1,722,083 research outputs found
Strategi Pemasaran Produk Al Multazam Group Dalam Meningkatkan Jumlah Calon Jamaah Selama Pandemi Covid-19
This study aimed to examine the Al Multazam Group's marketing strategy and efforts to boost the number of potential pilgrims during the Covid-19 pandemic. This study method is qualitative descriptive research based on field research (field research). According to the findings of this study, Al Multazam Group's marketing approach for raising the number of prospective pilgrims during the Covid-19 pandemic utilized a marketing mix strategy (Product Strategy, Price Strategy, Place Strategy, and Promotion Strategy). In addition, Al Multazam Group undertakes internal and external environmental analysis, establishes short- and long-term goals, socializes products with partners and branches, and communicates with the congregation
KARAKTERISTIK LUKISAN MULTAZAM KAMIL
ABSTRAK
NASJUADIL, 2019. Karakteristik Lukisan Multazam Kamil. Skripsi Program Studi
Pendidikan Seni Rupa. Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar.
Pembimbing Lanta L dan Benny Subiantoro.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lukisan Multazam
Kamil, sasaran dalam penelitian ini adalah karakteristik lukisan Multazam Kamil.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan
dokumentasi. Adapun teknik datanya adalah dengan melakukan observasi
kemudian melakukan wawancara tentang apa yang akan diteliti terhadap orang
yang akan memberikan informasi dari penelitian ini berupa wawancara dan
dokumentasi, kemudian diolah dan dianalisis sesuai yang didapatkan, kemudian
yang telah didapatkan diolah untuk dianalisis lebih lanjut. Karya – karya Seni
lukis Multazam Kamil sudah menampilkan karakteristik pribadi sebagai ciri
khususnya dengan natural dan selalu dibumbuhi penggalang-penggalang puisi,
warna-warna yang mencolok serta bahasa tubuh yang selalu penuh
Adapun faktor-faktor penghambat dalam proses pembuatan lukisan Zam Kamil
yaitu kendala perasaan, di mana berkarya itu harus betul-betul siap dan suasana
yang ditangkap harus tetap digenggam, sebab jika tidak maka percuma saja, karya
yang diharapkan bisa-bisa tidak sesuai dengan yang diinginka
Manajemen Pemasaran Program Umroh PT. Multazam Wisata Agung Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen pemasaran program umroh PT Multazam Wisata Agung Medan. Penelitian ini dilaksanakan di PT Multazam Wisata Agung Medan.
Temuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajemen pemasaran dalam penganalisisan, perencanaan, penerapan (implementasi), pengendalian (evaluasi) yang dilakukan PT Multazam Wisata Agung Medan untuk memasarkan program
ibadah umroh, serta mengetahui hambatan yang terjadi pada PT Multazam Wisata Agung Medan dalam memasarkan program pelayanan ibadah umrohnya. Dalam mendapatkan data-data tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan observasi ataupun pengamatan secara langsung, serta wawancara langsung sebagai instrumen pengumpulan datanya.
Analisis yang dilakukan PT Multazam Wisata Agung Medan ini merupakan bentuk penyusunan kegiatan yang dilakukan untuk menghadapi kemungkinankemungkinan yang akan terjadi, baik itu dari faktor internal maupun eksternal. Dalam perencanaan program umroh yang dilakukan PT Multazam Wisata Agung Medan ada beberapa proses perencanaan yaitu : peramalan, penetapan tujuan, programing, penjadwalan, penganggaran, pengembangan prosedur, dan penetapan kebijaksanaan.
Setelah proses perencanaan dilakukan ada upaya untuk mengimplementasikan setiap program yang akan dijalankan yakni pengorganisasian kegiatan pemasaran, pengkoordinasian kegiatan pemasaran atau pemberian perintah secara baik.
Selanjutnya setelah rencana pemasaran diimplementasikan, maka selanjutnya di evaluasi, ataupun pengendalian terhadap strategi-strategi pemasaran tersebut
STRATEGI POSITIONING PESANTREN AL-MULTAZAM KUNINGAN JAWA BARAT
ABSTRAK Banyaknya pesantren saat ini mendorong pesantren masuk dalam iklim persaingan sehingga pesantren perlu melakukan diferensiasi agar membedakan dirinya dari pesantren lain, yang dikenal dengan istilah positioning (penentuan posisi pasar). Maka dalam penelitian ini rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana strategi positioning pesantren Al-Multazam Kuningan dan apakah manfaat strategi positioning tersebut bagi Al-Multazam. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat desktiptif analitis. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pesantren Al-Multazam memposisikan dirinya sebagai pesantren yang bersih, rapi, fasilitasnya lengkap memadai, dan menerapkan kurikulum DIKNAS. Para santri diasramakan dan mengisi kegiatan sehari-hari dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Pesantren Al-Multazam memberikan program penunjang bagi para santrinya seperti program life skill, program Bahasa Arab dan Inggris serta hafalan Al-Qur’an minimal 5 juz. Pesantren Al-Multazam menyadari adanya persaingan dengan banyaknya pesantren saat ini. Maka pesantren Al-Multazam berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat serta berusaha membedakan produk/jasanya dari pesantren lain dengan menggunakan atribut khusus, seperti manawarkan berbagai keunggulan yang dimilikinya. pesantren Al-Multazam mengenalkan produk/jasa melalui slogan “Membina generasi berakhlaq mulia, berprestasi, dan terampil berbahasa.† Kata Kunci: Strategi Positioning, PesantrenÂ
Pelaksanaan dakwah di majelis taklim Multazam Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuan Selatan
Pelaksanaan dakwah salah kebutuhan bagi orangtua terhadap aspek pemantapan ilmu agama dan pencerahan jiwa. Keberagamaan orangtua di Majelis Taklim Multazam dalam mengikuti pengajian sudah mantap. Untuk lebih meningkatkannya dengan cara mengikuti dakwah keagamaan salah satunya yang diterapkan di Majelis Taklim Multazam Padangmatinggi berupa pelaksanaan dan materi yang disampaikan oleh ustadz/ah sehingga dapat menambah pemahaman para jama’ah majelis taklim. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan dakwah di majelis taklim Multazam Padangmatinggi. Apa saja materi dakwah di majelis taklim Multazam Padangmatinggi. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan dakwah di Majelis Taklim Multazam Padangmatinggi. Untuk mengetahui materi dakwah i Majelis Taklim Multazam Padangmatinggi. Adapun jenis dalam penelitian adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yaitu bertujuan untuk menemukan dan menggali fenomena yang diselidiki. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitusumber data primer pada penelitian ini Hj. Lanna Sari Siregar, BA. (ketua), Hj. Rosidah (Sekretaris), HM. Yusuf (Pembina), Betty (Bendahara), serta da’i/ah dan sumber data skunder pada penelitian ini diambil dari jama’ah yang aktif dalam pengajian. Untuk mendapatkan data dan keterangan peneliti menggunakan tehnik wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa Pelaksanaan dakwah yaitu kegiatan dakwah yang dilakukan seorang da’i kepada jama’ah yang berkaitan dengan keagamaan para orang tua antara lain melalui: dzikir, ceramah agama, tafsir ayat al-Qur’an, dapat meningkatkan pemahaman para jama’ah dalam bidang agama sehingga ibadah-ibadah yang dilaksanakan agar lebih baik. Materi dakwah pada orangtua di Majelis Taklim Multazam lebih berorientasi pada aqidah, syari’ah, dan ahklak. Dalam pelaksanaan dakwah keagamaan yang paling penting adalah menyiapkan materi dengan baik dan menarik hati, serta mudah dipahami oleh para jama’ah
ASPEK RELIGIUSITAS DALAM NOVEL BAIT-BAIT MULTAZAM KARYA ABIDAH EL KHALIEQY: KAJIAN SEMIOTIK DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA.
Ismini / A310130144.RELIGION ASPECT IN NOVEL BAIT-BAIT MULTAZAM
BY ABIDAH EL KHALIEQY SEMIOTIC AND ITS IMPLEMENTATION IN
LITERATUR LEARNING AT SENIOR HIGH SCHOOL. Research paper. Faculty
of Teacher Training Education. Muhammadiyah University of Surakarta. July, 2017
This research is aimed (1) to describe sosiocultural background author of the novel
Bait-bait Multazam by Abidah El Khalieqy; (2) Describe the structure that builds the
literary work in the novel Bait-bait Multazam by Abidah El Khalieqy;(3) Describes
the aspect of religiosity contained in the novel Bait-bait Multazam by Abidah El
Khalieqy; (4) Describe the implementation of the results of this study in the study of
literature in high school. The method used is descriptive qualitative. The form of data
in this study are phrases, sentences, or paragraphs that contain aspects of religion in
the novel Bait-bait Multazam. The source of data in this research is novel bait
Multazam by Abidah El Khalieqy. Techniques of collecting data using library
techniques, see and note. The validity of the data used is triangulation theory. The
data analysis technique used is technique of data analysis dialectically.
The results of this study indicate that (1) the sociocultural background Abidah El
Khalieqy was born in Jombang, East Java March 1, 1965 and is known as the
Indonesian contemporary poet, ( 2) The structure of the novel Bait-bait Multazam
can be seen from the cohesiveness of the theme and the facts of the story. The theme
in this novel is about religiosity with a character named Henry who becomes a
convert and holds a religious commitment. The plot used is a flashback and the
background used is Makkah. The aspect of religiosity in the novel Bait-bait
Multazam is divided into five dimensions namely the dimension of confidence
(ideology), Dimensions of worship or religious practice (ritualistic), Dimensions of
practice, dimension of appreciation (ihsan), and dimensions of knowledge, (4)
implementation of research results from novel Hafalan Shalat Delisa as materials
criterion teach in high school
Metode 4 In 1 Al-Multazam sebagai strategi mempertahankan mafalan Al- Qur’an bagi remaja : Studi di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al-Multazam Cicalengka-Bandung
Metode 4 in 1 Al-Multazam sebagai metode menghafalkan dan mempertahankan hafalan Al-Qur'an bagi remaja memiliki fungsi sebagai alternatif yang mudah dan komprehensif dalam strategi pembelajaran Al-Qur'an pada lembaga pendidikan Al-Qur'an Al Multazam Cicalengka Bandung. Adapun implementasi dari Metode 4 in 1 Al-Multazam adalah dengan memperhatikan empat fokus utama kegiatan menghafal dan mempertahankan hafalan, yakni Ziyadah, Muraja'ah, Munaqasyah, dan Tasmi' hafalan, dengan didukung oleh penyediaan forum konsultasi hafalan dan motivasi menghafal bagi remaja, serta pembentukan manajemen waktu dan tempat mengaji yang sesuai dengan kebutuhan remaja. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui mengenai: 1) Mengetahui lebih jauh mengenai metode 4 in 1 Al-Multazam; 2) Mengetahui proses aplikasi metode 4 in 1 Al-Multazam, dan; 3) Mengetahui kendala menghafal remaja dan solusi menghafal dari metode 4 in 1 Al-Multazam. Penelitian ini menggunakan penelitian yang berjenis penelitian kualitatif, dan penulis menggunakan metode studi kasus dalam penelitian ini. Untuk memperoleh data yang akurat dan lebih kredibel, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melaui metode observasi partisipatif dan wawancara semi terstruktur. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa 1) Manajemen Ziyadah berupa tata cara menghafal dan targetan menghafal sesuai kemampuan dan gaya belajar remaja mampu menghasilkan pembelajaran Al-Qur’an yang optimal, 2) Kelas Tahfizh dasar di Al-Multazam memafilitasi kegiatan belajar membaca Al-Qur’an, 3) Manajemen Muraja’ah berupa tata cara Muraja’ah dan targetan Muraja’ah sesuai kemampuan dan gaya belajar remaja mampu membantu remaja mempertahankan hafalan lama, 4) Munaqsyah hafalan mendukung daya talar remaja dalam mengakarkan memori hafalan Al-Qur’an, 5) Kegiatan tasmi’ mendorong remaja memiliki durabilitas dalam membaca Al-Qur’an dan menekan rasa malas, 6) Updating kelas Tahfizh sesuai performa menghafal remaja mendorong mereka menekan rasa bosan dan meningkatkan motivasi menghafal, 7) Penyediaan forum konsultasi hafalan menjadikan para remaja memiliki wadah untuk mencurahklan segala hambatan menghafal dan mampu meningkatkan antusiasme menghafal, dan 8) Pengaturan formasi dan jadwal halqah yang teratur mendukung remaja untuk memiliki circle pertemanan yang positif sehingga membuka peluang besar untuk mencetak generasi Qur’ani
Strategi Pemasaran KBIH Multazam Medan dalam Meningkatkan Jumlah Jamaah
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan strategi pemasaran dalam meningkatkan
jumlah jamaah haji KBIH Multazam. Penelitian ini dilaksanakan di KBIH Multazam Medan.
Temuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui langkah yang dilakukan KBIH Multazam
dengan menggunakan strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah jamaah, kualitas
pelayanan serta metode pelayanan dan pembimbing yang dilakukan KBIH Mulatazam Medan
untuk memasarkan program ibadah haji. Adapun strategi pemasaran yang dilakukan KBIH
Multazam dalam upaya meningkatkan jamaah haji masyarakat yaitu menjalin kerjasama
dengan perusahaan lain, instansi-instansi yang berjalan dibidang yang sama, majelis taqlim,
memperbanyak cabang Multazam diseluruh Nusantara Indonesia, membuat Media Periklanan
(Advertising), spanduk, penyebaran brosur, iklan di media sosial seperti facabook, instagram,
whatsaap, uc browser, dan media sosial lainnya. Tatap Muka (Personal Selling ), dalam hal ini
calon jama’ah datang langsung ke kantor KBIH Multazam, guna menanyakan langsung
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan haji. Publisitas atau Public Relation (PR), KBIH
Multazam mempunyai ustadz-ustadz atau pemuka agama yang terpercaya di daerah-daerah
untuk menawarkan produk yang di jalankan KBIH Multazam.
Dalam memberikan metode pelayanan dan pembimbingan manasik haji lebih
meningkatkan pendekatan kepada jamaah karena jama’ah yang beragam mulai dari kaum
integlektual, orang awam, lansia dan sebagainya,dengan menggunakan beberapa metode
diantaranya, metode keteladanan (uswatun hasanah), metode nasehat,metode mau’izah al-
Hasanah, metode cermah, metode meragakan/praktek, metode bimbingan kelompok, metode
bimbingan individual. Dalam mendapatkan data-data tersebut, maka penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan observasi ataupun
pengamatan secara lagsung, serta wawancara langsung sebagai instrumen pengumpulan
datanya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kegiatan strategi pemasaran yang dilakukan
oleh KBIH Multazam ialah dengan menggunakan bauran pemasaran (Marketing Mix), dengan
menggunakan bauran pemasaran perusahaan sangat mudah untuk mempromosikan suatu
produk kepada calon jamaah haji dan mudah dalam melaksanakan suatu tujuan yang
diinginkan. Dalam proses strategi pembinaan kegiatan ibadah haji berupa pengarahan dan
petunjuk mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan tujuan agar calon jamaah haji
dapat menguasai atau mengetahui seluruh tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan mandiri
dan mendapat predikat haji yang mabrurah. Dari strategi pemasaran dan strategi pembinaan
yang sudah diterapkan KBIH Multazam mengalami peningkatan jumlah jamaah setiap tahun
- …
