55 research outputs found

    Coaching Experiental Marketing dan Pengadaan Sign System pada Camping Ground Parang Gombong Kabupaten Purwakarta

    No full text
    Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pelatihan kepada pihak pengelola dan pihak masyarakat bagaimana penerapan konsep pemasaran melalui pengalaman positif pada suatu tempat wisata serta bagaimana melakukan penerapan indikator dari Experiental Marketing yang mudah dipahami oleh semua pihak. Wisata Camping Ground Parang Gombong ini memiliki potensi yang sangat bagus dan alam yang sangat indah, akan tetapi dalam masalah ini masih banyak fasilitas yang belum terkelola penerapanya dengan baik, salah satunya yaitu bagaimana penempatan fasilitas wisata yang harus dilakukan dan masih kurangnya symbol symbol atau penanda untuk menuju ke lokasi tersebut. Sebagai strategi pemasaran, tim yang menyusun rencana ini merekomendasikan penerapan program pelatihan pemasaran berdasarkan ide “Experiential Marketing” melalui media forum diskusi kelompok dan presentasi. Pengelola dan anggota komunitas telah mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang seluk beluk pemasaran objek wisata berkat acara ini, dan mereka kini dapat secara efektif menampilkan simbol-simbol di objek wisata populer. Akhirnya, relevansi gagasan terkini dalam penggunaan “Sistem Tanda” dan dasar-dasar pemasaran atraksi wisata dipahami oleh para peserta. Pelatihan ini harus dilakukan secara rutin dengan berbagai organisasi dan kelompok

    Penguatan Potensi dan Promosi Agro Wisata Daarut Tauhiid Melalui Pengembangan Kesadaran Komunitas untuk Mewujudkan Suistanable Culture Tourism

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat potensi dan promosi Agro Wisata Daarut Tauhiid melalui pendekatan berbasis pengembangan kesadaran komunitas dalam rangka mewujudkan pariwisata budaya yang berkelanjutan (sustainable culture tourism). Agro Wisata Daarut Tauhiid memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata yang menggabungkan nilai-nilai agama dan lingkungan, namun promosi dan pemahaman masyarakat setempat mengenai pariwisata berkelanjutan masih memerlukan peningkatan. Kegiatan ini melibatkan komunitas lokal melalui serangkaian pelatihan dan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran dan peran serta mereka dalam mendukung keberlanjutan wisata budaya berbasis lingkungan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing Agro Wisata Daarut Tauhiid di tingkat lokal dan global serta mendorong terciptanya partisipasi komunitas dalam upaya pelestarian budaya dan lingkunga

    Community Participation in Sustainable Cultural Heritage Tourism in The Braga Tourism Village

    No full text
    This study aims to examine community participation in the development of sustainable cultural heritage tourism in Braga Tourism Village, Bandung City. Initiated by the Bandung City Office of Culture and Tourism (DISBUDPAR) through a top-down approach as part of a tourism village activation program, the implementation of this initiative has raised concerns regarding the limited involvement of local residents. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through document analysis, field observations, and in-depth interviews with key stakeholders including street vendors, tourism awareness groups, village officials, and representatives of the local tourism office. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model through data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that while the initial planning was government-driven, local communities have gradually taken the lead in sustaining tourism activities by initiating creative and community-based programs. Public facilities and government-provided training have supported tourism development, yet the optimization of these resources remains limited due to insufficient community capacity. Moreover, the preservation of cultural heritage particularly Braga’s historic buildings and urban identity has been maintained through a combination of formal regulations and civic engagement. The study concludes that the success of sustainable tourism in urban heritage settings such as Braga depends on effective collaboration between government and communities, with local residents playing a central role in preserving cultural values while deriving socio-economic benefits.Partisipasi masyarakat sangat penting dalam pariwisata berbasis masyarakat (Community-based tourism/CBT). Strategi dalam bentuk fasilitas di Kampung Wisata Braga sudah cukup memadai untuk mencapai tujuan CBT. Kampung Wisata Braga dibentuk oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dan memiliki potensi budaya dan Sejarah dengan pendekatan top-down yang memicu masalah karena perlunya partisipasi masyarakat yang lebih banyak dalam tahapan pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menyajikan data, menganalisis, dan mendeskripsikan partisipasi masyarakat di Kampung Wisata Braga. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen, wawancara mendalam dan observasi. Penemuan dari penelitian ini mengungkapkan strategi yang sudah berjalan yaitu beberapa kelompok masyarakat yang sudah berinisiatif untuk memajukan kawasan ini dengan kegiatan pariwisata. Strategi lain untuk mengembangkan Kawasan ini adalah dengan adanya fasilitas umum yang dapat digunakan wisatawan dan fasilitas pendukung. Ada juga fasilitas yang didukung oleh perusahaan dengan program tanggung jawab sosial perusahaan, namun beberapa fasilitas harus digunakan secara optimal. Program yang dilakukan untuk mendukung pariwisata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung adalah pelatihan untuk masyarakat Kampung Wisata Braga. Namun, hal tersebut perlu dioptimalkan karena masyarakat belum memiliki pengetahuan cukup tentang pariwisata. Selain itu permasalahan dalam pengembangan adalah pendanaan untuk mengembangkan kawasan ini. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kelompok masyarakat Kelurahan Braga secara mandiri telah menjalankan program-program untuk pariwisata Kampung Wisata Braga sebelum adanya pendampingan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung, meskipun masih belum optimal karena masyarakat perlu mendapatkan pengetahuan dasar tentang pariwisata

    Pengembangan UMKM Kreatif Berbasis Experiential Marketing dengan Integrasi Healthy Tourism dan Spiritual Tourism pada Wilayah Aisyiyah Jawa Barat

    No full text
    This community engagement program aims to enhance the capacity of the BUEKA community under the West Java Aisyiyah Regional Leadership by implementing experiential marketing integrated with healthy and spiritual tourism concepts. The activity applied the Participatory Action Research (PAR) method, focusing on empowering 20 members of the ABS Cooperative's UMKM group. The outcomes indicate a significant improvement in product development, spiritually rooted brand identity, and visitor involvement in healthy-religious tourism packages. Strengthening digital marketing, creating healthy-spiritual travel itineraries, and community engagement networks are strategic outputs that directly impact the partners’ capabilities and competitiveness.Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM komunitas BUEKA di bawah naungan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat melalui pendekatan experiential marketing yang terintegrasi dengan konsep healthy dan spiritual tourism. Kegiatan dilaksanakan dengan metode Participatory Action Research (PAR), berfokus pada pemberdayaan 20 anggota UMKM Koperasi ABS. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengembangan produk, penguatan identitas merek berbasis spiritualitas, dan keterlibatan wisatawan dalam program wisata sehat dan religius. Penguatan strategi pemasaran digital, penyusunan itinerary wisata sehat-spiritual, dan pembentukan relasi komunitas menjadi output strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kapabilitas dan daya saing mitra

    Kajian Musikologis “Ya’ahowu” Movement Pertama Dalam “Moroi Ba Danö Niha Numalö Ba Danö Jawa” Musik Program Budaya Nias

    No full text
    Studi ini dilakukan dalam ranah penciptaan karya komposisi musik yang menceritakan tentang kehidupan penulis berdasarkan budaya sendiri (Nias). Penulis menceritakan proses penyusunan karya dan menganalisis karya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka, penelitian kualitatif, melakukan analisis menggunakan pendekatan musikologi dan pengumpulan data didasarkan dari beberapa artikel jurnal, hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses cipta dari karya yang disusun dan analisis struktural dari karya terbagi menjadi enam bagian yang telah disusun didasarkan atas pengalaman empiris dari penulis. Tulisan ini menyarankan perlunya berbagai sumber informasi yang lebih luas yang diteliti dalam penambahan sumber data untuk memungkinkan karya yang disusun dapat dipahami oleh masyarakat.This study was carried out in the realm of creating musical compositions that tell about the author's life based on his own culture (Nias). The author tells the process of compiling the work and analyzing the work. This research method uses literature study, qualitative research, carries out analysis using a musicological approach and data collection is based on several journal articles, interview results and observations. The results of this research show that the creative process of the work compiled and the structural analysis of the work is divided into six parts which have been prepared based on the author's empirical experience. This paper suggests the need for a wider variety of information sources to be researched in additional data sources to enable the work compiled to be understood by the public

    Analisa Struktural dalam Komposisi "Kepadamu Bunda" karya Trisutji Kamal

    No full text
    Dalam masa studi, Trisutji Kamal menggubah sebuah karya yang dipersembahkan untuk ibunya, Kepadamu Bunda. Karya ini menceritakan pengalaman pilu yang dialami oleh Trisutji Kamal saat kehilangan ibunya yang wafat ketika ia masih studi di Roma. Lirik dari tembang puitik karya Trisutji Kamal dibuat jauh sebelum digubah menjadi sebuah karya komposisi vokal. Tidak seperti puisi-puisi pada umumnya, puisi karya Trisutji terasa seperti buku harian. Dengan menempatkan aspek-aspek musikal seperti; legato, sostenuto, dinamika, fermata, dan tempo yang tepat menjadikan karya puitik Trisutji Kamal lebih dramatik. Metode penelitian yang dilakukan adalah Practice Based Research yang menekankan pada investigasi/penyelidikan untuk mendapatkan pengetahuan. Pengolahan data dilakukan dengan pengamatan berulang terhadap tayangan video rekaman dan melakukan praktek bernyanyi secara mandiri oleh penulis. Analisa data dilakukan dengan analisa secara musikologis, bentuk lagu, irama, tempo, birama, melodi, dan dinamika. Dalam penulisan laporan, penulis merangkum semua proses penelitian dalam bentuk narasi.During her studies, Trisutji Kamal composed a work dedicated to her mother, Kepadamu Bunda. This work tells the sad experience by Trisutji Kamal when she lost her mother who died while he was still studying in Rome. The lyrics of Trisutji Kamal's poetic song were created long before it was composed into a vocal composition. Unlike most poems, Trisutji's poetry feels like a diary. By placing musical aspects such as; legato, sostenuto, dynamics, fermata, and the right tempo make Trisutji Kamal's poetic works more dramatic. The research method is Practice Based Research which emphasizes on investigation to gain knowledge. Data processing is done by repeated observation of video recordings and independent singing practice by the author. Data analysis is done by analyzing musicologically, song form, rhythm, tempo, rhythm, melody, and dynamics. In writing the report, the author summarizes all research processes in the form of a narrative

    The strategy of enhancing article citation and H-index on SINTA to improve tertiary reputation

    No full text
    Development of technology as it is today, most students or lecturers in education community write documents or articles digitally. However, there are still many obstacles when searching for a legitimate source of reference and to know whether it contains plagiarism or not. Until present, there are still many students and lecturers who seek references from sources that have not been valid and not yet trusted, but it is considered a fatal mistake for writing articles and also writing thesis or dissertation from untrusted resources. Therefore, Google Scholar system helps to alleviate this problem. Google also facilitates the use of citations or references. The purpose of this research is to identify the number of citation H-Index owned by lecturers at tertiary education and score ranking achieved at tertiary education SINTA (Science and Technology Index) Ristekdikti. Citing an article from another publication is one form of scientific communication by the author or researcher. The large number of citations obtained from an article published in the publication indicates how significant the contributions of the author in improving the quality of the study field. In this study, citation analysis is used as an analysis of all citations which indicate the type of information sources used by students and lecturers in writing the journal as a result of their research. The following research use two methods of analysis: Mind Mapping methods and SWOT Analysis. After conducting research and executing the research strategy, it will result in improving the reputation by increasing the number of citation and lecturer H-Index at Google Scholar which can automatically also increase the affiliations of authors at tertiary education in Google Scholar. Lecturers who have already verified authors in SINTA (Science and Technology Index) Ristekdikti can contribute in improving the rank and number of tertiary education scores on Ristekdikti Science and Technology Index (SINTA). This research produces a comprehensive and straightforward mathematical formula that can be used in understanding SINTA index calculation which will hence improve the enthusiasm of education community in pursuing research as a team as well as individually. Hopefully, with this research, students and lecturers are able to increase their citation and H-index on articles in publications so as to contribute in improving the reputation and quality of universities in the countries

    Geoekonomi Papua: Analisis Untung Rugi Akuisisi Saham Freeport

    No full text
    AbstractIn the Timika area, Papua, Indonesia has a Freeport mine which is one of the largest mines in the world. Freeport is managed by PT Freeport Indonesia, a mineral mining company which is an affiliate of Freeport-McMoRan and Mining Industry Indonesia (MIND ID). This mining company, which became the beginning of foreign investment in Indonesia, at the end of 2019, a 51.23% stake has officially become the owner of the Indonesian government. The acquisition of these shares is expected to be a new beginning for Indonesia to regain the 'rights' that should have been obtained long ago. In the acquisition of shares of 51%, observers have seen indications of losses in the success, so the authors are interested in examining how much the comparison of the profits obtained with the threat of future losses is. In this research method, the author uses a descriptive research method by analyzing the profit and loss of the acquisition of Freeport shares. The conclusion of the analysis states that Indonesia gains greater benefits from the threat of losses obtained after the acquisition of shares. Keywords: Freeport, Papua, Share Divestment, Share Acquisitions AbstrakDi daerah Timika, Papua, Indonesia memiliki tambang Freeport yang merupakan salah satu tambang terluas di dunia. Freeport dikelola oleh PT Freeport Indonesia, perusahaan tambang mineral yang merupakan hasil afiliasi dari Freeport-McMoRan dan Mining Industry Indonesia (MIND ID). Perusahaan tambang yang menjadi awal mula adanya investasi asing di Indonesia ini pada akhir tahun 2019, saham sebesar 51,23% telah resmi menjadi pemilik pemerintah Indonesia. Akuisisi saham ini diharapkan dapat menjadi awal baru bagi Indonesia untuk mendapatkan kembali ‘hak-hak’ yang semestinya bisa didapatkan sejak dulu. Dalam akuisisi saham sebesar 51%, para pengamat telah melihat adanya indikasi kerugian dalam keberhasilan tersebut, sehingga penulis tertarik untuk meneliti seberapa besar perbandingan keuntungan yang diperoleh dengan ancaman kerugian di masa depan. Dalam metode penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menganalisis mengenai untung rugi akuisisi saham Freeport. Kesimpulan analisis tersebut menyatakan bahwa Indonesia mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari ancaman kerugian yang didapat pasca akuisisi saham. Kata Kunci: Freeport, Papua, Divestasi Saham, Akuisisi Saham  DOI : https://doi.org/10.33005/jgp.v9i2.300

    Optimalisasi Peran SMK dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat melalui Smart Agrowisata Berbasis Digital di Desa Cinta

    No full text
    Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dan siswa SMK Islam As-Syarief di Desa Cinta, Garut, melalui penerapan model smart agrowisata berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat meliputi keterbatasan keterampilan pascapanen kopi, belum adanya pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk bernilai tambah, serta rendahnya literasi digital dalam pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, Forum Group Discussion (FGD), pelatihan pengolahan kopi, pengolahan kulit kopi menjadi Teh Cascara, serta pelatihan digitalisasi pemasaran berbasis website. Evaluasi pre-test dan post-test terhadap 30 peserta menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dan keterampilan sebesar 40%, dengan capaian akhir mencapai 80% pada aspek pengolahan kopi, diversifikasi produk Cascara, dan pemasaran digital. Hasil kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memotivasi masyarakat untuk lebih produktif secara ekonomi dan menjadikan sekolah sebagai pusat pengembangan inovasi desa. Temuan ini memperlihatkan bahwa integrasi pelatihan teknis dan digitalisasi pemasaran dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam membangun model smart agrowisata digital berbasis potensi lokal

    Pengembangan Produk Wirausaha Berbasis Kesehatan dan Wisata untuk Mencetak Wirausaha Muda Berbasis Potensi Lokal

    No full text
    This community service aims to develop local potential through the integration of health-based products and tourism, in order to create young entrepreneurs in partner villages. The focus of community service is directed at processing herbal products that have added value as part of ecotourism and health tourism. The implementation method uses the Participatory Action Research (PAR) approach by actively involving local communities in every stage of the activity, starting from identifying potential, training, production to marketing. This activity has succeeded in empowering 20 participants who are members of the local young entrepreneur group. The results of the community service show an increase in production capacity, understanding of the concept of herbal product branding, and skills in tourism-based digital marketing. This program has an impact on the formation of the identity of local superior products and strengthening the potential of herbal-based tourist villages.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi lokal melalui integrasi produk berbasis kesehatan dan wisata, dalam rangka mencetak wirausaha muda di desa mitra. Fokus pengabdian diarahkan pada pengolahan produk herbal yang memiliki nilai tambah sebagai bagian dari ekowisata dan wisata kesehatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan komunitas lokal secara aktif dalam setiap tahap kegiatan mulai dari identifikasi potensi, pelatihan, produksi hingga pemasaran. Kegiatan ini berhasil memberdayakan 20 partisipan yang tergabung dalam kelompok wirausaha muda lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi, pemahaman konsep branding produk herbal, serta keterampilan dalam pemasaran digital berbasis wisata. Program ini berdampak pada terbentuknya identitas produk unggulan lokal dan penguatan potensi desa wisata berbasis herbal
    corecore