124 research outputs found

    STRATEGI FUNDRAISING LAZISMU KOTA PEKANBARU DALAM MENINGKATKAN JUMLAH MUZAKKI DI KOTA PEKANBARU

    No full text
    ABSTRAK Nama : M Ibrahim Novriadi Jurusan : Jurusan Manajemen Dakwah Judul : Strategi Fundraising Lazismu Kota Pekanbaru Dalam Meningkatkan Jumlah Muzakki Di Kota Pekanbaru Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan mendorong pemberdayaan ekonomi umat fokus penelitian pada strategi yang diterapkan fundraising Lazismu Pekanbaru untuk meningkatkan jumlah Muzakki.Tiga aspek utama yang diteliti meliputi strategi fundraising, implementasi dari strategi tersebut serta evaluasi keberhasilannya dalam menarik Muzakki. Dengan latar belakang bahwa potensi zakat di Indonesia masih jauh dari maksimal, penelitian ini mencoba mengungkap kendala yang dihadapi serta solusi yang diterapkan oleh lazismu kota Pekanbaru untuk membangun kepercayaan terhadap lembaga zakat. jenis penelitian ini adalah kualitatif yang informannya berjumlah 7 orang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Lazismu Pekanbaru sudah membuat strategi yang memiliki daya tarik dalam meningkatkan jumlah Muzakki Dengan memahami karakter mereka dan memeliharanya dengan baik Kata Kunci: Strategi, Fundraising, Lazismu Pekanbaru

    STUDENTS’ ABILITY IN USING AUXILIARY VERB BY SECOND YEAR STUDENTS AT SMP IT AR-ROYYAN PEKANBARU

    No full text
    Novriadi (2009): students’ ability in using auxiliary verb of second year student at SMP IT Arroyyan Pekanbaru English has an important role in the major aspects of life in this globalization era. It is used widely in various international communications, especially science, trade, politics, and education. As a result, almost all people in this world use English in their daily communication and most information is announced and written in English. This research is a descriptive study, the writer tries to find out the students’ ability in using auxiliary verb. It can be seen from the symptoms that showed the students misunderstanding in using auxiliary verb in the past tense and present perfect tense at second year student of SMP IT Arroyyan Pekanbaru and to find out the factors that influence the student ability in using auxiliary verb. In this research, the sample is gathered by using total sampling of the population. To collect the data required, the writer used test and questionnaire. The formula as follows: f %100×=Ρ N Finally, based on the research result of this study, the research finding indicates that the mean score of the students’ ability in using auxiliary verb at the second year students of SMP IT Arroyyan Pekanbaru was 67.29. It was classified into good category. The percentage of questionnaires of the students’ ability in using auxiliary was 60.61%, and it is classified into fair. The dominant factors that influence the students’ ability in using auxiliary verb at junior high school (SMP IT) Arroyyan Pekanbaru is motivation and interest, such as students like English subject and they always pay attention when they are learning and the factor of external motivation from parents, such as supporting them to study English and the teacher gives clear explanation in learning teaching process and the other factors influencing the students ability in using auxiliary verb at the second year students of junior high school (SMP IT) Arroyyan Pekanbaru

    Hubungan Keaktifan Berdiskusi dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkinang Kota

    No full text
    ABSTRAK Rizky Novriadi, (2019): Hubungan Keaktifan Berdiskusi dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkinang Kota Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keaktifan berdiskusi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkinang Kota. Adapun yang melatar belakangi penelitian ini adalah masih adanya siswa yang belum tuntas mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM), adanya siswa yang tidak menyelesaikan tugas yang diberikan gurunya, dan sebagian siswa yang bermain saat diskusi berlangsung. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif Ekspofakto. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IIS yang berjumlah 132 siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkinang Kota. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah hubungan antara keaktifan berdiskusi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkinang Kota. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi sebesar (0,340) sedangkan nilai r dengan df = 97 pada α 5% (2-tailed) sebesar 0,202 dan 1% sebesar (0,263). Dengan demikian diketahui r hitung (0,340) > r tabel 1% (0,263) > r tabel vii tabel 5% (0,202). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara Keaktifan Berdiskusi dan Hasil belajar Siswa Mata Pelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bangkinang Kota. Kata kunci : Keaktifan Berdiskusi, Hasil Belaja

    Halusinasi Terhadap Hantu Dalam Karya Lukis Surealisme

    No full text
    Based on the scientific consensus, ghosts are not a scientifically valid concept. Their existence cannot be explained. Even though it has been investigated for centuries, there is not a single piece of scientific evidence that shows that a place can be inhabited by the spirits of the dead. In Islam there is no such thing as a ghost, Islam calls them jinn, devils and demons. Of the many types of ghosts, the one most feared by people is the ghost of the dead. Some ordinary people think that ghosts are the spirits of dead people who wander around, especially curious dead people whose spirits are trapped in the natural world. The fact that ghosts are the incarnations of dead people cannot be justified. Islam does not reject the existence of spirits, in fact supernatural matters such as the existence of spirits must be believed because the Pillars of Faith themselves consist of supernatural things that must be believed in

    Analisis Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran Tunjangan Profesi Guru pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme penyusunan dan pelaksanaan anggaran belanja Tunjangan Profesi Guru, dan faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi penyusunan dan pelaksanaan anggaran belanja Tunjangan Profesi Guru pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi. Data sekunder didapat dari telaah dokumen berupa dokumen dari RKAKL-DIPA Tahun 2016, dokumen realisasi anggaran belanja Tunjangan Profesi Guru Tahun 2016, data tentang kepegawaian, Aturan-aturan terkait Tunjangan Profesi Guru; Peraturan Pemerintah; Permendikbud/Permendiknas, PMK, PMA, dll. Narasumber dalam penelitian ini terdiri dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Perencana, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam dan 1 orang Pengolah Tunjangan Profesi Guru dari masing-masing seksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyusunan anggaran belanja Tunjangan Profesi Guru pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya sudah berpedoman pada aturan – aturan terkait seperti yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan, namun anggaran belanja Tunjangan Profesi Guru belum sesuai dengan kebutuhan riil untuk satu tahun anggaran dengan terlihat adanya Tunjangan Profesi Guru yang tidak terbayarkan. Sedangkan pelaksanaan anggaran Tunjangan Profesi Guru belum menunjukkan hasil yang optimal dengan ditemukan potensi kerugian negara dalam proses pembayaran Tunjangan Profesi Guru.. Hal ini disebabkan berbagai faktor yaitu kualitas SDM, belum maksimalnya koordinasi dan kurang validnya data pendukung. Agar penyusunan dan pelaksanaan anggaran belanja Tunjangan Profesi Guru akurat maka perlu SDM yang memiliki kompetensi di bidang penyusunan anggaran. Sistem evaluasi anggaran Tunjangan Profesi Guru yang diterapkan perlu dievaluasi, sehingga anggaran Tunjangan Profesi Guru bisa tepat sasaran. Kata Kunci : Penyusunan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Faktor-faktor yang mempengaruhi penyusunan dan pelaksanaan anggaran

    Studi Komparasi dan Dampak Hasil Keputusan Gugatan Perdata Pencemaran Lingkungan Budidaya Ikan Laut di Pulau Bintan

    No full text
    Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mendukung produksi budidaya ikan laut adalah pengendalian hama, penyakit ikan, dan kesehatan lingkungan. Saat ini, penurunan kualitas lingkungan budidaya ikan laut kerap terjadi disebabkan oleh: kegiatan budidaya itu sendiri, berbagai kegiatan industri, pertambangan serta aktivitas rumah tangga. Pada kajian ini, objek penelitian difokuskan kepada hasil keputusan Mahkamah Agung terhadap dua gugatan class action masyarakat akibat penambangan Bauksit yang tidak bertanggung jawab di Pulau Bintan. Makalah ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung keberhasilan gugatan perdata class action akibat aktifitas pertambangan. Analisis data dilakukan secara induktif, yang diperoleh dari pengamatan langsung dan pencermatan dokumen dengan membandingkan hasil keputusan dua gugatan class action yang dilakukan oleh masyarakat pembudidaya ikan di Pulau Bintan. Hasil kajian menunjukkan faktor analisa parameter air laut pada laboratorium yang sudah terakreditasi dan kelengkapan administrasi usaha budidaya memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap keberhasilan gugatan perdata class action. Hasil kajian juga menunjukkan dampak penurunan produksi dan peningkatan angka pengangguran akibat menurunnya aktivitas produksi di dua lokasi yang terkena dampak pencemaran limbah. Namun, kondisi ini memberikan pengalaman positif di kalangan pembudidaya tentang tahapan audit lingkungan yang harus dilakukan berdasarkan standard dan acuan mutu yang memiliki kekuatan hukum di pengadilan

    Circular causality model: the relationship between GCG, CSR, intellectual capital, financial risk, and Islamic financial performance

    No full text
    Purpose – This study aims to investigate the effects of good corporate governance (GCG), corporate social responsibility (CSR), intellectual capital (IC), financial risk, and sharia financial performance using the circular causality model in Indonesian Islamic banking. Method – The research population consisted of Islamic commercial bank (ICB) published by Bank Indonesia from 2015 to 2020. Purposive sampling was applied to select 48 annual reports from various Islamic banks. These reports were analyzed through the circular causality framework by examining causal relationships between variables using simultaneous equations and the dynamic two-stage least squares (2SLS) method with EViews 9 software. Findings – The results indicate that GCG negatively impacts Islamic financial performance. Similarly, CSR negatively affects financial performance, whereas IC shows no significant effect. No bidirectional influence was found between GCG and IC. Likewise, GCG and CSR do not influence each other. Neither GCG nor financial risk showed mutual effects. CSR and IC were not significantly related, but CSR and financial risk negatively affected each other. There was no influence between IC and financial risk. Implications – This study offers theoretical contributions by applying the circular causation approach (TSR), providing updated methodologies and managerial insights, and supporting FSA in developing performance indices for Islamic finance based on performance size ratios

    PENERAPAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH SISTEMATIS (SYSTEMATIC APPROACH TO PROBLEM SOLVING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 3 KAMPAR KABUPATEN KAMPAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan strategi pemecahan masalah sistematis dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kampar khususnya pada pokok bahasan Limit Fungsi. Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah “Bagaimanakah penerapan strategi pemecahan masalah sistematis dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 3 Kampar Kabupaten Kampar pada pokok bahasan Limit Fungsi?” Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan cara berkolaborasi antara guru mata pelajaran matematika dengan peneliti. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 3 Kampar yang berjumlah 30 orang dan objeknya adalah hasil belajar matematika dan penerapan strategi pemecahan masalah sistematis. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah tindakan dengan menggunakan tes prestasi di akhir pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, ketuntasan hasil belajar matematika siswa pada siklus I, II dan III adalah (40,00%), (67,16%) dan (86,67%). Hasil peningkatan yang signifikan terjadi pada siklus III, sehingga disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan Limit Fungsi melalui penerapan Strategi Pemecahan Masalah Sistematis Pada siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 3 Kampar

    Evaluasi komunitas terumbu karang di perairan cagar alam laut krakatau [Skripsi]

    No full text
    Bibl. : 62-63Ada CD.63 hlm. :il. ;28 cm. -- Lamp. ( 8 lembar

    ANALISIS PEMASARAN JASA PENGIRIMAN BARANG PADA CV. WIN JAYA TRANSPORT DI PEKANBARU

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi tidak tercapainya target pendapatan pemasaran jasa pengiriman barang pada CV. Win Jaya Transport Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang menggunakan jasa pengiriman barang pada CV. Win Jaya Transport yang berjumlah 60 orang. Sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara (interview) dan pertanyaan (kuesioner). Analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan format deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan karakter atau gambaran tentang kondisi, situasi atau variabel yang diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada variabel harga, pihak CV. Win Jaya Transport sangat memperhatikan faktor harga dengan persentase 41,7% atau 25 orang responden. Pada variabel promosi, CV. Win Jaya Transport perlu melakukan promosi yang lebih luas lagi dengan persentase 40,0% atau 24 orang. Pada variabel pelayanan, konsumen sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh CV. Win Jaya dengan persentase 35,0% atau 21 orang. Pada variabel lokasi, CV. Win Jaya Transport sudah strategis dengan persentase 38,3% atau 23 orang. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai bahan informasi dan masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan pemasarannya dan untuk menyusun perencanaan dan pengembangan usahanya pada masa yang akan datang. Serta untuk menambah dan memperdalam cakrawala pengetahuan penulis dalam bidang ilmu ekonomi, khususnya bidang manajemen pemasaran
    corecore