150 research outputs found

    Analysis Of Abbreviations In “Omegle” Online Chatting(A Study Of Morphology)

    No full text
    Permatasari, Anggraeni. 2017. Analisis Abreviasi pada chatting online “Omegle” (Sebuah Kajian Morfologi) Skripsi. Pembimbing 1: R. Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. Pembimbing 2: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. Penguji: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto. Penelitian yang berjudul “Analisis abreviasi pada chatting online “Omegle (Sebuah Kajian Morfologi)” bertujuan untuk menganalisis tipe-tipe abreviasi yang ditemukan di chatting online “Omegle” dan menjelaskan proses formasi abreviasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data. Penelitian ini menggunakan teori dari Haspelmath dan Sims (2010) tentang tipe abreviasi dan teori dari Kridalaksana (2009) tentang tipe abreviasi dan teori proses formasi abreviasi. Hasil penelitian ini meliputi 2 poin utama. Pertama, terdapat 6 tipe abreviasi dari 84 data yang ditemukan di 20 percakapan pada chatting online “Omegle” selama bulan Oktober, 2016; Alphabetisms (39 data), Contractions (22 data), Clippings (12 data), Letter Symbol (5 data), Blends (4 data) and Acronyms (2 data). Alphabetisms adalah jenis abreviasi yang paling banyak muncul di chatting online “Omegle”. Kedua, Perpetuation of Letter adalah proses formasi abreviasi paling dominan yang digunakan di chatting online “Omegle”. Sementara itu, ada 3 variasi formasi abreviasi yang memiliki lebih dari satu tipe abreviasi beberapa tipe abreviasi yang masuk ke dalam variasi formasi abreviasi yang sama; Perpetuation of the first letters of all syllables, Perpetuation of the first letter of each component, and Perpetuation of random letters. Untuk penelitian selanjutnya bisa di fokuskan pada analisis abreviasi yang membahas fenomena lain seperti, iklan komersial, majalah dan media sosial lain dengan menggunakan teori abreviasi lainnya. Keywords: morfologi, abbreviasi, chatting online, Omegl

    ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA TAHUN 2019-2021 UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA WATES KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Analisis Pengelolaan Dana Desa Tahun 2019-2021 Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Cyndi Marselenia Anggraeni Putri Permatasari, NIM. 12406183047, Di bimbing oleh Ibu Mega Tunjung Hapsari, M.AP. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya Dana Desa Wates yang diterima sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan dijalankan sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) agar selalu dilancarkan. Dari pihak Desa Wates telah menyalurkan sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) yang telah dimusyawarahkan bersama dengan Pengelolaan Dana Desa (PDD) dan tokoh masyarakat Desa Wates. Untuk Dana Desa Wates selalu berjalan dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung ? (2) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat untuk pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer maupun sekunder. Teknik pengumpulan data ini menggunakan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. triangulasi terdiri dari triangulasi sumber data, metode, peneliti dan waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) Pengelolaan dana desa tahun 2019- 2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates mulai dari dalam perencanaan terlebih dahulu mengadakan musyawarah desa sampai terjadinya perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) muncul. Pelaksanaan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Penatausahaan dilakukan bersama operator desa dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES), Pelaporan juga seperti itu. Pertanggungjawaban sama kepada kecamatan, maka untuk Pembinaan dan Pengawasan dilakukan inspektorat. (2) Adapun faktor pendukung Pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates meliputi: Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu perangkatnya masih muda.Sehingga untuk melakukan pengelolaan Dana Desa selalu cukup dan mampu agar selalu di beri kelancaran untuk masyarakat desa. Sedangkan, faktor penghambat Pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates yaitu pada saat keterlambatan dalam pembuatan Petunjuk Teknis (Juknis). Kata Kunci: Pengelolaan, Dana Desa, Meningkatkan Kesejahteraan Masyaraka

    RESOLUSI KONFLIK DALAM PENATAAN DAN PEMBINAAN PKL KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN TEORI DRAMA

    No full text
    Proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) seringkali mengakibatkan konflik antara Pemerintah Kota (Pemkot) dan PKL. Hal ini disebabkan karena perbedaan kepentingan antara Pemkot dan PKL. Oleh karena itu, Pemkot berinisiatif untuk menyelesaikan permasalahan PKL di Kota Bandung dengan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) No.4 tahun 2011 mengenai penataan dan pembinaan PKL. Penelitian ini akan membahas lebih jauh mengenai dilema yang muncul antara Pemkot Bandung dan PKL terhadap pelaksanaan Perda No.4 tahun 2011. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui wawancara dan analisis teori drama. Data yang digunakan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara terhadap PKL dan perwakilan kelompok. Data sekunder didapatkan melalui tinjauan pustaka, surat kabar, media online dan website. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pemahaman dilema sangat diperlukan kedua belah pihak dalam resolusi konflik

    Business Model Innovation towards Competitive Advantage: Case Study in Indonesian Cosmetics and Herbal Health Companies

    No full text
    The dynamic changes in business environment make competition among company more tightly in the global market. This situation makes each company prepared innovation strategies to win global market competition. This research examined innovation strategies in two biggest cosmetic and herbal health companies in Indonesia. The author used case study with exploratory approach to find out how company developing innovation strategies and what factors that influence company in formulating those strategies. The author used canvas business modelling for analysis data. Data collection used secondary data which gained through the company profile and literatures review. This result indicates that innovation in value proposition, customer segments and key partners has become solution in helping cosmetic and herbal health industry strives to survive and be ready to face global business challenges

    SIPERAK (Sistem informasi perpustakaan dengan integrasi akuntansi) di SMA Negeri 1 Pabelan

    No full text
    Perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat dalam beberapa tahun ini terutama dalam bidang teknologi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dikehidupan sehari-hari. Salah satu perkembangan teknologi yang ada adalah teknologi sistem informasi dimana teknologi ini sudah masuk ke ranah pendidikan terutama perpustakaan dan menuntut pustawakan untuk dapat mengikuti perkembangan. Tetapi faktanya, masih banyak permasalahan dengan banyaknya faktor yang mendasari. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu produk pegembangan sistem informasi perpustakaan yang terintegrasi dengan akuntansi untuk menjadi sebuah solusi dari permasalahan yang dihadapi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model desain pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah Perpustakaan SMA Negeri 1 Pabelan. Hasil kelayakan yang diperoleh pada produk sistem informasi ini melalui validasi para ahli sebagai berikut: penilaian ahli materi sebesar 96% dengan kategori “Sangat Layak”, penilaian ahli media sebesar 87% dengan kategori “Sangat Layak”, dan penilaian ahli praktisi sebesar 86,2% dengan kategori “Sangat Layak”. Berdasarkan hasil penilaian uji kelayakan para ahli, dapat disimpulkan bahwa produk sistem informasi perpustakaan ini layak digunakan para institusi pendidikan. Produk sistem informasi perpustakaan ini mampu menjadi sarana dalam menunjang kegiatan di perpustakaan

    PANDANGAN DUNIA DEWI ANGGRAENI DALAM NOVEL MY PAIN MY COUNTRY: KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK LUCIEN GOLDMANN (DEWI ANGGRAENI’S WORLD VIEW IN MY PAIN MY COUNTRY: LUCIEN GOLDMANN GENETIC STRUCTURALISM STUDY)

    No full text
    Abstract Dewi Anggraeni’s World View in My Pain My Country: Lucien Goldmann Genetic Structuralism Study. This research aims to uncover human facts, collective subject, the structure of the novel My Pain My Country, which illustrates the character's problems, both concerning other characters and the environment, and the worldview expressed by the author as part of a social class group supported by Dewi Anggraeni's authorship helped to reconstruct the author's worldview. The analysis uses genetic structuralism with a dialectical method based on the concept of understanding and explanation in finding coherence of meaning. The data source is Dewi Anggraeni’s novel ”My Pain My Country”. The results showed that the author described “My Pain My Country” as human facts through geographical, sociological, psychological, historical, and ideological facts. Dewi Anggraeni describes the collective subject in two different social classes, namely the Chinese ethnic group to be described as the capitalists and indigenous people as the proletarians. The structure of “My Pain My Country” was constructed by relating the characters and the environment. The author represented the relationship between the characters in human opposition. Meanwhile, the relationship between the characters and the environment were represented through natural, social and cultural oppositions. The structure of the novel reflected the Dewi Anggraeni’s worldview as a form of sympathy, not only towards the victims of the 1998 tragedy from Chinese but also towards the lower middle class of indigenous people; and world views on nationalism, justice, and Chinese integration. Key words: genetic structuralism, human fact, world view Abstrak Pandangan Dunia Dewi Anggraeni dalam Novel My Pain My Country: Kajian Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fakta kemanusiaan; subjek kolektif; struktur novel My Pain My Country yang menggambarkan permasalahan tokoh, baik dalam hubungannya dengan tokoh lain maupun dengan lingkungannya; dan pandangan dunia yang diekspresikan pengarang sebagai bagian dari kelas sosial yang didukung oleh jejak kepengarangan yang turut merekonstruksi pandangan dunia Dewi Anggraeni. Analisis menggunakan strukturalisme genetik dengan metode dialektik yang berdasarkan pada konsep pemahaman dan penjelasan dalam menemukan koherensi makna. Sumber data adalah novel My Pain My Country karya Dewi Anggraeni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel My Pain My Country sebagai fakta kemanusiaan digambarkan pengarang melalui fakta geografis, sosiologis, psikologis, historis, dan ideologis. Subjek kolektif dimunculkan Dewi Anggraeni dalam dua kelas sosial yang berbeda, yaitu kelompok etnis Tionghoa yang digambarkan sebagai kaum kapitalis dan pribumi sebagai proletar. Struktur novel My Pain My Country dibangun oleh hubungan antartokoh, serta tokoh dan lingkungan. Hubungan tokoh dan tokoh digambarkan dalam oposisi manusia. Sementara itu, hubungan tokoh dan lingkungan digambarkan melalui oposisi alamiah, sosial, dan kultural. Struktur novel itu merefleksikan pandangan dunia Dewi Anggraeni sebagai wujud keprihatinan, baik terhadap korban tragedi 1998 dari Tionghoa maupun kelompok menengah ke bawah, serta pandangan tentang nasionalisme, keadilan, dan integrasi Tionghoa. Kata-kata kunci: strukturalisme genetik, fakta kemanusiaan, pandangan duni

    A Strategic Policy Initiative for the Post-relocation of Street Vendors: Case of Surakarta, Indonesia

    No full text
    Street vendors have emerged as a form of social response to maintain the survival of communities in going through economic challenges. However, street vendors have begun to have an uncontrolled growth; hence create social issues, particularly in large cities. In Surakarta, Indonesia, the relocation process of street vendors has been successfully executed by the municipal government. They have successfully managed to make street vendors agree to peacefully move to another area. Apparently, the relocation program is only sustained for several years. Most of street vendors have returned to their previous location, creating a huge chronic problem. This brief study aims at utilizing system thinking approach, using a causal loop diagram, to provide a framework for managing changes and complexity in the relocation process and to identify strategic indicators that may occur after relocation. The results are expected to contribute a defined framework for decision making process based on an analysis over the complex and dynamic systems of the relocation program. The results indicate that the municipal government of Surakarta may need to begin to formulate innovative activities through an improved public education and an enhanced street vendors’ empowerment

    ENTREPRENEURIAL BEHAVIOUR AMONG UNDERGRADUATE BUSINESS, SOCIAL AND ENGINEERING STUDENTS: A CASE STUDY OF A PRIVATE INDONESIAN UNIVERSITY

    No full text
    Most universities or higher education institutions in Indonesia are developing an effective program supporting their students to become entrepreneurs. They believe that entrepreneurial behaviour can be developed through entrepreneurship education. Therefore, these universities continually improve their entrepreneurship curriculum by integrating theoretical entrepreneurship concepts and practical contexts within such education. The purpose of the research reported here is to compare the effects of personality trait dimensions on student’s entrepreneurial ambitions and their behavior. The study used personality trait dimensions such as internal locus of control, need for achievement, risk tolerance and entrepreneurial awareness as independent variables. Quantitative methods, including Structural Equation Modelling (SEM), were applied for the purposes of data analysis. The research populations consisted of final year undergraduate students who had already undergone an entrepreneurship learning program in Indonesia. Data collection employed questionnaires distributed to undergraduate students drawn from three different faculties: Business Studies, Social Studies and Engineering, within private universities. The measurement instrument consisted of a Likert scale 1-7. The results demonstrated that private university-sector entrepreneurial education, by enhancing certain personality traits, has significant effects on the entrepreneurial behavior of students. The research findings can be used to monitor and evaluate the entrepreneurial learning process within higher education. The implications can be used for policy makers and educators to add value at the design stage of entrepreneurship course syllabi within higher education institutions

    PROSEDUR PENGAJUAN KEBERATAN ATAS SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERHUTANG (SPPT) PBB PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN SUKABUMI

    No full text
    This Final Project Report was prepared by Yuniar Anggraeni Mentari with Student Registration Number 1641211005, with the title " Procedure for Submitting Objection to UN Rural and Urban Tax Returns in Sukabumi Regency ". This report was compiled based on the results of research conducted by the author at BAPENDA , Sukabumi Regency. The background of the author doing the research is the application of official assessment systems that are prone to cause objections because of differences in data in BAPENDA with the state of the earth object and / or the actual building. But the lack of knowledge of taxpayers and village and sub-district collectors in raising objections, so the objection was not filed and became a debt the following year. This study aims to knowing the causes of objection, filed an objection procedure SPPT Rural and Urban UN and UN efforts to resolve objections SPPT Rural and Urban. The method used is descriptive method. The data collection techniques used are observation , interviews, and literature. These results indicate that things are objectionable are the things contained in the contents SPPT received taxpayer, area of the earth and building, as well as there is SVTO differences in the interpretationprovisions. Based on matters that can cause objections, the procedure for filing an objection may be submitted to the Regent of Sukabumi through BAPENDA no later than 3 (three) months as from the receipt of the SPPT except in circumstances beyond his control . After the objection is filed, the regent through the appointed official conducts a research on the objection letter to establish a decree. The decision can be either all accepted, partially accepted, rejected, or increase the amount of tax payable by checks
    corecore