1,721,010 research outputs found
Peran Ganda Perempuan Pekerja Ojek Tani Di Desa Bilalang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan faktor sosial dan ekonomi yang mendorong perempuan bekerja sebagai ojek tani, (2) menjelaskan dampak sosial dan ekonomi dari peran ganda tersebut bagi keluarga, (3) mengungkapkan bagaimana cara yang diterapkan oleh perempuan pekerja ojek tani menjalankan peran ganda tanpa menimbulkan masalah dalam keluarganya.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 15 orang, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan memperhatikan karakteristik : pekerja perempuan yang bekerja sebagai ojek tani, yang tidak punya lahan, dan memiliki suami. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan melalui proses reduksi data, menyajikan data dan membuat kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor sosial dan ekonomi yang menyebabkan perempuan bekerja ojek tani adalah faktor usia, tingkat pendidikan, kepemilikan lahan, jumlah anak, dan pekerjaan suami yang berkaitan dengan pendapatan, (2) Dampak sosial dan ekonomi perempuan pekerja ojek tani tidak menjadi beban bagi mereka, dimana antara peran publik dan domestik mampu dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, selain itu mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi ekonomi keluarga, (3) cara para perempuan dalam menekuni peran gandanya yaitu sebagai ibu rumah tangga dan pekerja ojek tani tetap membangun kerjasama dan saling pengertian dengan anggota keluarganya (suami dan anak) sehingga tidak menimbulkan konflik internal keluarga. Sehingga timbul keseimbangan dan kesejahteraan dalam keluarga.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Alat Permainan Edukatif (APE) Di Raodhatul Athfal PAttiro KEcamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan dua kali tes, keaktifan belajar peserta didik pada siklus I yaitu adalah kehadiran mencapai hasil peserta didik tidak rajin 26,67 % dan peserta didik rajin 73,33%, komponen keaktifan bertanya atau menjawab pertanyaan mencapai hasil peserta didik tidak aktif 53,33% dan peserta didik aktif 46,67%, dan komponen keaktifan mengerjakan tugas mencapai hasil peserta didik tidak aktif 53,33 % dan peserta didik aktif 46,67%. Pada siklus II kehadiran mencapai hasil peserta didik tidak rajin 6,67% dan peserta didik rajin 93,33%, komponen keaktifan bertanya atau menjawab pertanyaan mencapai hasil peserta didik tidak aktif 26,67% dan peserta didik aktif 73,33%, dan komponen keaktifan mengerjakan tugas mencapai hasil peserta didik tidak aktif 13,33% dan peserta didik aktif 86,67%
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematika Melalui Penerapan Pendekatan Matematika Realistik pada siswa Kelas V di SDN 183 Inpres Mangngai Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros
Pembelajaran yang berkualitas diharapkan dapat menjadi sarana bagi pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Untuk proses mengajar yang efektif dan efesien, tidak hanya dicapai dengan metode yang bersifat “teacher center”. Rendahnya komunikasi Matematika karena siswa kurang memahami setiap materi dalam pelajaran Matematika. Masalah penelitian ini yaitu: Bagaimanakah kemampuan komunikasi Matematika dalam pembelajaran Matematika sebelum dan setelah penerapan PMR? Tujuan penelitian tindakan ini yaitu: mengetahui kemampuan komunikasi Matematika dalam pembelajaran Matematika sebelum dan setelah penerapan PMR.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian adalah SDN 183 Inpres Mangai Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Penelitian ini dilaksanakan pada semester I Tahun Pelajaran 2014/2015. Yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa Kelas V SDN 183 Inpres Mangai. Tes pada penelitian ini berupa soal uraian yang diberikan pada akhir setiap siklus dan berpedoman pada indikator keberhasilan untuk mengungkap kemampuan komunikasi Matematika siswa. Jumlah soal tes untuk setiap siklusnya terdiri dari empat butir soal. Soal tes dibuat sendiri oleh penulis dan diuji validitasnya. Indikator keberhasilan dalam penelitian tindakan ini adalah bila rata-rata komunikasi siswa dapat mencapai nilai minimal 3,0.
Berdasarkan analisis hasil tes pada siklus I diketahui bahwa skor total aspek kemampuan komunikasi Matematika, belum memenuhi indikator keberhasilan dalam penelitian ini. Nilai rata-rata siswa adalah 61,03 dan berada dalam kategori sedang pada siklus I. Secara umum pelaksanaan tindakan pada siklus II mencapai pada kategori tinggi yaitu 67,66. Keterlaksanaan pembelajaran Matematika dengan PMR pada siklus I adalah 80 % meningkat menjadi 94 % pada siklus II dan keduanya berada dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan karakteristik PMR. Secara umum adanya interaksi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, maupun siswa dengan lingkungan selama proses pembelajaran sudah cukup baik.
Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan komunikasi Matematika pada siklus I berdasarkan skor total aspek kemampuan komunikasi Matematika adalah 61,03 dalam kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 67,66 dalam kategori tinggi, sehingga persentase peningkatannya sebesar 10,86 %. Saran dari penelitian ini yakni PMR dapat digunakan sebagai salah satu variasi dalam pembelajaran Matematika kerena dengan menggunakan PMR ini siswa dapat terlibat secara aktif dan dapat menimbulkan motivasi belajar sehingga siswa dapat lebih memahami konsep Matematika
Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Pendidikam Agama Islam pada Peserta Didik di SMP Negeri 1 Tinambung Kabupaten Polman
Tesis ini membahas tentang pengaruh lingkungan keluarga di SMP Negeri 1
Tinambung Kabupaten Polman yang berkaitan dengan hasil belajar Pendidikan
Agama Islam pada peserta didik. Pokok permasalahannya adalah bagaimana
pengaruh lingkungan keluarga memberikan dampak positif terhadap peningkatan
hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik di SMP Negeri 1
Tinambung Kabupaten Polman.
Pendekatan yang digunakan pada penelitian survei ini adalah pendekatan
sosiologis, teologis normatif dan pendekatan yuridis. Jenis penelitian yang dilakukan
adalah penelitian kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik total sampling dari orang
tua peserta didik kelas VII, VIII dan kelas IX dengan jumlah responden, 131 orang.
Pengolahan data menggunakan analisis person product moment, yakni dengan
menghitung korelasi hasil angket dan nilai Pendidikan Agama Islam semester genap
Tahun Ajaran 2008/2009 dan semester ganjil Tahun Ajaran 2009/2010. Hasil korelasi
selanjutnya dihitung dengan t(hitung) dan regresi untuk menguji hipotesis.
Hasil penelitian ini diperoleh: 1) gambaran kualitas lingkungan keluarga
peserta didik dapat dikategorikan tinggi dan positif, dengan persentase kumulatif
82,53 persen respon positif, kategori sedang 16,93 persen dan kategori negatif
sebesar 0,73 persen; 2) hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam dikategorikan "tinggi", yakni dengan nilai rata-rata 80,04. Bila
didasarkan dari Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu nilai "70" maka
kesemua peserta didik (responden) dinyatakan tuntas, dan 3) Pengaruh lingkungan
keluarga terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik
diketahui dari uji hipotesis dengan nilai hasil regresi, yaitu F (hitung) = 117.391 >
F(tabel)
= 3,91, yang berarti semakin ditingkatkan pengaruh lingkungan keluarga
maka hasil belajar akan semakin meningkat. Sehingga H
1
yang berbunyi pengaruh
lingkungan keluarga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar
Pendidikan Agama Islam dan hasilnya dapat di terima.
Implikasi penelitian ini dapat dijadikan bahan agenda oleh pihak sekolah
untuk meningkatkan hubungan dan mengadakan koordinasi antara pendidik, orang
tua peserta didik secara terencana, positif dan berkesinambungan terutama
perhatian dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah
Analisis Perbandingan Rasio Profibilitas dan Likuiditas Sebelum dan Sesudah Go Public pada PT. Telekomunikasi Indonesia TBK di Bursa Efek Indonesia
Hasil analisis menunjukka bahwa setelah dilakukan go public secara signifikan terjadi penurunan pada rasio profitabilitas dan terjadi peningkat pada rasio likuiditas
Implementasi Peraturan Daerah No 6 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Takalar (Studi Tentang Alih Fungsi Lahan Pertanian Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Takalar)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dalam melindungi lahan pertanian produktif, 2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi peraturan daerah No 6 tahun 2012 tentang Rencana tata Ruang Wilayah Kabupaten Takalar terkait tentang alih fungsi lahan pertanian dan 3) Upaya pemerintah dalam mengoptimalisasikan peraturan daerah No 6 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupten Takalar terkait tentang alih fungsi lahan pertanian.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pegawai Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Takalar yang berjumlah 43 orang, dan sampel sebanyak 7 informan. Dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penarikan sampel yang dilakukan secara sengaja dengan kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :1) Peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Takalar dalam melindungi lahan pertanian agar tidak beralih fungsi yaitu merumuskan kebijakan teknis di bidang perencanaan melalui penelitian, pembinaan dalam pelaksanaan tugas, fungsi pengawasan, melakukan koordinasi dengan instansi lain, dan melakukan evaluasi dan monitoring, 2) Faktor pendukung implementasi Peraturan Daerah No 6 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten terkait tentang alih fungsi lahan pertaniann di Kabupaten Takalar yatiu : a) Adanya kebijakan otonomi daerah (desentralisasi), b) Dukungan dari lembaga lain, c) Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Sedangkan faktor penghambat yaitu : a) masih terdapat ego dari beberapa instansi, b) bisnis perumahan semakin berkembang, dan c) kurangnya kesadaran masyarakat akan kewajibannya, dan 3) Upaya pemerintah dalam mengoptimalisasikan Peraturan Daerah No 6 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah terkait tentang alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Takalar yaitu: a) melakukan sosialisasi, b) Melakukan pengawasan, dan c) pengenaan disinsentif dalam pemanfaatan ruang
Konvergensi dan Kompetisi Media Massa dalam Memenangkan Pasar di Era Media Digital di Makassar
The aim of the research was to analyze the printed mass media in making use of new media (online media) in order that they are able to converge and compete in an attempt to seize market in order to reap the advertisements and readers in the digital media era in Makassar.The Research was conducted to the editors in Chief, reportage coordinators and the manager of online media in Makassar, i.e. Tribun Timur Makassar and Fajar. Informants were selected by using purposive sampling methode based on the consideration that those informants knew well of what was expected from the research. The methodes of collecting the data were observation, in-depth interview, and documentation. The data were analyzed using by qualitative analysis.The results reveal that mass media convergence could overcome the decrease of the number of readers on mainstream media since the distribution of news does no longer only rely on newspapers but also on online media. The presence of these online media is a part of conventional media aiming to strengthen the media function of media so that they could expand the reader networks through a wider range of the distribution of news. This is the answer to market demands in order to survive and win the market in digital media era in Makassar. Mass media competition is analyzed by using Niche theory in which the media compete in one another in the same ecological space to obtain the source of life support, i.e. capital, content, and audience. Capital (advertisement) is the primary source of support, so online media are seriously given attention in order that they give a large amount of turnover. However, the income obtained from advertisements is still low compared to that of newspapers since the form of competition is not really high. This is because the companies in Makassar do not give a big advertisement budget allocation in online media
Faktor–faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Perawat dalam Penerapan Proses Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai Kab. Sinjai
Salah satu tantangan terbesar dalam pelayanan di rumah sakit adalah terpenuhinya harapan masyarakat akan mutu rumah sakit. Pelayanan keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan profesional, merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Di sisi lain yakni sebagai salah satu faktor penentu baik buruknya mutu dan citra rumah sakit
adalah Motivasi kerja perawat merupakan salah satu faktor terpenting yang bisa memicu kinerja mereka dalam menerapkan proses asuhan keperawatan kepada pasien.tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat dalam penerapan proses asuhan keperawatan di Rumah Sakit Umum Sinjai Kab.Sinjai. Jenis penelitian ini adalah crossectional tudy dan pulasinya seluruh perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di bagian ruang inap perawatan. Hasil analisis yang dilakukan dengan uji Chi – Square dengan menggunakan program SPSS – 15 Hasil yang diperoleh menunjukkan hubungan antara Pendidikan, Pengetahuan, Sistem reward dan Kenaikan jabatan dengan penerapan proses asuhan keperawatan. dengan nilai (P=0,001)untuk Pendidikan perawat (P=0,001) untuk pengetahuan perawat,(P = 0,002) untuk Sistem reward dan (p=0,001) untuk Kenaikan jabatan fungsional
Perbandingan Hasil Belajar Matematika yang Menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan Metode Diskusi pada Siswa Kelas VIII Mts Ibnul Amin Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa
Dari hasil di atas, dapat kita simpulkan bahwa penerapan metode Lembar Kerja Siswa(LKS) pada kelompok eksperimen
dan metode Diskusi pada kelas eksperimen mempunyai perbedaan signifikan setelah kedua metode pembelajaran tersebut diterapkan
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE COMPUTER ASSISTED TEST (CAT) DALAM SELEKSI CASN DI PEMERINTAH KOTA BONTANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah penerapan metode Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi CASN Di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang telah efektif dan faktor-faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan efektifitas penerapan metode tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Fokus pada penelitian ini yaitu efektivitas penerapan metode Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang dimana penerapan metode tersebut diharapkan dapat mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas penerapan metode Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Bontang diukur dengan menggunakan teori Duncan melalui : (a) pencapaian tujuan, (b) integrasi dan (c) adaptasi. dalam hal ini panitia seleksi daerah termasuk Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Bontang menerapkan metode Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara sejak tahun 2014 dan telah ditemukan beberapa faktor penghambat efektifitas namun Pemerintah Kota Bontang telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasi hambatan tersebut sehingga seleksi dapat berjalan secara efektif. Kata Kunci : Computer Assisted Test (CAT), Seleksi CASN, Efektifita
- …
