1,724,347 research outputs found
Peah Kitchen / Nur Nadhia Natasya Osman
Peah kitchen was developed in mid-2021 to fulfill the food demands of local customers. Initially, the business was established to prepare kuih muih for breaking fast, however after one month of fasting, the demand for kuih muih is increased. As a result, Peah Kitchen continues to provide kuih muih for breakfast as well as other menu options. Customers particularly enjoy the Karipap and Nasi lemak dishes, as well as a variety of kuih muih. In 2021, Peah Kitchen will be registered with SSM. The name Rafeah, the mother of Peah Kitchen's founder, Nur Nadhia Natasya Osman, was obtained together with the name Peah Kitchen.
The product of Peah Kitchen is quite cheap, with prices ranging from RM 1 to RM7.50. Customers can get the kuih muih only with three pieces available for RM 1, while Nasi Lemak ranges from RM 1.50 to RM7.50. Due to MCO and limits in doing business on premises, the model for starting a business is just RM100 and the capital from the saving of the owner. Business operations are done at home, and there is also a door-to-door delivery service. To receive orders from clients through WhatsApp, marketing is done on digital channels such as Facebook and Whatsapp. The buying area is limited to the area of Kampung Telok Pelabuhan Klang in Selangor.
The unique value proposition of this business is, sales price from product kuih muih which is 3 pieces only RM1 and compete with other competitors that offer 0.40sen to 0.50sen are pieces, penetration on price strategy give the advantages for our business. For the customer segment we focus on people that stay in the area Kampung Telok Gong and also for all gender and age
Pemerolehan Bahasa Anak Usia Empat Tahun (Kasus Natasya Kristiani)
Penelitian ini berjudul “Pemerolehan Bahasa Anak Usia Empat Tahun (Kasus Natasya Kristiani)”. Masalah penelitian ini adalah bagaimana pemerolehan bunyi bahasa anak usia empat tahun (kasus Natasya Kristiani? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan,menganalisis data dan menginformasikan
tentang pemerolehan bahasa anak usia empat tahun (kasus Natasha Cristin). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori mengenai bunyi bahasa anak yang dikemukakan oleh (1) Dardjowidjojo (2000), (2) Ma’rat (2005), (3) Chaer
(2009) dan (4) Muslich (2008). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus (case study). Adapun data dari penelitian ini adalah seluruh bunyi ujaran yang dilafalkan oleh anak usia empat tahun (kasus Natasya
Kristiani). Sumber data dalam penelitian adalah satu orang anak yaitu Natasya Kristiani. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik simak libat cakap. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Bunyi bahasa yang diperoleh oleh Natasya mengalami perubahan bunyi
bahasa yaitu terdapat 7 fonem di antaranya: fonem /k/, /c/, /s/, /g/, /r/, /ñ/, dan /ŋ/. Dari semua bunyi bahasa yang mengalami perubahan tersebut tidak ada satu pun kata-kata yang diujarkan dengan tepat. Oleh sebab itu, bunyi-bunyi bahasa yang diujarkan oleh Natasya Kristiani semua mengalami perubahan bunyi. Adapun bunyi bahasa yang diujarkan oleh Natasya Kristiani dalam memperoleh bunyi bahasa usia empat tahun adalah berjumlah 156 bunyi bahasa yang mengalami
perubahan bunyi. Perubahan bunyi bahasa yang diujarkan Natasya Kristiani disebabkan oleh kesulitan anak dalam memperoleh bunyi bahasanya tersebut
PERANCANGAN KEMASAN UMKM BAKPIA NATASYA DI WONOGIRI
UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada tahun 2014, terdapat sekitar 57,8 juta pelaku UMKM di Indonesia. Di 2017 serta beberapa tahun kedepan diperkirakan jumlah pelaku UMKM akan terus bertambah. UMKM mencakup berbagai bidang usaha mulai dari Bidang Pertanian, Bidang Fashion maupun Bidang Kuliner. Salah satu UMKM di Bidang Kuliner yang sedang berkembang saat ini adalah usaha Bakpia. Bakpia adalah salah satu makanan yang berasal dari Negeri China yang terbuat dari tepung terigu, minyak, gula, dan sebagainya yang diisi dengan berbagai macam jenis mulai dari kacang hijau sampai durian. Pada zaman dahulu sebenarnya bakpia sendiri memakai bahan dasar yang berasal dari daging babi. Dalam bahasa mandarin Bak sendiri berarti daging babi dan pia yang berarti kue, jadi secara harfiah bakpia adalah kue yang memiliki isi daging babi. Namun melalui perkembangan zaman, saat ini daging babi sudah jarang dipakai lagi dan diganti dengan berbagai macam isi yang halal. Bakpia sendiri saat ini juga dikenal sebagai salah satu makanan khas dari Yogyakarta, namun di Wonogiri juga ada beberapa UMKM yang memproduksi kue Bakpia ini. Salah satu UMKM di Wonogiri yang memproduksi Bakpia adalah UMKM dengan label ”Natasya” yang didirikan oleh Bapak Pariyo. Alasan beliau menggunakan label “Natasya” karena nama tersebut adalah nama cucu beliau. Bakpia “Natasya” ini tidak mengandung unsur babi, sehingga halal untuk dikonsumsi. UMKM “Natasya” ini cukup bagus dalam penjualannya, sudah merambah keseluruh wilayah di Wonogiri. Tetapi kemasan yang digunakan untuk mengemas produknya masih sangat sederhana, berupa plastik yang tidak memiliki visual grafis, sedangkan produk lain sudah ada yang menggunakan plastik ataupun aluminium foil namun dikemas lagi kedalam boks yang diberi visual grafis, dengan kemasan tersebut akan lebih menarik untuk konsumen dan bisa masuk kepasar yang lebih luas seperti mall atau toserba, sehingga bisa memperluas pasar produk tersebut. Melihat permasalahan di atas penulis bermaksud merancang kemasan bakpia yang diproduki UMKM “Natasya”, oleh sebab itu penulis mengangkat judul Peramcanagan Kemasan UMKM Bakpia “Natasya” Di Wonogiri
DISFEMISME DALAM NOVEL RETAK KARYA AZARA NATASYA: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk disfemisme pada novel Retak karya Azhara Natasya untuk selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan kajian semantik. Selanjutnya tujuan lain penelitian ini adalah mendeskripsikan latar belakang psikologi tokoh dalam menggunakan disfemisme pada novel Retak karya Azhara Natasya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat serta menggunakan metode telaah pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh meliputi disfemisme dalam bentuk kata, frasa, dan klausa. Selanjutnya, hasil penelitian yang diperoleh juga berupa latar belakang tokoh menggunakan difemisme adalah sebagai bentuk kemarahan, kekecewaan, dan keputusasaan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, ditemukan banyak bentuk disfemisme pada novel Retak karya Azhara Natasya yang digunakan oleh penulis
Natasya Fitri's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Natasya Fitri's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Nadine Natasya Harahap's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Nadine Natasya Harahap's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Della Natasya Putri's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Nadine Natasya Harahap's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
- …
