421 research outputs found

    konsep ilmu persepektif abu hamid muhammad al-ghazali dalam kitab minhajul ‘abidin

    No full text
    Zainuri, Mahmud. 2021. Konsep Ilmu Persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul ‘Abidin. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Trabiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Mambaul Ngadhimah, M.Ag. Kata Kunci: Ilmu, Klasifikasi, Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Dalam menjalankan kehidupan di dunia manusia tak pernah terhidar dari persoalan-persoalan yang dihadapi, persoalan-persoalan tersebut tak lain ialah persoalan dunia maupun persoalan akhirat sehingga manusia hendaklah mempunyai ilmu untuk menyelasaikan persoalan-persoalan yang terjadi. Selain berfungsi sebagai penyelasaian persoalan-persoalan yang berhubungan dengan dunia dan akhirat ilmu juga berfungsi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT., sehingga seorang hamba hendaklah memahami dengan benar persoalan ilmu tersebut agar manusia tersebut mengetahui sampaimana ia mendekatkan diri atau taqarrub dengan Allah SWT. Dengan mendekatkan diri dengan Allah SWT. seorang hamba akan mengetahui dengan pasti tujuan diciptakannya seorang manusia di muka bumi, yakni menjadi khalifah dan bertanggung jawab atas segala perbuatan yang dilakukan oleh seorang hamba tersebut. Dengan demikian seorang hamba akan mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya dalam memahami ilmu dengan sebenarnya. Karena hal itu penelitian ini dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui konsep ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. (2) Untuk mengetahui klasifikasi ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research. Dalam penelitian library research analisis data menggunakan analisis isi. Teknik analisis ini digunakan untuk membuat referensi yang valid sehingga dapat diteliti ulang dari data berdasarkan konteksnya. Inferensi dalam analisis ini bersifat kontekstual. Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan (1) ilmu adalah cahaya bahwa ilmu yang tidak ada keraguan didalamnya dan hanya diperoleh malalui illuminasi Ilahiyah. Maka yang demikian itulah yang disebut dengan ilmu atau pengetahuan sebenarnya. (2) klasifikasi ilmu menurut Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali terbagi menjadi tiga bagian (a) ilmu tauhid, sedangkan pembagian ilmu tauhid ada dua. Pertama, ilmu tauhid fardhu ‘ain dalam ini terdapat tiga bagian yaitu ilmu tauhid ilahiyyah, nubuwwah, dan sami’at. (b) ilmu sirri, dalam pembagiannya terbgi menjadi empat macam yaitu tawakal, syukur, tobat, dan sabar. (c) ilmu syariah, dalam ilmu ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, ilmu syariah fardu’ain, ilmu tersebut terbagi menjadi tiga yaitu syahadat, keyakinan, dan hukum islam. Kemudian ilmu syariah fardhu kifayah, dalam ilmu ini terbagi menjadi empat bagian yaitu ilmu ushul, ilmu furu’, ilmu alat, dan ilmu pelengkap

    ..(LENGKAPI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)...KONSEP ILMU PERSEPEKTIF ABU HAMID MUHAMMAD AL-GHAZALI DALAM KITAB MINHAJUL ‘ABIDIN

    No full text
    Zainuri, Mahmud. 2021. Konsep Ilmu Persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul ‘Abidin. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Trabiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Mambaul Ngadhimah, M.Ag. Kata Kunci: Ilmu, Klasifikasi, Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Dalam menjalankan kehidupan di dunia manusia tak pernah terhidar dari persoalan-persoalan yang dihadapi, persoalan-persoalan tersebut tak lain ialah persoalan dunia maupun persoalan akhirat sehingga manusia hendaklah mempunyai ilmu untuk menyelasaikan persoalan-persoalan yang terjadi. Selain berfungsi sebagai penyelasaian persoalan-persoalan yang berhubungan dengan dunia dan akhirat ilmu juga berfungsi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT., sehingga seorang hamba hendaklah memahami dengan benar persoalan ilmu tersebut agar manusia tersebut mengetahui sampaimana ia mendekatkan diri atau taqarrub dengan Allah SWT. Dengan mendekatkan diri dengan Allah SWT. seorang hamba akan mengetahui dengan pasti tujuan diciptakannya seorang manusia di muka bumi, yakni menjadi khalifah dan bertanggung jawab atas segala perbuatan yang dilakukan oleh seorang hamba tersebut. Dengan demikian seorang hamba akan mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya dalam memahami ilmu dengan sebenarnya. Karena hal itu penelitian ini dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui konsep ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. (2) Untuk mengetahui klasifikasi ilmu persepektif Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research. Dalam penelitian library research analisis data menggunakan analisis isi. Teknik analisis ini digunakan untuk membuat referensi yang valid sehingga dapat diteliti ulang dari data berdasarkan konteksnya. Inferensi dalam analisis ini bersifat kontekstual. Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan (1) ilmu adalah cahaya bahwa ilmu yang tidak ada keraguan didalamnya dan hanya diperoleh malalui illuminasi Ilahiyah. Maka yang demikian itulah yang disebut dengan ilmu atau pengetahuan sebenarnya. (2) klasifikasi ilmu menurut Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali terbagi menjadi tiga bagian (a) ilmu tauhid, sedangkan pembagian ilmu tauhid ada dua. Pertama, ilmu tauhid fardhu ‘ain dalam ini terdapat tiga bagian yaitu ilmu tauhid ilahiyyah, nubuwwah, dan sami’at. (b) ilmu sirri, dalam pembagiannya terbgi menjadi empat macam yaitu tawakal, syukur, tobat, dan sabar. (c) ilmu syariah, dalam ilmu ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, ilmu syariah fardu’ain, ilmu tersebut terbagi menjadi tiga yaitu syahadat, keyakinan, dan hukum islam. Kemudian ilmu syariah fardhu kifayah, dalam ilmu ini terbagi menjadi empat bagian yaitu ilmu ushul, ilmu furu’, ilmu alat, dan ilmu pelengka

    Yodisasi Garam Rakyat dengan Sistem Screw Injection

    No full text
    Retno Hartati, Edy Supriyo, Muhammad Zainuri, in this paper explain that many salt industry is currently undergoing a inefficiencies process in the production system. Declining quality of salt from the salt ponds and lack of homogeneity in the iodine content of salt briquettes and much KIO3 wasted. So it is necessary to increase the iodine levels in salt. This activity aims to design, create and test a iodized salt machine with a capacity of 1-2 tons per hour and perform quality control on products. Community service activities have been successfully implemented by creating iodized salt machine. The process is done by means of iodized salt machine in the salt product becomes higher and meet ISO standards, in which prior to iodized salt machine the content of KIO3 is 0 ppm and become 50 ppm after using KIO3

    PERAN GURU PAI DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 SUMBERGEMPOL

    No full text
    Skripsi dengan judul “Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Di SMPN 1 Sumbergempol”, ini ditulis oleh Muhammad Zainuri Fauzi, NIM 12201193180, 2023, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing Anissatul Mufarokah, S.Ag. M.Pd. Kata kunci : Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu mata pelajaran yang mengajarkan tentang bimbingan, pemahaman, dan cara pengamalan agama Islam dalam kehidupan. Dalam menerima pembelajaran ini diperlukan motivasi belajar agar siswa mampu menangkap materi yang disampaikan oleh guru. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi terlihat ketika mempunyai antusiasme belajar yang tinggi, menyimak materi dari guru dengan baik, menyelesaikan tugas dengan baik, ikut aktif berpartisipasi dalam pembelajaran seperti bertanya ataupun menjawab pertanyaan, sehingga tujuan dan hasil belajar tercapai dengan maksimal. Oleh karena itu, guru harus mampu menumbuhkan serta memperkuat motivasi belajar pada siswa. Atas dasar inilah peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengangkat judul Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 1 Sumbergempol. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa aspek minat dan perhatian siswa terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Sumbergempol ? (2) Bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan motivasi belajar aspek semangat siswa untuk melaksanakan tugas tugas belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Sumbergempol ? (3) Bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan motivasi belajar aspek tanggungjawab siswa untuk melaksanakan tugas tugas belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Sumbergempol?. Tujuannya untuk mendiskripaikan peran guru PAI dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa pada aspek minat perhatian terhadap pembelajaran, semangat siswa dalam mengerjakam tugas, dan tanggungjawab siswa dalam melaksanakan tugasnya di SMPN 1 Sumbergempol. Berdasarkan fokus dan tujuan penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Sumber data dibedakan menjadi dua yaitu: data yang bersumber dari manusia dan data yang bersumber dari non manusia. Teknik analisa data menggunakan model interaktif dari Miles dan Hubarman meliputi kondensasi data, penyajian data dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi, perpanjang pengamatan dan meningkatkan ketekunan/keajegan pengamatan. Adapun hasil temuan penelitian sebagai berikut: (1) peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa pada aspek minat dan perhatuan siswa terhadap pelajaran PAI di SMPN 1 Sumbergempol meliputi pembuatan pembelajaran yang menyenangkan yaitu dengan ice breaking dan mengajak menonton video animasi tentang materi, membuat suasana yang berbeda yaitu dengan menggunakan learning moving class di mushala dan masjid sekitar sekolah, dan menyediakan program ekstrakurikuler keagamaan seperti Hadrah, MTQ dan Tilawah, (2) peran guru pendidikan agama islam dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa pada aspek semangat siswa untuk melaksanakan tugas-tugas belajar pada mata pelajaran PAI di SMPN 1 Sumbergempol meliputi, memberikan atau membagikan hasil evaluasi tugas kepada siswa, memberikan apresiasi kepada siswa yang berprestasi, menyesuaikan tugas dengan kemampuan siswa. (3) peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa pada aspek tanggungjawab siswa untuk melaksanakan tugas-tugas belajar pada mata pelajaran PAI di SMPN 1 Sumbergempol meliputi: pengenalan peraturan sekolah kepada siswa, memberikan sanksi edukasi untuk siswa yang melanggar

    KORELASI PENGHAYATAN AGAMA TERHADAP SIKAP MATERIALISME SISWA SMP AL – MULTAZAM SAMBIROTO SOOKO MOJOKERTO

    No full text
    ABSTRAK Zainuri, Muhammad, 2018. Korelasi Penghayatan Agama terhadap Sikap Materialisme Siswa. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Agama Islam. Univeersitas Islam Majapahit (UNIM). Pembimbing I : Dr. H. Chasiru Zainal Abidin, M.Pd.I Pembimbing II : Syaikhu Rozi, M.Pd.I Penghayatan agama adalah penanaman nilai-nilai islam melalui berbagai pendekatan ke dalam diri pribadi peserta didik sehingga unsur perasaan dalam kesadaran agama mampu teresapi dan membentuk kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai islam yang berupa sikap dan tingkah laku. Namun jika dilihat pada kemajuan zaman sekarang yang tampak muncul gejala terjadinya pergeseran nilai-nilai yang ada sebagai akibat majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu jika kita memperhatikan kondisi masyarakat kita dan juga cerita-cerita yang beredar di ruang publik tentang orang-orang yang hidupnya penuh dengan masalah karena mengejar tujuan-tujuan duniawi, seperti harta, ketenaran, dan penampilan. fenomena semacam tersebut dinamakan materialisme. Berangkat dari permasalahan inilah penulis tertarik untuk melaksanakan penelitian dengan tujuan untuk : 1. Untuk menggali dan mengetahui data tentang penghayatan agama siswa. 2. Untuk menggali dan mengetahui data tentang sikap materialisme siswa. 3. Untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara penghayatan agama terhadap sikap materialisme siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang menggunakan prosedur pemecahan masalah yang menggunakan data angka dan diolah dengan perhitungan matematik dengan berbagai rumus ststistik. Yang menjadi dasar penggunaan pendekatan kuantitatif ini adalah karena sebagian besar data data yang dikehendaki dalam penelitian ini bersifat kuantitatif. Untuk metode pengumpulan data, teknik yang digunakan oleh penulis teknik observasi, angket & dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan rumus korelasi produck moment. Setelah dilakukan analisa mendalam, hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). tingkat penghayatan agama siswa termasuk dalam kategori sedang hal ini telah dibuktikan dengan menghitung nilai rata-rata siswa dengan hasil 44 dimana nilai tersebut termasuk dalam kategori sedang. 2). Tingkat sikap materialisme siswa termasuk dalam kategori sedang hal ini juga telah dibuktikan dengan menghitung nilai rata-rata siswa dengan hasil 33 dimana nilai tersebut termasuk dalam kategori sedang. 3). Korelasi penghayatan agama terhadap sikap materialisme siswa terdapat korelasi yang sangat lemah, dengan perhitungan yang menghasilkan angka sebesar 0,182 yang mana hasil tersebut dikonsultasikan dengan tabel interpretasi nilai “r” yang masuk dalam kategori 0,000 – 0,200 yaitu sangat lemah. Kata Kunci : Korelasi, Penghayatan Agama, Sikap Materialism

    A study on SMES propensity in choosing business advisory services: a case in Kota Bharu, Kelantan, Malaysia / Mohd Zainuri Muhammad … [et al.]

    No full text
    As Malaysia steers itself to the rapid pace of the global economy, so too is the government reliance of SME Bank as an important force in sustaining national economic growth. The bank was initially established to be business incubation center with the aim of facilitating financing to entrepreneurs in the small medium industry. However, with the intensity of the global competition, SME Bank has begun to offer business advisory services in areas such as training and development, business operations, research, marketing and product or service strategy. This research is examining the small medium enterprises propensity to choose business advisors in providing assistance and direction in their business. The data was collected from 130 existing clients of the SME bank branch in Kota Bharu, Kelantan. Analysis to establish relationship between variables had shown that perceived benefit, trust, knowledge of service and business advisors skills were significantly considered by these entrepreneurs in selecting the business advisory firms while cost is not considered as a factor in their decision. The finding also showed that perceived benefit is the most important in their decision to appoint the business advisors. As such, SME Bank should highlight the timely contribution of business advisors in furthering the development of the small medium enterprises in Malaysia economic growth

    Ekosistem Keusahawanan di Malaysia / Nur Farah Syazana Noor Hammad, Siti Sarah Zainuri and Muhammad Razihan Mohd Radzi

    No full text
    Kami merupakan pelajar daripada program Ijazah Sarjana Muda Pentadbiran Alam Sekitar ingin memperkenalkan sebuah buku nota digital yang bertajuk “Ekosistem Keusahawanan di Malaysia”, di mana ianya merupakan sebuah buku atas talian yang juga dikenali sebagai e-note. Ia digunakan bagi mengklasifikasikan buku-buku berformat digital. Ia direka bagi membantu orang ramai yang mahu memulakan perniagaan sendiri secara kecil-kecilan sewaktu wabak Covid-19 yang telah berlaku sekarang ini dan menyebabkan ramai warga kehilangan kerja. Perniagaan kecil-kecilan ini sedikit sebanyak dapat membantu orang ramai yang dalam kesempitan untuk memenuhi keperluan asas mereka sekurangnya. Oleh yang demikian, kami mencipta sebuah buku nota digital yang ringkas, mudah dan menarik ini dalam bentuk E-note. Selain daripada faedah yang dapat diberikan kepada individu yang ingin memulakan bisnes, E-note dapat menyelamatkan bumi dan mengurangkan masalah pencemaran alam sekitar. Ianya dapat mengurangkan jumlah pencemaran udara dan pembalakan pokok yang semakin berleluasa ketika ini. Produk yang kami hasilkan ini dapat mengurangkan pencemaran alam sekitar daripada pengurangan aktiviti penebangan pokok. Oleh itu, kami berharap agar E-note ini dapat memberikan maklumat dan berkongsi informasi serta ilmu baru kepada peniaga baru di luar sana serta menyelamatkan alam sekitar

    Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu Terintegrasi Internet Of Things Pada Solar Home System,

    No full text
    RINGKASAN Muhammad Hilmy Zharif, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Juli 2022, Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu Terintegrasi Internet Of Things Pada Solar Home System, Dosen Pembimbing : Muhammad Fauzan Edy Purnomo, S.T,. M.T,. Ph.D. dan Akhmad Zainuri, S.T,.M.T. Kawasan Clungup Mangrove Conservation merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang berada di Kabupaten Malang. Kawasan yang memiliki prinsip ekowisata ini dikenal memiliki beberapa wisata yang menjadikan tempat ini memiliki daya tarik sendiri bagi para wisatawan yang berkunjung seperti snorkeling, diving, camp, serta wisata dan tanam mangrove. Sebagai tempat ekowisata tentunya kawasan CMC ini perlu adanya pengembangan dari segi fasilitas, salah satunya adalah penyediaan listrik ramah lingkungan dengan energi alternatif melalui solar cell sebagai penunjang kebutuhan wisatawan. Adapun sistem dari solar cell ini ditempatkan pada suatu kotak bernama solar home system. Solar home system ini meliputi solar charge controller, automatic switch, dan inverter yang pada saat beroperasi akan menghasilkan udara panas sehingga memiliki suhu yang tinggi sehingga dapat mempengaruhi kinerja dari perangkat yang terdapat didalam solar home system itu sendiri. Penulis berinovasi untuk membuat alat yang dapat memberikan informasi perubahan suhu solar home system secara langsung melalui aplikasi Blynk. Alat ini dilengkapi dengan sensor suhu yang dikontrol oleh mikrokontroler ESP8266 yang terhubung dengan jaringan internet sehingga data dapat dikirim menuju server Blynk serta dilakukan juga pengukuran parameter QoS dari ESP8266 menuju server Blynk untuk mengetahui kualitas pengiriman datanya. Dari hasil pembuatan alat, hasil pembacaan data menggunakan sensor yang ditampilkan pada aplikasi Blynk menunjukan hasil yang sama dengan serial monitor dan mendekati dengan data yang diukur pada alat ukur thermometer UNI-T UT333S. Pengujian pengiriman data dari ESP8266 ke server Blynk memiliki delay 196 ms pada pengujian tahap pertama dan 165,5 ms pada pengujian tahap kedua, jitter 196 ms pada pengujian tahap pertama dan 166 ms pada pengujian tahap kedua, packet loss 0% pada pengujian tahap pertama dan pengujian tahap kedua, throughput 2,84 Mbps pada pengujian tahap pertama dan 3,38 Mbps pada pengujian tahap kedua. Penggunaan paket data selama 1 bulan dengan perhitungan 1 bulan terdiri dari 30 hari diperoleh 1,41 GB

    The abundance of prospective natural food for sea cucumber Holothuria atra at Karimunjawa Island waters, Jepara, Indonesia

    No full text
    Hartati R, Widianingsih, Trianto A, Zainuri M, Ambariyanto. 2017. The abundance of prospective natural food for sea cucumber Holothuria atra at Karimunjawa Island waters, Jepara, Indonesia. Biodiversitas 18: 947-953. Holothuria atra, as one of the most abundant and widely distributed sea cucumber species, is an omnivore, consuming detritus, uneaten food, and algae in the substrate. For sea ranching purpose, the objective of present works was aimed to determine potential food availability for H. atra in Karimunjawa Island of Jepara. Biotic environment factors in proposed location were assessed including seaweed and seagrass associated communities, epiphytes on the seagrass, phyto and zooplankton, benthic organism, microphytobenthic as chlorophyll-a, phaeophytin and chloropigmen as well as sediment characteristics. There were six species seagrasses and 10 species of seaweeds found in Karimunjawa waters, with Enhalus acoroides and Thalassia hemprichii provide shelter and food for H. atra. Algal epiphytes use seagrass leaves and rhizome as substrate and there were 28 genera of them belong to Chrysophyta, Chlorophyta, and Cyanophyta. The variety and abundance of phytoplankton, zooplankton the benthos enrich the location. The chlorophyll-a, phaeophytin and total chloropigment in the sediment of Karimunjawa waters could be representative of microphytobenthos. The substrate of Karimunjawa waters consisted of fine sandy-coarse sediment and the content of organic matter may be important for feeding activity of H. atra.</jats:p
    corecore