5,658 research outputs found
“Etika Subsistensi Orang-Orang Pinggiran (Studi Kasus Pada Pedagang Sayur Keliling di Kabupaten Tulungagung)”
Nur Aini Latifah, 2013, “Etika Subsistensi Orang-Orang Pinggiran (Studi Kasus Pada Pedagang Sayur Keliling di Kabupaten Tulungagung)”, Penelitian DIPA STAIN Tulungagung.
Penelitian ini membahas tentang kegiatan ekonomi sektor informal, khususnya tentang kelompok orang pinggiran dalam hal ini pedagang sayur keliling. Karena skala kerja yang kecil, usaha sektor informal ini bersifat padat karya dengan segala keterbatasan modal, pendidikan, ketrampilan dan peralatan. Pertumbuhan proporsi usaha-usaha sektor informal ini menandakan peminggiran golongan miskin dalam ekonomi perkotaan yang oleh sebagian penulis sering disebut sebagai “involusi kegiatan ekonomi informal”. Mereka bekerja dengan curah waktu melebihi jam kerja normal (overworks), dalam rangka jaminan keberlangsungan hidup (subsisten), selain karena ketiadaan kesempatan dan peluang pada pekerjaan sektor formal, mereka juga harus menopang ekonomi keluarga sehingga terjadi beban kerja ganda (double burden) .
Yang menjadi fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah : (1). Strategi apa yang digunakan orang-orang pinggiran (pedagang sayur keliling ) di Kabupaten Tulungagung menjalankan etika subsistensi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan mempertahankan kehidupannya. Dan (2) Resiko-resiko apa yang diterima orang-orang pinggiran (pedagang sayur keliling) di Kabupaten Tulungagung dalam menjalankan etika subsistensi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan mempertahankan kehidupannya.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode induktif, dengan perspektif fenomenologi. Jenis penelitiannya adalah deskriptif eksploratif, dan lokasi penelitian di Kabupaten Tulungagung. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang terbatas pada 5 orang informan, sedang sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah buku-buku, skripsi, thesis, jurnal penelitian, laporan penelitian dan data BPS Kabupaten Tulungagung yang berkaitan dengan perempuan pedagang sayur atau sektor informal secara umum. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi terlibat (participant observation) dan trianggulasi. Teknik analisa data secara deskriptif kualitatif .
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Strategi mereka bertahan pada pekerjaan sebagai pedagang sayur adalah : Dengan membuat pelanggan membeli kembali, Harga yang bersaing, Akrab dengan pembeli, Tepat waktu, Menentukan rute berjualan, Jaga kebersihan barang dagangan, Buat kode panggil tersendiri. Sedang resiko-resiko usaha yang sering mereka temui dalam menjalankan profesinya adalah : Resiko permodalan, Resiko jerat rentenir dan lilitan hutang, Resiko keamanan
RELIGIUSITAS MASYARAKAT BANTARAN KALI NGROWO WILAYAH KELURAHAN KUTOANYAR KABUPATEN TULUNGAGUNG
Nur Aini Latifah, 2014, “Religiusitas Masyarakat Bantaran Kali Ngrowo Wilayah Kelurahan Kutoanyar Kabupaten Tulungagung”, Penelitian DIPA IAIN Tulungagung.
Penelitian ini membahas tentang kegiatan religiusitas masyarakat kelompok marginal, khususnya tentang kelompok orang pinggiran dalam hal ini warga barak penampungan di Bantaran Kali Ngrowo di Kelurahan Kutoanyar Kabupaten Tulungagung. Religiusitas yang dimaksud adalah tingkat pengetahuan, keyakinan, pelaksanaan dan penghayatan seseorang atas ajaran Agama yang diyakininya, atau suatu sikap penyerahan diri kepada suatu kekuatan yang ada diluar dirinya yang diwujudkan dalam aktivitas dan perilaku individu sehari – sehari meliputi lima aspek – aspek atau dimensi yaitu Keyakinan Agama (Ideologis), Peribadatan atau praktik agama (Ritualistik), Pengetahuan agama (Education), Penghayatan (Eksperiensial), Pengamalan agama (Konsekuensial).
Yang menjadi fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah : (1). Bagaimana pemahaman Agama Islam pada warga barak penampungan di Bantaran Kali Ngrowo wilayah Kelurahan Kutoanyar? (2) Bagaimana pengamalan ajaran – ajaran Agama Islam pada warga barak penampungan di Bantaran Kali Ngrowo wilayah Kelurahan Kutoanyar? (3) Bagaimana Fungsionalisasi masjid dan apa faktor yang mempengaruhi masjid Al – Azhaar di sekitar barak penampungan di Bantaran Kali Ngrowo kurang berfungsi?
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode induktif, dengan perspektif fenomenologi. Jenis penelitiannya adalah deskriptif eksploratif, dan lokasi penelitian di Bantaran Kali Ngrowo Kelurahan Kutoanyar Kabupaten Tulungagung. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang terbatas pada 5 orang informan, sedang sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah buku-buku, skripsi, thesis, jurnal penelitian, laporan penelitian dan data BPS Kabupaten Tulungagung yang berkaitan dengan keberadaan masyarakat marginal di Bantaran Kali Ngrowo wilayah Kelurahan Kutoanyar secara umum. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi terlibat (participant observation) dan trianggulasi. Teknik analisa data secara deskriptif kualitatif .
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa disimpulkan bahwa kondisi ekonomi dan profesi memiliki peran dalam menentukan tingkat dan posisi religiusitas pada masyarakat, kondisi ekonomi yang kuat dan profesi yang terhormat cenderung mampu meningkatkan tingkat religiusitas, sebaliknya kondisi ekonomi yang lemah dan profesi yang kurang menguntungkan cenderung menurunkan tingkat religiusitas. Selanjutnya tingkat religiusitas masyarakat merupakan salah satu faktor penyebab fungsionalisasi masjid Al – azhaar untuk warga barak penampungan di Bantaran Kali Ngrowo kurang maksimal, disamping ada beberapa faktor lain meliputi faktor kepemimpinan, motivasi masyarakat, keterbatasan waktu, dan kemiskinan. Dari beberapa faktor tersebut yang paling dominan yaitu faktor kepemimpinan, karena terlihat bahwa segala bentuk kegiatan keagamaan pada masyarakat tergantung pengurus masjid setempat dalam mengintruksi dan mengkoordinir masyarakat. Selanjutnya faktor kemiskinan yang telah diuraikan diatas
Ttebokkihcingu / Nik Nur Aini Nik Leh
The purpose of this portfolio is to explain how to build an internet business using a Facebook Page. I've been running an online business for a while now. My project name is Topokkichin.This page sells instant topokki (tteokbokki), a rice cake with sauce that is quite popular in Korea. My is based in the area of my home, specifically in Kemaman, Terengganu.As a result, customers can place orders or pick them up at my home. They can also send me an email or call me if they have any queries or want to make a purchase.
The item that I selling are in instant food category. This is because people can enjoy their meal in 10minutes only. This food product also come with delicate gochujang sauce. This sauce is mostly taste like sweet and sour. According to my research tteok-bokki was known by various names including tteokjjim (steamed rice cakes), tteok-japchae (stir-fried rice cakes), and tteokjeongol (rice cakes hot pot).
Customers in the Kemaman area are served by Chingu topokki. It was also directed at people who had a strong desire for Korean cuisine. This item can also be given as a gift to a beloved. Customers place orders quickly because of the low prices and the sauce that we provide. The packaging also encourages consumers to purchase this item. This topokki can be used to make a number of dishes, including pizza topping and topokki macaroni and cheese. Nik Nur Aini plus others agent and dropship who cover in Kemaman area. Our responsibility of selling and advertising the goods to customers. We developed this company on Facebook, and we utilise it to advertise softsell, hardsell, and my teaser business
PERBEDAAN INTELLIGENCE QUOTIENT (IQ) SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR USIA 11 – 12 TAHUN DI DAERAH ENDEMIS RINGAN DAN ENDEMIS BERAT GOITER DI KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBER
a. siswa-siswi di daerah endemis ringan goiter, yaitu di SDN Arjasa I, II, dan
III memiliki rata-rata nilai IQ sebesar 85,58 dengan standar deviasi 17,635.
b. siswa-siwi di daerah endemis berat goiter, yaitu di SDN Darsono I, II, dan
III memiliki rata-rata nilai IQ sebesar 60,22 dengan standar deviasi 21,232.
c. berdasarkan hasil uji statistik
Independent T-Test didapatkan nilai p = 0,000,
yang artinya p <
α (alpha) dimana nilai α = 0,05. Hal ini menunjukkan
bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai IQ pada siswa-
siswi Sekolah Dasar usia 11 – 12 tahun di daerah endemis ringan dan
endemis berat goiter di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Perbedaan
rata-rata nilai IQ pada siswa-siswi di daerah endemis ringan dan endemis
berat goiter tersebut adalah sebesar 25,36 poin
Industrial training report: Pejabat Daerah dan Tanah Rembau / Nur Quratul Aini Abd Rahim
Nur Quratul Aini Binti ABD Rahim's industrial training report is an industrial training journey report for a period of 8 weeks which is equivalent to 2 months before continuing the last semester of the diploma course. This training starts on 21 July until 13 September 2024 at the Pejabat Daerah dan Tanah Rembau, Negeri Sembilan. The purpose of this program is to complete the course to complete the Diploma and graduate from the university. This industry training refers to the work experience related to the course taken which is the Diploma in Information Management which is under the College of Computing, Informatics and Mathematics faculty before graduation. In the first chapter of this report, there is an explanation of industrial training and an explanation of the objective of industrial training. This section outlines the objective details of the industrial training report and the industrial report and the importance of industrial training to students In chapter 2 of the report is an overview of the company and department. Also, will explain about the department placed to students. The next chapter, which is chapter 3, explains a summary of the tasks carried out by students during their industrial training and tells a little about some of the weekly activities carried out for 8 weeks according to the scope of work of their respective departments. In the next chapter, which is chapter 4, I will detail more about the results and achievements I got while undergoing industrial training. I was also able to achieve my goals, that is, to be able to face challenges and to be able to improve skills related to the course taken. This training provides a good experience that is being able to do something different that cannot be done while being in the class. An interesting experience is meeting various people who have broadened my perspective on the world and how to develop ideas and broad thinking. Finally, get a chance to learn more about how the Pejabat Daerah dan Tanah works
SELF REGULATED LEARNING PADA SISWA IMIGRAN DI SEKOLAH INDONESIA BANGKOK
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self regulated learning siswa imigran di Sekolah Indonesia Bangkok (SIB). Berdasarkan observasi yang dilakukan di SIB menemukan bahwa terdapat perbedaan antara sikap serta tingkah laku siswa Indonesia yang bersekolah di Indonesia dan siswa siswa Indonesia yang bersekolah di luar negeri. Perbedaan lingkungan tentunya juga berdampak pada perbedaan sistem pendidikannya. Sistem Pendidikan yang diterapkan secara tidak langsung akan berdampak pada sikap serta kebiasaan siswa. Sikap serta kebiasaan belajar cenderung berkaitan dengan self regulated learning. Self regulated learning merupakan kemampuan mengatur sikap dan tingkah laku yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pada dirinya sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa SRL siswa imigran di SIB cenderung baik dan hal tersebut dipengaruhi oleh metakognisi, motivasi dan perilaku.Kata Kunci : Self regulated learning, siswa imigran, sekolah dasa
Nur Aini Tarigan's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Nur Aini Tarigan's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Nur Aini Tarigan's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
- …
