1,720,971 research outputs found
PEMBELAJARAN KREATIF BERBASIS LITERASI UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK USIA DINI DI ERA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS: DI KB WADAS KELIR PURWOKERTO) MUKHAMAD HAMID SAMIAJI NIM. 19204030037 TESIS Diajukan kepada Program Magister UIN Sunan Kalijaga Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Magister Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini YOGYAKARTA 2021
The purpose of the study examined the importance of literacy-based creative
learning, the actualization of linguistic verbal intelligence through literacy-based
creative learning, and the impact of literacy-based creative learning in the
actualization of early childhood linguistic verbal intelligence during the covid-19
pandemic at KB Wadas Kelir Purwokerto.
This research is qualitative-descriptive research. Researchers reviewed
directly at the research site to retrieve research data. The method of data retrieval
conducted by researchers qualitatively, namely by conducting observations at KB
Wadas Kelir Purwokerto, interviewing 9 teachers and 10 parents, as well as
documenting by collecting data in the form of RPPH, RPPM, Curriculum, and
assessment sheets. Data analysis in this study is descriptive analysis by describing
literacy-based creative learning activities in the actulization of students' linguistic
verbal intelligence.
The result of this study is the importance of literacy-based creative learning
in the actualization of early childhood linguistic verbal intelligence during the
covid-19 pandemic at KB Wadas Kelir Purwokerto including: First, it can train and
foster the skills of listening, speaking, reading, writing, and counting students.
Second, hone the child's critical thinking skills. Third, prepare students before
entering school. Fourth, as a support for children's academic achievement. Fifth,
form a smart-literate generation. Kenam ̧ builds a culture of child literacy.
Actualization of linguistic intelligence through literacy-based creative learning
during the covid-19 pandemic at KB Wadas Kelir is divided into three models; a)
actualization of language through reading literacy learning, b) actualization of
language through learning of thinking literacy, and c) actualization of language
through writing literacy learning.
The impact of literacy-based creative learning in the actualization of linguistic
verbal intelligence during the covid-19 pandemic at KB Wadas Kelir is the
development of children's language skills (receiving language, expressing receptive
language, and literacy), independence, discipline, courage, and stimulating
compound intelligence
ANALISIS SIKAP SOSIAL DAN SPIRITUAL DALAM BUKU TEKS SISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI UNTUK SD/MI KELAS V EDISI REVISI 2017 TERBITAN KEMDIKBUD BERDASARKAN PERKEMBANGAN ANAK
Buku teks pelajaran sebagai buku acuan wajib yang digunakan di satuan pendidikan dasar telah disusun secara sistematis berdasarkan kurikulum tertentu dan melalui seleksi yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, orientasi pembelajaran serta mengacu pada kebutuhan dan perkembangan peserta didik. Karena kebutuhan akan tahapan perkembangan peserta didik pada setiap satuan tingkatan pendidikan yang berbeda-beda, maka ketepatan dalam pememilihan penggunaan buku teks pelajaran yang sesuai dengan perkembangan peserta didik sangatlah penting.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap sosial dan spiritual yang terdapat pada buku teks pelajaran siswa. Buku teks siswa yang dianalisa adalah buku teks siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI kelas V edisi revisi 2017 Kurikulum 2013 terbitan Kemdikbud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Adapun yang dianalisa adalah sikap sosial dan sikap spiritual yang terdapat pada setiap pelajaran yang ada di dalam buku teks siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD/MI Kelas V.
Hasil penelitian ini adalah pertama dari aspek sikap sosial buku teks siswa ini sangat kompleks. Karena dalam buku teks ini ada tujuh sikap sosial yang harus dikuasai anak. Yaitu jujur; anak dikondisikan untuk mengungkapkan perasaan apa adanya dan tidak mencontek saat ulangan, disiplin; anak dibiasakan menyelesaikan tugas sesuai dengan petunjuk yang disediakan dan menjawab pertanyaan dengan tepat dan benar, tanggungjawab; anak diarahkan untuk menerima resiko dari ditindakan yang dilakukan, santun; anak dikondisikan untuk hormat dan patuh pada orang tua dan guru, peduli; anak diarahkan untuk memiliki kebiasaan tidak mengabaikan orang lain dan suka membantu, percaya diri; anak dikondisikan untuk berani tampil di depan orang lain, dan gotong royong; anak dikondisikan untuk menyelesaikan masalah dengan bekerjasama. Kedua, dari sikap spiritual buku teks siswa ada tiga sikap spiritual yang harus dikuasai anak. Yakni menerima ajaran agama; dimana anak dikondisikan untuk beriman kepada Allah dan meyakini bahwa rasul sebagai utusan Allah, menjalankan ajaran agama; anak diarahkan untuk terbiasa membaca al-Qur’an dan menunjukkan perilaku terpuji, dan menghargai ajaran agama; anak dikondisikan untuk menghargai orang lain yang berbeda keyakinan dan pendapat.
Dari sikap-sikap tersebut, ditinjau dari aspek perkembangan anak sudah sesuai dengan perkembangan anak dimana sudah sesuai dengan ranah kemampuan anak
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran
Inovasi Media Pembelajaran Cerita Bergambar Berorientasi pada Literasi Dasar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa
This study aims to develop illustrated story learning media to develop early literacy in the learning of storytelling of second grade students. This research is a type of development research (R & D). In this study, six stages were used: (1) research and data collection, (2) planning, (3) development of product drafts (4) initial field trials, (5) revising the results of trials (6) field trials. The results obtained from this study are the needs of learning media according to students and teachers covering four aspects (a) understanding and need for teaching materials, (b) the need for teaching materials, (c) the need for physical teaching materials, and (d) needs towards the presentation and language of teaching materials. Data and analysis of the results of the expert validation assessment and Indonesian language teachers on the learning of pictorial stories. From expert I on average 84.8, the criteria is very good. From expert II on average 85.1, the criteria is very good. From the average user validator of 87.18, the criteria are very good. In general, the assessment of the feasibility of the learning media is very good. The results of product trials in the field obtained the average results of the experimental group's posttest score increased by 12 (from an average of 63.12 to 75.12. Keywords: Development, Learning Media, Picture Stories.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran
Permainan tradisional untuk anak usia dini / Umi Khomsiyatun, Mukhamad Hamid Samiaji, Muhamad Iqbal
- …
