2 research outputs found
PEMBELAJARAN LITERASI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VI MADRASAH IBTIDAIYAH
Literasi merupakan kemampuan yang sangat penting untuk dimiliki setiappeserta didik. Tulisan ini bertujuan menganalisis pembelajaran literasi matapelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas VI MIN 12 Kota Medan. Metodekualitatif yang bersifat deskriptif dipilih dalam penelitian ini yang mengungkapdata dengan teknik obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjekpenelitian adalah peserta didik kelas VI MIN 12 Kota Medan yang berjumlah33 orang dan 1 orang wali kelas VI. Indepth Interview dilakukan dengan walikelas dan peserta didik. Observasi dilaksanakan pada waktu pembelajaranbahasa Indonesia berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwapelaksanaan kegiatan literasi pada mata pelajaran bahasa Indonesia diawalidengan kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, kegiatanmembaca dilakukan dengan metode auditori, serta mengidentifikasi kata baruyang belum diketahui. Hambatan dalam kegiatan literasi pada mata pelajaranbahasa Indonesia yaitu pada aspek keterampilan membaca dan menulis dankesulitan guru dalam menerapkan kegiatan membaca yang lama dikhawatirkanakan mengurangi waktu mata pelajaran yang lain. Upaya yang dilakukan guruguna mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan pembiasaan membaca15 menit sebelum pembelajaran dimulai, memberikan aspek penilaian dalammembaca bukan dari seberapa cepat, akan tetapi seberapa fokus padapemahaman kalimat serta penempatan tanda baca yang tepat, dan memberikanpeluang terhadap peserta didik dalam menuangkan ide pokoknya dalammenulis, seorang guru harus pandai dalam membagi waktu belajar yang efektifagar kegiatan membaca yang dilakukan tidak menganggu waktu mata pelajaranyang lain dengan memilih metode yang sesuai. Hal-hal yang perlu diperhatikandalam kegiatan literasi pada mata pelajaran bahasa Indonesia yakni berupabahan ajar, sumber dan strategi pembelajaran, serta penilaian.Literasi merupakan kemampuan yang sangat penting untuk dimiliki setiap peserta didik. Tulisan ini bertujuan menganalisa pembelajaran literasi mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas VI MIN 12 Kota Medan. Metode kualitatif yang bersifat deskriptif dipilih dalam penelitian ini yang mengungkap data dengan teknik obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VI MIN 12 Kota Medan yang berjumlah 33 orang dan 1 orang wali kelas VI. Indepth Interview dilakukan dengan wali kelas dan peserta didik. Observasi dilaksanakan pada waktu pembelajaran bahasa Indonesia berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran literasi mata pelajaran bahasa Indonesia diawali dengan kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, kegiatan membaca dilakukan dengan metode auditori, serta mengidentifikasi kata baru yang belum diketahui. Hambatan dalam pembelajaran literasi mata pelajaran bahasa Indonesia yaitu pada aspek keterampilan membaca dan menulis dan kesulitan guru dalam menerapkan kegiatan membaca yang lama dikhawatirkan akan mengurangi waktu mata pelajaran yang lain. Upaya yang dilakukan guru guna mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, memberikan aspek penilaian dalam membaca bukan dari seberapa cepat, akan tetapi seberapa fokus pada pemahaman kalimat serta penempatan tanda baca yang tepat, dan memberikan peluang terhadap peserta didik dalam menuangkan ide pokoknya dalam menulis, seorang guru harus pandai dalam membagi waktu belajar yang efektif agar kegiatan membaca yang dilakukan tidak menganggu waktu mata pelajaran yang lain dengan memilih metode yang sesuai. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran literasi mata pelajaran bahasa Indonesia yakni berupa bahan ajar, sumber dan strategi pembelajaran, serta penilaian.
 
THE IMPLEMENTATION OF THE SCIENCE OF TAJWID IN LEARNING OF THE AL-QUR’AN WITH THE TAJWID WHEEL METHOD TO DEVELOP THE READING OF THE QUR’AN IN IBTIDAIYAH MADRASAH
The purpose of the research is to be able to develop students' skills in reading the Qur'an in accordance with the practice of recitation science using the recitation wheel method. This type of research uses research and development or Research and Development (RD). Where this method conducts research and development which can also be interpreted as a scientific step that has the aim of researching, designing, producing or producing products and testing the validation of the products that researchers have presented. Research and development is also referred to as research, design, production, and testing. Based on the results obtained in the field, it shows that the use of the recitation wheel is able to make students better understand the science of recitation and can apply it when reading the Qur'an
