1,720,959 research outputs found

    Perspektif Deweyan tentang Pendidikan Demokrasi dan Relevansinya Dengan Pendidikan Demokrasi di Indonesia.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah (1) bagaimana struktur dan isi buku Democracy and Education karya John Dewey; (2) bagaimana konsepsi pendidikan demokrasi menurut Deweyan; dan (3) bagaimana relevansi konsepsi pendidikan demokrasi menurut Deweyan terhadap pendidikan demokrasi melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (literature review) dan kajian lapangan (field work). Kajian pustaka dilakukan terhadap tulisan para Deweyan tentang Pendidikan Demokrasi yang ditulis para Deweyan terkait dengan pemikiran John Dewey tentang Democracy and Education. Penelitian lapangan dilakukan untuk mengetahui relevansi pemikiran Deweyan terhadap pendidikan demokrasi di Indonesia. Teknik pengambilan data berupa wawancara. Sumber bahan untuk kajian pustaka diambil dari artikel jurnal bereputasi internasional, kurikulum PPKn yang berkaitan dengan pendidikan demokrasi. Sedangkan wawancara dengan para guru untuk memperoleh data lapangan dilakukan secara semi-terbuka dengan pedoman wawancara, yang melibatkan 45 subjek penelitian. Kredibilitas data diuji dengan cara pemilihan yang dibatasi pada artikel yang diterbitkan oleh jurnal bereputasi internasional. Sedangkan validitas instrument diuji dengan menggunakan uji validitas isi atau konstruk. Analisis data dilakukan secara induktif dengan langkah-langkah penumpulan data, reduksi data, kategorisasi, dan pemaparan data (data display). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) struktur dan isi buku Democracy and Education terdiri dari 26 bab yang berisi pokok-pokok pikiran Dewey tentang pendidikan demokrasi yang dikategorikan ke dalam aliran filsafat pragmatis dan terdapat empat teori utama tentang (a) pendidikan, aktivitas dan tujuannya; (b) bahan dan metode mengajar;(c) guru; dan (d) siswa (2) ada delapan varian perspektif Deweyan tentang Pendidikan Demokrasi, yaitu model elitis, liberal, neoliberal, deliberative, multicultural, partisipatif, kritis dan agonistic. Kedelapan varian tersebut memiliki konsepsi, rekomendasi dan perdebatan yang berbeda tentang pendidikan demokrasi (3) pemikiran Deweyan tentang Pendidikan Demokrasi relevan dengan pendidikan demokrasi melalui mata pelajaran PPKn, baik dilihat dari kesesuaian tujuan dan isi, maupun persepsi para guru PPKn. Berdasar hasil penelitian dapat direkomendasikan agar dikembangkan pendidikan demokrasi khas Indonesia yang kontekstual, yang memadukan gagasan Deweyan, Chang, dan kearifan lokal dan budaya global

    Efektivitas metode kooperatif think pair share terhadap prestasi belajar pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang penerapan metode pembelajaran Think Pair Share pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di MTsN 8 Ngawi terhadap peserta didik kelas VII dan kemudian dilihat bagaimana efektivitasnya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis efektivitas penerapan metode pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran PPKn kelas VII MTsN 8 Ngawi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen.Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A dan VII B MTsN 8 Ngawi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat keefektifan pada penerapan metode Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi belajar peserta didik dibuktikan dari hasil uji beda non parametrik yang menggunakan uji Mann-Whitney, yakni hasilnya menunjukkan bahwa p-value yang dihasilkan sebesar 0,010 (sig 5%) sehingga dapat diartikan ada perbedaan prestasi belajar PPKn antara metode Think Pair Share (TPS) dengan metode Group Investigation (GI), dimana rata-rata prestasi belajar PPKn metode Think Pair Share (TPS) lebih tinggi daripada metode Group Investigation (GI)

    Penerapan media Si Kuper Nan Pasif dalam pembelajaran PPKn di Sekolah Menengah Kejuruan

    Get PDF
    Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk (1) mengembangkan dan menganalisis kelayakan media pembelajaran berbasis Powerpoint interaktif untuk pembelajaran PPKn pada materi Sistem Hukum dan Peradilan Internasional, (2) menguji kelayakan media pembelajaran dan mendeskripsikan peningkatan pemahaman peserta didik pada materi Sistem Hukum dan Peradilan Internasional dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Powerpoint interaktif. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (RD) dengan menerapkan prosedur pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).  Hasil penelitian menunjukkan (1) pengembangan media berbasis Powerpoint interaktif “Si Kuper Nan Pasif” memperoleh hasil validasi dari ahli media, ahli materi, dan praktisi sebesar 3,08 dan jika dipresentase sebesar 77% dan masuk dalam kategori “Layak”. (2) media pembelajaran ini bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam proses pemahaman materi pembelajaran, hal ini dibuktikan berdasarkan indikator keberhasilan, uji coba produk “Si Kuper Nan Pasif” memperoleh persentase 70%, maka dari itu masuk dalam kriteria “Paham”.Kata kunci : Pengembangan, Media, Si Kuper Nan Pasi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore