7 research outputs found
Pembuatan Sabun Cuan (Cuci Pakaian) Cair Ramah Lingkungan Sesuai Konsep Zero Waste Living di Desa Argotirto, Sumbermanjing Wetan
Desa Argotirto merupakan daerah di wilayah Kabupaten Malang dengan 30% masyarakatnya masih berada pada kondisi ekonomi pra sejahtera dan banyak warganya yang belum memiliki pekerjaan tetap. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat Desa Argotirto untuk diberikan pelatihan keterampilan skill agar lebih mandiri dan percaya diri serta mendapatkan pekerjaan juga penghidupan yang layak. Salah satu bentuk pelatihan keterampilan yang dapat diberikan kepada masyarakat adalah cara pembuatan sabun cuan (cuci pakaian) cair ramah lingkungan. Bahan aktif yang akan digunakan dalam pembuatan sabun cuan cair berupa MES (metil ester sulfonat) yang berasal dari minyak sawit sehingga ramah lingkungan. Selain itu, dalam pelatihan ini akan digunakan konsep zero waste living melalui pemanfaatan botol reuse sebagai pengganti plastik kemasan yang nantinya dapat diisikan melalui refill station sabun cuan cair. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 4 September 2022 dengan peserta sebanyak 14 peserta. Berdasarkan hasil kuisioner dapat diketahui bahwa nilai mean mencapai angka 3.90 dan nilai modus dari masing-masing pertanyaan adalah 4.0. Hasil uji kuisioner tersebut menyimpulkan bahwa peserta pelatihan rata-rata memahami, puas dan merasakan manfaat dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan. Peserta pelatihan juga mendapatkan bahan dan alat refill station sabun cuan cair dari tim pengabdian. Sebaiknya peserta pelatihan dapat secara rutin untuk membuat sabun cuan cair secara mandiri agar peserta semakin mahir dalam proses pembuatan sabun cuan cair dan dapat membuka lapangan kerja baru bagi peserta yaitu berdagang sabun cuan cair produksi sendir
Pemisahan Dan Identifikasi Antioksidan Dan Inhibitor α-Glukosidase Dari Daun Salam
Daun salam merupakan obat herbal yang tumbuh di Asia Tenggara. Pada
penelitian ini, 3,4,5-trihidroksi-asam benzoat dan senyawa benzofuran telah diisolasi
dari ekstrak metanol S. polyanthum dengan metode ekstraksi, partisi dan
kromatografi. Struktur kimia telah ditentukan menggunakan data spektroskopi 1HNMR
dan 13C-NMR. Uji aktivitas antidiabetes dilakukan menggunakan
α-glukosidase menunjukkan bahwa asam galat dapat dikatakan aktif sebagai
antidiabetes. Aktivitas asam galat sebagai antidiabetes berkaitan erat dengan sifatnya
sebagai antioksidan. Asam galat menunjukkan penghambatan antioksidan melalui
DPPH (2,2-diphenyl-2-picrylhydrazyl hydrate) dan ABTS (2,2’-azinobis (3-ethyl
benzothiazoline-6-sulfonic acid) drazyl hydrate)
=======================================================================================================
Syzygium polyanthum is a herbal medicine which is grown in South East
Asia. In this study, 3,4,5-trihydroxy-benzoic acid and benzofuran compound
puranol were isolated from methanol extract of S. polyanthum by extraction,
partition and chromatography methods. The chemical structures were determined
by using 1H-NMR and 13C-NMR spectroscopic data. Antidiabetic activity was
done with α-glucosidase showed that gallic acid could be active as antidiabetic.
Activity of gallic acid as antidiabetic closely related to its antioxidant activity.
Gallic acid showed antioxidant inhibition on DPPH (2,2-diphenyl-2-
picrylhydrazyl hydrate) and ABTS (2,2’-azinobis (3-ethyl benzothiazoline-6-
sulfonic acid
PEMBINAAN DALAM PEMANFAATAN LIMBAH BIJI KAPUK MENJADI BIODIESEL BAGI MASYARAKAT DAN SENTRA INDUSTRI KAPUK KELURAHAN SUWAYUWO, PASURUAN
Desa Suwayuwo merupakan daerah di wilayah Kabupaten Pasuruan yang menjadi sentra industri pengolahan kapuk dengan produksi puluhan ton setiap tahunnya. Produk yang dihasilkan dari industri pengolahan kapuk bermacam-macam, seperti kapuk halus, biji, kulit, dan ampas. Produk samping dari pengolahan kapuk yang berupa biji kapuk hanya dijual ke industri terdekat. Hal ini dikarenakan masyarakat setempat maupun pihak industri pengolahan kapuk menganggap bahwa produk samping tersebut tersebut merupakan limbah dan tidak dapat diolah menjadi produk. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan juga sentra industri kapuk di Desa Suwayuwo, Pasuruan untuk diberikan pembinaan dan pelatihan skill agar mendapatkan pengetahuan serta keterampilan dalam mengolah produk samping berupa biji kapuk. Salah satu bentuk pelatihan keterampilan yang dapat diberikan kepada masyarakat dan juga sentra industri kapuk adalah cara pembuatan bahan bakar biodiesel dari biji kapuk. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2021 dengan peserta sebanyak 10-15 peserta. Berdasarkan hasil uji kuisioner dapat diketahui bahwa nilai mean mencapai angka 3.90 dan nilai modus dari masing-masing pertanyaan adalah 4.0. Hal ini dapat diinformasikan bahwa peserta pelatihan paham, merasakan manfaat serta puas terhadap adanya pembinaan dalam pemanfaatan biji kapuk menjadi biodiesel.. Peserta pelatihan juga mendapatkan hibah sebuah mesin screw press dari tim pengabdian yang dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel secara mandiri
Antioxidant Activity of <i>Syzygium polyanthum</i> Wight Extracts
Antioxidant activities of Syzygium polyanthum Wight leaves extracts (methanol, ethyl acetate, dichloromethane, and hexane) were evaluated by using DPPH (2,2-diphenyl-2-picrylhydrazyl hydrate) and ABTS (2,2’-azinobis (3-ethylbenzothiazole-6-sulfonic acid) methods. The methanol extract showed the highest antioxidant activity of DPPH assay among extracts with IC50 value of 55.2 mg/ml. In addition, methanol extract also showed the highest antioxidant activity of ABTS assay among extracts with IC50 value of 17.41 mg/ml. It indicated that methanol extract of S. polyanthum Wight leaves potential for antioxidant
PELATIHAN PEMBUATAN BATIK DARI HASIL BUDIDAYA BUNGA TELANG (BUNTEL) MULYOREJO SEBAGAI PEWARNA ALAMI DI KELURAHAN MULYOREJO
Kelurahan Mulyorejo merupakan kelurahan yang terletak di wilayah Kecamatan Sukun, kota Malang dengan luas wilayah 2.75 km2. Saat ini, masyarakat Kelurahan Mulyorejo aktif dalam memanfaatkan barang ataupun lahan kosong yang ada pada wilayahnya dengan konsep urban farming. Salah satu urban farming yang dilakukan oleh warga Kelurahan Mulyorejo adalah budidaya bunga telang. Diversifikasi produk yang memiliki nilai jual tinggi dari hasil budidaya bunga telang belum dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat Kelurahan Mulyorejo untuk diberikan pelatihan keterampilan skill agar lebih memahami diverisifikasi produk bunga telang. Salah satu bentuk pelatihan keterampilan yang dapat diberikan kepada masyarakat adalah pembuatan batik berbasis bunga telang sebagai pewarna alami. Pewarna ini memiliki kelebihan yaitu warna bersifat lembut, memiliki nilai jual tinggi dan ramah lingkungan sesuai dengan konsep sustainable development goals yaitu clean water and sanitation. Selain itu, dalam pelatihan ini akan diperkenalkan cara kombinasi warna dari berbagai kombinasi pewarna alam berbasis bunga telang. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2023 dengan peserta sebanyak 8 peserta. Berdasarkan hasil kuisioner dapat diketahui bahwa nilai mean mencapai angka 3.88 dan nilai modus dari masing-masing pertanyaan adalah 4.0. Hal ini dapat diinformasikan bahwa peserta pelatihan paham, merasakan manfaat serta puas terhadap pelatihan pembuatan batik dengan pewarna alami berbasis bunga telang. Peserta pelatihan juga mendapatkan alat canting elektrik dari tim pengabdian yang dapat digunakan untuk memproduksi batik secara mandir
Penyuluhan dan Praktik Pengelolaan Pascapanen Tanaman Obat di Plalangan Gunungpati Semarang: The Socialization and Practice of Post-harvest Management for Medicinal Plants at Plalangan Gunungpati Semarang
Post-harvest management is essential because it will affect the final results. Post-harvest management products can be classified as simplicia because the stages include wet sorting, washing, draining, changing shape, drying, packaging, and storage. These steps must be paid attention to to ensure the content of active compounds in simplicia. The Bejo Bintang Toedjoe herbal garden at the Plalangan Gunungpati sub-district is managed by women from the Plalangan sub-district, both housewives and workers. Community service was implemented by preparing and making leaflets/brochures, conducting site surveys, conducting pretests and posttests, and monitoring and evaluating the practical results. This activity was attended by 25 participants, not only participants from the managers of the Bejo Bintang Toedjoe herbal garden but also residents from representatives of several community associations. The discussion session was opened after the counseling had been delivered. After the discussion session is finished, it continues with practice. The results of the pretest analysis showed that most participants still need to learn the effect of direct heating with sunlight for drying medicinal plant materials. Some participants also needed to learn that the tools used to cut medicinal plant materials were stainless steel. The posttest results showed that there was an increase in knowledge after conducting counseling and post-harvest management practices of medicinal plants
Proceedings of the 3rd International Conference on Community Engagement and Education for Sustainable Development
This proceeding contains articles on the various ideas of the academic community presented at The 3rd International Conference on Community Engagement and Education for Sustainable Development (ICCEESD 2022) organized by the Universitas Gadjah Mada, Indonesia on 7th-8th December 2022. ICCEESD is a biannual forum for sharing, benchmarking, and discussing HEI’s activities in developing Education for Sustainable Development towards community engagement. Education for Sustainability as a teaching strategy for resolving community challenges through formal, informal, or non-formal education is expected to benefit from various community service best practices by academics, researchers, and students. The 3rd ICCEESD has “Strengthening Education for Sustainability Towards Better Community Engagement” as its theme this year. It is expected that the 3rd ICCEESD will provide a forum for the presenters and participants to exchange best practices, policies, and conceptual implementation of Education for Sustainability towards better community engagement and explore ideas to address community needs.
Conference Title: 3rd International Conference on Community Engagement and Education for Sustainable DevelopmentConference Theme: Strengthening Education for Sustainability Towards Better Community EngagementConference Acronyms: ICCEESD 2022Conference Date: 7th-8th December 2022Conference Location: Grand Rohan Jogja Yogyakarta, IndonesiaConference Organizer: Universitas Gadjah Mada, Indonesi
