1,722,421 research outputs found
Struktur fisik dan intertekstualitas sya’ir Nailul Marām K.H Muhammad Siradj
Keberadaan sebuah teks baru pastinya dipengaruhi oleh teks lama. Sebab tidak ada teks yang dapat berdiri sendiri. Tidak ada teks yang lahir dari kekosongan budaya. Seperti itulah menurut teori interteks. Syair sebagai salah satu bentuk teks sastra tidak dapat terhindar dari ke-intertekstual-an.Hadirnya teks syair Nailul Marām karya K.H Muhammad Siradj di tanah Sunda pasti dipengaruhi oleh syair-syair lain atau teks lain di Nusantara. Bahkan tidak menutup kemungkinan dipengaruhi oleh oleh teks diluar Nusantara seperti bangsa Arab. Karena teks syair Nailul Marām yang berbahasa Arab dengan terjemahan bahasa Sunda yang ditulis menggunakan huruf Pegon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan intertekstualpasa syair Nailul Marām . Selain itu, penulis juga juga menggunakan analisis struktur fisik dari syair Nailul Marām. Untuk mencapai tujuan itu peneliti menggunakan
metode analisis struktural dan intertekstual Julia Kristeva.
Hasil penelitian menunjukan bahwa struktuur fisik syair Nailul Marām secara tertib disiplin ilmu ‘arudl termasuk qasidah Tatiyah karena berakhiran huruf “Ta” dengan menggunakan Bahar Thawil. Adapun berdasarkan perbandingan data-data tekstual, syair Nailul Marām memiliki hubungan intertekstual dengan syair Jaljlaut sughra dalam kitab Manba’ Usul Hikmah karya Syaikh Ahmad bi Ali bin Yusuf Al-Buni. Dimana syair Jaljalut Sughra merupakan teks referen dari syair Nailul Marām sebagai teks transformasi
PERAN PONDOK PESANTREN NAILUL ULUM DESA BENDOAGUNG KECAMATAN KAMPAK KABUPATEN TRENGGALEK DALAM MEMBENTUK AKHLAK MASYARAKAT
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh banyaknya masyarakat yang tinggal di dekat pondok pesantren yang melakukan akhlak tercela. Dan pesantren mempunyai peran dalam membentuk akhlak masyarakat.
Fokus penelitian: 1) Bagaimana peran pondok pesantren, Nailul Ulum Desan Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap Allah, 2) Bagaimana peran pondok pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap sesama manusia, 3) Bagaimana peran pondok pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap lingkungan.
Tujuan penelitian: 1) Untuk mendeskripsikan peran pondok pesantren Nailul Ulum Desan Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap Allah, 2) Untuk mendeskripsikan peran pondok pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap sesama manusia, 3) Untuk mendeskripsikan peran pondok pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap lingkungan.
Metode penelitian: 1) Jenis penelitian yaitu field research dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, 2) Sumber data yaitu menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder, 3) Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik interview, observasi dan dokumentasi, 4) Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa berfikir, induktif, 5) Pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjang keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: 1) Peran pondok pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap Allah, melalui kuliah subuh, dzikir ghofilin, mau’idzoh hasanah, istighosah, dan pengajian tafsir Al-Qur’an akbar, 2) Peran pondok pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap sesama manusia, mulai SD Islam Az-Zahro’, madrasah Islamiyah Nailul Ulum putra-putri dan yayasan yatim piatu Al-Kautsar, 3) Peran pondok pesantren Nailul Ulum Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek dalam membentuk akhlak masyarakat terhadap lingkungan ternyata belum ada
Bimbingan Keagamaan Ustadz Saubari dipondok Pesantren Nailul Authar Kecamatan Murung
Penelitian ini di landasi pemikiran bahwa bimbingan keagamaan adalah suatu cara
untuk meningkatkan kualitas manusia untuk memperkuat kedudukan manusia sebagai hamba
Tuhannya yang mempunyai kewajiban untuk menghayati dan mengamalkan ajaran Islam
berdasarkan nilai agama secara benar.
Permasalahan diteliti adalah, bagaimana bentuk bimbingan keagamaan yang diberikan
Ustadz Saubari terhadap santri Nailul Authar Kecamatan Murung? Apa saja faktor yang
menjadi penghambat dalam proses bimbingan keagamaan yang diberikaan oleh Ustadz
Saubari Nailul Authar Kecamatan Murung? Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bentukbentuk bimbingan keagamaan yang diberikan oleh Ustadz Saubari terhadap santri pesantren
Nailul Authar Kecamatan Murung, untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat
dalam proses bimbingan keagamaan. Penelitian ini lokasinya di Pondok Pesantren Nailul
Authar Kecamatan Murung,
Subjek penelitian ini adalah santriwan dan santriwati yang mengikuti proses
bimbingan keagamaan yang diberikan Ustadz Saubari. Objek penelitian ini adalah, Ustad
Saubari faktor yang menjadi penghambat dalam proses pelaksanaan bimbingan keagamaan.
Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field
Research) yakni penulis langsung terjun kelapangan untuk menggali data-data yang
diperlukan. Pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan
dokumenter.
Bentuk-bentuk bimbingan keagamaan yang diberikan Ustadz Saubari terhadap santri
pesantren Nailul Authar Kecamatan Murung, ceramah agama, pembelajaran baca tulis AlQur'an, khod (Kaligrafi), Peringatan hari besar Islam (PHBI)
Integrasi pendidikan ketrampilan dalam kurikulum madrasah di MAN Kendal
Moh. Nailul Author (Nim: 3103088), Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, skripsi Integrasi Pendidikan Ketrampilan Dalam Kurikulum Madrasah di MAN Kendal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Bagaimana pelaksanaan integrasi pendidikan ketrampilan dalam kurikulum madrasah di MAN Kendal
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif lapangan, adapun untuk memperoleh data-data yang dipaparkan dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif.
Program pendidikan ketrampilan sebagai pendidikan yang dapat memberikan bekal ketrampilan yang praktis, terpakai, terkait dengan kebutuhan pasar kerja, peluang usaha dan potensi ekonomi atau industri yang ada di masyarakat. Integrasi pendidikan ketrampilan tidak mengubah kurikulum di madrasah (melaksanakan pendidikan agama dan pendidikan umum). Kurikulum ketrampilan ini dapat diartikan sebagai suatu konsep kurikulum yang menekankan pada pengembangan kemampuan/mempunyai ketrampilan dengan standar performansi tertentu, sehingga hasilnya dapat dirasakan siswa berupa ketrampilan yang dimilikinya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan integrasi kurikulum pendidikan ketrampilan (workshop) di Madrasah Aliyah Negeri Kendal telah berjalan dengan baik. Pendidikan ketrampilan dilaksanakan dalam bentuk intrakurikuler (muatan lokal) dan ekstrakulikuler (program khusus/workshop).. Kurikulum (materi) pendidikan ketrampilan mengacu pada berbagai ragam kemampuan, seperti ketrampilan elektronika, tata busana dan otomotif. Pelaksanaan pendidikan ketrampilan ini untuk dapat mengaktualisasikan potensi-potensi bakat dan minat siswa, agar dapat digunakan untuk memecahkan problem yang dihadapi, ketrampilan yang dimiliki sebagai bekal siswa dalam menghadapi dunia kerja jika siswa tidak melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi para civitas akademika, para mahasiswa, para pengajar, dan para peneliti dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang
Nailul Hikmah's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Metode Imam Asy-Syaukani dalam menyusun kitab Nailul Autar Syarh Muntaqal-Akhbar
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode Imam Asy-Syaukani dalam menyusun kitab Nailul Autar Syarh Muntaqal-Akhbar. Kitab Nailul Authar adalah kitab syarh dari dari kitab hadis hukum yang dihimpun oleh ibnu Taimiyan “al-Muntaqa” yang terdiri dari 5029 hadis, kemudian disyarh oleh Asy-Syaukani menjadi 8 juz, masing-masing setelal 380 halaman, hingga menjadi 3040 halaman. Oleh karena itu penulis mencoba untuk memberikan gambaran terhadap buku kitab yang dimaksud
Analysis of Eligibility Contents of Chemical Equilibrium in Text Books Chemical Study of Class XI Senior High School Curriculum 2013 Revision
This study aims to describe the eligibility of content in chemical equilibrium material in the class XI SMA / MA chemistry textbook published by the Ministry of Education and Culture. This type of research is descriptive research with qualitative research methods. The data collection technique is through documentation studies and research instruments that are used in the form of a description table of the feasibility of the contents of the textbooks that include the suitability of the material descriptions with Core Competencies (KI) and Basic Competencies (KD), the accuracy of learning support materials and materials. Based on the results of the analysis, it can be concluded that, in general, textbooks, especially chemical equilibrium materials, are appropriate for use in the learning process. However, the spiritual aspects and material sequence have not yet been found Le Chatelier's principle should be explained as an introduction to the material factors that cause a shift in chemical equilibrium
Kredibilitas KH Agus Badrudin dalam berdakwah dimata santri pondok pesantren Nailul Kirom
Kredibilitas adalah salah satu faktor penting yang harus dimiliki oleh seorang da'i agar dakwah yang disampaikannya menjadi efektif. Kredibilitas mengacu pada kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap integritas, keahlian, dan otoritas seorang da'i dalam bidang dakwah. Kredibilitas menciptakan kepercayaan dan rasa hormat, sehingga masyarakat lebih cenderung menerima dan mengamalkan pesan-pesan dakwah yang disampaikan oleh seorang da'i yang kredibel. Oleh karena itu, penting bagi seorang da'i untuk membangun dan mempertahankan kredibilitasnya melalui integritas, pengetahuan yang baik, dan keteladanan dalam praktek dakwahnya. KH.Agus Badrudin merupakan seorang kyai yang saat ini sangat disukai oleh banyak orang, terutama oleh para santrinya. Kehadiran santri-santri ini tentu saja membawa perbedaan pandangan terhadap kredibilitas KH. Agus Badrudin dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Maka penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengukur tingkat kredibilitas KH. Agus Badrudin dalam hal keahlian, kepercayaan, kedinamisan, sosiabilitas, koorientasi, dan karisma di kalangan santri Pondok Pesantren Nailul Kirom.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk menggambarkan kredibilitas KH. Agus Badrudin dalam hal keahlian, kepercayaan, kedinamisan, sosiabilitas, koorientasi, dan karisma di kalangan santri Pondok Pesantren Nailul Kirom dengan populasi 51 santri dan sampel yang diambil sebesar 50% yaitu 26 santri. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa observasi, angket dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Agus Badrudin di mata santri pondok pesantren nailul kirom merupakan seorang da’iyah yang berkredibilitas. Hal ini dibuktikan dengan hasil angket yang telah disebar kepada para santri Pondok Pesantren Nailul Kirom dimana para santri memberikan penilaian-penilaian positif terhadap poin-poin pertanyaan yang disampaikan dalam angket. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan KH. Agus Badrudin adalah seorang da'i yang sangat berkredibilitas di Pondok Pesantren Nailul Kirom. Ia memiliki keahlian dalam menggunakan metode dakwah yang tepat untuk pemuda, dengan ceramah dan tanya jawab menggunakan media modern. Wataknya yang sopan, lemah lembut, dan tegas membuatnya dipercayai dan dihormati. Dia juga dinamis dan penuh semangat dalam menyampaikan dakwahnya serta mudah beradaptasi dan akrab dengan para santri. Selain itu, dia memiliki karisma yang membuatnya dihormati dan memiliki wibawa di mata santri Pondok Pesantren Nailul Kirom
- …
