8 research outputs found

    Pendidikan Pemakai Bagi Mahasiswa Baru di Perpustakaan Perguruan Tinggi

    No full text
    Perpustakaan Perguruan Tinggi merupakan sebuah sarana penunjang yang didirikan untukmendukung kegiatan Civitas Akademik, di mana Perguruan Tinggi itu berada. Dalam bukupedoman Perpustakaan Perguruan Tinggi disebutkan bahwa, Perpustakaan Perguruan Tinggimerupakan unsur penunjang Perguruan Tinggi dalam kegiatan pendidikan , penelitian danpengabdian kepada masyarakat. Untuk itu Perpustakaan perlu mengadakan, menghimpun,mengolah, menyimpan dan melayankan koleksinya yang berisi informasi yang dibutuhkan olehPenggunanya. Mengingat begitu berarti dan pentingnya perpustakaan bagi Penggunanya, makaperlu diadakan suatu kegiatan yang memperlihatkan dan menjelaskan manfaat pentingnyaPerpustakaan bagi seluruh sivitas akademikanya. Hal yang sering terjadi adalah bahwa kemampuanpemakai dalam memanfaatkan Perpustakaan merupakan dasar yang amat penting dalam mencapaikeberhasilan pendidikan. Selain itu Perpustakaan diharapkan mampu untuk mendidik pemakaiuntuk tertib dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan semua koleksinya secara maksimal.Dengan demikian Perpustakaan akan berfungsi secara optimal apabila penggunanya dapatmengetahui dengan baik dan cepat di mana dan bagaimana cara menemukan sumber informasiyang mereka butuhkan

    Kemampuan Siswa Menggunakan Huruf Kapital dan akronim dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX SMPN 9 Marusu

    No full text
    Penelitian ini menelaah kemampuan siswa menggunakan huruf kapital dan akronim. Masalah utama penelitian, yaitu: (1) bagaimanakah kemampuan siswa menggunakan huruf kapital dan akronim, dan (2) kendala apakah yang dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia tentang penggunaan huruf kapital dan akronim pada kelas IX SMP Negeri 9 Marusu. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui: (1) kemampuan siswa menggunakan huruf kapital dan akronim, dan (2) kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia tentang penggunaan huruf kapital dan akronim pada kelas IX SMP Negeri 9 Marusu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan populasi sekaligus sampel adalah siswa kelas IX SMP Negeri 9 Marusu sebanyak 28 orang, dan 1 guru kelas IX. Pengumpulan data dengan teknik tes dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantatitif persentase

    Kalimat Efektif sebagai Pendukung Ide dan Pengungkapan Konsep dalam Karya Tulis Ilmiah

    No full text
    Kalimat efektif ditandai pula dengan penggunaan kata secara hemat. Penghematan penggunaan kata itu dilakukan, antara lain, dengan cara (1) tidak mengulang subjek yang sama (2) menghindari pemakaian bentuk ganda, dan (3) menggunakan kata secara hemat. Kalimat efektif mempersyaratkan adanya kesejajaran bentuk dan kesejajaran makna. Kesejajaran bentuk berhubungan dengan struktur klausa, sedangkan kesejajaran makna berkaitan dengan kejelasan informasi yang diungkapkan. Penyusunan kalimat perlu mem-perhatikan variasi kalimat karena variasi itu memberikan efek yang ber-beda. Pemfokusan dengan mengedepankan unsur yang dianggap penting dapat dianggap sebagai variasi urutan unsur kalimat. Namun, variasi kalimat bukan hanya itu. variasi lain yang mempertimbangkan nilai komunikasi dapat berupa penyusunan kalimat berimbang, kalimat melepas, dan kalimat berklimaks

    Hubungan Antara Kemampuan Mengarang dengan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidrap

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan mengarang dengan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas XII SMA Negeri 1 Pangsid. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: membandingkan hasil analisis data dengan koefisien korelasi teoritis atas dasar signifikan 5% untuk tiap kelas, terbukti bahwa tidak ada korelasi antara kemampuan mengarang dengan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa mengarang siswa tidak mempunyai hubungan dengan peningkatan prestasi belajar siswa kelas XII SMA Negeri 1 Pangsid

    Studi tentang Tingkat Kejenuhan Kerja Pegawai ditinjau dari Lamanya Penempatan pada Unit Kerja di Lingkungan UPBJJ-UT Makassar

    No full text
    Kejenuhan kerja pegawai adalah gejala instabilitas yang diperhatikan oleh pegawai dalam bentuk sikap yang kontradiktif dengan keadaan yang diharapkan dalam suatu organisasi. Sikap kejenuhan pegawai dimaksudkan antara lain nampak seperti kebosanan kerja, indispliner, rendahnya semangat dan kegairahan kerja, kurang efektif dan efisien dalam bekerja, malas dan suka menunda-nunda pekerjaan, dan sikap ketidak puasan lainnya. Untuk memperjelas nampak kejenuhan kerja pegawai tersebut. maka perlu dilakukan penelitian studi tentang tingkat kejenuhan kerja pegawai ditinjau dari lamanya penempatan pada unit kerja di lingkungan UPBJJ- UT Makassar Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan kontribusi positif terhadap upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja pegawai di dalam melaksanakan tugas tugas administrasi dilingkungan UPBJJ UT. Penelitian ini menggunakan metode desknpttf. Penetuan sampel dilakuikan secara purposive prosotional random sampling yaitupegawai yang telah bekerja selama ini di UPBJJ-UT Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kwesioner dan interview. Penelitian ini menytmpulkan bahwa studi tentang kejenuhan kerja pegawai ditinjau dari lamanua penempatan pada unit kerja dilihat dari (1) pengaruh factor penempatan pegawai tingkat kejenuhan (2) pengaruh factor pembinaan pegawai tingkat kejenuhan (3) pegaruh factor pemberian motivasi setengah kejenuhan (4) pengaruh factor balas jasa (5) pengaruh factor lingkungan kerja (6) pengaruh factor volume dan beban kerja (7) factor perincian dan pembagian tuga

    Professional Competence and Affective Commitment for the Improvement of Tutor Performance in Distance Education With Information Communication On Technology As a Moderator Variable

    No full text
    The nature of recent education landscape, particularly on a tertiary level, is going through a significant period of dramatic shift. Information Communication Technology or ICT-enabled platforms alongside the multitude of developments in educational praxes on a global scale are increasingly emphasizing the notion of openness on a massive scale. Sharing paradigm that emerges as an immediate impact of technological advancement has given rise to new orders and demands for massive, open, mobile, ubiquitous and personalized digital education. In light of technology-driven social change that navigates toward globalized era, the world is becoming seemingly limitless in a sense that it promotes mass communication and quick dissemination of information that connects global audiences at the same time from different places—thus, putting enticing opportunities in global education at their fingertips. The overabundance of information, in turn, calls for a technology-based tool to access, disseminate and utilize the information, namely ICT. Within ICT framework, the present study conceptualizes a scheme that highlights the improvement of tutor performance in open and distance environment on account of such factors as professional competence and affective commitment. Data is gathered from questionnaires that deal with 34 tutor respondents at UPBJJ-UT of Makassar in 2019.2 and is processed using moderated regression analysis (MRA). The results show that 1) professional competence, affective commitment and tutor performance fit into a very a good condition; 2) there is a significant effect (both partial and simultaneous) of professional competence and affective commitment on tutor performance; and 3) ICT can moderate a positive effect of professional competence and affective commitmen on tutor performance. The implication lies on the efforts of maximizing the effect of professional competence and affective communication in improving tutor performance. ICT plays a role so vital in education that the improvement of ICT competence is necessary for all tutors of Universitas Terbuka (Open University)

    Pelatihan Desain Dan Pengembangan Media Dan Teknologi Pembelajaran Di Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan

    No full text
    The common problem faced by teachers is their lack of ability to use learning media to improve the quality of learning. This community service program aims to improve the quality, productivity, and effectiveness of learning by utilizing media and learning technology in managing learning at SMPN 3 Ma'rang. The training methods used were lectures, question and answer, discussion, brain storming, demonstrations, and the practice of making learning media. This training succeeded in increasing the effectiveness of classroom learning, improving teachers' insight into the use of learning media, and more effective learning activities characterized by the more active students in learning activities

    Self-Directed Resources in Online Learning, Motivation and Academic Achievement at Open University

    No full text
    Developing online learning resources is expected to empower students to take charge of their learning, which leads to a standpoint that highlights motivational factors and, ultimately, academic achievement given the flexibility and accessibility of learning at any time and from anywhere. This study examines the extent to which these learning resources affect academic achievement, both directly and indirectly, through learning motivation in highly autonomous learning environments. Data is gathered from 100 student respondents who attend online tutorials at UPBJJ-UT Makassar in the academic year of 2018.2 and use the virtual reading room. Data collection deals with the use of a questionnaire, previously measured to comply with the principles of validity and reliability, and is processed into two-stage multiple regression. Findings show that both self-directed learning resources and learning motivation fit into “very good” response category, while academic achievement (measured by final examination scores) indicates a “good” strength of agreement. In terms of the effect, self-directed learning resources is statistically positive and significant in learning motivation. The same statistic applies in the correlation between the learning resources and academic achievement. This implies that the dynamic influence of self-regulated learning resources facilitates learning motivation and, in turn, contributes to online academic success. This study promotes long-lasting and self- sustaining motivation that navigates students toward desirable academic achievement through the sustainable development of learning resources in self-regulatory online environments
    corecore