64 research outputs found

    ANALISIS STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN ATAS PENERIMAAN KAS DARI PENJUALAN TUNAI PADA PT SINAR BEARINDO SENTOSA PALEMBANG

    Get PDF
    The Internal Control Structure Analysis On Cash Receipts of Cash Sale in Sinar Bearindo Sentosa, Ltd. Palembang Mutia Silvi Aprialina, 2015 (xii + 59 pages) E-mail: [email protected] The author conducted data collection by means of observation and interviews directly to the object of research. Analysis was conducted by the author in completing this final report is in the form of an analysis of the internal control structure on cash receipts of cash sale that have been implemented enterprise. From the results of the analysis, the author found several problems which were geminating task by the cashier function, cash and credit sales invoices were not separated, did not have work guidelines, did not have a policy of hiring, and absence of checks cash receipts transactions. After analyzing the existing problems, the author gives some suggestions that can help the development of the company in the future are companies preferably separates accounting functions and cash and have a policy in reception clerks, Sinar Bearindo Sentosa, Ltd. Palembang should make cash and credit sales invoices separately, and preferably Sinar Sentosa Bearindo, Ltd. Palembang has guidelines for employees, and cash receipts transactions examination

    DIFERENSIASI PRODUK SUS MAKER JAGUNG DENGAN TAMBAHAN SAYURAN SEBAGAI BAHAN ISIAN

    Get PDF
    Jagung merupakan bahan pangan pokok Indonesia. Kebutuhan akan jagung di Indonesia semakin meningkat, dilihat dari Indonesia yang memiliki lahan jagung tersebar diseluruh Provinsi. Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu negara pengimpor jagung ke beberapa negara ASEAN. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah diferensiasi sus maker yang menggunakan jagung blend didalam adonannya. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah eksperimental, sedangkan untuk menguji formulasi produk serta kualitas produk berdasarkan pendapat dari para pembimbing dan diakhiri dengan menggunakan uji deskriptif serta dengan melakukan analisis pasar terhadap produk. Sampel produk formulasi sus maker menggunakan perbandingan masing-masing 50% : 50% dan 25% : 75% antara tepung terigu dengan jagung. Formulasi tersebut akan diujikan kepada pembimbing dan akan menghasilkan produk rata-rata yang paling disukai oleh pembimbing. Selanjutnya produk akan diuji kembali menggunakan analisis pasar untuk mengetahui daya terima terhadap produk diferensiasi yang dimana hasilnya produk sus maker dengan tambahan jagung ini sangat diterima oleh masyarakat. Kata kunci : Diferensiasi Produk, Sus Maker, Jagung ABSTRACT Corn is a staple food from Indonesia. The needs of corn in Indonesia is more increasing, it can be seen Indonesia has cornfield that scattered throughout the province. It makes Indonesia become a corn importer to several countries in ASEAN. This research has purpose to make a sus maker differentiation which is use corn blend added in ingredients. The research method in this thesis is experimental and organoleptik, meanwhile to test the formulation and quality of product are based on the panelist, ends by using a descriptive and organoleptic test and conduct market analysis. Sample product of sus maker formulation comparasing between 25%, 50% and 75% for each wheat flour with corn. The formulation will be tested to the panelist and the product will be chosen. Furthermore, the product will be re-tested using market analysis to determine the acceptability of the differentiation corn sus maker and can be accepted by the consumer. Keywords: Differentiation Product, Sus Maker, Corn

    Penambahan Logam Pengotor (Au) Terhadap Karaktersitik Mercury (Hg)

    No full text
    &lt;p&gt;Merkuri (Hg) digunakan sebagai bahan untuk mengikat emas pada pertambangan emas.  Emas yang terikat pada merkuri kemudian dipisahkan dengan jalan penyaringan dan pemanasan.  Kehadiran emas atau bahan pengotor lainnya dalam merkuri dapat menyebabkan perubahan karakteristik merkuri tersebut. Karakteristik merkuri ini identik dengan nilai densitas merkuri.  Dimana, densitas merkuri murni adalah 13,6 gr/cm3. Nilai densitas akan mempengaruhi nilai jual merkuri. Beberapa pasar menghendaki  densitas yang lebih tinggi dari densitas merkuri murni. Untuk itu dilakukan penelitian efektifitas penambahan logam pengotor berupa emas terhadap kenaikkan nilai densitas merkuri dan kelarutan emas dalam merkuri yang tidak dapat dipisahkan hanya dengan pemanasan. Persamaan yang digunakan untuk menghitung jumlah emas yang akan ditambahkan untuk menaikkan densitas merkuri (pada suhu kamar = 270C)  adalah y=0,022x + 13,722. Dimana y adalah densitas merkuri dan x adalah jumlah penambahan emas. Nilai kelarutan emas didalam merkuri adalah 0,03 gr/ml.&lt;/p&gt;</jats:p

    Pengaruh Penerapan Metode Jigsaw Tewrhadap Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI di MAN 12 Jakarta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari penerapan metode Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini telah dilaksanakan di MAN 12 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sedangkan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara probability sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Dalam penelitian ini melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Pada kelompok eksperimen penulis menerapkan pembelajaran dengan metode Jigsaw, sedangkan pada kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Intrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan pengujian dua sampel yang menggunakan uji-t diperoleh thit (4,5544) > ttab (1,9956) pada taraf signifikan 0,05 (5%). Rata-rata skor hasil belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 14,6052 dan rata-rata skor hasil belajar siswa pada kelas kontrol adalah 12,9729. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jadi, berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode Jigsaw terhadap hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)

    Effectiveness of Powder and Solid Ragi Starter on Production of Bioethanol from Rice Straw Hydrolyzate

    Get PDF
    Rice straw is one of the most abundant forms of agricultural wastes in Indonesia. Rice straw contains polysaccharide in the form of cellulose and hemicellulose, which can be used as raw materials in the production of bioethanol. This study aims to examine the effectiveness of bioethanol production from rice straw’s hydrolyzate. Research was carried out by fermenting the sample using two types of starters (Baker\u27s yeast, known as powder starter (F); and Tapai’s starter, known as solid starter (S) with a control of pure yeast, Saccharomyces cerevisiae. Glucose levels were measured using a glucometer, and bioethanol levels were analyzed using high-performance liquid chromatography (HPLC). In this study, split plot design was used as a data analyzer with two treatment factors: starter’s inoculum (R) and time of fermentation (T). This study shows that there is no significant difference between the starters’ levels of bioethanol production. However, S’s treatment produced higher levels (5,1 g/L) of bioethanol compared to F’s (4,8 g/L); the rate of bioethanol production in S’s treatment is also higher (1,3 g/L.h) than that in F’s (1,2 g/L.h). This study concludes that Tapai’s starter is more effective in producing bioethanol from rice straw’s hydrolyzate

    Peningkatan Produktifitas UKM Produk Sugarwax melalui Intervensi Ergonomi di Stasiun Kerja

    No full text
    UKM sugarwax merupakan Usaha Kecil dan Menengah yang bergerak di bidang usaha perawatan kecantikan. Produksi industri ini adalah gel waxing untuk wanita dengan menggunakan bahan dasar gula yang dicairkan sebagai media mencabut bulu. Penelitian awal menemukan ketidaknaturalan postur tubuh pekerja. Kondisi ini menyebabkan keluhan pekerja, khusunya keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor penyebab keluhan musculoskeletal, tingkat risiko ergonomi, serta untuk mendapatkan rancangan stasiun kerja dan alat bantu kerja yang ergonomis. Dari kuesioner NBM (Nordic Body Map) ditemukan keluhan sakit pada leher, bahu atas, pinggang dan kaki. Aktivitas pada proses pengemasan memiliki level risiko WERA (Workplace Ergonomic Risk Assessment) dan REBA (Rapid Entire Body Assessment) tertinggi. Tahap selanjutnya, dilakukan perancangan alat bantu dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Rancangan ini diimplementasikan, dan menunjukkan skor WERA tertinggi menurun dari 47 (risiko tinggi) menjadi 27 (risiko rendah). Demikian juga skor REBA tertinggi menurun dari 11 (sangat tinggi) menjadi 5 (medium). Terjadi penurunan keluhan sakit sebesar 54%. Waktu baku aktivitas mengalami penurunan sebesar 40,85% (dari 49,249 detik menjadi 29,131 detik). Produktifitas seorang pekerja meningkat 24,2% (dari 33 menjadi 41 buah ) yang telah siap kirim per jamnya. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor ergonomi lain yang mempengaruhi sistem kerja, misalnya factor lingkungan kerja dan faktor sosia
    corecore