1,720,971 research outputs found
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B TK PKK Langaleso
Masalah pokok penelitian ini adalah proses pembelajaran yang kurang efektif yang disebabkan guru dalam proses pembelajaran kurang menerapkan penggunaan metode pemberian tugas yang berdampak pada rendahnya kreativitas anak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode pemberian tugas.Setting penelitian ini yaitu anak kelompok B TK PKK Langaleso yang berjumlah 23 anak terdiri dari laki-laki 15 anak dan 8 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktifitas guru maupun murid.Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan.Kata Kunci : Kreativitas anak dan metode pemberian tuga
Persepsi Aktivis Lembaga Dakwah Kampus Al-Jami’ tentang Pluralitas
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi para aktivis dakwah dalam memaknai pluralitas beranekaragam. Sebagian besar para aktivis memaknai pluralitas dengan menyetujui adanya keberagaman dalam kehidupan. Perwujudannya, dilakukan dengan cara menghadirkan sifat toleransi dalam menghadapi kemajemukan. Sekalipun para aktivis memaknai keberagaman hanya ada dalam konteks muamalah dan tidak pada persoalan aqidah. Kecendrungan pemikiran para aktivis terjebak pada wilayah literalis
Signifikansi Ajaran Tasawuf Bagi Masyarakat Perkotaan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ajaran tasawuf memiliki peran besar bagi masyarakat perkotaan. Pertama, sebagaimana inti dari ajaran tasawuf adalah akhlak al-kharimah, sehingga membumikan kembali ajaran tasawuf perlu diapresiasi tinggi, karena hal ini menjadi semangat baru di era modern, yang gersang dari nilai-nilai spiritual. Kedua, semangat menumbuhkan kembali ajaran tasawuf bagi
umat Islam diharapkan bisa meminimalisisir pudarnya nilai-nilai kemanusiaan, persatuan dan solidaritas yang dialami oleh masyarakat perkotaan khususnya bagi bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Sehingga, berbagai macam
terobosan yang telah ditawarkan oleh para ahli tasawuf, salah satunya adalah tasawuf modern yang dipelopori oleh Buya Hamka, sufi healing, tasawuf sosial, tasawuf kontemporer dan lain sebagainya, semua itu tidak lain sebagai amunisi untuk
membangun mentalitas bangsa khususnya masyarakat perkotaan yang telah terpengaruh oleh dampak negatif budaya asing. Katiga, ada tiga poin penting yang berusaha peneliti munculkan dalam hal ini, yakni ajaran tasawuf sebagai basis spiritual,moral dan sosial bagi masyarakat muslim perkotaan
MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 4 PALOPO
ABSTRAK
Nisma, 2022. “Manajemen Pembelajaran Guru dalam Meningkatkan Motivasi
Belajar Peserta Didik Kelas XI di SMA Negeri 4 Palopo”. Skripsi
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah
dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Dibimbing Oleh Alauddin dan Alimuddin.
Skripsi ini membahas Manajemen Pembelajaran Guru dalam Meningkatkan
Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI di SMA Negeri 4 Palopo. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran : (1) Bagaimana manajemen pembelajaran
guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri
4 Palopo; (2) Bagaimana teknik guru dalam meningkatkan motivasi belajar
peserta didik kelas XI di SMA Negeri 4 Palopo; (3) Bagaimana motivasi belajar
peserta didik kelas XI di SMA Negeri 4 Palopo. Penelitian ini menggunakan jenis
penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu
observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari
guru dan siswa. Adapun data yang terkumpul tersebut kemudian dianalisis
menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran guru
dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 4
Palopo menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan manajemen pembelajaran
dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi.
Adapun teknik guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI
yaitu dengan memanfaatkan fasilitas sekolah, memberikan motivasi sebelum
memulai pembelajaran dan harapan-harapan, memberikan apresiasi kepada
peserta didik yang berprestasi. Adapun motivasi belajar peserta didik kelas XI
yaitu siswa berinisiatif untuk mendapatkan nilai yang baik dengan cara tekun
dalam memperhatikan guru dalam penyampaian materi dan mengerjakan tugas
tepat waktu, berperilaku sopan, memilih teman yang baik dan lingkungan yang
baik.
Kata Kunci: Manajemen, Pembelajaran, Motivasi Belaja
INOVASI TERAPEUTIK METODE DIR DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ANAK PENYANDANG SPEECH DELAY
ABSTRAK: Keterlambatan bicara pada anak dapat berdampak pada interaksi komunikasi mereka dengan lingkungan sekitar serta berbagai aspek kehidupan lainnya, bahkan dapat terus berlanjut hingga usia dewasa. Oleh karena itu, diperlukan metode yang tepat untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan menggunakan metode DIR, yaitu metode yang menekankan pada pentingnya perkembangan, perbedaan individu, serta hubungan anak dengan lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh metode DIR terhadap peningkatan komunikasi antarpribadi anak penyandang speech delay. Penelitian ini dilaksanakan di SLB Negeri 1 Makassar dengan treatmen permainan menyusun kata atau DIR dengan sampel yang diambil secara purposive sampling. Desain pemilihan sampel menggunakan desain Single Subject Research (SSR) yaitu subjek tunggal. Data penelitian berfokus pada 13 aspek/indikator kemampuan berbahasa yang dimiliki sampel. Pengumpulan data menggunakan pedoman pencatatan. Data dianalisis secara statistik menggunakan Uji Tanda (Sign Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai P hitung lebih kecil dari kriteria taraf signifikasi yang ditetapkan (0,022 ≤ 0,05), artinya adalah H0 ditolak. Hal ini ditunjukkan oleh adanya perbedaan yang signifikan dari pre dan pos tes. Kesimpulan penelitian ini ialah metode DIR memiliki pengaruh terhadap peningkatan keterampilan komunikasi antarpribadi pada anak yang mengalami speech delay.
KATA KUNCI: Komunikasi Antarpribadi; Metode DIR; Speech Delay
THERAPEUTIC INNOVATION: DIR METHOD IN ENHANCING INTERPERSONAL COMMUNICATION OF CHILDREN WITH SPEECH DELAY
ABSTRACT: Speech delay in children can have an impact on their communication interactions with the surrounding environment and various other aspects of life, and can even continue into adulthood. Therefore, appropriate methods are needed to overcome this, one of which is using the DIR method, a method that emphasizes the importance of development, individual differences, and the child's relationship with the surrounding environment. The purpose of this study is to describe the effect of the DIR method on improving interpersonal communication in children with speech delay. This research was conducted at SLB Negeri 1 Makassar with a word arrangement game or DIR with samples taken by purposive sampling. The sample selection design used Single Subject Research (SSR) design, which is a single subject. The research data focused on 13 aspects/indicators of language skills owned by the sample. Data collection used recording guidelines. The data were statistically analyzed using the Sign Test. The results showed that the calculated P value was smaller than the criterion of the specified significance level (0.022 ≤ 0.05), meaning that H0 was rejected. This is indicated by a significant difference from the pre and post tests. The conclusion of this study is that the DIR method has an effect on improving interpersonal communication skills in children with speech delay.
KEYWORDS: Interpersonal Communication; DIR Method; Speech Dela
KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH PADA PERKEBUNAN SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN MUCUNA BRACTEATA DI PT.PP.LONDON SUMATRA INDONESIA,TBK UNIT SEI MERAH ESTATE
ABSTRAK
Penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis sifat kimia tanah di bawah mucuna bracteata pada TBM (tanaman belum menghasilkan) dan TM (tanaan menghasilkan). Di PT.PP London Sumatra Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate, Teknik pengambilan sampel tanah pada TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) dan TM (Tanaman Menghasilkan) sebanyak 5 sampel dengan masing-masing sampel 2 kg. Setiap sampel tanah di ambil pada 9 titik. Kajian sifat kimia tanah meliputi pH pada TBM berkisar (5,12-5,5) tergolong rendah dan TM berkisar (5,08) tergolong rendah. Keadaan KTK (Kapasitas Tukar Kation) pada TBM berkisar (32,31-40,00) tergolong tinggi dan TM berkisar (36,22) tergolong tinggi. Keadaan C-Organik tanah pada TBM berkisar (6,05-7,22) tergolong sangat tinggi dan TM berkisar (5,52) tergolong sangat tinggi. Keadaan N-Total tanah pada TBM berkisar (0,08-0,14) tergolng rendah dan TM berkisar (0,10) tergolong rendah. Keadaan P-Bray II tanah pada TBM berkisar (15,39-23,66) tergolong sedang dan TM berkisar (19,19) tergolong sedang.
Kata Kunci : Kajian, Sifat Kimia Tanah, Kelapa SawitThis study aims to analyze or determine the chemical properties of oil palm plantations, findout soil sampling in the flield,determine the chemical properties of soil in Mucuna Brcteata on TBM (Immature Plant) and TM (Producing Plant). at PT. PP London Sumatra Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate. The results showed that at PT. PP London Sumatra Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate, soil sampling techniques on TBM (Immature Plant) and TM (Producing Plant) as many as 5 samples that each of the sample weight of 2 kg. Each of soil sample was taken at 9 points. Study of soil chemical properties covering soil pH on TBM around (5,12-5,5) is classified as low TM ranges (5,08) classified as low. The situation of KTK (Cation Exchange Capacity) on TBM ranges (32,31-40,00) is classified as high, TM (36.22) is classified as high. The state of C-Organic soil in the TBM ranges (6.05-7.22) is classified as very high and in TM ranges (5.52). classified as very high. The state of N-Total soil in the TBM ranges (0.08-0.14) is classified as low and in TM ranges (0.10) classified as low. P-Bray II in TBM (15,39-2,66) is classified as moderate TM range (19.19) classified as moderate.
Keywords: Study, Soil Chemical Properties, Coconut Palm 
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
