11,960 research outputs found

    Peste des petits ruminants : An introduction

    No full text
    Peste des petits ruminants virus (PPRV) is an acute, highly contagious, and economically important transboundary disease of sub-Saharan Africa, Middle East, Indian subcontinent, and Turkey. It is one of the World Organization for Animal Health (WHO) notifiable diseases and is considered important for poverty alleviation in PPRV-endemic regions. Significant research has been directed toward improved vaccine, diagnosis, and epidemiology of the virus in recent years; however, research on fundamental aspects of the virus is required, especially when disease spectrum and distributions patterns are increasing. This chapter is designed to provide an overview of each chapter that is describing comprehensively a specific aspect of PPRV in the book

    KHAUF DAN HUZN DALAM TAFSIR AL-MUNIR KARYA MUHAMMAD NAWAWI AL-BANTANI

    No full text
    Abstrak Artikel ini akan membahas mengenai penafsiran lafadz khauf dan huzn yang dikhususkan pada lafadz yang berada dalam satu ayat dan dinafikan. Penafsiran yang akan dibahas adalah penafsiran Muhammad Nawawi al-Bantani dalam kitab Tafsir al-Munir. Selain itu, dalam artikel ini juga akan dijelaskan mengenai bagaimana menjadi orang yang tidak mudah takut dan bersedih dengan melihat penafsiran yang dipaparkan oleh Muhammad Nawawi al- Bantani. pembahasan ini penting untuk diteliti dikarenakan belum ada artikel yang membahasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang memanfaatkan data deskriptif, dalam hal ini menggunakan penafisran dari Muhammad Nawawi al-Bantani dalam kitab tafsir al-Munir. Adapun tahapan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data yang berasal dari sumber primer yaitu tafsir al-Munir dan sumber pendukung lainnya. Selanjutnya data dianalisis menggunakan metode interaktif, yaitu dengan mereduksi data, kemudian disajikan dengan bentuk narasi deskriptif sehingga dapat dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa tidak adanya ketakutan adalah ketika diperlihatkan adzab dikarenakan telah diselamatkan dari adzab sedangkan tidak bersedih adalah tidak bersedih dari perkara-perkara yang ditinggalkannya di dunia, dikarenakan kelak mendapatkan berupa surga. Adapun orang yang tidak takut dan bersedih adalah mereka yang senantiasa beriman dan beramal shalih

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Avian Metapneumovirus

    No full text
    Avian metapneumovirus is the type species of the genus Metapneumovirus in the subfamily Pneumovirinae within the Paramyxoviridae family. The genome encodes eight discrete transcription units, which are generally assumed to code for nine proteins. Genes are anked by a 3′ leader and 5′ trailer in the order 3′–N (nucleocapsid)–P (phosphoprotein)–M (matrix)–F (fusion)–M2 (second matrix)–SH (small hydrophobic)–G (glycoprotein)–L (large polymerase)–5′. Virions are pleomorphic, with sizes ranging from 50 nm to more than 200 nm. Based on the level of genetic variation and antigenic difference, aMPV isolates have been classi ed into four distinct subtypes: A, B, C and D. Turkeys and chickens are the most susceptible species and show an upper respiratory disease and reproductive disorders when infected. Pheasants, guinea fowls and ducks can also be affected and develop clinical disease. After its rst appearance in South Africa in the late 1970s, aMPV has been reported worldwide. The main approach to control of aMPV is by the use of live attenuated and inactivated vaccines. Several research groups have attempted development of a novel generation of vaccines, but for each of these approaches protection has been inferior to that afforded by live vaccines

    Epistemologi Keilmuan KH. Misbachul Munir Ahli Falak Salamkanci Bandongan Magelang

    Get PDF
    Tulisan ini menyajikan tentang epistemologi keilmuan Misbachul Munir Ahli Falak Salamkanci Bandongan Magelang. Misbachul Munir merupakan pendiri Pesantren Markazul Falakiyyah Salamkanci Bandongan Magelang dan termasuk ahli falak tingkat nasional dari kalangan NU kultural. Ketika sebagian santri dan kiai menganggap ilmu falak (astronomi) sebagai momok, Misbachul Munir justru mengakrabi ilmu tersebut sejak masih anak-anak. Ilmu Falak mempunyai kedudukan penting dalam Islam. Karena ibadah akan sempurna dengannya. Misbachul Munir termasuk ulama yang produktif, terbukti dengan karangan kitabnya yang mencapai lebih dari 10 kitab. Penelitian ini beruapan penelitian tokoh, yang menitik beratkan pada geneologi keilmuan Misbachul Munir dalam memdapatkan ilmu pengetahuan, khususnya tentang ilmu falak. Hasil penelitian ini yaitu sumber ilmu menurut Misbachul Munir yaitu wahyu dan pengalaman, sedangkan cara memperoleh ilmu yaitu dengan kecerdasan, keinginan yang kuat, sabar, bekal, petunjuk guru, dan waktu yang lama serta dibarengi dengan riyadhah
    corecore