102,749 research outputs found

    PENGARUH OLAH VOKAL BERNYANYI TERHADAP KEMAMPUAN OLAH VOKAL DRAMA

    No full text
    Dalam pembelajaran olah vokal drama dibutuhkan komponen-komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama, sehingga dapat memproduksi suara yang lebih baik. Beberapa komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama adalah komponen yang terdapat dalam olah vokal bernyanyi yang terdiri dari intonasi, artikulasi, pernafasan, resonansi, frasering, dan interpretasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiapakah ada pengaruh antara olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama di SMP Negeri 1 Sukolilo, dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian regresi linear sederhana. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler drama di SMP N 1 Sukolilo yang berjumlah 20 siswa.Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 20 siswa.Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, uji prasyarat, dan analisis regresi linear sederhana.hasil perhitungan uji t dengan penilaian thitung = 4,182 dengan ttabel = 2,09 dan sig = 0,001 dibawah 0,05 maka Ho ditolak. Ini berarti olah vokal bernyanyi berpengaruh terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama SMP Negeri 1 Sukolilo. Serta sumbangan simultan dari vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama adalah sebesar 49,30%

    PENGARUH OLAH VOKAL BERNYANYI TERHADAP KEMAMPUAN OLAH VOKAL DRAMA

    No full text
    Dalam pembelajaran olah vokal drama dibutuhkan komponen-komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama, sehingga dapat memproduksi suara yang lebih baik. Beberapa komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama adalah komponen yang terdapat dalam olah vokal bernyanyi yang terdiri dari intonasi, artikulasi, pernafasan, resonansi, frasering, dan interpretasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiapakah ada pengaruh antara olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama di SMP Negeri 1 Sukolilo, dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian regresi linear sederhana. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler drama di SMP N 1 Sukolilo yang berjumlah 20 siswa.Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 20 siswa.Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, uji prasyarat, dan analisis regresi linear sederhana.hasil perhitungan uji t dengan penilaian thitung = 4,182 dengan ttabel = 2,09 dan sig = 0,001 dibawah 0,05 maka Ho ditolak. Ini berarti olah vokal bernyanyi berpengaruh terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama SMP Negeri 1 Sukolilo. Serta sumbangan simultan dari vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama adalah sebesar 49,30%

    PENGARUH OLAH VOKAL BERNYANYI TERHADAP KEMAMPUAN OLAH VOKAL DRAMA

    No full text
    Dalam pembelajaran olah vokal drama dibutuhkan komponen-komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama, sehingga dapat memproduksi suara yang lebih baik. Beberapa komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama adalah komponen yang terdapat dalam olah vokal bernyanyi yang terdiri dari intonasi, artikulasi, pernafasan, resonansi, frasering, dan interpretasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiapakah ada pengaruh antara olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama di SMP Negeri 1 Sukolilo, dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian regresi linear sederhana. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler drama di SMP N 1 Sukolilo yang berjumlah 20 siswa.Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 20 siswa.Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, uji prasyarat, dan analisis regresi linear sederhana.hasil perhitungan uji t dengan penilaian thitung = 4,182 dengan ttabel = 2,09 dan sig = 0,001 dibawah 0,05 maka Ho ditolak. Ini berarti olah vokal bernyanyi berpengaruh terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama SMP Negeri 1 Sukolilo. Serta sumbangan simultan dari vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama adalah sebesar 49,30%

    PENGARUH OLAH VOKAL BERNYANYI TERHADAP KEMAMPUAN OLAH VOKAL DRAMA

    No full text
    Dalam pembelajaran olah vokal drama dibutuhkan komponen-komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama, sehingga dapat memproduksi suara yang lebih baik. Beberapa komponen yang dapat memaksimalkan kemampuan olah vokal drama adalah komponen yang terdapat dalam olah vokal bernyanyi yang terdiri dari intonasi, artikulasi, pernafasan, resonansi, frasering, dan interpretasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiapakah ada pengaruh antara olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama di SMP Negeri 1 Sukolilo, dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi olah vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian regresi linear sederhana. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler drama di SMP N 1 Sukolilo yang berjumlah 20 siswa.Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 20 siswa.Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, uji prasyarat, dan analisis regresi linear sederhana.hasil perhitungan uji t dengan penilaian thitung = 4,182 dengan ttabel = 2,09 dan sig = 0,001 dibawah 0,05 maka Ho ditolak. Ini berarti olah vokal bernyanyi berpengaruh terhadap kemampuan olah vokal drama pada ekstrakurikuler drama SMP Negeri 1 Sukolilo. Serta sumbangan simultan dari vokal bernyanyi terhadap kemampuan olah vokal drama adalah sebesar 49,30%

    Letter, [Author unclear] to Paulina T. Merritt

    No full text
    Handwritten letter to Paulina Merritt from an unknown author, October 1, 1876.

    Transfer of resistant trait from carrot into tabacco by asymmetric somatic hybridization: regeneration of fertile plants.

    No full text
    Transfer of methotrexate and 5-methyltryptophan resistance from carrot (Daucus carota) to tobacco (Nicotiana tabacum) was achieved by fusion between leaf mesophyll protoplasts of tobacco and irradiated cell culture protoplasts of carrot. Some of the regenerated somatic hybrids exhibited normal tobacco morphology with coexpression and independent segregation of the transferred resistance markers. Chromosomal instability resulted in aneuploid somatic hybrids with significantly lower chromosome number than predicted by simple addition of parental chromosome number. The methotrexate resistance phenotype was correlated with the expression of carrot-specific dihydrofolate reductase as judged by isozyme and immunological characteristics of the enzyme. The genomic construct of these somatic hybrids made the transmission of the resistance character into the next sexual generation possible

    TUTORIAL LENGKAP olah data 4 variabel, 3 hipotesa (kasus MSDM)

    No full text
    TUTORIAL LENGKAP olah data 4 variabel, 3 hipotesa (kasus MSDM

    Tutorial Olah Data Lisrel Variabel Intervening (Hipotesa : Indirect Effect)

    No full text
    Tutorial Olah Data Lisrel Variabel Intervening (Hipotesa : Indirect Effect

    Pengaruh Pengendalian Gulma Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max L.) Pada Sistem Olah Tanah

    No full text
    Suatu USAha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil tanaman kedelai ialah dengan kombinasi pengendalian gulma dan sistem olah tanah. Tujuan penelitian ialah untuk mempelajari pengaruh pengendalian gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.) dengan pengolahan tanah yang berbeda. Penelitian menggunakan rancangan faktor-ial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu sistem olah tanah terdiri dari: T0 = tanpa olah tanah, T1 = olah tanah minimum, dan faktor kedua yaitu pe-ngendalian gulma terdiri dari: P0 = tanpa disiang, P1 = disiang 21 hst, P2 = disiang 21 hst dan 42 hst, P3 = aplikasi herbisida 42 hst, P4 = disiang 21 hst + aplikasi herbisida 42 hst. Hasil penelitian menunjukkan pada pengamatan pertumbuhan tanaman kedelai, perlakuan terbaik pada olah tanah dengan disiang 21 hst dan aplikasi herbisida 42 hst. Pada hasil panen tanaman kedelai, perlakuan olah tanah dengan penyiangan gulma 21 hst dan aplikasi herbisida 42 hst (P4T1) memberikan hasil panen tidak berbeda nyata dengan sistem olah tanah dengan disiang 21 dan 42 hst (P2T1)

    Pengaruh Sistem Olah Tanah Dan Pemupukan Nitrogen Jangka Panjang Terhadap Efisiensi Serapan Nitrogen Pada Tanaman Padi Gogo (Oryza Sativa L.) Tahun Ke-27 Di Lahan Politeknik Negeri Lampung

    No full text
    Padi gogo merupakan tanaman pangan yang dibudidayakan di lahan kering. Salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi serapan nitrogen di lahan kering adalah dengan sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen jangka panjang terhadap efisiensi serapan nirogen pada tanaman padi gogo. Penelitian dilakukan di lahan Politeknik Negeri Lampung, dari bulan Oktober 2014 sampai dengan Maret 2015. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah sistem olah tanah jangka panjang yaitu T 1 = Olah Tanah Intensif (OTI), T 2 = Olah Tanah Minimum (OTM), T 3 = Tanpa Olah Tanah (TOT), dan faktor kedua adalah pemupukan nitrogen jangka panjang yaitu N o = 0 kg N ha -1 , N 1 = 50 kg N ha -1 , dan N 2 = 100 kg N ha -1 . Analisis tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Jurusan Agroteknologi dan Laboratoium Pengelolaan Limbah Agroindustri Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Bandar Lampung. Data yang diperoleh diuji homogenitasnya dengan uji Barlet dan adifitasnya dengan uji Tukey serta diolah dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi serapan nitrogen antara sistem olah tanah OTM, TOT, dan OTI tidak berbeda nyata, dengan rerata mencapai 20,42%, 22,15%, dan 27,26%; efisiensi serapan nitrogen antara pemupukan nitrogen dosis 50 kg N ha -1 dan 100 kg N ha -1 tidak berbeda nyata, dengan rerata mencapai 20,07% dan 26,49%; dan tidak terdapat pengaruh interaksi antara sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen jangka panjang terhadap efisiensi serapan nitrogen
    corecore