1,721,381 research outputs found

    Towards empowering teachers as mujaddid educators of madrasah in Singapore

    No full text
    Framework: Hierarchy 7M Teacher-Leader Mudarris (Teacher/ Pengajar) Murabbi (Educator/ Pendidik) Mu’addib (Role-Model/ Teladan) Mu’allim (Scholar/ Cendekiawan) Mursyid (Consultant/ Pembimbingcara) Mujtahid (Inventor/ Pemutusbicara) Mujaddid (Transformational/ Pemimpin

    Correcting and stylistic researching of the mystical treatise "Wesal Ahmadi" or "Awakher Hayat Mujaddid Alf Sani"

    No full text
    The treatise "Wesal Ahmadi" or "Awakher Hayat Mujaddid Alf Sani" is actually a supplement to a treatise called "Zubdat al-Maqamat" or "Barakat al-Ahmadiyya Baqiyeh", which is about the life, works, spirits, and facts of Sheikh Ahmad Sirhindi, nicknamed Imam Rabbani and Mujaddid Alf Sani and some of his caliphs and descendants were written. The author of this treatise is Badr al-Din Sirhindi, a famous Sufi and biographer of the Naqshbandi sect in the 11th century. Badr al-Din wrote this short and concise treatise following the completion of the book "Zubdat al-Maqamat" by Khwaja Muhammad Hashim Keshmi who did not succeed in finishing this book and convey the events and incidents of the last days of Sheikh Ahmad's life. The treatise "Wesal Ahmadi" contains reliable, irreplaceable, and valuable information from the last days the life of Sheikh Ahmad Sirhindi, which is narrated directly and immediately and is necessary for a more detailed understanding of his life, his spirits, and his faith. Despite its fame within the Naqshbandi sect and its importance for research, this treatise has remained rare, hidden, and neglected. In this article, in addition to correcting, suspending, and updating the version and adding textual explanations, an attempt has been made to introduce, analyze, and explain its place and author in the Naqshbandiyeh tradition of the Mujaddidiyeh. The research method in this article is descriptive and analytical, and library sources have been used

    Api Tauhid : Cahaya Keagungan Cinta Sang Mujaddid

    No full text
    Kekuatan sebuah novel sejarah tentu terletak pada kemampuannya dalam menampilkan peristiwa sejarah secara indah dan menawan. Novel menjadi sarat dengan hikmah sejarah yang berfungsi untuk menjadikan peristiwa masa lalu sebagai pengingat dan pelajaran bagi generasi sesudahnya. Sejarah yang merupakan pengalaman masa lalu (mati) dalam novel ini menjadi hidup kembali (living story), memberikan ibrah yang luar biasa. Kemampuan untuk menghidupkan kembali peristiwa di balik tokoh berpengaruh dan penuh keajaiban, Sang Mujaddid Badiuzzaman Said Nursi, merupakan daya tarik tersendiri dari novel ini. Ini bukan hanya novel sejarah yang menyadarkan, tapi juga novel cinta dan penuh perdamaian-bukan pertentangan dan permusuhan.xxxv+587 hlm;13,5x21 c

    MANAJEMEN PEMBINAAN SANTRI DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH DI PONDOK PESANTREN AL-MUJADDID DESA SUKA MAJU KECAMATAN NGARAS KABUPATEN PESISIR BARAT

    Full text link
    ABSTRAK Manajemen merupakan suatu proses tindakan atau struktur kerja yang melibatkan perorangan atau mencangkup keseluruhan suatu pengarahan kearah tujuan-tujuan yang dingginkan yang biasanya di lakukan oleh seorang pemimpin untuk melaksankan segala aktifitas yang ada secara efektif dan efesien. Peran pondok pesantren yang tidak lepas dari fungsi tradisional yaitu sebagai suatu tempat dimana santri mendapatkan transfer Ilmu islam dan menjaga teradisi Islam yang diharapkan pondok pesantren mampu menjadi tempat menimbah ilmu agama yang di berikan kepada santri di harapkan menjadi santri yang berakhlak yang mulia yang di berikan pada usia dini dalam pembentukan akhlaktul karimah yang mencontoh oleh Rasulluah SAW, dalam pengurus dapat sangat berperan aktif dalam memberikan atau menanamkan kepada santri dan memberikan kepercayaan kepada santri agar mampu mendorong santri menjadi dilebih baik lagi dalam nilai islam yang sesuai dengan syariat islam. Berdasarkan latar belakang masalah sehingga rumusan masalah dari penelitian ini yaitu bagaimana manajemen pembinaan santri dalam membentuk akhlakul karimah di pondok pesantren Nur Islami Al-Mujaddid Desa Suka Maju Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan santri dalam membentuk akhlakul karimah di pondok pesantren Nur Islami Al-Mujaddid Desa Suka Maju Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian ini menggunkan penelitian kualitatif. Spesifikasi pendekatan yang peneliti gunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan manajemen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, dokumentasi, pengamatan. Penelitian ini yaitu menggunakan teknik deskriptif kualitatif yaitu dilakukan dengan cara pengumpula data, reduksi data (merangkum), display data (penyajian data), verifikasi data dan kesimpulan data. Fokus dari penelitian ini yaitu manajemen pembinaan santri dalam membentuk akhlakul karimah di pondok pesantren Nur Islami Al-Mujaddid Desa Sukamaju Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat. Berdasarkan hasil penelitian di pondok pesantren Nur Islami Al-Mujaddid pemimpin dan pengurus telah berperan dalam membina iii akhlak santri hal ini yang di lakukan dengan menggunakan tindakan yang di lakukan oleh pemimpin dan pengurus pondok pesantren dengan menggunakan motivasi, metode keteladanan, metode pengajaran, metode pembiasan, metode nasehat, metode cerita, metode ganjaran yang di lakukan untuk menciptakan nilai-nilai yang tertanam dalam diri santri serta etika sosial baik dari lingkungan pondok pesantren maupun masyarakat namun upaya tersebut belum semuanya secara optimal tersebut masih adanya santri yang belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Di karenakan masih adanya santri yang melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan peraturan dan nilai-nilai ajaran Islam yang di berikan di pondok pesantren. Berdasarkan hasil yang dikumpulkan data analisis disimpulkan bahwa manajemen mengenai penggerakan yang di gunakan pengurus dalam pembinaan santri dalam membentuk akhlakul karimah di pondok pesantren Nur Islami Al-Mujaddid dalam membina santri sudah di lakukan dengan baik. Tindakan yang di lakukan oleh pondok pesantren Nur Islami Al-Mujaddid adalah dengan menerapkan metode-metode, dorongan, dan motivasi. Kata Kunci : Pembinaan dan Akhlakul Karima

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI DRTA (DIRECTED READING THINKING ACTIVITY) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI WIROPATEN PASARKLIWON SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Full text link
    Faisal Mujaddid. K7110059. PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI DRTA (DIRECTED READING THINKING ACTIVITY) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI WIROPATEN PASARKLIWON SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. September 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman dengan menggunakan strategi DRTA (Directed Reading Thinking Activity) pada siswa kelas V SD Negeri Wiropaten Pasarkliwon Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya keterampilan membaca pemahaman yang difokuskan pada keaktifan siswa dalam pembelajaran. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas V SD Negeri Wiropaten Surakarta yang berjumlah 34 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif (Miles & Huberman) yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, wawancara, dan tes. Uji validitas penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian ini, nilai rata-rata keterampilan membaca pemahaman sebelum tindakan hanya 65,76 dengan persentase ketuntasan 44,11%. Nilai rata-rata setelah diberi tindakan pada siklus I 75,53 dengan persentase ketuntasan 70,00%, dan siklus II 83,71 dengan persentase ketuntasan 88,32%.Dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi DRTA (Directed Reading Thinking Activity) dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri Wiropaten Surakarta tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci: Strategi Directed Reading Thinking Activity, keterampilan membaca pemahaman

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore