557 research outputs found

    Pipih Nurasiah Jamil's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Pipih Nurasiah Jamil's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Muhyi al-Din Ibn al-Arabi and Shari ah/ Nurasiah

    No full text
    85 hal.: 23 cm

    Muhyi al-Din Ibn al-Arabi and Shari ah/ Nurasiah

    No full text
    85 hal.: 23 cm

    Integrasi Tasawuf dan Syariah: Studi Kritis Disertasi Karya Nurasiah, "Asrar al-Ibadah, Fikih Spiritual, dan Praksis Pemikiran Ibn ‘Arabi'".

    Get PDF
    This paper entitled "Integration of Sufism and Sharia: Criticals Studies of Nurasiah’s Dissertation "Asrar al-Ibadah, Fikih Spiritual, dan Praksis Pemikiran Ibn ‘Arabi‛. The main source of this article is the dissertation work of Nurasiah and secondary sources consist of manuals/guidelines writing of papers, books research methodology, and other sources relevant to the critical study of this dissertation. This paper concludes that the dissertation work of Nurasiah has several advantages, among others, that in general this dissertation meet the standards as a standard of writing of papers according to the guidelines of writing scientific papers, standard research methodology or research design. This dissertation has the uniqueness and differences with previous research more focused on philosophy and Sufism of Ibn 'Arabi. In the aspect of methodology, in general engineering research, data sources and data analysis used by the compilers of the dissertation so that the general level of reliability and validity can be accounted for. Likewise on the theoretical aspects, in addition to referring to the earlier theories that the authoritative, Nurasiah also formulate his own theory which became frame of mind with the hypothesis that has been demonstrated in research findings. Some shortcomings dissertation Nurasiah between the aspects of methods and approaches, research is lacking Nurasiah in use approach and more precise methods such as not using a legal approach, philosophy, and hermeneutics. Other deficiencies in the study of theory in which the works referenced earlier lacking and the actual (average over 10 years), less equipped with direct quotes and references cited original text, making it hard to be rechecked originality and authenticit

    PROGRAM EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM UPAYA PENGEMBANGAN KARAKTER MANDIRI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri Rengasdengklok Selatan VII, Kec. Rengasdengklok Kab. Karawang)

    Get PDF
    ABSTRAK Nurasiah (1907445) Program Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Upaya Pengembangan Karakter Mandiri Peserta Didik Sekolah Dasar (Studi Kasus Sekolah Dasar Negeri Rengasdengklok Selatan VII, Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang) Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap program ekstrakurikuler pramuka dalam upaya pengembangan karakter mandiri peserta didik di Sekolah Dasar Negeri Rengasdengklok Selatan VII. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, 1 orang wali kelas VI, 2 orang pembina pramuka, dan 6 orang peserta didik kelas VI. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan crosscheck. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa program ekstrakurikuler pramuka yang disusun oleh pembina pramuka dihasilkan berdasarkan hasil musyawarah gugus depan. Program ekstrakurikuler tersebut dilaksanakan melalui kegiatan latihan mingguan yang diawali dengan upacara pembukaan latihan, dilanjutkan dengan kegiatan keterampilan kepramukaan, diakhiri dengan upacara penutupan latihan. Kegiatan perkemahan di gugus depan yang dilaksanakan satu kali dalam satu semester dilaksanakan sebagai evaluasi terhadap kegiatan latihan mingguan dan kegiatan partisipasi kegiatan di luar gugus depan baik yang berbentuk lomba maupun non lomba. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler pramuka dapat membentuk karakter mandiri yang sudah sampai pada tahap moral doing karena belum semua siswa mempraktikkan nilai karakter mandiri tersebut di dalam perilakunya sehari-hari, khususnya di sekolah. Kata kunci: program ekstrakurikuler, pramuka, pendidikan karakter, mandiri ABSTRACT Nurasiah (1907445) Scout Extracurricular Program in an Effort to Develop Independent Character of Elementary School Students (Case Study of South Rengasdengklok VII State Elementary School, Rengasdengklok District, Karawang Regency) This research aims to conduct a study of the scout extracurricular program in an effort to develop independent character of students at Rengasdengklok Selatan VII State Elementary School. This research is a qualitative research with case study method. The data sources in this study are the principal, 1 grade VI teacher, 2 scout coaches, and 6 grade VI students. Data collection was carried out using interview techniques, observation, and documentation studies. Data were analyzed with the steps of data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity checks were carried out through source triangulation, technique triangulation, and crosscheck. The findings of this study are that the scout extracurricular program prepared by the scout coach is based on the results of the cluster deliberations. The extracurricular program is implemented through weekly training activities starting with the opening ceremony of the training, followed by scouting skills activities, ending with the closing ceremony of the training. Camp activities in the front cluster which are held once a semester are carried out as an evaluation of weekly training activities and participation activities outside the front cluster in the form of competitions and non-competitions. The results showed that the extracurricular scout program proved in shaping independent character that had reached the moral doing stage because not all students practiced the value of independent character in their daily behavior, especially at school. Keywords: extracurricular program, scouts, character education, independen

    KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 2 ALLA KABUPATEN ENREKANG

    Get PDF
    NURASIAH, 2019. Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah di SMP Negeri 2 Alla Kabupaten Enrekang. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Wahira, M.Pd dan Dra. Sitti Habibah, M.Si. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimanakah gambaran kompetensi manajerial kepala sekolah di SMP Negeri 2 Alla Kabupaten Enrekang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi manajerial kepala sekolah di SMP Negeri 2 Alla Kabupaten Enrekang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru IPA dan guru Matematika. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang kompetensi manajerial kepala sekolah di SMP Negeri 2 Alla Kabupaten Enrekang menunjukkan bahwa : (a) Kepala sekolah menyusun perencanaan operasional sekolah meliputi penyusunan RKAS, RKS, dan RKT. (b) Kepala sekolah mengelola dan mengembangkan sekolah menuju organisasi pembelajaran yang efektif meliputi pemberikan motivasi, pengarahan, dan bimbingan kepada guru, melakukan supervisi, dan pengarahan dalam pemanfaatan fasilitas pembelajaran di kelas. (c) Kepala sekolah menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif dengan menerapkan sistem kekeluargaan kepada seluruh warga sekolah dan pemberian motivasi kepada tenaga pendidik. (d) Kepala sekolah mengelola guru dan staf dengan melakukan pembagian tugas guru, penanaman disiplin guru, dan mengadakan rapat KKG. (e) Kepala sekolah mengelola sarana dan prasarana sekolah dengan melakukan perbaikan dan pergantian sarana dan parasarana sekolah jika terjadi kerusakan. (f) kepala sekolah mengalolah pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran dengan melakukan penyusunan kurikulum bersama guru yang disesuaikan dengan kondisi sekolah, dan kepala sekolah membantu guru dalam menyusun RPP. (g) Kepala sekolah melakukan melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah yang meliputi monitoring pelaksanaan program sekolah yang sedang dilaksanakan, mengevaluasi program sekolah, dan melaksanakan paloporan program sekolah dari hasil monitoring dan juga evaluasi yang telah dilaksanakan

    PENGEMBANGAN METODE EKSPERIMEN MELALUI BAHAN CAIR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SAINS DI TK AISYIYAH RANTING BUTUNG KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    NURASIAH 2016. Pengembangan Metode Eksperimen Melalui Bahan Cair Untuk Meningkatkan Kemampuan Sains Anak di TK Aisyiyah Ranting Butung Kota Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Syamsuardi S.Pd , M.Pd dan Dr.Muh. Yusri Bachtiar M.Pd.Program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Mengembangkan Metode Eksperimen bahan cair dalam meningkatkan kemampuan sains anak di TK Aisyiyah Ranting Butung Kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan sains anak melalui pengembangan metode eksperimen pada anak TK Aisyiyah Ranting Butung Kota Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan suatu fenomena. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas ( Classroom Action Recearch ). Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Kelompok B1 TK Aisyiyah Ranting Butung Kota Makassar yang berjumlah 13 orang. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan dua siklus, yaitu siklus I dengan 3 kali pertemuan dan siklus II juga dilakukan 3 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi untuk mendapatkan data tentang aktivitas guru dan tentang kemampuan sains anak, dokumentasi untuk mendukung jalannya penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I kemampuan sains anak dalam kegiatan konservasi vulume hanya mencapai 61%, anak memahami konsep tenggelam dan terapung hanya mencapai 53%, dan anak memahami konsep larut dan tidak larut hanya mencapai 30%, selanjutnya pada siklus II , Indikator kemampuan sains anak semakin meningkat kemampuan sains anak dalam kegiatan konservasi volume , mencapai 75%, anak memahami konsep tenggelam dan terapung mencapai 75% dan anak yang memahami konsep larut dan tidak larut juga mencapai 75% Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kemampuan sains anak meningkat setelah dilakukan pengembanagn metode eksperimen melalui bahan cair pada anak TK Aisyiyah Ranting Butung Kota Makassar
    corecore