1,720,966 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Ekstraksi dan Aplikasi Gelatin Tulang Ikan Tuna pada Permen Jelly

    Get PDF
    Sumber bahan utama gelatin berasal dari babi secara hukum tidak diperbolehkan dikonsumsi karena status kehalalannya bagi penduduk muslim. Sehingga diperlukan alternatif bahan baku selain babi salah satunya berasal dari tulang ikan. Saat ini masih menjadi tantangan proses ekstraksi gelatin dengan menghasilkan rendemen yang tinggi dan aplikasi dari gelatin tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama perendaman ekstraksi terhadap rendemen dan karakteristik gelatin serta mengaplikasikan gelatin pada produk permen jelly. Ektraski gelatin dilakukan dengan metode asam HCL 4% dengan variasi perendaman 12 jam, 24 jam, dan 48 jam. Karakteristik yang meliputi kadar randemen, uji proksimat kadar protein, kadar air, kadar abu, dan derajat keasaman (pH). Aplikasi gelatin dilakukan pada permen jelly dengan melakukan uji hedonik. Analisis data yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan nilai signifikan sebesar 0.05 (α=5%). Data panelis uji hedonik dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan software Microsoft Excel. Hasil penelitian gelatin dengan ekstraksi 48 jam lebih direkomendasikan karena mampu menghasilkan rendemen terbanyak sebesar 22%, dengan tingkat keasaman (pH) 3.83, kadar air 0.081%, dan protein 85.5%. Uji hedonik menunjukkan penggunaan gelatin ikan tuna ekstraksi 48 jam pada pembuatan permen jelly pada komponen rasa dan tektur lebih disukai karena gelatin ikan memiliki aroma dan tektur yang khas dibandingkan gelatin komersial. The main raw materials for gelatin come from pork and beef. Pork is legally prohibited for consumption due to its halal status for Muslim residents. So we need alternative raw materials other than pork, one of which comes from fish bones. Currently, it is still a challenge in the gelatin extraction process to obtain high yields and applications of the gelatin. This study aims to determine the effect of extraction soaking time on the yield and characteristics of gelatin and to apply gelatin to jelly candy products. Gelatin extraction was carried out by the 4% HCL acid method with variations of soaking for 12 hours, 24 hours, and 48 hours. Characteristics which include yield content, proximal test for protein content, moisture content, ash content, and a physical test in the form of acidity (pH). Gelatin application was carried out on jelly candy by carrying out a hedonic test. The data analysis used was a completely randomized design with a significant value of 0.05 (α=5%). The collected hedonic test panelist data were analyzed descriptively using Microsoft Excel software. The results of research on gelatin with 48 hours of extraction are recommended because it is able to produce the highest yield of 22%, with an acidity level (pH) of 3.83, water content of 0.081%, and protein of 85.5%. The hedonic test showed that the use of tuna fish gelatin extracted 48 hours in the manufacture of jelly candy on the flavor and texture components was preferred because fish gelatin had a distinctive aroma and texture compared to commercial gelatin

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KIMCHI

    Get PDF
    Kimchi merupakan jenis makanan khas korea hasil fermentasi sayuran dengan tambahan bumbu pedas. Proses fermentasi kimchi dipengaruhi oleh faktor konsentrasi garam serta waktu fermentasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan garam dan lama fermentasi terhadap mutu kimchi sawi putih. Penelitian ini menggunakan model rancangan acak lengkap 2 faktor, yaitu penggunaan konsentrasi larutan garam (2% dan 4%) dan lama fermentasi. Parameter yang dianalisa adalah kadar air, total padatan terlarut, pH, total bakteri asam laktat, kadar vitamin C, kadar serat, uji organoleptik terhadap aroma, dan penerimaan konsumen. Hasil analisis ANOVA pada Rancang Acak Lengkap (RAL) perbedaan konsentrasi larutan garam dan lama fermentasi. Perbedaan konsentrasi garam dan lama fermentasi tidak berpengaruh pada kadar air, total padatan terlarut, pH dan berbedanyata pada kadar vitamin C pada kimchi. Kombinasi perlakuan K2H2 (Konsentrasi garam 4%, lama fermentasi 6 hari) memiliki karakteristik mutu organoleptik aroma dan penerimaan konsumen yang paling baik terhadap kimchi sawi putih, karena memiliki rasa masam khas kimchi yang pas

    Studi Analisis Buku Arabiyah Basitah 1 Ditinjau dari Segi Materi Karya Alis Assikin, MA

    Get PDF
    Skripsi ini membahas mengenai buku Arabiyah Basitah 1 ditinjau dari segi materi karya Alis Asikin, MA. Kajian tersebut dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan berikut: 1) Apa materi yang terkandung dalam buku Arabiyah Basitah 1. 2) Apakah buku Arabiyah Basitah 1 relevan dengan kurikulum bahasa arab IAIN Walisongo Semarang. Permasalahan tersebut dibahas melalui studi pustaka dengan menggunakan metode kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Setelah data yang dibutuhkan terkumpul penulis menggunakan metode Analisis Isi untuk menganalisisnya. Kajian ini menunjukkan bahwa: 1) Materi yang terdapat dalam buku Arabiyah Basitah 1 adalah: Bacaan (qira’ah), Kosa-kata (Mufradat), Sintaksis (Qawaid), Latihan (tadribat). 2) Buku Arabiyah Basitah 1 relevan dengan silabus bahasa arab 1 secara umum dan tidak relevan dengan sub item materi yang ada secara khusus

    ANALISIS HALAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PRODUK FROZEN FOOD SOSIS (STUDI KASUS DI PAWONE BU WUNI PONOROGO)

    Get PDF
    The average growth of the food and beverage market in 2013-2017 is predicted to be above 10%, while frozen food products they are predicted to grow to 16.6%. The purpose of this study was to analyze the activities of each stakeholder related to Pawone Bu Wuni using the SCOR method and the halal supply chain of sausage products in Pawone Bu Wuni. The sausage,raw material used is a raw material that is classified as a material that has a fairly high risk because it uses chicken meat as its basic ingredient and has a fairly high selling value. The raw material for chicken meat used is obtained from the RPA (chicken slaughterhouse) which needs to be reviewed regarding the implementation of a halal assurance system for chicken slaughterhouses that uses 11 halal manual criteria that have been set by MUI. The SCOR method is used to analyze every stakeholder activity that is directly related to Mrs. Wuni, so that the flow pattern of the halal supply chain can be described through the SCOR method and the Halal Assurance System (SJH). Flow Pattern of Halal Supply Chain Sausage Products supplier, manufacturer, retailer, RPA Siantrah stakeholder activities: plan, source, make, deliver, Pawone Bu Wuni plan, source, make, deliver, return, IKM Mart: plan, source, deliver, return. Halal supply chain analysis of RPA Siantrah Ponorogo's assessment with a "B" value, Pawone buy wines assessment with a "B" value

    POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA INDUSTRI ROTI DI PONOROGO

    Get PDF
    Penerapan produksi bersih untuk menganalisis proses produksi pembuatan roti sehingga mampu mengurangi dan memanfaatkan limbah yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan pada koppontren roti Latansa Pondok Modern Darussalam Gontor 1. Penelitian dimulai kondisi umum industri, identifikasi proses produksi, identifikasi masalah pada koppontren roti Latansa Gontor 1, identifikasi alternatif produksi bersih, dan analisis kelayakan alternatif produksi bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses produksi, mengetahui berbagai limbah yang dihasilkan beserta alternatif penanganannya. Alternatif produksi bersih berupa rekomendasi beserta analisis kelayakan kepada pihak manajemen. Hasil penelitian menemukan belum adanya SOP pekerja, hygiene dan sanitasi, tempat penyimpanan bahan baku yang kurang rapi, tumpahan tepung terigu dan bahan lainnya, roti yang tidak terjual, dan cangkang telur langsung dibuang. Rekomendasi produksi bersih yang diberikan berupa penerapan SOP pekerja, hygiene dan sanitasi, penataan ulang tempat penyimpanan bahan baku, Good Manufacturing Processing, pemanfaatan sisa roti tak terjual sebagai pakan ternak, dan pemanfaatan cangkang telur sebagai pupuk organik. Pembuatan roti dalam sehari sebanyak 8 batch

    POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH DI PENGOLAHAN SUSU PASTERURISASI SISTEM KEJUT LISTRIK

    Get PDF
    E-milk merupakan salah satu produk yang di produksi oleh TIP CORP yaitu suatu kelompok studi yang bergerak pada bidang kewirausahaan, Penerapan produksi bersih dalam industri memberikan pengaruh positif bagi perusahaan yang menerapkannya, baik secara finansial maupun non-finansial. Banyaknya ceceran susu pada proses pengemasan membuat hasil kurang maksimal sehingga perlu diterpakan potensi produksi bersih dengan perhitungan analisa keayakan produksi bersih, dari perhitungan pay back period dari pembelian mesin liquid filling ialah 3,8 bulan. Potensi penerapan produksi bersih perlu dilakukan karena dapat membantu pencegahan dan menurunkan dampak lingkungan melaui siklus hidup produk

    POTENSI DAN KARAKTERISASI ENZIM SELULASE MIKROBA ASAL LIMBAH INDUSTRI MINYAK KAYU PUTIH

    Get PDF
    Selulase adalah enzim kompleks yang memotong secara bertahap rantai selulosa menjadi glukosa. Enzim selulase banyak dihasilkan dari berbagai jenis mikroba baik bakteri atau kapang indigenous dari biomassa limbah pertanian, salah satunya berasal dari biomassa limbah minyak kayu putih. Salah satu pemanfaatan enzim selulase adalah diguanakan pada proses biokonversi biomassa lignoselulosa pertanian menjadi bioetanol. Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi mikroba selulolitik dari biomassa limbah industri minyak kayu putih.Hal ini merupakan dasar pada pemanfaatan selulase tersebut dapat dimanfaatkan untuk degradasi biomassa limbah minyak kayu putih menjadi bietanol. Berdasarkan hasil analisa komponen selulosa limbah minyak kayu putih didapatkan kandungan selulosa sebesar 32,37%. Hasil isolasi mikroba asal biomassa minyak kayu putih didapatkan sembilan isolat potenisn selulolitik dengan nilai indek selulolitik terbesar pada isolat C9. Isolat C9 memiliki waktu optimum produksi enzim pada jam ke-16 masa pertumbuhan dari mikroba tersebut. Hasil hidrolisis enzimatik selama satu jam, biomassa minyak kayu putih dengan menggunakan enzim selulase menghasilkan derajat polimerasi sebesar 2,6. Kata kunci : limbah minyak kayu putih, biomasa, bioetano
    corecore