117 research outputs found
MODEL LATIHAN BERTAHAN (DEFENSE) UNTUK ATLET SEPAKBOLA UNDER 13 TAHUN BERBASIS GAMES
Model latihan yang digunakan berdasarkan materi latihan yang diberikan dan disesuaikan pada situasi dan kondisi di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model latihan defense sepakbola pada Sekolah Sepakbola dan untuk mengetahui efektifitas model yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan Research and Development dari Borg and Gall dengan mengikuti semua langkah-langkah penelitian. Berdasarkan hasil validasi ahli taktik dan strategy sepakbola, ahli permainan sepakbola dan ahli media latihan menyatakan bahwa model pembelajaran Defense sepakbola yang dikembangkan layak untuk dilakukan uji coba. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil dengan 30 subjek diperoleh persentase 81,71% menunjukkan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji coba kelompok besar dengan 60 subjek diperoleh rata-rata persentase 82,17% menunjukkan kategori sangat baik. Hasil uji efektifitas dengan 120 subjek menunjukkan bahwa model yang dikembangkan terbukti lebih baik untuk meningkatkan kemampuan defense dalam permainan sepakbola dengan hasil yang diperoleh t0 sebesar 13,36 dan ttabel 1,292 derajat bebas 118 dan α = 0,05. Penelitian ini hanya berfokus pada latihan taktik defense sepakbola di Sekolah Sepakbola dan pada pengontrolan saat uji efektifitas dapat disimpulkan bahwa model latihan defense sepakbola berbasis games ini dapat digunakan dan mempermudah pelatih juga atlet dalam menerima materi latihan
Tafsiru Juz’u Amma (Translation of the 30th Part of the Quran)
The entire manuscript is available for download as a single PDF file. Higher-resolution images may be available upon request. For technical assistance, please contact [email protected]. Fieldwork Team: Dr. Mustapha Hashim Kurfi (Principal Investigator), Mohammed Bara’u Musa & Hauwa Usman (Local Project Managers), Adamu Mohammed, Abacha Kachalla, Abdrra’uf Abdullahi & Falmaa Madu Ibrahim (General Field Facilitators), and Haladu Mamman (Photographer). Technical Team: Prof. Fallou Ngom (Director African Studies Center), and Eleni Castro (Technical Lead, BU Libraries). These Collections of Fulfulde & Kanuri Ajami materials are copied as part of the African Studies Center’s African Ajami Library.
Access Condition and Copyright: These materials are subject to copyright. All rights reserved to the author. For use, distribution or reproduction contact Professor Fallou Ngom ([email protected]).
Citation: Materials in this web edition should be cited as: Kurfi, Mustapha Hashim, Ngom, Fallou, and Castro, Eleni (2019). African Ajami Library: Digital Preservation of Fulfulde & Kanuri Ajami Materials of Northeastern Nigeria. Boston: Boston University Libraries: http://hdl.handle.net/2144/38242. For Inquiries: Please contact Professor Fallou Ngom ([email protected]).Provenance / Custodial history: The owner is Ardo Rabi’u from Yunusari in Yobe State. The manuscript is in condition and it is a complete unbound copy. The cover page is the only part that is missing. The owner, Ardo Rabi’u, said that he purchased it from an Islamic bookstore in Damaturu, the capital of Yobe State in northeastern Nigeria. The manuscript is not dated but the owner had it for 10 years now. It is evidently a market edition manuscript but the author and publisher are unknown.This manuscript is a complete originally bound copy of the Fulfulde Ajami version of the tafsir (exegesis) of Juz’u Amma, which is the last part of the Quran. This sub-unit is called “The short chapters” of the Holy Book and is one of the most well-known parts of the Quran. Students of the traditional Tsangayas and modern madrasas in northern Nigeria begin learning and memorizing the Quran from this portion. The Fulfulde Ajami manuscript of the tafsir was written in ink rather than with modern pens. The manuscript is not dated. The Fulfulde dialect used suggests that the author was from northeastern Nigeria, rather than northwestern Nigeria.The contents of this collection were developed with support of the Title VI National Resource Center grant # P015A180164 from the U.S. Department of Education. However, those contents do not necessarily represent the policy of the U.S. Department of Education, and you should not assume endorsement by the Federal Government
REVITALISASI MASYARAKAT URBAN/PERKOTAAN MELALUI OLAHRAGA PETANQUE
AbstrakKehidupan di Indonesia, kita mengenal masyarakat desa dan kota yang merupakan bentuk berbeda dari gambaran masyarakat Indonesia. Biasa kita sebut masyarakat urban/perkotaan (daerah perkotaan). Kelompok masyarakat urban/perkotaan pada banyak kehidupan lebih sering dalam keadaan yang bisa dikatakan jauh dari bermasyarakat, Manusia bukan hanya sekedar jasmani yang nampak pada umumnya secara kasat mata, namun juga memiliki spirit di dalam dirinya. Hal ini seringkali disebut dengan body, mind, dan soul. Maka dari itu yang akan menjadi bagian penting dalam aspek Revitalisasi kali ini adalah komunikasi dalam kehidupan masyarakat urban/perkotaan. Pada abad pertengahan, permainan Petanque telah dimainkan diseluruh eropa dikenal dengan sebutan boules. Pada abad ke-14, Raja Henri III dari Inggris, Raja Charles IV dan V melarang permainan Boules dan digantikan dengan bermain panah. Petanque adalah olahraga yang diputar secara bertiga (triple) tetapi dapat juga dimainkan secara individu (single) atau berdua (double). Petanque adalah olahraga baru bagi Indonesia yang dipertandingkan di SEA GAMES XXVI/2011 di Palembang, Indonesia. Terbentuknya Federasi Olahraga Petanque Indonesia pada tanggal 18 Maret 2011. Berdirinya Venue Petanque di komplek olahraga Jakabaring yang representatif sebagai pusat pelatihan dan pembinaan. Pemanfaatan aset Petanque pasca SEA GAMES. Sehingga pada pemikiran penulis kali ini penting sekali melakukan revitalisasi pola kehidupan daripada masyarakat urban/ perkotaan dengan olahraga petanque, menjadi semacam perubahan yang harus didukung oleh lingkungan masyarakat sekitar di komplek polygon Palembang. Olahraga petanque merupakan salah satu media yang efektif didalam revitalisasi komunikasi masyarakat urban/perkotaan/ perkotaan, hal ini dikarenakan karakteristiknya yang umum dan juga dapat dijadikan kegiatan yang rutin.Â
ANALISIS PEMBELAJARAN GERAK KETERAMPILAN TEKNIK DRIBBLING SSB IMAM BONJOL PADANG
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui presentase tingkat kemampuan teknik pemain SSB Imam Bonjol Padang baik secara keseluruhan maupun perindikator. Penelitian ini dilakukan pada seluruh pemain SSB Imam Bonjol memenangkan 23 orang U-17 tahun , sedangkan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik statistik presentatif dan diolah melalui program microsoft excel dan SPSS (Statistik Parcel Ilmu Sosial) versi 12 . Dari analisis data yang diperoleh hasil pada indikator keterampilan teknik dasar dribbling (rata-rata) = 2 , 7 ( 8 6%) tergolong kategori baik Hasil penelitian diperoleh: 1) kemampuan teknik dasar dribbling, dari analisis yang dilakukan terhadap 23 orang sampel diperoleh rerata indikator dari 7 item yang disetujui yaitu (rata-rata) = 2 , 7 ( 86%) tergolong kategori baik. Dengan demikian dari hasil analisis dapat ditarik kesimpulan mengenai kemampuan dasar yang diminta oleh pemain SSB Imam Bonjol Padang termasuk baik . AbstrakThe purpose of this study to determine the percentage of the level of basic technical skills of players SSB Imam Bonjol Padang both whole and perindikator. This research was conducted on all players SSB Imam Bonjol amounted to 23 people U-17 years, while the sampling technique is done by purposive sampling technique. Analysis of this research data using presentative statistical techniques and processed through microsoft excel program and SPSS (Parcs Social Sciences Statistics) version 12. From the data analysis obtained results on the basic skills technique indicators dribbling (mean) = 2.7 (86%) belonging to good category . The result of this research are: 1) basic dribbling technique capability, from the analysis of 23 samples obtained indicator indicator of 7 statement items (mean) = 2.7 (86%) belong to good category. Thus from the analysis results can be drawn the conclusion that the basic technical skills possessed by SSB players Imam Bonjol Padang including goo
PENGARUH LATIHAN KELENTUKAN STATIS TERHADAP SENAM LANTAI FORWARD ROLL PADA ATLET USIA DINI EXSTUDIO BODY SHAPE CENTER PALEMBANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan kelentukan statis terhadap senam lantai forward roll atlet usia dini exstudio body shape center palembang. Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen model one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua atlet usia dini exstudio body shape center yang berjumlah 41 atlet didapat dari dua kali hasil tes terhadap subjek penelitian, yaitu tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest), bentuk tes yang dilaksanakan yaitu instrument tes forward roll. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teknik statistik deskriptif model distribusi frekuensi, uji normalitas data, dan uji hipotesis yang berpedoman pada rumus uji t. Berdasarkan hasil analisis terhadap semua data yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan kelentukan statis terhadap senam lantai forward roll pada atlet usia dini exstudio body shape center palembang. Pernyataan tersebut dapat dibuktikan dengan melihat dan membandingkan nilai rata-rata hasil tes awal (pretest) yaitu 54,02 dengan nilai rata-rata hasil tes akhir (posttest) yaitu 74,5. Selain itu juga didukung oleh hasil uji hipotesis terhadap data pretest dan posttest dimana didapat thitung (20,04) ttabel (2,02). Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis yang telah dirumuskan, dimana jika thitungttabel maka terima hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh latihan kelentukan statis terhadap senam lantai forward roll pada atlet usia dini exstudio body shape center Palembang
PENGARUH LATIHAN SINGLE LEG HOPS TERHADAP HASIL LOMPAT JANGKIT SISWA SMP 1 SUNGAI LILIN
Dalam artikel ini latihan Single Leg Hops dapat meningkatkan kemampuan Lompat jangkit, sehingga setelah diberikan latihan Single Leg Hops siswa bisa meningkatkan kemampuan Lompat jangkit. Siswa dapat melakukan teknik lompat jangkit dengan baik, sehingga memudahkan siswa melakukan Lompat jangkit. Tujuan artikel ini adalah mengetahui pengaruh signifikan latihan Single leg Hops terhadap hasil Lompat jangkit pada siswa putra kelas IX SMP Negeri 1 sungai lilin Indonesia. Metode yang dipakai adalah pre-experimental designs (non designs) teknik pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes lompat jangkit. Sampel diberi latihan single leg hops selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Analisis data menggunakan statistik uji t. Hasil analisis data didapatkan bahwa rata-rata tes awal lompat jangkit sebelum diberikan latihan single leg hops adalah sebesar 3,061 meter. Sedangkan rata-rata tes akhir lompat jangkit setelah diberikan latihan single leg hops sebesar 3,180 meter. Kesimpulan dari artikel ini bahwa ada pengaruh latihan single leg hops terhadap hasil lompat jangkit pada siswa putra kelas IX SMP Negeri 1 sungai lilin dan latihan yang diberikan hendaknya mengarah kepada gerakan seperti pada pertandingan lompat jangkit
Tinjauan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Pariaman
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek peneltitian adalah seluruh siswa putra kelas X SMA N 2 Kota Pariaman yang berjumlah 130 orang siswa laki-laki dan 165 siswa perempuan. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 25% dari setiap kelas, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 siswa, dengan 33 siswa laki-laki dan 40 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument TKJI 2010 yang terdiri dari 5 item tes yaitu: lari 60 m, tes gantung angkat tubuh untuk putra selama 60 detik dan gantung sikuk untuk putri, tes baring duduk 60 detik, tes loncat tegak dan tes lari 1200 m putra dan 1000 m putri. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data didapatkan skor rata-rata yang diperoleh 12,75, maka tingkat kebugaran jasmani siswa peserta putra berada pada kategori kurang karena masuk dalam interval 10-13. Sedangkan untuk peserta putri tingkat kebugaran jasmani peserta putri diperoleh nilai rata-rata 11,11 sehingga termasuk dalam kategori kurang karena berada pada interval 10-13
ICT-Project-Based Learning on Cognitive and Psychomotor in Football Courses Learning Achievement
The digital tools gave such alternative to make learning easier. Students got the opportunity to explore their knowledge while found by learning experience such tutoring and discussing. This study employed a quasi-experimental design with a non-equivalent post-test-only control group design. The results found t_cal= 2.90 and for t_table 5%= 2.00 and 1 % = 2.66. It means t_(ratio )> t_table. It concluded that there is a positive effect of using ICT-Project-Based Learning on cognitive and psychomotor in football courses learning achievement. Learning football using ICT-Project-Based Learning on cognitive and psychomotor in football courses through Zoom was interactive because students' easier to ask directly to lecturers so that increases theil learning achievements'. PBL integrated with ICT was successful to improve students' skills and achievement. PBL had a positive impact on student learning and procedures in learning
The Effectiveness of Codman Pendulum Exercise and Scapular Mobilization to Reduce Pain in Frozen Shoulder Conditions
Frozen shoulder is an idiopathic condition of the shoulder characterized by the onset of pain and limitation in the shoulder joint. Frozen shoullder is more common in women than men and occurs in the age range of 40 to 65 years. Problems that arise due to frozen shoulder can be given intervention or Codman Pendular exercise and scapular mobilization techniques. The purpose of this study is aimed at frozen shoulder sufferers to reduce pain. The exercises given in this frozen shoulder condition are Codman Pendular exercise and Scapular Mobilization. This research method is a mental experimental study with pre and post test group design by comparing the level of previous and subsequent pain measured with visual measuring instruments analoge scala (VAS), against the provision of codman pendular exercise and scapular mobilization in frozen shoulder conditions for 4 weeks. Results: Analysis of pain loss difference test with visual analoge scale (vas) in the sample group with a significant value of p = 0.0001 which shows a < of 0.05 which means there is an effect on the effectiveness of exercise administration Codman Pendular Exercise and Scapular Mobilization in reducing frozen shoulder pain
Pengaruh Model Latihan Terhadap Kemampuan Menggiring Bola (Dribbling) Siswa
Kemampuan dribbling siswa saat berhadapan dengan lawan sangat mudah sekali direbut oleh lawan sehingga tidak ada pergerakan melewati bola dengan dribbling. Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen. Partisipan dalam penelitian siswa ektrakurikuler sepakbola SMA 1 Metro dengan jumlag 32 orang. Teknik analisis data dengan uji-t, instrumen tesy yaitu test menggiring bola. Hasil penelitian didapat temuan dengan rata-rata nilai tes awal dribbling kelompok menggunakan rintangan adalah 17,93 poin dan kelompok tanpa menggunakan rintangan adalah 9,86 poin, hasil rata-rata tes akhir menggiring bola kelompok menggunakan rintangan adalah 17,5 poin dan tanpa menggunakan rintangan adalah 10,5 poin. Kemudian tes awal dan tes akhir pada kelompok metode latihan tanpa menggunakan rintangan diperoleh nilai 59,58 dan kelompok metode latihan tanpa menggunakan rintangan diperoleh nilai 35,82. Setelah data dianalisis maka didapat temuan perbedaan yang signifikan antara tes awal dan tes akhir hasil keterampilan dribbling. Guru penting mempertimbangkan latihan dengan rintangan pada fase siswa yang telah mahir namun apabila siswa yang belum mahir maka gunakan pelaksanaan dribbling tanpa rintangan agar bola dapat dikuasai dengan baik, pertimbangan ini juga perlu dilihat dimana posisi bermain siswa
- …
