31 research outputs found
Pengaruh pengetahuan perempuan pasangan usia subur terhadap upaya melakukan deteksi dini kanker serviks
Cervical cancer is a malignant disease that attacks the female uterine organ. Data of Health Office D.I. Yogyakarta 2014 show that most cancer sufferers come from age 25 -64 years, adolescents 15-24 years, The study was conducted in order to know the effect of knowledge on women of childbearing age efforts to conduct early detection of cervical cancer, the explanatory research design of The One Group Pretest-posttest Design experimental study without a control group. The study population in the Aisyiyah recitation group 'Aisyiyah Hamlet Ganggom, Bangunkerto, Turi, Sleman, the total population of 31 people, sampling techniques in total sampling, obtained a sample of 26 respondents who have met the inclusion criteria of women of reproductive age 20-35, educated at least graduated from junior high school, data collection using the adoption questionnaire from Setianingsih and Soimah, (2017), univariate analysis calculated percentage, bivariate using Wilcoxon test. The highest age characteristics of 20-30 years old amounted to 14 (53.8%) respondents, Educational factors most of the last high school education totaled 19 people (73%), the highest level of knowledge before counseling was 14 people (53.8%). after counseling, knowledgeable EFAs were increasing to 21 people (80.8%). Wilcoxon test knowledge of pre and post counseling with prevention efforts obtained with a value of p = 1.34> α (0.05) can be concluded that there is no effect of counseling on knowledge of EFA to changes in the behavior of prevention of early cervical cancer
Potret kegiatan dan pengembangan Pendidikan Agama Islam di desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang
ABSTRAKSoimah, Nurul. 2017. Potret Kegiatan dan Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Program studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Agama Islam. Universitas Islam Malang. Pembimbing: Drs. Rosichin Mansur S. Pd.Kata Kunci : Kegiatan, pengembangan Pendidikan Islam. Skipsi ini mengkaji tentang Potret kegiatan dan Pengembangan Pendidikan Agama Islam. Pembahasan skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peranan masyarakat dalam mendukung kegiatan dan pengembangan pendidikan agama islam . Serta untuk mengetahui pelaksanaannya dalam kegiatan dan pengembangan pendidikan agama Islam. Oleh karena itu kegiatan-kegiatan yang dilakukan masyarakat desa Ngabab dalam mendukung pendidikan agama Islam antara lain. Selalu bekerja sama dalam mendirikan tempat beribadah seperti Masjid, Musholla, dan lembaga-lembaga pendidikan, juga mengadakan kegiatan rutinan di setiap minggu dan di setiap bulannya baik laki-laki maupun perempuan. Dalam mengembangkan pendidikan agama Islam yang dilakukan selain memberikan sarana dan prasarana dalam pendidikan juga memberikan tanah waqofan sebagai tempat untuk membangun lembaga pendidikan di samping itu peranan masyarakat juga di butuhkan sebagai komite untuk berkecimpung dalam dunia pendidikan. Faktor pendukung dan penghambat dalam dunia pendidikan antara lain untuk selalu mendukung anak-anaknya dalam menempuh pendidikan di lembaga-lembaga Islam. Dan tidak mengarahkan ke dalam hal-hal yang negatif selalu di arahkan ke hal-hal positif dalam membentuk manusia yang berakhlakul karimah. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kegiatan pendidikan agama islam, (2) untuk mendeskripsikan pengembangan pendidikan agama Islam, (3) untuk mendeskripsikan peran masyarakat dalam mengembangkan dan kegiatan agama islam, serta (4) mendeskripsikan faktor-faktor penghambat dan pendukung kegiatan pengembangan agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian grounded theory. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data terdiri dari ketekunan pengamatan, teknik triangulasi data dan perpanjangan penelitian. Dan akhirnya menjadi pelapor hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sangat berantusias dalam mendukung kegiatan dan pengembangan pendidikan agama islam yang sifatnya mendidik masyarakat dalam menyadari pentingnya agama Islam. Sehingga dapat terwujudnya persatuan dan kesatuan antar masyarakat dalammemperjuangkan agama Islam di desa Ngabab. Kesimpulan yang dapat penulis berikan dalam penelitian ini adalah kekompakan masyarakat dalam melakukan kegiatan-kegiatan Islam seperti kegiatan rutinan, jamiah islam, gotong royong dalam membangun tempat ibadah dan lembaga pendidikan juga memberikan tanah waqofan untuk diberikan lembaga pendidikan Islam demi perkembangan dan kemajuan proses belajar dan pembelajaran dalam membentuk manusia yang beriman bertaqwa dan berakhlakul karimah
KONFLIK BATIN TOKOH YUICHI TANABE PADA NOVEL 'KITCHEN' KARYA BANANA YOSHIMOTO
Manusia akan berusaha memutuskan pilihan terbaik dalam hidupnya. Namun pada kenyatannya manusia kerap kali menghadapi kebimbangan dalam menentukan mana keputusan yang baik atau buruk yang pada akhirnya memicu konflik batin dalam dirinya. Konflik batin sering terjadi pada diri tiap orang, contoh paling sederhana adalah ketika seseorang ingin melanjutkan tidurnya di pagi hari namun ia sadar ia harus bangun dan berangkat bekerja. Jika ia memilih tidur ia akan terlambat bekerja, jika ia memilih bangun ia akan bekerja dalam keadaan masih mengantuk. Dalam hal ini tidur disebut dengan gagasan menyenangkan sedangkan bangun untuk bekerja disebut dengan gagasan tidak menyenangkan. Gagasan mana yang akan dipilih ini tentunya memiliki konsekuensinya masing-masing. Penulis mengambil contoh konflik batin yang digambarkan secara mendetail melalui karya sastra berupa novel berjudul Kitchen karya Banana Yoshimoto. Penulis menemukan penggambaran konflik yang dialami oleh tokoh bernama Yuichi Tanabe pada novel ini. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah studi literatur. Tujuan penulisan makalah ini adalah menemukan bentuk dari konflik batin yang dialami Yuichi lalu pilihan mana yang akhirnya diputuskan Yuichi ketika mengalami konflik tersebut. Ditemukan 19 data berisi konflik batin yang dialami Yuichi, dan 14 di antaranya merupakan pilihan dengan sifat tidak menyenangkan. Hal ini disebabkan Yuichi punya pengalaman traumatik karena meninggalnya Eriko, ayah kandung Yuichi yang mengubah dirinya menjadi wanita. Pada akhirnya konflik batin yang dialami Yuichi sirna karena Yuichi membuka dirinya terhadap tokoh utama novel ini yaitu gadis bernama Mikage Sakurai.
********
Humans will try to decide the best choice in life. But in reality, humans often face indecision in determining which decision is good or bad, which in turn triggers inner conflict within themselves. Inner conflict often occurs in everyone, the simplest example is when someone wants to continue sleeping in the morning but he realizes he has to get up and go to work. If he chooses to sleep he will be late for work, if he chooses to wake up he will work while still sleepy. In this case sleeping is called a pleasant idea while getting up for work is called an unpleasant idea. Which idea to choose has its own consequences. The author takes an example of inner conflict that is described in detail through a literary work in the form of a novel entitled Kitchen by Banana Yoshimoto. The author finds the depiction of conflict experienced by a character named Yuichi Tanabe in this novel. The method used in data collection is literature study. The purpose of writing this paper is to find the form of inner conflict experienced by Yuichi and then which choice Yuichi finally decided when experiencing the conflict. Found 19 data containing inner conflict experienced by Yuichi, and 14 of them are choices with unpleasant properties. This is because Yuichi had a traumatic experience due to the death of Eriko, Yuichi's biological father who turned into a woman. In the end, the inner conflict experienced by Yuichi disappeared because Yuichi opened himself to the main character of this novel, a girl named Mikage Sakurai
Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Deteksi Dini Kanker Rahim Dan Akses Layanan Pemeriksaan IVA/ Papsmear
Research using qualitative design of with focus group discution approach focused on fertile couples in the study group ‘Aisyiyah Ranting Gonggong, Bangunkerto, Turi, Sleman, March 2017 period. Informants were selected with purposive sampling technique, fertile couples aged between 16-40 years, FGD of 7 women of childbearing age and 1 male until saturated data obtained. Instrument guide FGD adopted from the “Mampu” program of ‘Aisyiyah Head of ‘Asyiyah Research Institute. Data analysis using Spradely Model, namely to verify for the meaning from data with domain analysis, record regularity, sort into the pattern, simplifying to the form of transcript, according to categories in te taxonomy, determine the theme of the findings (Sugiyono, 2008). The result of knowledge Knowledge of fertile couples is still lacking has not been information Suggestions of the leader of Aisyiyah Branch to add the material of ‘pengajian’ with reproductive health theme.Keyword: knowledge, early detection of cancer IVA test</jats:p
Aplikasi Pupuk Organik Cair Berbasis Azolla (Azolla Microphylla) dan Limbah Teh Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.)
Tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki ciri khas tersendiri yaitu daunnya berwarna merah. Sayuran ini dapat memenuhi gizi masyarakat mengingat kandungan gizi yang terkandung didalamnya seperti protein, karbohidrat, zat besi, vitamin A, B, C dan serat (Kesuma dan Salamah, 2013). Produksi bayam merah di Indonesia termasuk masih rendah sehingga perlu suatu usaha agar dapat meningkatkan produksi bayam merah. Salah satu usaha yang dapat dilakukan yaitu memperluas lahan untuk budidaya bayam merah atau ekstensifikasi lahan pertanian. Tanah inceptisol merupakan salah satu lahan marginal yang berpotensi untuk budidaya tanaman, namun memiliki kesuburan yang rendah (Sudirja et al., 2017). Upaya untuk meningkatkan kesuburannya dapat dilakukan pemupukan menggunakan pupuk organik seperti pupuk organik cair Azolla dan limbah teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi konsentasi pupuk organik cair Azolla microphylla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah, 2) mengetahui pengaruh aplikasi dosis limbah teh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah dan 3) mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi pupuk organik cair Azolla dan dosis limbah ampas teh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah. Penelitian ini dimulai pada bulan Desember 2018-Januari 2019 dan dilaksanakan di screen house Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk organik cair Azolla yang terdiri dari tiga taraf, yaitu P1 = 25 ml/L, P2 = 75 ml/L dan P3 125 ml/L. Faktor kedua yaitu dosis limbah teh yang terdiri dari tiga taraf yaitu T1 = 60 g/polibag, T2 = 80 g/polibag dan T3 = 100 g/polibag, sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis keragaman (Uji F) pada taraf kesalahan 5%. Apabila terdapat perbedaan nyata dan sangat nyata, dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi konsentrasi pupuk organik cair Azolla berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar dan kering tanaman. Aplikasi dosis limbah teh belum mampu menunjukkan pengaruh yang ntara pada semua variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, bobot segar dan kering tanaman, panjang akar, serta bobot segar dan kering akar. Hal yang sama terjadi pada perlakuan kombinasi antara pupuk organik cair Azolla dan limbah teh. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aplikasi konsentrasi pupuk organik cair Azolla sebesar 75 ml/polibag dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar dan bobot kering tanaman secara berturut-turut yaitu 56,74 cm, 73,44 helai, 151,33 g dan 20,54 g, dosis limbah teh sebesar 60, 80 dan 100 g/polibag yang diberikan belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, bobot segar dan kering tanaman, panjang akar, serta bobot segar dan kering akar, dan belum ditemukan kombinasi yang tepat antara konsentrasi POC Azolla dan dosis limbah teh untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah
Psikologi Perempuan dengan Masalah Infertilitas Sekunder Studi Fenomenologi pada Pasien di Poloklinik Kebidanan Rumah Sakit Ibu Anak 'Aisyiyah Muntilan Kabupaten Magelang Tahun 2011
Siklus kehidupan seorang perempuan secara natural memiliki peran dalam\ud
sistim reproduksi yaitu hamil dan melahirrkan, mempunyai anak merupakan\ud
idaman setiap pasangan suami istri dalam memenuhi perannya. Infertilitas sebagai\ud
keadaan yang menghambat peran dan fungsi pencapaian dari tujuan perkawinan\ud
yang menyimpang sehingga dapat membawa dampak secara psikologis pada\ud
perempuan. Penelitian dilakukan guna menggali permasalahan psikologis\ud
perempuan dengan masalah infertilitas sekunder sehingga dapat diketahui segala\ud
dampak psikologinya.\ud
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif studi\ud
fenomenologi diperoleh data melalui wawancara langsung kepada sumbernya\ud
dengan menggali berbagai masalah berupa stress dan kebutuhan yang diinginkan,\ud
pengalaman hidup sebagai perempuan dengan masalah infertilitas.\ud
Informan/partisipan diperolah dengan menentukan kriteria tertentu berdasarkan\ud
pada teori dan berdasarkan pada teori dari penelitian sebelumnya.\ud
Pada penelitian ini didapatkan empat informan yaitu perempuan dengan\ud
masalah infertilitas sekunder, dua informan telah memiliki anak dan dua informan\ud
lain belum memiliki anak mengalami keguguran dua kali. Hasil penelitian dapat\ud
ditemukan bahwa infertilitas berdampak psikologis yaitu stress karena adanya\ud
harapan ingin anak, biaya yang mahal, pengobatan yang memakan waktu lama,\ud
sehingga menjadi suatu pengalaman hidup tidak menyenangkan. Informan\ud
membutuhkan dukungan dari suami dan keluarga baik secara emosional, material\ud
dan juga dari orang-orang disekitarnya.\ud
Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi beban psikologis dan stress yang\ud
dialami baik dalam bentuk adaptif sebagai suatu penerimaan keadaan dirinya\ud
secara positif yaitu dengan mengembalikan keadaan sebagai kuasa Tuhan,\ud
sebagaian lagi upaya yang dilakukan secara maladaptive sebagai bentuk stress\ud
penolakan terhadap keadaan dirinya.\ud
Pelayanan kesehatan dan asuhan kebidanan pasien infertilitas hendaknya\ud
dilakukan secara bio, psiko, sosial berkesinambungan
Asuhan Kebidanan Ibu Bersalin pada Ny N Umur 32 Tahun G2P1A0 Kala 1 Lama dengan Anemia Ringan di Ruang Bersalin RS PKU Muhammadiyah Kota Gede
Angka Kematian Ibu (AKI) adalah salah satu indikator keberhasilan\ud
pembangunan kesehatan di Indonesia. Menurut data WHO (Wordl Healt\ud
Organization), sebanyak 99% kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran\ud
terjadi di negara-negara berkembang (Joseph, 2010). Penyebab terjadinya komplikasi\ud
persalinan menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007\ud
adalah partus lama 36,6% (BPS, 2008). Kala I lama di RS PKU Muhammadiyah Kota\ud
Gede dari bulan Agustus sampai Desember 2014 sebanyak 25 orang dari total\ud
persalinan sebanyak 185.\ud
Mengetahui asuhan kebidanan yang diberikan pada ibu bersalin dengan kala I\ud
lama.\ud
Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diskriptif\ud
eksplanatory. Analisa hasil penelitian menggunakan menggunakan Asuhan\ud
Kebidanan SOAP.\ud
Selama 3 hari, setelah dilakukan asuhan persalinan sebanyak 8 kali dengan\ud
kolaborasi bersama dokter SpOG, yaitu pemberian induksi sebanyak 4 kali dengan\ud
dosis cytotec 25µg setiap 4 jam dan nifas sebanyak 2 kali, didapatkan bahwa ibu\ud
bersalin dengan kala I lama dipengaruhi oleh tingkat kecemasan, tidak ada\ud
komplikasi antara ibu dan bayi.\ud
Dapat disimpulkan dari asuhan kebidanan yang telah dilakukan di RS PKU\ud
Muhammadiyah Kota Gede yaitu penatalaksanaan kala I lama dengan diberikan\ud
cytotec dosis awal sampai akhir, pembukaan mengalami kemajuan dan bayi lahir\ud
normal saat kala II tidak ada penyulit. Sarannya supaya tenaga kesehatan tetap\ud
melakukan pelayanan yang terbaik bagi pasien
HUBUNGAN FAKTOR UMUR IBU DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT UMUM PKU MUHAMMDIYAH BANTUL TAHUN 2016
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan indikator yang
sensitive dari kondisi social ekonomi dan secara tidak langsung menjadi tolak ukur
kesehatan ibu dan anak. Kejadian BBLR di Indonesia sebesar 10,2%, sedangkan
prevalensi BBLR di Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 9,9%. BBLR masih
menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia termasuk di
Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan faktor umur ibu dan paritas dengan
kejadian bayi berat lahir rendah di RSU PKU Muhammdiyah Bantul. Rancangan
penelitian ini adalah deskriptif korelasional, dengan pendekatan waktu cross
sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Populasi semua
ibu yang melahirkan sebanyak 881. Sampel yaitu mengambil sebagian dari populasi
sebanyak 94 ibu yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis bivariate menggunakan chi
square. Hasil penelitian yaitu umur pvalue (0,35>0,05), paritas pvalue (0,01<0,05)
menunjukkan ada hubungan paritas dengan kejadian BBLR. Simpulan dan Saran:
Ada hubungan antara paritas dengan kejadian bayi berat lahir rendah.Saran bagi
petugas kesehatan agar dapat meningkatkan pelayanan KIE secara efektif khususnya
informasi upaya promotive dan preventif kejadian BBLR
HUBUNGAN PENGETAHUAN WUS TENTANG DETEKSI DINI KANKER\ud SERVIKS DENGAN UPAYA PENCEGAHAN YANG DILAKUKAN \ud WUS DI PUSKESMAS TURI SLEMAN
Angka kejadian kanker serviks di Kabupaten Sleman yaitu usia 20 - 44\ud
tahun sebanyak 19 kasus baru tahun 2013 (Dinkes Kabupaten Sleman, 2013).\ud
Kurangnya pengetahuan wanita tentang kanker serviks menjadi salah satu sebab\ud
keterlambatan diagnosis. Deteksi dini merupakan salah satu upaya pencegahan\ud
kanker serviks yang dapat dilakukan. Diketahuinya hubungan pengetahuan Wanita\ud
Usia Subur (WUS) tentang deteksi dini kanker Serviks dengan upaya pencegahan\ud
yang dilakukan Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Turi Sleman. Jenis\ud
penelitian analitik korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel diambil\ud
secara quota sampling sehingga didapatkan jumlah 103. Metode analisis yang\ud
digunakan adalah uji korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian ini menunjukan jumlah\ud
Wanita Usia Subur (WUS) Berpengetahuan baik sebanyak 49,5%, pengetahuan\ud
cukup sebanyak 46,6% dan pengetahuan kurang sebanyak 4,9%. nilai significancy pvalue\ud
\ud
pengetahuan dengan upaya pencegahan sebesar 0,048 dengan nilai korelasi\ud
0,182. Terdapat hubungan pengetahuan Waniita Usia Subur (WUS) tentang deteksi\ud
dini kanker serviks dengan upaya pencegahan yang dilakukan Waniita Usia Subur\ud
(WUS) dan memiliki keeratan hubungan sangat rendah. Diharapkan kepada\ud
Puskesmas Turi Sleman dapat melaksanakan penyuluhan lebih sering pada\ud
masyarakat khususnya para Wanita Usia Subur (WUS) untuk meningkatkan\ud
pengetahuannya
PENGARUH PENGETAHUAN REMAJA TENTANG VULVA HYGIENE TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PATOLOGI PADA SISWI KELAS X DI SMA MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA
Latar Belakang: Pengetahuan remaja tentang vulva hygine merupkan salah
satu masalah penting yang dapat berpengaruh pada perilaku hidup sehat khususnya
masalah kesehatan reproduksi. Terdapat 5% remaja didunia terjangkit PMS dengan
gejala keputihan setiap tahunnya, dan sebesar 75% wanita di seluruh dunia
setidaknya mengalami keputihan sebanyak satu kali dalam seumur hidupnya (WHO,
2014).
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan remaja tentang vulva
hygiene terhadap perubahan perilaku pencegahan keputihan patologi pada siswi
Kelas X di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta tahun 2017.
Metode: Desain penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimen.
Responden dalam penelitian ini berjumlah 90 siswi yang memenuhi kriteria. Teknik
pengambilan sampel total sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 90 responden sehingga uji Wilcoxon
didapatkan nilai p = 0,000 < α (0,05) dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh
pengetahuan remaja tentang perilaku vulva hygiene terhadap perubahan perilaku
pencegahan keputihan patologi.
Simpulan dan Saran: ada pengaruh pengetahuan remaja tentang perilaku
vulva hygiene terhadap perubahan perilaku pencegahan keputihan patologi pada
siswi kelas X di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Bagi siswi hendaknya
berusaha mencari sumber-sumber lain yang bisa menambah ilmu pengetahuan
khususnya tentang keputihan, dan bisa mengubah kebiasaan yang buruk
