1,839 research outputs found
PENERAPAN KONSELING REALITA TERHADAP KEDISIPLINAN KADER UKM TAEKWONDO RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Penulis mengambil judul “Penerapan Konseling Realita
Terhadap Kedisiplinan Kader Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo
Raden Intan Lampung” Dalam penelitian ini penulis berfokus pada
(1) Bagaimanakah proses pelaksanaan konseling realitas yang
diterapkan di Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Islam
Negeri Raden Intan Lampung? (2) bagaimanakah keadaan
kedisiplinan dari kader Unit kegiatan Mahasiswa Taekwondo
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung yang dijadikan
sampel sebelum diberikan konseling Realitas? (3) Bagaimanakah hasil
dari penerapan konseling realitas terhadap kedisiplinan kader Unit
Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Islam Negeri Raden
Intan Lampung? Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dokumentasi hasil observasi serta wawancara dari kader yang
dijadikan sampel.
Metodelogi penelitian yang digunakan penulis yaitu jenis
penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental
tunggal. Sampel yang telah dijadikan penelitian kader aktif Unit
Kegiatan Mahasiswa Taekwondo dengan populasi 2 dari 12 populasi.
Pengumpulan data secara natural setting dan pengumpulan data lebih
banyak pada observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis
data yang digunakan adalah deskriptif-komparatif.
Proses pelaksanaannya meliputi identifikasi masalah,
diagnosis, prognosis, treatment dan evaluasi / follow up. Adapun
teknik yang digunakan pada proses treatment adalah menggunakan
teknik WDEP (Want, Doing/Direction, Evaluation dan Planning) serta
membuat komitmen dan meniadakan hukuman. Kondisi kedisiplinan
kedua sampel sebelum diberikan layanan konseling realita yakni
sering tidak hadir dalam kegiatan,datang terlambat saat kegiatan,
sering tidak mengikuti agenda latihan rutin dan tidak mematuhi AD
dan ART di Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Islam
Negeri Raden Intan Lampung. Hasil akhir dari penerapan konseling
realitas tehadap kedisiplinan kader UKM taekwondo Raden Intan
Lampung dikategorikan cukup berhasil dengan persentase sekitar 75
%. Hal ini bisa dilihat dari adanya perubahan terhadap peningkatan
disiplin diri kader UKM yang mau mengikuti setiap agenda kegiatan
serta latihan rutin.
iii
ABSTAK
The author toke the title "Application of Reality Counseling Against
Discipline of Raden Intan Lampung Taekwondo Student Activity Unit
Cadre" In this study the author focused on (1) How was the process of
implementing reality counseling applied in the Taekwondo Student
Activity Unit of Raden Intan State Islamic University Lampung? (2)
how was the state of discipline of the cadres of the Taekwondo
Student Activity Unit of Raden Intan Lampung State Islamic
University who was sampled before being given Reality counseling?
(3) What are the results of the application of reality counseling on the
discipline of the Taekwondo Student Activity Unit cadres at the Raden
Intan State Islamic University, Lampung? The data used in this study
is the documentation of the observations and interviews of the cadres
who were sampled.
The research methodology used by the author is a qualitative research
type with a single instrumental case study approach. The sample that
has been used as research is the active cadre of the Taekwondo
Student Activity Unit with a population of 2 out of 12 populations.
Collecting data in a natural setting and collecting more data on
observation, interviews and documentation. The data analysis
technique used is descriptive-comparative.
The implementation process includes problem identification,
diagnosis, prognosis, treatment and evaluation / follow-up. The
technique used in the treatment process was used the WDEP technique
(Want, Doing/Direction, Evaluation and Planning) as well as made
commitments and eliminating penalties. The discipline conditions of
the two samples before being given reality counseling services were
often absent from activities, arrived late during activities, often did not
follow the routine training agenda and did not comply with AD and
ART at the Taekwondo Student Activity Unit, Raden Intan State
Islamic University, Lampung. The final result of the application of
reality counseling to the discipline of taekwondo cadres of UKM
taekwondo Raden Intan Lampung was categorized as quite successful
with a percentage of around 75%. This can be seen from the changes
in the self-discipline of UKM cadres who want to follow every
activity agenda and routine trainin
PENGARUH PENERAPAN NILAI MODERASI BERAGAMA PADA MAHASISWA TERHADAP EKSITENSI KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan
nilai moderasi beragama pada mahasiswa terhadap eksitensi universitas
islam negeri raden intan lampung. Moderasi beragama merupakan
pendekatan secara adil, tidak ekstrem, dan menghargai keberagaman
menjadi lebih penting untuk menciptakan lingkungan kampus inklusif,
toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, dan akomodatif
terhadaptradisi lokal, dan pengendalian diri.
Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui
kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa jurusan pai angkatan 21
yang aktif UIN raden intan lampung menggunakan uji validitas,
reabilitas.
Pada penelitian ini yang telah dilakukan oleh peneliti adalah
jenis kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan meliputi
kuesioner, dokumentasi. Dalam penelitian ini memiliki jumalh populasi
kurang lebih 390 mahasiswa, dan terdapat 100 sample responden
mahasiswa, dengn penyebaran angket sebanyak 40 pernyataan per
variabel X dan Y. Eksitensi UIN raden intan lampung ebagai variabel
terikat. Teknik analisis data menggunakan uji -t satu sample, uji regresi
linier sederhana.
Berdasarkan hasil uji coefficients (correlation atau hipotesis )
diperoleh nilai signifikasi signifikasi < 0,001 < 0,05 cukup bukti
bahwa variabel X ( penerapan nilai moderasi beragama) terdapat
pengaruh atau hubungan secara signifikasi terhadap variabel Y (
eksitensi universitas islam negeri raden intan lampung ), maka Ho
ditolak dan Ha diterima. diperoleh nilai R squer sebesar 0,740 angka
tersebut adalah penguadratan dari harga koefesiensi korelasi, R hitung
sebesar 0.860 % sehingga menjadi 0.740 % hal tersebut menunjukna
bahwa 740% variable penerapan nilai moderasi beragama
mempengaruhi eksitensi universitas islam negeri raden intan lampung,
maka sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Seperti Komitmen
kebangsaan seperti mencinai tanah air, menghargai simbol negara, dan
menjaga persatuan. Toleransi dengan kemampuan menerima perbedaan
suku, bangsa, maupun budaya dilingkungan kampus seperti
iii
menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars universitas islam negeri
raden intan lampung sebelum melakukan setiap acara formal dan
informal. penulis mengemukakan paparan diatas. Maka penulis aan
dicapai sekaligus sebagai kelengkapan dalam menyususn skripsi adalah
sebagai berikut: ketua prodi pendidikan agama islam ibu Dr. umi
Hijriyah, M.Pd. dan para dosen agar selalu memberikan dukungan serta
pengarahan dalam menjalankan tugas yang diemban. Untuk penelitian
selanjtnya, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dan
masukan lagi dalam penelitian yang relevan.
Kata kunci : penerapan nilai moderasi beragama, eksitensi UIN
raden intan lampung
iv
ABSTRACT
This study aims to determine the application of the value of
religious moderation in studentson the existence of the state islamic
university Raden Intan Lampung. . Religious moderation is an
approach that is fair, not extreme, and appreciates diversity to be more
important to create an inclusive campus environment, tolerance, non
violence, national commitment, and accommodating to local traditions,
and self-control. This research uses a quantitative approach with a
survey method through a questionnaire that is distributed to students
majoring in pai class 21 who are active at UIN raden intan lampung
using validity, reliability.
In this study that has been conducted by researchers is a
quantitative type with research methods used include questionnaires,
documentation. In this study has a population of approximately 390
students, and there are 100 samples of student respondents, with
aquestionnaire distribution of 40 statements per variable X and Y. The
existence of UIN raden intan Lampung as the dependent variable. Data
analysis techniques using one sample t-test, simple linear regression
test.
Based on the results of the coefficients test (correlation or
hypothesis) obtained a significance value of significance <0.001 <0.05
sufficient evidence that variable X (application of religious moderation
values) has a significant influence or relationship to variable Y (the
existence of the State Islamic University of Raden Intan Lampung), then
Ho is rejected and Ha is accepted. obtained R square value of 0.740
this number is the square of the correlation coefficient price, R count of
0.860% so that it becomes 0.740% this shows that 740% of the variable
application of religious moderation values affects the existence of the
State Islamic University of Raden Intan Lampung, then the rest is
influenced by other factors. Such as national commitment such as
loving the homeland, respecting state symbols, and maintaining unity.
Tolerance with the ability to accept differences in ethnicity, nation, and
culture in the campus environment such as singing the song Indonesia
v
Raya and the march of the State Islamic University of Raden Intan
Lampung before carrying out each formal and informal event. Enulis
presented the above explanation. Therefore, the author would like to
thank Dr. Umi Hijriyah, M.Pd., Head of the Islamic Religious
Education Department, and the lecturers for their continuous support
and guidance in carrying out their assigned tasks. For further research,
the results of this study can be used as references and input for further
relevant research.
Keywords: application of religious moderation values,
existence of UIN Raden Intan Lampun
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEGADAIAN SYARIAH RADEN INTAN LAMPUNG DALAM UPAYA MENARIK MINAT NASABAH
ABSTRAK
Strategi pemasaran merupakan serangkaian tujuan serta
sasaran, kebijakan serta ketentuan yang berikan arah kepada usaha�usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu. Dalam pemasaran
produk dipegadaian syariah, perusahaan tentu harus memahami apa
yang dibutuhkan oleh nasabahnnya. Karena pada dasarnya nasabah
menginginkan produk yang dapat digunakan dan memenuhi
kebutuhan kehidupan sehari-hari. Minat nasabah untuk menggunakan
produk-produk di Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung pada
tahun 2023 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Pengetahuan masyarakat tentang keberadaan pegadaian syariah masih
minim tetapi pertumbuhan pegadaian syariah menunjukkan
peningkatan yang pesat, sehingga penulis ingin mengetahui strategi
pemasaran apa yang digunakan oleh pegadaian syariah atas produknya
sehingga tumbuh menjadi pesat dan dapat menarik minat nasabah
dalam menggunakan jasa tersebut.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: bagaimana
strategi pemasaran yang diterapkan oleh Pegadaian Syariah Raden
Intan Lampung dalam menarik minat nasabah. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pemasaran Pegadaian
Syariah Raden Intan Lampung dalam menarik minat nasabah.
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.
Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer dan
data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi, metode observasi,
metode dokumentasi, dan metode wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat
diambil kesimpulan bahwa strategi pemasaran produk yang dilakukan
oleh Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung dalam menarik minat
nasabah yaitu dengan menerapkan bauran pemasaran (marketing mix)
dengan 4P, antara lain strategi produk (product), strategi harga (price),
strategi tempat (place), dan strategi promosi (promotion).
Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Produk, Pegadaian Syariah.ABSTRACT
A marketing strategy is a series of goals and objectives,
policies and regulations that provide direction to a company's
marketing efforts from time to time. In marketing products at sharia
pawnshops, companies must of course understand what their
customers need. Because basically customers want products that can
be used and meet their daily life needs. Customer interest in using
products at Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung in 2023 has
increased from the previous year. Public knowledge about the
existence of sharia pawnshops is still minimal but the growth of sharia
pawnshops shows a rapid increase, so the author wants to know what
marketing strategies sharia pawnshops use for their products so that
they grow rapidly and can attract customers' interest in using these
services.
The problem formulation of this research is: how is the
marketing strategy implemented by Pegadaian Syariah Raden Intan
Lampung to attract customer interest. This research aims to find out
how the marketing strategy of Pegadaian Syariah Raden Intan
Lampung is implemented in attracting customer interest. This research
is a type of qualitative research that is descriptive in nature. The data
sources used in this research are primary data and secondary data.
Data collection techniques include observation methods,
documentation methods, and interview methods.
Based on the results of the research conducted, it can be
concluded that the product marketing strategy carried out by
Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung in attracting customer
interest is by implementing a marketing mix with 4P, including
product strategy (product), price strategy (price), place strategy
(place), and promotion strategy (promotion).
Keywords: Marketing Strategy, Products, Sharia Pawnshop
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR LOGIS MATEMATIS MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN RANGKAIAN LISTRIK PADA MATERI LOGIKA DI IAIN RADEN INTAN LAMPUNG
The skill to think logical match student in match learing look so low. One of the epport that the author do is to learing electical cicuits in logical material hope can improve skill logic material by student, and the experience that they get can build their believe about problem that they get and can apply to other that one of clump.
The kind of thorugh is description researcher , data colletion of instrument is interview,supervision dan test result . analysis data used is presentation and average of counting for look raising skill thing logical with data supervision doing question that given.
Based on thorough known that there are increase in the ability think logically and mathematically result of student learning development using electrical circuits on the material logic in IAIN Raden Intan Lampung
LAYANAN BIMBINGAN KARIR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PADA REMAJA DI UPTD PELAYANAN SOSIAL BINA REMAJA RADIN INTAN BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Remaja putus sekolah sering kali tidak memiliki akses yang
cukup terhadap informasi terkait peluang kerja dan pengembangan
keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Kondisi ini dapat
membatasi kemampuan mereka dalam merancang masa depan secara
mandiri. UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja Bandar Lampung ini
juga merupakan salah satu tempat pelayanan bagi anak remaja putus
sekolah dan terlantar yang dapat membantu remaja-remaja tersebut
agar mendapat pelayanan atau bimbingan yang salah satunya adalah
berupa bimbingan keterampilan atau praktek belajar kerja (PBK).
Layanan bimbingan karir yang dilakukan oleh UPTD Pelayanan
Sosial Bina Remaja ini juga merupakan suatu bentuk binaan yang
dimana anak remaja binaan tersebut dapat mengembangkan potensi
yang mereka miliki. karir adalah layanan yang membantu individu
memahami diri, mengarahkan dan perencanaan diri dalam proses
memasuki dunia kerja. Berdasarkan beberapa hal yang dikemukakan
diatas, penulis akan melakukan penelitian yang berjudul “Layanan
Bimbingan Karir Dalam Meningkatkan Kemampuan Remaja di UPTD
Pelayanan Sosial Bina Remaja Radin Intan Bandar Lampung.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana layanan
bimbingan karir dalam meningkatkan kemampuan remaja di UPTD
Pelayanan Sosial Bina Remaja Radin Intan Bandar Lampung?
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research)
yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini
menggunakan data primer. Teknik penentuan informan dengan
menggunakan teknik purposive sampling sehingga informan dalam
penelitian ini sebanyak 6 orang yaitu 1 orang Kepala UPTD, 1 orang
fasilitator kelas servis motor, dan 4 orang remaja di UPTD Pelayanan
Sosial Bina Remaja Radin Intan Bandar Lampung. Teknik
pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Teknik Analisa data dengan reduksi data, data diplay, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian mengemukakan bahwa layanan bimbingan karir
dalam meningkatkan kemampuan remaja di UPTD Pelayanan Sosial
Bina Remaja Radin Intan Bandar Lampung dilakukan dengan 5
tahapan yaitu pengumpulan data, penafsiran data, menyusun rencana
karir, pelaksanaan rencana karir, penilaian atau evaluasi. Bimbingan karir ini dilaksanakan pada hari Senin-Jumat, dan Sabtu dimulai dari
pukul 08.00 WIB-12.00 WIB. Bimbingan karir UPTD Pelayanan
Sosial Bina Remaja Radin Intan Bandar Lampung ini dilaksanakan
selama 6 bulan. Jadi dalam 1 tahun ada 2 periode. Untuk pelatihan
dilakukan selama 5 bulan, dan setelah mengikuti proses pelatihan,
remaja binaan tersebut mengikuti magang selama 20 hari. Tempat
magang diarahkan oleh UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja Radin
Intan Bandar Lampung. Bimbingan karir ini bertujuan untuk
meningkatkan kemampuan vokasional para remaja binaan. Dengan
adanya bimbingan karir UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja Radin
Intan Bandar Lampung mampu meningkatkan kemampuan para
remaja, dan juga hasilnya sangat membantu untuk biaya kehidupan.
Kata kunci : Layanan Bimbingan Karir, Peningkatan Kemampuan,
Remaja. ABSTRACT
School dropouts often do not have sufficient access to
information related to job opportunities and skills development
relevant to the world of work. This condition can limit their ability to
design their future independently. The UPTD Youth Social Services
for Bandar Lampung is also a service center for school dropouts and
neglected teenagers that can help these teenagers get services or
guidance, one of which is in the form of skills guidance or work
learning practice (PBK). Career guidance services provided by the
UPTD Youth Social Services for Bandar Lampung are also a form of
guidance where these teenagers can develop their potential. Career is
a service that helps individuals understand themselves, direct and
plan themselves in the process of entering the world of work. Based on
several things stated above, the author will conduct a study entitled
"Career Guidance Services in Improving Adolescent Skills at the
UPTD Youth Social Services for Bandar Lampung Radin Intan. The
formulation of the problem in this study is how do career guidance
services improve adolescent skills at the UPTD Youth Social Services
for Bandar Lampung Radin Intan?
This research is a descriptive field research. The data source in
this study uses primary data. The technique of determining informants
using purposive sampling technique so that the informants in this
study were 6 people, namely 1 Head of UPTD, 1 motorcycle service
class facilitator, and 4 teenagers at the Radin Intan Bandar Lampung
Youth Social Services UPTD. Data collection techniques using
interviews, observations, and documentation. Data analysis
techniques using data reduction, data display, and drawing
conclusions.
The results of the study stated that career guidance services in
improving the abilities of teenagers at the Radin Intan Bandar
Lampung Youth Social Services UPTD were carried out in 5 stages,
namely data collection, data interpretation, preparing career plans,
implementing career plans, assessment or evaluation. This career
guidance is carried out on Monday-Friday, and Saturday starting
from 08.00 WIB-12.00 WIB. The career guidance of the Radin Intan
Bandar Lampung Youth Social Services UPTD is carried out for 6
months. So in 1 year there are 2 periods. The training is conducted for
v
5 months, and after following the training process, the fostered youth
participate in an internship for 20 days. The internship location is
directed by the UPTD Social Services for Youth Development Radin
Intan Bandar Lampung. This career guidance aims to improve the
vocational skills of fostered youth. With the career guidance, the
UPTD Social Services for Youth Development Radin Intan Bandar
Lampung is able to improve the skills of the youth, and the results are
also very helpful for living expenses.
Keywords: Career Guidance Services, Ability Improvement, Youth.
PERAN UKM PENCAK SILAT NAHDLATUL ULAMA PAGAR NUSA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU SOSIAL KEAGAMAAN MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan
peran UKM Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa dalam
meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa UIN Raden Intan
Lampung. Perilaku sosial keagamaan adalah perbuatan seseorang dalam
menjalankan kegiatan sosial, dengan dasar-dasar kejiwaan dan
bersumber pada aqidah islammiyah yang kekal dan keasadaran iman
yang mendalam dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa adalah seni bela
diri yang lahir dari lingkungan Nahdlatul Ulama yang bertujuan untuk
menjadi wadah pembinaan fisik, mental, dan spiritual sekaligus sebagai
pelestarian budaya islam Nusantara. Penulis merumuskan beberapa
rumusan masalah yang pertama, bagaimana peran pencak silat Nahdlatul
Ulama Pagar Nusa dalam meningkatkan perilaku sosial keagamaan
mahasiswa UIN Raden Intan Lampung. Kedua, bagaimana strategi UKM
Pagar Nusa dalam meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa
UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana peran pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa dalam
meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa UIN Raden Intan
Lampung dan untuk mengetahui strategi UKM Pagar Pusa dalam
meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa UIN Raden Intan
Lampung.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan kualitatif
dengan sifat deskriptif dan menggunakan jenis penelitian lapangan (field
research), sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data
skunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis, metode
dalam pengumpulan data menggunakan observasi (observasi partisipan),
wawancara (wawancara tidak terstruktur), dan dokumentasi. Dalam
wawancara yang digunakan menggunakan teknik purposive sampling,
yang terdiri dari 1 informan kunci, 3 informan utama, dan 2 informan
tambahan. Metode Analisa data pada penelitian ini menggunakan reduksi
data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pencak silat
Nahdaltul Ulama Pagar Nusa dalam meningkatkan perilaku sosial
keagamaan mahasiswa adalah dapat dilihat dari realisasi kegiatan
kegiatan yaitu kegiatan latihan rutinan, yasinan rutin, bedah kitab,khatmil quran, UKT (Ujian Kenaikan Tingkat) dan dari tradisi dan
kebiasaan dalam penanaman akhlak kepada anggota Pagar Nusa yakni
dalam bentuk budaya saliman yang direalisasikan setiap anggota
bertemu dan terutama terhadap pelatih, guru-guru ataupun orang yang
lebih tua. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah upaya UKM Pagar Nusa
dalam meningkatkan perilaku sosial keagamaan. Program-program
tersebut terdiri atas kegiatan jangka pendek, jangka Panjang serta alokasi
sumber daya yang terkelola dengan baik. Dalam pelaksanaannya, UKM
Pagar Nusa bekerja sama dengan pihak kampus, Pimpinan Wilayah
Pagar Nusa, dan Pimpinan Cabang Pagar Nusa Bandar Lampung untuk
mewujudkan mahasiswa yang berilmu intelektual berlandaskan
Ahlussunnah Waljamaah. Selain itu, UKM ini menawarkan program
program unik dan berbeda, seperti menciptakan wadah bagi mahasiswa
untuk mengembangkan jiwa sosial berbasis pengetahuan keagamaan.
Salah satu bentuk kegiatannya adalah kegiatan yasinan rutin yang diakhir
pertemuannya adanya diskusi membahas persoalan actual, termasuk isu
kebudayaan, konflik terkini, ilmu keagamaan, dan filsafat. Melalui
kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman serta pengetahuan mereka dalam berbagai aspek kehidupan,
baik spiritual maupun sosial.
Kata kunci : UKM Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa, UIN
Raden Intan Lampung, dan perilaku sosial keagamaan. ABSTRACT
This thesis is the result of a study that describes the of pencak
silat nahdlatul ulama pagar nusa in improving the socio-religious
behavior of student at UIN Raden Intan Lampung. Socio-religious
behavior is a person’s actions in carrying out social activities, with
psychological foundations and based on eternal Islamic aqidah and deep
awareness of faith and implemented in everyday life. While pencak silat
nahdlatul ulama pagar nusa is a martial art born form the nahdlatul
ulama environment which aims to be a forum for physical, mental, and
spiritual development as well as preserving the Islamic culture of the
archipelago. The author formulates several problem formulations, the
first is, what is the role of pencak silat Nahdaltul Ulama Pagar Nusa in
improving the socio-religious behavior of students at UIN Raden Intan
Lampung? Second, wahat is the strategy of UKM Pagar Nusa in
improving the socio-religious behavior of students at UIN Raden Intan
Lampung? This study aims to determine the role of the Nahdlatul Ulama
Pagar Nusa pencak silat in improving the socio-religious behavior of
students at UIN Raden Intan Lampung and to determine the strategy of
UKM Pagar Nusa in improving the socio-religious behavior of students
at UIN Raden Intan Lampung.
The research method in this study uses qualitative with
descriptive nature and uses (feald research), the data sources in this
study are primary data and secondary data. This study uses a
sociological approach, the method in data collection uses observation
(participant observation), interviews (unstructured interviews), and
documentation. In the interview used purposive sampling technique,
consisting of 1 key informants, 3 main informants, and 2 additional
informants. The data analysis method in this study uses data reduction,
data presentation, and data verification.
The results of this study indicate that the role of pencak silat
Nahdlatul Ulama Pagar Nusa in improving student’s socio-religious
behavior can be seen from the realization of activities, namely routine
training activities, routine yasinan, book reviews,khatmil Qur’an, UKT
(Level Promotion Exam) and from traditions and habits in instilling
morals to pagar nusa members, namely in the form of saliman culture
which is realized every time members meet and especially towards trainers, teachers or older people. These activities are UKM Pagar
Nusa’s efforts to improve socio-riligious behavior. These program
consist of short-term activities, long-term activities and well managed
resource allocation. In its implementation, UKM Pagar Nusa
collaborates with the campus, Pagar Nusa regional leadership, and
pagar nusa Bandar Lampung branch leadership to create students who
are intellectually knowledgeable based on Ahlussunnah waljamaah. In
addition this ukm offers unique and different programs, such as creating
a forum for students to develop a social soul based on religious
knowledge. One form of activity is the routine yasinan activity which at
the end of the meeting there is a discussion discussing actual issues,
including cultural issues, current conflicts religious knowledge, and
philosophy. Through these activities, students are expected to be able to
increase their understanding and knowledge in various aspects and
social.
Keywords : UKM Pagar Nusa UIN Raden Intan Lampung, and socio
religious behavior
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Promosi Terhadap Perluasan Pangsa Pasar Produk Dana Talangan Haji Di Bank Syariah Mandiri KCP Ujungberung dan KCP Rancaekek Bandung.
Penelitian ini bertolak dari fasilitas pembiayaan dana talangan haji adalah produk yang booming karena diminati nasabah, namun dalam hal ini terdapat perbedaan ketercapaian target antara Bank Syariah Mandiri (BSM) KCP Ujungberung yang kurang berhasil dalam meningkatkan produk talangan haji sedangkan KCP Rancaekek sangat unggul dalam satu konsilidasi Kantor Cabang Ahmad Yani Bandung. Hal inilah yang menarik bagi peneliti untuk melakukan penelitian ini, kendala perbedaan tersebut diantaranya faktor kualitas pelayanan dan promosi. Fenomena tersebut menimbulkan permasalahan yang harus diteliti, yakni bagaimana pengaruh kualitas pelayanan dan promosi terhadap perluasan pangsa pasar produk dana talangan haji Di Bank Syariah Mandiri KCP Ujungberung dan KCP Rancaekek Bandung secara parsial dan simultan.
Penelitian ini bertujuan secara akademis untuk memberikan sumbangan dalam kajian ilmu ekonomi Islam dalam LKS khususnya kualitas pelayanan dan promosi terhadap perluasan pangsa pasar dan secara praktis diharapkan mampu memberikan masukan kepada seluruh staf karyawan BSM KCP Ujungberung mengenai kualitas pelayanan dan promosi terhadap perluasan pangsa pasar produk dana talangan haji yang telah berhasil dilaksanakan oleh BSM KCP Rancaekek.
Dasar pemikiran penelitian ini bertolak dari pemikiran keterkaitan antara kualitas pelayanan dan promosi berpengaruh terhadap perluasan pasar produk dana talangan haji. Maka hipotesis yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan dan promosi diduga berpengaruh signifikan terhadap perluasan pangsa pasar produk dana talangan haji secara parsial dan simultan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yaitu dengan metode penelitian yang luas, namun hanya aspek-aspek tertentu saja yang akan dibahas. Sampel yang digunakan adalah 10% dari total populasi nasabah dana talangan haji tahun 2013 sebanyak 871 nasabah menjadi 87 nasabah melalui quota sampling. Teknik pengunpulan data melalui wawancara, kuesioner, studi dokumen, dan studi kepustakaan. Adapun alat analisis dalam perhitungan ini menggunkan program SPSS release 16,00.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari kualitas pelayanan terhadap perluasan pangsa pasar dengan korelasi yang kuat sebesar 0,730 dan memiliki R Square sebesar 53,3% juga melalui Uji t, dimana t hitung sebesar 8,245 (> t tabel), maka H_0 ditolak dan H_i diterima. Selanjutnya adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari promosi terhadap perluasan pangsa pasar sebesar 30,3% dengan korelasi yang sedang/ cukup sebesar 0,550 dan memiliki R Square sebesar 30,3% juga melalui Uji t, dimana t hitung sebesar 4,219 (> t tabel), maka H_(0 )ditolak dan H_i diterima. Kemudian adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari kualitas pelayanan dan promosi secara bersamaan (simultan) terhadap perluasan pangsa pasar dengan korelasi yang kuat sebesar 0,784 dan memiliki Adjust R Square sebesar 60,6 % juga melalui Uji F, di mana F hitung sebesar 67,023 (> F tabel), maka〖 H〗_(0 ) ditolak dan H_i diterima
Studi Tentang Faktor-faktor Penyebab Kesulitan Belajar Menyimak Bahasa Inggris Pada Mahasiswa Semester III Pbi Iain Raden Intan Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016
Learning English is very complex because the English language consists of four skills namely listening, speaking, writing and reading. But in fact, many students still can not understand the word or phrase spoken in English. So many factors that students feel when they have difficulties in learning English listening. The difficulty arises from two factors: internal and external factors, therefore the author intends to examine where the difficulties in terms of internal factors and external factors.This research is descriptive qualitative as studies on issues generate descriptive data, or in other words, in this study the collection of data contained in the form of reports and descriptions. Its population was the students of English Program Study 3rd semester of Tarbiyah and Teacher Treaning Faculty the State of Islamic Studies Raden Intan Lampung in the academic year of 2015/2016. The sample of this research were 40 people consisting of 33 women and 7 men.From the result of this research found that the factors causing difficulty in listening to students are; declining health condition or illness, the elusive material, a lack of support, lack of training to improve English listening whether with their classmates or with native speaker
PENERAPAN REBT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN ADAPTASI SOSIAL DI KALANGAN REMAJA UPTD PELAYANAN SOSIAL BINA REMAJA (PSBR) RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Adaptasi sosial dalam konteks remaja adalah proses di mana
remaja belajar untuk menyesuaikan diri dengan norma, nilai, harapan,
dan interaksi sosial di lingkungan mereka. Masa remaja adalah
periode penting dalam perkembangan manusia yang melibatkan
perubahan signifikan dalam fisik, emosional, dan sosial. Dengan
demikian adaptasi sosial yang baik harus ditingkatkan untuk mecegah
kemungkinan buruk yang terjadi kepada masa remaja dan
memperburuk masa depannya nanti.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research),
pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
sifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah seluruh remaja
binaan di UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Raden Intan
Lampung sebanyak 19 orang. Dari jumlah 19 remaja terdapat 5 orang
yang sesuai dengan kriteria. Maka yang menjadi sumber data primer
dalam penelitian ini adalah 7 orang. Terdiri dari 5 remaja yang
memiliki adaptasi sosial yang kurang baik yg dalam pengawasan dan
2 pekerja sosial (konselor).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan
oleh konselor telah dilakukan dengan tahapan yaitu: tahap pengajaran,
tahap persuasive, tahap konfrontasi, tahap pemberian tugas. Jika
dilihat dari penerapan REBT yang dilakukan oleh UPTD Pelayanan
Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung dapat
dapat disimpulkan bahwa penerapan REBT sebagai Upaya
meningkatkan Adaptasi Sosial di kalangan remaja UPTD Pelayanan
Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung terbukti
efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kemampuan adaptasi
sosial remaja binaan. Pendekatan ini tidak hanya membantu mereka
memahami dan mengubah pola pikir yang menghambat, tetapi juga
memperkuat kesiapan mereka untuk berintegrasi kembali dengan
masyarakat secara sehat dan produktif
Kata Kunci : Penerapan, Rational Emotive Behavior Therapy,
Adaptasi Sosial, Remaja. ABSTRAC
Social adaptation in the context of adolescence is a process in
which adolescents learn to adjust to the norms, values, expectations,
and social interactions in their environment. Adolescence is an
important period in human development that involves significant
changes in physical, emotional, and social aspects. Therefore, good
social adaptation must be improved to prevent negative outcomes
during adolescence and worsening of their future prospects.
This type of research is field research, and the approach used
by the author is a qualitative approach with a descriptive nature. The
data collection techniques used are observation, interviews, and
documentation. The total number of adolescents under the care of the
UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Raden Intan Lampung
is 19. Out of the 19 adolescents, 5 met the criteria. Therefore, the
primary data sources in this study are 7 individuals. These include 5
adolescents with poor social adaptation under supervision and 2
social worker (counselor).
The results of this study indicate that the efforts made by the
counselor were carried out in stages: the teaching stage, the
persuasive stage, the confrontation stage, and the task assignment
stage. When examining the application of REBT by the UPTD
Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar
Lampung, it can be concluded that the implementation of REBT as an
effort to improve social adaptation among adolescents at the UPTD
Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung
has proven effective as a strategy to enhance the social adaptation
skills of the adolescents under their care. This approach not only
helps them understand and change thought patterns that hinder
adaptation but also strengthens their readiness to reintegrate into
society in a healthy and productive manner.
Keywords : Application, Rational Emotive Behavior Therapy, Social
Adaptation, Adolescents
MANAJEMEN PENGKADERAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI AHLUSSUNNAH WALJAMA’AH (ASWAJA) PADA ANGGOTA PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) RAYON DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UIN RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Manajemen tidak akan pernah bisa dipisahkan dari organisasi,
begitupun dengan organisasi kemahasiswaan, Pergerakan Mahasiswa
Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi kaderisasi yang
senantiasa mencetak generasi selanjutnya untuk meneruskan estafet
kepengurusan dan keilmuan yang selalu dijaga sanadnya baik secara
struktural maupun secara kultural dalam pengkaderan. PMII yang
sebagian besar anggotanya adalah kaum muda Nahdliyin. Sejak
pertama kali lahir pada 17 April 1960, PMII ikut berperan dalam
sejarah kehidupan politik, sosial, budaya, dan pendidikan di Indonesia.
Sebagai organisasi mahasiswa, PMII menjadi bagian dari simpul�simpul gerakan mahasiswa yang mampu memberikan andil baik
pemikiran maupun gerakan dalam pembangunan nasional.
Sesuai dengan pembatasan masalah, maka dalam penelitian ini
penulis mengajukan dua rumusan masalah akan penulis jawab dalam
skripsi ini. Bagaimana manajemen pengkaderan PMII Rayon Dakwah
dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung? Bagaimana
Pengurus PMII Rayon Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden
Intan Lampung dalam meningkatkan pemahaman ideologi
ahlussunnah wal jama’ah pada anggotanya?
Dari beberapa hasil temuan yang diperoleh melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi tentang “Manajemen Pengkaderan
Dalam Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Ahlussunnah
Waljama’ah (Aswaja) Pada Anggota Pergerakan Mahasiswa Islam
Indonesia (PMII) Rayon Dakwah dan Ilmu Komunikasi Uin Raden
Intan Lampung” maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
Sebagai organisasi pengkaderan, PMII Rayon Dakwah Dan Ilmu
Komunikasi Uin Raden Intan Lampung lebih menitikberatkan pada
pembinaan kepada kader dan anggota. Di dalam mendidik anggota
maupun kader, PMII Rayon Dakwah Dan Ilmu Komunikasi UIN
Raden Intan Lampung menerapkan dua bentuk manajemen
pengkaderan, yakni formal dan non-formal, Pengkaderan Formal
adalah pendidikan di PMII yang berjenjang dan terstruktur dengan
jelas. Adapun jenjang pengkaderan formal ini antara lain, Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba), Pelatihan Kader Dasar (PKD),
dan Pelatihan Kader Lanjut (PKL). Dalam manajemen organisasi yang
dilakukan PMI membangun kepercayaan pengurus dan anggota
melalui. Selain itu, penanaman rasa kekeluargaan yang erat. Juga
dilakukan Pengurus PMII Rayon Dakwah dan Ilmu Komunikasi
dengan mengayomi dan peduli ke para anggota dengan maksud
memberikan rasa empati, simpati, dan kasih sayang. Dalam
manajemen organisasi di PMII juga mengenai suasana baru dalam
proses belajar di organisasi, yang diciptakan untuk memberikan
pendidikan alternatif yang menyenangkan dengan suasana yang rileks.
Dalam upaya memberikan pemahaman Ahlussunnah Waljama’ah
(Aswaja) kepada anggotanya, PMII Rayon Dakwah Dan Ilmu
Komunikasi UIN Raden Intan Lampung menggunakan pengkaderan
formal dan non-formal sebagai sarana penanaman ideologi
Ahlussunnah Waljama’ah (Aswaja). Terutama dalam manajemen
pengkaderan non-formal, yang menjadi penunjang pengkaderan
formal yang ada di dalam PMII, hal ini dilakukan oleh Pengurus PMII
agar muncul pemahaman secara natural dari tiap-tiap anggota untuk
dapat meyakini nilai-nilai Ahlussunnah Waljama’ah (Aswaja) sebagai
ideologi yang tepat dan benar utuk mereka yakini. Proses pengkaderan
non-formal penanaman nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljama’ah
(Aswaja) dilakukan melalui kajian rutin, pembacaan yasin dan tahlil
di setiap malam jumat, mengikuti kajian kitab kerukunan melayu,
pembacaan sholawat, hingga diskusi yang dilakukan dalam lingkaran
kecil yang dipimpin oleh mentor.
Kata kunci: Manajemen, PMII, Pengkaderan, Ahlussunnah
Waljama’ah
ABSTRACT
Management can never be separated from the organization, as
well as student organizations, the Indonesian Islamic Student
Movement (PMII) is a cadreization organization that always
prints the next generation to continue the relay of stewardship
and science that is always maintained both structurally and
culturally in the field. PMII, most of whose members are
nahdliyin youth. Since it was first born on April 17, 1960,
PMII plays a role in the history of political, social, cultural,
and educational life in Indonesia. As a student organization,
PMII becomes part of the nodes of the student movement that is
able to contribute both thought and movement in national
development.
In accordance with the problem restrictions, then in
this study the author proposed two problem formulations will
be answered authors in this thesis. What is the management of
PMII Rayon Dawah and Communication Science UIN Raden
Intan Lampung? How is PMII Rayon Dawah and
Communication Science UIN Raden Intan Lampung in
improving the understanding of ahlussunnah wal jama'ah
ideology in its members?
From some of the findings obtained through observations,
interviews and documentation on "Management of Wiring in
Improving Understanding of Ahlussunnah Waljama'ah
(Aswaja) Values in Members of the Indonesian Islamic Student
Movement (PMII) Rayon Da'wah and Communication Science
Uin Raden Intan Lampung" can be concluded as follows: As a
coding organization, PMII Rayon Dawah and Communication
Science Uin Raden Intan Lampung focuses more on coaching
to cadres and members. In educating members and cadres,
PMII Rayon Dawah and Communication Science UIN Raden
Intan Lampung applies two forms of wiring management,
namely formal and non-formal, Formal Wiring is education in
PMII that is tiered and clearly structured. The level of formal coding is, among others, the Acceptance Period of New
Members (Mapaba), Basic Cadre Training (PKD), and
Advanced Cadre Training (PKL). In organizational
management carried out PMI builds the trust of managers and
members through. In addition, the cultivation of a close sense
of family. Also carried out by PMII Rayon Dawah and
Communication Science by protecting and caring for the
members with the intention of providing empathy, sympathy,
and compassion. In organizational management at PMII also
regarding a new atmosphere in the learning process in the
organization, which was created to provide a pleasant
alternative education with a relaxed atmosphere. In an effort to
provide understanding of Ahlussunnah Waljama'ah (Aswaja) to
its members, PMII Rayon Dawah and Communication Science
UIN Raden Intan Lampung uses formal and non-formal wiring
as a means of planting the ideology of Ahlussunnah
Waljama'ah (Aswaja). Especially in non-formal wiring
management, which is the support of formal wiring in PMII,
this is done by pmii managers in order to arise a natural
understanding of each member. To be able to believe the values
of Ahlussunnah Waljama'ah (Aswaja) as the right and true
ideology for them to believe. The process of non-formal coding
of the cultivation of Islamic values Ahlussunnah Waljama'ah
(Aswaja) is carried out through regular studies, yasin and
tahlil readings every Friday night, following the study of malay
harmony books, sholawat readings, to discussions conducted in
small circles led by mentors.
Keywords: Management, PMII, Wiring, Ahlussunnah
Waljama'a
- …
