6 research outputs found
Strategi IRMASRA dalam Dakwah pada Remaja di Masjid Rahmat Kota Pekanbaru
Nama : Muhammad Ronaydi
Jurusan : Manajemen Dakwah
Judul : Strategi IRMASRA dalam Dakwah pada Remaja di Masjid Rahmat Kota Pekanbaru
Penelitian ini dilatar belakangi dengan aktifnya remaja Masjid dalam melakukan dakwah kepada para remaja. sebelum kehadiran atau terbentuknya Remaja Masjid IRMASRA ini pemuda yang berada di lingkungan Masjid Rahmat terlalu sulit untuk mengisi masjid dan lebih sering bermaian-main, oleh karena itu setelah terbentuknya IRMASRA inilah para pemuda di lingkungan masjid Rahmat dapat merubah gaya hidupnya dan mendekati masjid dan tentunya IRMASRA berusaha untuk selalu mendakwahi para remaja dengan hal-hal yang tidak menggurui, guna menjadikan para pemuda di lingkungan Masjid Rahmat menjadi pribadi muslim yang senantiasa berbakti dan bermanfaat bagi bangsa, Negara, dan Umat. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana strategi IRMASRA (Ikatan Remaja Masjid Rahmat) Kota Pekanbaru dalam mendakwahi para remaja di lingkungan masjid Rahmat Kota Pekanbaru. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang diantaranya Ketua Masjid, Pembina, Ketua Remaja, Wakil Remaja, Sekretaris Remaja, Bagian Dakwah dan Syiar, Bagian PHBI. Tujuan Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh IRMASRA dalam dakwahnya pada Remaja di Masjid Rahmat. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa IRMASRA menggunakan tiga strategi pertama, Strategi Tilawah dengan strategi ini IRMASRA melakukan kegiatan tabligh akbar ataupun kajian-kajian rutin serta pembacaan al-quran secara bersama-sama. Kedua, Strategi Tazkiyah, dengan strategi ini IRMASRA berdakwah melalui aspek sosial kejiwaan, mengajak para pemuda untuk menjenguk orang sakit, olahraga bersama, dan saling menjaga ukhuwah. Ketiga, Strategi Ta’lim, IRMASRA melakukan pengembangan MDTA, Pengadaan Tahsin untuk masyarakat serta pemuda dan Pengajaran tentang hadis lalu mengahafalkannya.
Kata Kunci : Strategi, Dakwah, Remaja Masji
STRATEGI ANAK MUDA IRMASRA DALAM DAKWAH DI MASJID RAHMAT KOTA PEKANBARU
Penelitian ini dilatar belakangi dengan aktifnya remaja Masjid dalam melakukan dakwah kepada para remaja. sebelum kehadiran atau terbentuknya Remaja Masjid IRMASRA ini pemuda yang berada di lingkungan Masjid Rahmat terlalu sulit untuk mengisi masjid dan lebih sering bermaian-main, oleh karena itu setelah terbentuknya IRMASRA inilah para pemuda di lingkungan masjid Rahmat dapat merubah gaya hidupnya dan mendekati masjid dan tentunya IRMASRA berusaha untuk selalu mendakwahi para remaja dengan hal-hal yang tidak menggurui, guna menjadikan para pemuda di lingkungan Masjid Rahmat menjadi pribadi muslim yang senantiasa berbakti dan bermanfaat bagi bangsa, Negara, dan Umat. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana strategi IRMASRA (Ikatan Remaja Masjid Rahmat) Kota Pekanbaru dalam mendakwahi para remaja di lingkungan masjid Rahmat Kota Pekanbaru. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang diantaranya Ketua Masjid, Pembina, Ketua Remaja, Wakil Remaja, Sekretaris Remaja, Bagian Dakwah dan Syiar, Bagian PHBI. Tujuan Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh IRMASRA dalam dakwahnya pada Remaja di Masjid Rahmat. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa IRMASRA menggunakan tiga strategi pertama, Strategi Tilawah dengan strategi ini IRMASRA melakukan kegiatan tabligh akbar ataupun kajian-kajian rutin serta pembacaan al-quran secara bersama-sama. Kedua, Strategi Tazkiyah, dengan strategi ini IRMASRA berdakwah melalui aspek sosial kejiwaan, mengajak para pemuda untuk menjenguk orang sakit, olahraga bersama, dan saling menjaga ukhuwah. Ketiga, Strategi Ta’lim, IRMASRA melakukan pengembangan MDTA, Pengadaan Tahsin untuk masyarakat serta pemuda dan Pengajaran tentang hadis lalu mengahafalkannya
Personal Branding Manajemen Dakwah Gus baha dan Buya yahya
Penelitian ini mengkaji perihal personal branding yang dimunculkan oleh para pendakwah, sehingga di era saat ini memiliki brand yang baik di mata masyarakat sebagai pendakwah sangat diperlukan untuk dapat diterima oleh banyak kalangan. Oleh sebab itu dalam penelitian ini penulis tertarik untuk melihat tentang Personal Branding Manajemen Dakwah oleh ulama yang terbilang tua namun dapat diterima oleh berbagai kalangan yaitu Gus Baha dan Buya yahya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi untuk mendapatkan data, peneliti secara masif mengikuti dan melihat akun-akun yang dikelola oleh tim-tim dari Gus Baha dan Buya Yahya. Penulis menemukan personal branding manajemen dakwah Gus Baha dan Buya Yahya dengan menelaah dari unsur-unsur Manajemen dakwah yang dibahas oleh Munir dan Ilahi, selain itu penulis juga melihat kekuatan Personal Branding kedua ulama dengan studi yang dibahas McNally dan Speak. Sehingga penulis menemukan hal-hal menarik dari sosok Gus Baha dan Buya Yahya
Aktivitas Dakwah Persaudaraan Remaja Masjid Al-Hikmah (PERAMAH) di Komplek Perumahan Gubernur Riau
Tulisan ini menjelaskan tentang aktivitas dakwah persaudaraan remaja masjid Al-Hikmah (PERAMAH) di kompek perumahan Gubernur Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program-program dakwah dan aktivitas dakwah yang dilaksanakan oleh PERAMAH serta kendala-kendala yang mereka hadapi ketika melaksankan aktivitas dakwahnya. Penelitian ini dilaksanakan di Masjid Al Hikmah yang beralamat di Jl. Diponegoro No 20, Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru, Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan metode pendekatan kualitatif serta informan berjumlah sebanyak 5 orang. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas dakwah yang dilakukan oleh PERAMAH Riau mengacu kepada teori aktivitas dakwah yaitu dakwah bil haal, dakwah bil lisan, dan dakwah bil qalam. Dalam pelaksanaan aktivitas dakwah bil hal, PERAMAH Riau melaksanakan program menyantuni anak yatim dan olahraga bareng, kemudian untuk aktivitas dakwah bil lisan, PERAMAH Riau melaksanakan program dakwah seperti; kajian malam Selasa, kajian malam Ahad, kajian bulanan, halaqah, dan kajian muslimah. Adapun untuk aktivitas dakwah bil qalam, PERAMAH Riau melaksanakan dakwahnya dengan memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Youtube
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP MINAT MEMBAYAR ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DENGAN PROMOSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Zakat adalah rukun Islam ketiga yang memainkan peran penting dalam redistribusi kekayaan kepada masyarakat yang kurang mampu untuk memberantas kemiskinan. Islam mengajarkan bahwa harta tidak boleh beredar hanya diantara orang-orang kaya saja. Ada tanggung jawab orang kaya untuk kesejahteraan orang lain sehingga mereka dilarang mengabaikan saudara-saudaranya yang membutuhkan, yaitu orang-orang miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan pengetahuan terhadap minat membayar zakat, infak dan sedekah dengan promosi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner yang diperoleh sebanyak 200 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan dan pengetahuan berpengaruh terhadap minat membayar zakat, infak dan sedekah. Promosi mampu memoderasi pengetahuan terhadap minat membayar zakat, infak dan sedekah. Namun promosi tidak mampu memoderasi kepercayaan terhadap minat membayar zakat, infak dan sedekah
Kata Kunci: Kercayaan, Pengetahuan, Promosi, Minat Membayar ZI
Pemuda Dan Mesjid Dalam Risalah Dakwah: Study Kasus Organisasi BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid) Pekan Baru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan peran pemuda masjid dalam risalah dakwah terkait dalam organisasi BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mejid Indonesia) Pekan Baru. Serta untuk mengetahui perkembangan BKPRMI Pekan Batu seperti program-program yang di rencanakan, serta apa saja hambatan organisasi BKPRMI Pekan Baru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan perkembangan peran pemuda masjid (BKPRMI) memberdayakan dan mengembangkan potensi pemuda remaja masjid agar bertaqwa kepada allah SWT, memiliki wawasan keislaman dan keindonesiaan yang utuh dan kokoh, serta senantiasa memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, perjuangan dan kebudayaan dengan tetap berpegang teguh kepada prinsip aqidah, ukhwah dan dakwah islamiyah untuk mewujudkan masyarakat marhamah dalam bingkai Negara kesatuan republic Indonesia. Hambatan yang di hadapi ialah adanya wabah covid-19. Pelantikan kepengurusan baru BKPRMI riau dilaksanakan pada bulan februari, dan langsung lockdown sehingga kepengurusan BKPRMI yang beru belum sempat melakukan rapat kerja. Selain itu, melaksanakan kegiatan di masjid agung annur juga tidak bisa, dengan alasan pengurus masjid agung annur belum mengizinkan adaya acara demi menghindari kerumunan di masa pandemic dan dengan alasan adanya renovasi
