1,721,030 research outputs found

    Perjanjian Nomor: No.111-2020 an. Luthfi Nur Azis (Sewa Menyewa)

    No full text
    8 HalamanPada hari ini, Medan 10 juni 2020 Jam 12.30 Berhadapan dengan saya, Muhammad Rizki Siregar Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di Sumatra Utara Kota Medan dengan wilayah medan timur Jabatan Seluruh Sumatera Utara, berkedudukan di kotamedan , berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,tertanggal dua puluh delapan Desember dua ribu tujuh (28-12-2007), Nomor:C-521-HT.03.01-Th.2007, dengan hadirnya saksi-saksi yang saya, Notaris, kenal dan akan disebut pada akhir akte ini.PIHAK PERTAMA (YANG MENYEWAKAN). NAMA:Luthfi Nur Azis TEMPAT /TGL LAHIR :HILISIMAETANO.10-10-1998 ALAMAT:Medan Nik:121403210990001. PIHAK KEDUA (PENYEWA). Para penghadap telah saya, Notaris, kenal. PIHAK PERTAMA menerangkan dengan ini menyewakan kepada PIHAK KEDUA yang dengan ini mengaku menyewa dari PIHAK PERTAMA, yaitu:Luthfi Nur Azis

    Akta Sewa Menyewa Nomor: No.111-2020 (an. Luthfi Nur Azis)

    No full text
    8 HalamanPada hari ini, Medan 10 juni 2020 Jam 12.30 Berhadapan dengan saya, Muhammad Rizki Siregar Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di Sumatra Utara Kota Medan dengan wilayah medan timur Jabatan Seluruh Sumatera Utara, berkedudukan di kotamedan , berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,tertanggal dua puluh delapan Desember dua ribu tujuh (28-12-2007), Nomor:C-521-HT.03.01-Th.2007, dengan hadirnya saksi-saksi yang saya, Notaris, kenal dan akan disebut pada akhir akte ini. PIHAK PERTAMA (YANG MENYEWAKAN). NAMA:Luthfi Nur Azis TEMPAT /TGL LAHIR :HILISIMAETANO.10-10-1998 ALAMAT:Medan. PIHAK KEDUA (PENYEWA). Para penghadap telah saya, Notaris, kenal. PIHAK PERTAMA menerangkan dengan ini menyewakan kepada PIHAK KEDUA yang dengan ini mengaku menyewa dari PIHAK PERTAMA, yaitu:Luthfi Nur Azis

    HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA

    Get PDF
    ABSTRAK HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA Oleh : Nur Azis Fairu Rozi Masa remaja adalah masa dimana ia mulai mengikuti apa yang dilakukan oleh orang lain. Oleh karena itu, pada umumnya remaja yang merokok adalah hasil dari perilaku conform ( mengikuti) perilaku yang ada di sekitarnya terutama lingkungan teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan konformitas teman sebaya (X) dengan perilaku merokok (Y) pada remaja. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu Terdapat hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja. Populasi pada penelitian ini adalah Peserta didik di SMAN 12 Bandar Lampung kelas X,XI dan XII. Tekhnik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu, mengambil penelitian berdasarkan kriteria yang diajukan peneliti, dalam hal ini terdapat 140 peserta didik yang menjadi sample penelitian. Skala konformitas teman sebaya dalam penelitian memiliki validitas skala sebesar 0,855 dengan korelasi aitem total antara 0,378- 0,782 dengan P > 0,3. Sementara untuk skala perilaku merokok memiliki validitas sebesar 0,830 dengan korelasi aitem total antara 0,370-0,785 dan P>0,3. Untuk uji hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment dari Pearson. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja, yaitu sebesar -0,503 dengan signifikan 0,000 dimana P<0,01. Dengan hasil tersebut maka hipotesis peneliti diterima. Hal ini berarti semakin tinggi konformitas teman sebaya yang dimiliki individu maka, semakin tinggi juga perilaku merokok pada remaja tersebut. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah konformitas teman sebaya maka semakin rendah juga perilaku merokok pada remaja tersebut. Keyword : Konformitas Teman Sebaya, Remaja, Perilaku Meroko

    HARI RAYA KUPATAN: PERSPEKTIF FILOSOFIS DAN SOSIO-KULTURAL MASYARAKAT TRENGGALEK

    Get PDF
    ABSTRAK Hamzah Nur azis. 1732143004. “Hari Raya Kupatan: Perspektif Filosofis dan Sosio Kultural Masyarakat Trenggalek”. Skripsi. Progam Studi Aqidah dan Filsafat Islam IAIN Tulungagung. Pembimbing: (I). Dr. Dr. Ngainun Na’im S. Ag M. Hi. (II). Dr. Akhmad Rizqon Khamami. Lc,. M. A. Diajukan sebagai Persyaratan Tugas Akhir Studi. Kata kunci: Tradisi Kupatan, Sejarah, Filosofis, Sosio-kultural. Penelitian ini di lakukan di desa Durenan kabupaten Trenggalek. Penelitian ini di lakukan karena di desa Durenan terdapat tradisi yang khas, yaitu Hari Raya Kupatan yang di lakukan setiap tujuh hari setelah hari tasyriq. Hari Raya Kupatan di lakukan tidak hanya dari satu golongan umat Islam saja, misalnya dari golongan Nahdlatul Ulama’ (NU) saja. Tetapi juga di lakukan oleh kalangan Muhammadiyah dan golongan yang lainnya, meskipun dalam ritual atau budaya yang berbeda. Penelitian Hari Raya Kupatan Perspektif Filosofis dan Sosio-Kultural di Masyarakat Trenggalek, terkhusus di desa Durenan dalam pendekatannya tidak lepas dari sejarah atau asal mula tradisi Kupatan (Hari Raya Kupatan), makna atau filosofis dari pada kupat (ketupat), dan implementasi Hari Raya Kupatan terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan ednografi, yaitu mengumpulkan data berupa latar alamiah atau natural dengan menjadikan manusia sebagai objek penelitian. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan dan mengarahkan penelitian sebagai usaha menemukan teori yang bersifat deskriptif. Sedangkan ednografi adalah pendekatan secara mendalam dan radikal. Jadi peneliti harus menjadi salah satu bagian dari objek yang di telitinya

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore