM MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN NKRI TAHUN 2014 -2020
Abstract The change in the direction of defense policy that took place during the Jokowi Government era has changed a little. As a decision, the priority motives of Jokowi's defense policy in the second period became the highlight. As the fourth civilian president, with a previous leader who could not be in full power made the biggest challenge in how to keep the NKRI defense from external threats. Therefore, the question arises as to what makes the decision-making background. This paper uses the theory of State Sovereignty (Jean Bodin), Security (Paul D. William) and Balance Of Power, whether there are internal indicators of military actors also in the decision. In addition, this article explains the priority motives of defense policy in the Jokowi era as an effort to protect the sovereignty of the homeland from the Chinese threat (South China Sea) in Indonesian waters, and other factors are discussed in this paper. The author concludes that the perspective of realism / military power is still a traditional force, with civilian supremacy over military power as an effort in dealing with external threats to Indonesian territorial security from external threats in the era of Jokowi's leadership.Keywords: Jokowi’s Defense Policy Priorities, South China Sea Issues, Indonesian Military- Politics.  Abstrak Perubahan arah kebijakan pertahanan yang terjadi pada era Pemerintahan Jokowi sedikit banyak memiliki perubahan. Sebagai sebuah keputusan, motif prioritas kebijakan pertahanan Jokowi di periode ke II menjadi sorotan. Sebagai presiden sipil keempat, dengan pemimpin sebelumnya yang tidak dapat berkuasa penuh menjadikan tantangan terbesar dalam bagaimana menjaga pertahanan NKRI dari ancaman luar. Oleh karena itu, munculah pertanyaan apa yang menjadikan latar belakang pengambilan keputusan tersebut. Tulisan ini menggunakan teori Kedaulatan Negara (Jean Bodin), Security (Paul D. William) dan Balance Of Power, apakah ada indikator internal dari aktor militer juga dalam keputusan tersebut. Selain itu, tulisan ini menjelaskan motif prioritas kebijakan pertahanan di era Jokowi sebagai  upaya penjagaan kedaulatan NKRI dari ancaman Cina (Laut Cina Selatan) di perairan Indonesia, dan faktor-faktor lainnya dibahas pada makalah ini.. Metode penelitian ini  menggunakan  metode  penelitian kualitatif. Penulis menyimpulkan bahwa perspektif realisme/kekuatan militer masih  menjadi kekuatan tradisional, dengan supremasi sipil terhadap kekuatan militer sebagai upaya dalam penanganan ancaman luar pada keamanan territorial Indonesia dari ancaman luar di era Kepemimpinan Jokowi.Kata Kunci: Prioritas Kebijakan Pertahanan Jokowi, Isu Laut Cina Selatan, Politik-Militer Indonesi
PERBERHENTIAN IMPOR KELAPA SAWIT INDONESIA OLEH UNI EROPA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK ( NATIONAL INTEREST
Era globalisasi sekarang ini tidak menutup kemungkinan laju kerjasama antar negara semakin meluas dan dinamis, didukung oleh kecanggihan teknologi tak mulanya membuat semua orang dapat berkomunikasi secara lancar dan tanpa hambatan, hal tersebut pula berdampak pada lancarnya laju perekonomian dunia internasional, yaitu ekspor dan impor. Pemberhentian sepihak dalam perdagangan khususnya dalam kasus Import Minyak Kelapa Sawit UE ( Uni Eropa) dari Indonesia merupakan salah satu bentuk ketimpangan. Sehingga perlunya pengkajian dalam perspektif ekonomi politik dalam kasus ini. Hasil penelitian ini menunjukan bentuk pengimplikasian dari proses nasionalisasi (national interest) yang dilakukan UE terhadap Indonesia untuk menjaga kepentingan ekonomi nasional negara-negara anggota UE.Kata Kunci : Impor, Kelapa Sawit, EU, Ekonomi Politik, Kepentingan Nasional
Nalisis Penerapan Akuntansi Keuangan Pada Pemerintahan Desa Harapan Jaya Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan
This research was conducted at Harapan Jaya Village, Pangkalan Kuras District, Pelalawan District, which aims to find out how the suitability of the accounting application in Harapan Jaya Village, Pangkalan Kuras District,
Pelalawan Regency with Accounting Principles Accepted Generally.The type of data used by researchers is Primary Data and Secondary Data. Primary Data is data obtained from direct interviews with the treasurer of Harapan Jaya Village regarding the history of the establishment of Harapan Jaya
Village, and the process of preparing village finances. Secondary data is data obtained from documents relating to Harapan Jaya Village, for example the village mission vision, notebooks and village financial reports. Data collection techniques used by the author is to use the survey method, namely by means of observation and interviews. While the analysis of this study uses Descriptive Methods.The results of this study are that the implementation of Financial Accounting in the Government of Harapan Jaya Village, Pangkalan Kuras District, Pelalawan Regency is not fully in accordance with the Generally
Accepted Accounting Principles, because Harapan Jaya Village, Pangkalan Kuras District, Pelalawan Regency does not separate cash receipts and
expenditure journals. , does not make a trial balance and does not make adjustments to depreciation of fixed assets and consumables
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI FUNGI ENDOFIT DARI TANAMAN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) SERTA SUMBANGSIHNYA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA/MA
Tanaman mengkudu memiliki berbagai manfaat dalam bidang kesehatan karena
memiliki kandungan metabolit sekunder. Fungi endofit adalah mikroorganisme
yang terdapat di dalam jaringan tumbuhan tanpa menimbulkan kerusakan pada
tanaman inangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genus fungi endofit
apa saja yang terdapat di dalam tanaman mengkudu (Morinda citrifolia L.) di kota
Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi
dengan cara mengisolasi dan mengidentifikasi fungi endofit pada tanaman ini.
Penelitian dilakukan di laboratorium terpadu Universitas Islam Negeri Raden
Fatah Palembang ruang mikrobiologi E303 dan ruang Genetika E302.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 12 isolat fungi endofit yang di isolasi dari
daun, buah, batang, kulit batang, dan akar tanaman. Berdasarkan hasil
pengamatan secara mikroskopis 12 isolat termasuk ke dalam 9 genus yang
berbeda antara lain, Acremonium, Aspergillus, Candida, Fumago, Fusarium,
Mucor, Pythium, Trichoderma, dan Verticillium. Hasil pengembangan produk
media ensiklopedia sebagai sumbangsih penelitian yang telah divalidasi oleh ahli
materi didapatkan hasil sebesar 95,83%, ahli media sebesar 92,85%, dan ahli
bahasa sebesar 91,66%. Sehingga mendapatkan hasil validasi akhir sebesar
94,54% yang dikategorikan sangat valid.
The Noni plant has various benefits in the health sector because it contains
secondary metebolites. Endophytic fungi are microorganisms that are found in
plant tissues without causing damage to their host plants. This study aims to
determine which endophytic fungi are found in noni (Morinda citrifolia L.) in
Palembang city. The method used in this study was exploration by isolating and
identifying the endophytic fungi in this plant. The research was conducted in the
integrated laboratory of Raden Fatah State Islamic University Palembang,
microbiology room E303 and genetics room E302. Based on the research results,
12 isolates of endophytic fungi were isolated from leaves, fruits, stems, bark, and
roots of plants. Based on microscopic observations, 12 isolates belong to 9
different genera including, Acremonium, Aspergillus, Candida, Fumago,
Fusarium, Mucor, Pythium, Trichoderma, and Verticillium. The results of the
development of encyclopedia media products as research contributions have been
validated by material experts obtained the results of 95,83%, media experts
92,85%, and linguist 91,66%. So that the final validation results is 94,54% which
is categorized as very valid
Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPS dalam meningkatkan minat baca siswa di SMPN 13 Malang
INDONESIA:
Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar tentunya akan menambah ilmu pengetahuan bagi siswa, karena di perpustakaan terdapat berbagai macam sumber informasi yang dapat dibaca oleh siswa. Lebih dari itu, pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar tentunya akan membuat siswa sering berkunjung ke perpustakaan sehingga minat baca siswa akan meningkat. Upaya dari guru dan kepala perpustakaan tentunya sangat berpengaruh bagi peningkatan minat baca siswa. Guru berperan sebagai mediator dan fasilitator yang mengarahkan siswa untuk belajar di perpustakaan dan kepala sekolah berperan dalam menarik kunjungan siswa ke perpustakan. Kerjasama yang baik antar seluruh pihak sekolah tentunya akan membuat pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dalam meningkatkan belajar siswa akan berjalan dengan baik.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman yaitu dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian saya menunjukkan bahwa (1) upaya guru dalam memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPS dalam meningkatkan minat baca siswa di SMPN 13 Malang adalah dengan cara memberikan tugas kepada siswa yang mengharuskan siswa untuk mencari sumber informasinya di perpustakaan dan mengarahkan siswa untuk belajar di perpustakaan untuk membaca materi yang tidak tersedia di buku paket siswa. (2) upaya kepala perpustakaan dalam menarik kunjungan siswa ke perpustakaan SMPN 13 Malang adalah dengan cara menata sudut baca di Perpustakaan SMPN 13 Malang, memperkenalkan buku-buku terbaru di Perpustakaan SMPN 13 Malang, menyediakan komputer untuk mengakses informasi secara digital, menyediakan proyektor untuk menampilkan film/video pembelajaran, membangun gallery perpustakaan untuk menampung karya-karya siswa. (3) faktor penghambat dalam memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPS dalam meningkatkan minat baca siswa di SMPN 13 Malang adalah koleksi buku IPS kurang bervariasi, rendahnya minat baca siswa, proses pelayanan di perpustakaan yang masih manual.
ENGLISH:
The use of libraries as learning resources will certainly add knowledge to students, because in the library there are various kinds of information sources that can be read by students. More than that, the use of libraries as learning resources will certainly make students often visit the library so that students' interest in reading will increase. The efforts of the teacher and the head of the library are certainly very influential in increasing students' interest in reading. The teacher acts as a mediator and facilitator who directs students to study in the library and the principal plays a role in attracting student visits to the library. Good collaboration between all schools will certainly make the use of libraries as a source of learning in improving student learning going well.
This study uses qualitative research methods with the type of case study research. Data collection in this study uses observation, interview, and documentation techniques. Analysis of the data used in this study is the model of Miles and Huberman, namely by collecting data, reducing data, presenting data, drawing conclusions.
Based on the results of research shows that (1) the efforts of teachers in utilizing school libraries as a source of learning in social studies subjects in increasing student reading interest in SMPN 13 Malang are by giving assignments to students that require students to look for sources of information in the library and direct students to study in the library to read material not available in student textbooks. (2) the effort of the head of the library in attracting student visits to the library of SMPN 13 Malang is by arranging reading angles in the Library of SMPN 13 Malang, introducing the latest books in the Library of SMPN 13 Malang, providing computers to access information digitally, providing projectors to display learning films / videos, building a library gallery to accommodate student work. (3) the inhibiting factor in utilizing the school library as a source of learning in social studies subjects in increasing students 'reading interest in SMPN 13 Malang is the collection of social studies books is less varied, students' lack of interest in reading, service processes in the library are still manual.
ARABIC:
إن استخدام المكتبات كمصادر تعليمية سيضيف بالتأكيد المعرفة للطلاب ، لأنه في المكتبة توجد أنواع مختلفة من مصادر المعلومات التي يمكن للطلاب قراءتها. وأكثر من ذلك ، فإن استخدام المكتبات كمصادر تعليمية سيجعل الطلاب يزورون المكتبة في كثير من الأحيان حتى يزيد اهتمام الطلاب بالقراءة. من المؤكد أن جهود المعلم ورئيس المكتبة لها تأثير كبير في زيادة اهتمام الطلاب بالقراءة. يعمل المعلم كوسيط وميسر يوجه الطلاب للدراسة في المكتبة ويلعب المدير دورًا في جذب زيارات الطلاب إلى المكتبة. إن التعاون الجيد بين جميع المدارس سيجعل بالتأكيد استخدام المكتبات كمصدر للتعلم في تحسين تعلم الطلاب جيدًا.
تستخدم هذه الدراسة طرق البحث النوعي مع نوع بحث دراسة الحالة. يستخدم جمع البيانات في هذه الدراسة تقنيات الملاحظة والمقابلة والتوثيق. تحليل البيانات المستخدمة في هذه الدراسة هو نموذج مايلز وهوبرمان ، أي عن طريق جمع البيانات ، وتقليل البيانات ، وتقديم البيانات ، واستخلاص النتائج.
بناءً على نتائج البحث حول استخدام المكتبة كمصدر للتعلم في مواضيع الدراسات الاجتماعية في زيادة الاهتمام بالقراءة لدى الطلاب في المدرسة المتوسطة ١٣ الحكومية بمالانج ، يظهر أن (١) جهود المعلمين في استخدام المكتبات المدرسية كمصدر للتعلم في مواضيع الدراسات الاجتماعية في زيادة اهتمام الطلاب بالقراءة في المدرسة المتوسطة ١٣ الحكومية بمالانج من خلال إعطاء مهام للطلاب تتطلب من الطلاب البحث عن مصادر المعلومات في المكتبة وتوجيه الطلاب للدراسة في المكتبة لقراءة المواد غير المتاحة في الكتب الدراسية للطلاب. (٢) جهد رئيس المكتبة في جذب زيارات الطلاب إلى مكتبة المدرسة المتوسطة ١٣ الحكومية بمالانج هو من خلال ترتيب زوايا القراءة في مكتبة المدرسة المتوسطة ١٣ الحكومية بمالانج ، وإدخال أحدث الكتب في مكتبة المدرسة المتوسطة ١٣ الحكومية بمالانج ، وتوفير أجهزة كمبيوتر للوصول إلى المعلومات رقميًا ، وتوفير أجهزة العرض لعرضها تعلم الأفلام / مقاطع الفيديو ، وبناء معرض مكتبة لاستيعاب عمل الطلاب. (٣) العامل المثبط لاستخدام مكتبة المدرسة كمصدر للتعلم في مواضيع الدراسات الاجتماعية في زيادة اهتمام الطلاب بالقراءة في المدرسة المتوسطة ١٣ الحكومية بمالانج هو مجموعة كتب الدراسات الاجتماعية أقل تنوعًا ، وعدم اهتمام الطلاب بالقراءة ، ولا تزال عمليات الخدمة في المكتبة يدوية
Hubungan Persepsi Seksual dengan Perilaku Seksual Masa Kehamilan pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Banguntapan III Bantul Yogyakarta
Latar Belakang : Perilaku seksual yang tetap dilakukan bersama pasangan selama\ud
kehamilan termasuk suatu bentuk perhatian, rasa cinta, dan kasih sayang suami\ud
terhadap istrinya yang sedang hamil untuk membuktikan bahwa ibu hamil tetap\ud
berarti dan dihargai. Persepsi melakukan hubungan seksual selama hamil yang\ud
beredar di masyarakat mengakibatkan ibu hamil dan pasangannya takut untuk\ud
melakukan hubungan seksual selama kehamilan yang akan berdampak terhadap\ud
keharmonisan rumah tangga yang dapat mengakibatkan perselingkuhan, perceraian,\ud
tekanan psikologis ibu berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin.\ud
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan persepsi seksual dengan perilaku seksual\ud
selama kehamilan trimester I pada pasangan suami istri di Puskesmas Banguntapan\ud
III Bantul Yogyakarta.\ud
Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan\ud
waktu cross sectional pada 30 responden ibu hamil. Data dikumpulkan dengan\ud
menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik Kendall Tau.\ud
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi\ud
yang cukup sebesar (80,0%) dan sebagian besar responden memiliki perilaku seksual\ud
yang cukup baik selama kehamilan trimester I yaitu sebesar (66,7%). Analisis\ud
statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara persepsi seksual dengan\ud
perilaku seksual pada ibu hamil trimester I dengan nilai significancy p 0,043 < 0,05\ud
dengan keeratan hubungan rendah (r = 0,367).\ud
Simpulan : Ada hubungan antara persepsi seksual dengan perilaku seksual pada ibu\ud
hamil trimester I di Puskesmas Banguntapan III Bantul Yogyakarta.\ud
Saran : Ibu hamil trimester I dan pasangan diharapkan memiliki persepsi seksual\ud
yang benar agar kebutuhan seksual selama kehamilan tetap terpenuhi
PENINGKATAN PATIENT SAFETY DENGAN KOMUNIKASI SBAR
Hospital patient safety is a system where hospitals make patient care safer. The system includes: risk assessment, identification and treatment related to patient risk. One of the six programs targeting patient safety is effective communication. Effective communication is the key for nurses to achieve patient safety based on the standards of patient safety in hospitals. One method of effective communication is communication SBAR. SBAR communication (Introduction, Situation, Background, Assessment, Recommendation) is communication using a logical tool to organize information so it can be transferred to others accurately and efficiently. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the SBAR communication on patient safety. Used literature search using keywords comunication SBAR, pastient safety, is the independent variable and the dependent variable comunication SBAR is patient safety. Searches performed on the website Proquest, PMC, PubMed, or other websites which use the Google Scholar. From the search results in getting as much as ten journals related to the theme. From the tenth to the journal is a journal of clinical research. Results of the literature review found that of the ten journals mention SBAR communication can improve patient safety.Keywords: Comunication SBAR, Patient safety
Faktor-Faktor yang Berkontribusi terhadap Interdialytic Weight Gains pada Pasien Chronic Kidney Diseases yang Menjalani Hemodialisis
Interdialytic Body Weight Gains (IDWG) adalah peningkatan volume cairan yang dimanifestasikan dengan peningkatan berat badan sebagai indikator untuk mengetahui jumlah cairan yang masuk selama periode interdialitik dan kepatuhan pasien terhadap pengaturan cairan pada pasien yang mendapatkan terapi hemodialisis. Peningkatan IDWG melebihi 5% dari berat badan kering dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi seperti hipertensi, hipotensi intradialisis, gagal jantung kiri, asites, pleural effusion, gagal jantung kongestif, bahkan kematian. Berbagai faktor penyebab IDWG baik internal (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, rasa haus, stres, self efficacy), maupun eksternal (dukungan keluarga, sosial dan jumlah intake cairan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi terhadap IDWG pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis di Unit Hemodialisis RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Responden adalah 48 pasien dari 79 pasien yang menjalani hemodialisis (HD). Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis dengan regresi linear sederhana menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara masukan cairan dengan IDWG (r=0,541, p-value = 0,000), dan tidak ada hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, rasa haus, dukungan keluarga dan sosial, self efficacy serta stres dengan IDWG. Disimpulkan bahwa masukan cairan merupakan faktor yang berkontribusi secara signifikan terhadap IDWG
Hubungan Stimulasi Dini dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Toddler di Teman Sejati Sarihusada Kotabaru Yogyakarta
Latar belakang : Perkembangan motorik kasar merupakan proses tumbuh kembang kemampuan gerak anak. Dampak yang dapat ditimbulkan apabila perkembangan motorik kasar tidak sesuai yaitu gangguan kemandirian aktivitas, gangguan aktivitas sosial dan gangguan kemampuan konsentrasi dan motor planning. Kebutuhan penting tumbuh kembang anak adalah stimulasi dini. Stimulasi dini adalah rangsangan yang diberikan dengan penuh kasih sayang untuk merangsang perkembangan anak. Tujuan\ud
penelitian ini adalah mengetahui hubungan stimulasi dini dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia toddler.\ud
Metode penelitian :Penelitian ini merupakan deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 180 ibu yang mempunyai anak toddler yang datang ke Teman Sejati Sarihusada Kotabaru Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 46 responden. Analisa data dilakukan dengan rumus Chi Square.\ud
Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak usia toddler mendapatkan stimulasi dini yang baik yaitu 28 anak (60,8%) sedangkan anak usia toddler yang paling sedikit mendapatkan stimulasi dini kurang yaitu1 anak (2,1% ). Sebagian besar perkembangan motorik kasar dengan kategori sesuai perkembangan sebanyak 30 anak (65,2%) sedangkan sebagian kecil perkembangan anak dengan\ud
kategori tidak sesuai sebanyak 16 anak (34,7%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,027 dengan signifikan 0,05.\ud
Kesimpulan :Ada hubungan yang bermakna antara stimulasi dini dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia toddler di Teman Sejati Sarihusada Kotabaru Yogyakarta.\ud
Saran :Saran bagi orang tua untuk memperhatikan perkembangan motorik kasar anak dengan menyesuaikan perkembangan anak. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan stimulasi dini kepada anak.\ud
Kata kunci : stimulasi dini, perkembangan motorik kasar, usia toddler\ud
Kepustakaan : 20 buku (2002-2009), 8 internet\ud
Jumlah Halaman :i-xiv, 72 halaman, 10 tabel, 2 gambar, 18 lampira
Monitoring Gula Darah dan Kepatuhan Minum Obat dapat Menstabilkan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta
INTISARI\ud
Latar Belakang : Diabetes Mellitus adalah suatu kelompok penyakit metabolik yang\ud
ditandai oleh kadar glukosa darah melebihi nilai normal (hiperglikemia). Menurut WHO,\ud
Indonesia menempati urutan ke 4 pada penyakit diabetes mellitus dengan prevalensi 8,4\ud
juta jiwa. Diabetes mellitus dapat dikelola dengan mematuhi segala pengobatan dan\ud
rutin memonitor gula darah.\ud
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh monitoring gula darah dan kepatuhan minum obat\ud
terhadap kestabilan kadar gula darah penderita Diabetes Mellitus Tipe II .\ud
Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment\ud
dengan rancangan nonequivalent control group dengan jumlah resonden 24 yang terbagi\ud
atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang menderita diabetes mellitus tipe\ud
II. Pengambilan resonden secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah\ud
lembar monitoring, modul monitoring dan leaflet. Analisis data menggunakan Paired\ud
Sample T-Test dan Independent t-test\ud
Hasil : terdapat perbedaan kadar gula darah pada kelompok eksperimen sebelum dan\ud
setelah diberi intervensi penyuluhan monitoring gula darah dan kepatuhan minum obat\ud
dengan nilai t hitung sebesar 4,986 dan nilai signifikansi 0,00<0,05.\ud
Simpulan : terdapat pengaruh monitoring gula darah dan kepatuhan minum obat\ud
terhadap kestabilan kadar gula darah di wilayah Ambarketawang, Gamping, Sleman,\ud
Yogyakarta.\ud
Saran : saran bagi responden agar selalu rutin dalam menjalankan program intervensi\ud
yang sudah peneliti lakukan sebagai upaya untuk mengendalikan gula darah agar selalu\ud
stabil\ud
Kata kunci\ud
Kepustakaan\ud
Jumlah Halaman\ud
: Monitoring gula darah, Kepatuhan obat, Kadar gula darah,\ud
Diabetes Mellitus tipe II\ud
: 31 Buku (1990-2013), 2 Internet, 6 Jurnal, 7 Skripsi\ud
: xiii, 84 halaman, 17 tabel, 3 gambar, 11 lampira
