94 research outputs found
Applications Breathing Disorders Treatment with Plant Medicines Using Visual Basic 6.0.
Any disruption or disease have different treatment in both the treatment penyembuhanya chemical or medicinal plants, as well as respiratory problems which can be treated by using vegetable or plant wealth efficacious drugs. To help cure the problem then the author tries to make the application Respiratory Disorder Treatment With Medicinal Plants Using Visual Basic 6.0.Application discussion respiratory treatment with medicinal plants is divided into four stages namely, making flowcharts, menu structure, design input and output, and manufacturing programs with Visual Basic 6.0
APPLICATIONS BREATHING DISORDERS TREATMENT WITH PLANT MEDICINES USING VISUAL BASIC 6.0.
Any disruption or disease have different treatment in both the treatment penyembuhanya chemical or medicinal plants, as well as respiratory problems which can be treated by using vegetable or plant wealth efficacious drugs. To help cure the problem then the author tries to make the application Respiratory Disorder Treatment With Medicinal Plants Using Visual Basic 6.0.Application discussion respiratory treatment with medicinal plants is divided into four stages namely, making flowcharts, menu structure, design input and output, and manufacturing programs with Visual Basic 6.0
APLIKASI PENGOBATAN GANGGUAN PERNAPASAN DENGAN TANAMAN OBAT MENGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0.
Setiap gangguan atau penyakit memiliki pengobatan yang berbeda dalampenyembuhan yang baik dengan pengobatan kimia atau tanaman obat, begitupula halnya gangguan pernapasan yang dapat diobati dengan memanfaatkankekayaan nabati atau tanaman obat berkhasiat. Untuk membantu mengobatimasalah tersebut maka penulis mencoba untuk membuat Aplikasi PengobatanGangguan Pernapasan Dengan Tanaman Obat Mengunakan Visual Basic 6.0.Pembahasan Aplikasi pengobatan gangguan pernapasan dengan tanaman obatini terbagi menjadi empat tahap yaitu, pembuatan flowchart, struktur menu,perancangan input dan output, dan pembuatan program dengan Visual Basic 6.0
APLIKASI PENGOBATAN GANGGUAN PERNAPASAN DENGAN TANAMAN OBAT MENGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0
Setiap gangguan atau penyakit memiliki pengobatan yang berbeda dalampenyembuhanya baik dengan pengobatan kimia atau tanaman obat, begitu pulahalnya gangguan pernapasan yang dapat diobati dengan memanfaatkankekayaan nabati atau tanaman obat berkhasiat. Untuk membantu mengobatimasalah tersebut maka penulis mencoba untuk membuat Aplikasi PengobatanGangguan Pernapasan Dengan Tanaman Obat Mengunakan Visual Basic 6.0.Pembahasan Aplikasi pengobatan gangguan pernapasan dengan tanaman obatini terbagi menjadi empat tahap yaitu, pembuatan flowchart, struktur menu,perancangan input dan output, dan pembuatan program dengan Visual Basic 6.0
APLIKASI PENGOBATAN GANGGUAN PERNAPASAN DENGAN TANAMAN OBAT MENGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0
Setiap gangguan atau penyakit memiliki pengobatan yang berbeda dalam penyembuhan yang baik dengan pengobatan kimia atau tanaman obat, begitu pula halnya gangguan pernapasan yang dapat diobati dengan memanfaatkan kekayaan nabati atau tanaman obat berkhasiat. Untuk membantu mengobati masalah tersebut maka penulis mencoba untuk membuat Aplikasi Pengobatan Gangguan Pernapasan Dengan Tanaman Obat Mengunakan Visual Basic 6.0. Pembahasan Aplikasi pengobatan gangguan pernapasan dengan tanaman obat ini terbagi menjadi empat tahap yaitu, pembuatan flowchart, struktur menu, perancangan input dan output, dan pembuatan program dengan Visual Basic 6.0.
The role of nano-Ni catalyst in MgH2 obtained by reactive mechanical milling method for solid hydrogen storage application
MAKNA TRADISI SEPASARAN SETELAH KELAHIRAN BAYI DI DESA WAY KUYUNG KALIANDA
ABSTRAK
MAKNA TRADISI SEPASARAN SETELAH KELAHIRAN
BAYI DI DESA WAY KUYUNG KALIANDA
Oleh
Handoko Putra Siswoyo
Indonesia adalah negara yang kaya dengan perbedaan,
diantarranya adalaah perbedaan agama, suku, bahasa, dan tradisi
serta budaya. Salah satu suku mayoritas di Indonesia adalah suku
Jawa yang memiliki kekayaan tradisi dan budaya. Dalam beragama
suku Jawa mayoritas beragama Islam, hal ini lah yang menjadikan
masyarakat Jawa-Islam untuk menjaga adat istiadat dari nenek
moyang tetapi dengan nilai-nillai Islam. Sepasaran adalah salah
satu tradisi suku Jawa yang masihh dilestarikan hingga sekarang,
maka penulis memiliki ketertarikan untuk melakukan penelitian
mengenai sepasaran yang lahir dari adat istiadat Jawa dan
bagaimana penyesuaiannya dengan nilai-nilai Islam, khususnya
tradisi sepasaran di Desa Way Kuyung, Kalianda.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat
deskriptif-kualitatif. Sumber data yang diambil dari responden
utama, yaitu tokoh agama dan masyarakat di Desa Way Kuyung,
Kalianda dengan menggunakan meetode wawancara yaang
didukung dengan observasi dan juga dokumentasi. Data tersebut
akan diulas secara mendalam menggunakan teori simbolis milik
Victor W. Turner dan juga teori fungsionalisme agama milik Emile
Durkheim.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi sepasaran
bagi masyarakat Way Kuyung, Kalianda adalah bentuk rasa syukur
dan do’a serta harapan yang dimintakan kepada Allah Swt., selain
itu juga pelaksanaan terhadap sunah rasul saw., dan terakhir makna
yang ingin dicapai perasaan satu kesatuan agama atau ukhuwah
islamiyah yang tidak memandang suku dalam pelaksanaan tradisi
ini. Lalu terdapat relevansi atau kecocokan tradisi sepasaran bayi di
desa Way Kuyung, Kalianda terhadap nilai-nilai agama Islam; hal ini diperbolehkan atau sesuai karena telah masuknya nilai-nilai
Islam seeperti aqiqah dan pembacaan sholawat dan dihilangkannya
sesuatu yang dilarang seperti sesajen diubah menjadi berkat yang
menjadi simbol sedekah.
Kata Kunci: Sepasaran, Tradisi, Funngsionalisme Agama. ABSTRACT
THE MEANING OF THE SEPASARAN TRADITION AFTER
THE BIRTH OF A BABY IN WAY KUYUNG KALIANDA
VILLAGE
By
Handoko Putra Siswoyo
Indonesia is a country rich in differences, including
differences in religion, ethnicity, language, and traditions and
culture. One of the majority tribes in Indonesia is the Javanese
tribe which has rich traditions and culture. In the Javanese
religion, the majority are Muslim, this is what makes the Javanese
Islamic community maintain the customs of their ancestors but
with Islamic values. Sepasaran is one of the Javanese traditions
that is still preserved today, so the author has an interest in
conducting research on sepasaran which was born from Javanese
customs and how it adapts to Islamic values, especially the
sepasaran tradition in Way Kuyung Village, Kalianda.
This research is descriptive-qualitative field research. The
data source was taken from the main respondents, namely religious
and community leaders in Way Kuyung Village, Kalianda using an
interview method which was supported by observation and
documentation. This data will be reviewed in depth using Victor W.
Turner's symbolic theory and Emile Durkheim's theory of religious
functionalism.
The results of this research show that the sepasaran
tradition for the people of Way Kuyung, Kalianda is a form of
gratitude and prayer as well as hope asked of Allah SWT, apart
from that it is also the implementation of the sunnah of the
Messenger of Allah, and finally the meaning that the feeling of one
religious unity wants to achieve. or ukhuwah Islamiyah which does
not look at ethnicity in implementing this tradition. Then there is
the relevance or suitability of the baby sepasaran tradition in Way
Kuyung village, Kalianda to Islamic religious values; This is permissible or appropriate because Islamic values such as aqiqah
and prayer reading have been included and the removal of
something that is prohibited such as offerings has been converted
into a blessing which is a symbol of alms.
Keywords: Sepasaran, Tradition, Religious Functionalism
Wheelset skid in railway bogies
Skid of wheelsets leads to uncontrolled severe dynamics of bogies including derailment potential and damage to the running surfaces of the wheel and railhead. Simulation of wheelset skid would enhance the understanding of the skid mechanism and improve the level of safety. To effectively simulate bogie skid, the wheelsets should be modelled incorporating pitch degree of freedom. Such a model, based on a fixed inertial frame reference system, has been recently developed by the first author and is used in this paper to examine the skid of a simplified bogie containing two wheelsets and a bogie frame connected through spring-damper system. The current model accepts braking/ traction torque as a primary input and calculates the longitudinal speed profile, acceleration and distance travelled as a natural process. The calculated results have been validated using VAMPIRE where possible. The ability of the current model in predicting lateral dynamics whilst subjected to longitudinal skid is demonstrated through numerical examples – a feature that could not readily be predicted by most commercial wagon dynamics packages
- …
