1,720,963 research outputs found
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 9 Mamboro: Problematics of Implementing the Independent Curriculum in Learning Islamic Religious Education at SDN 9 Mamboro
Adapun tujuan penelitian 1).Untuk mengetahui problematika penerapan kurukulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam di SDN 9 Mamboro. 2).Untuk mengetahui solusi dalam penerapan kurikulum merdeka dalam mata pembelajaran pendidikan agama islam di SDN 9 mamboro. Dalam permasalahan yang dihadap oleh Guru PAI di SDN 9 Mamboro adalah Keterbatasan sarana prasarana, keterbatasan referensi, kurangnya pemahaman guru PAI terhadap konsep kurikulum merdeka. Untuk mengungkapkan data yang akurat, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data melalui data primer dan data sekunder. Adapun Prosedur pengumpulan data yakni melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data yang diperoleh melalui buku-buku referensi. Adapun solusi dari permasalahan tersebut yaitu: Pertama Guru dapat bekerja sama dengan pihak lain, seperti komite sekolah, orang tua siswa, atau masyarakat sekitar, untuk mendapatkan dukungan dalam meningkatkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Guru Pendidikan Agama Islam dapat mengatasi problematika dalam penerapan Kurikulum Merdeka meskipun dalam keterbatasan sarana dan prasarana. Kedua Kepala sekolah mengusulkan beberapa langkah strategis. Ini termasuk memperluas akses terhadap sumber belajar digital, menyediakan pelatihan berkelanjutan bagi guru tentang penggunaan teknologi dan sumber daya online, serta menjalin kerjasama dengan perpustakaan daerah dan komunitas pendidikan untuk memperkaya koleksi materi pembelajaran. Ketiga Pihak sekolah memfasilitasi dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan yang diharapkan dapat membantu para guru dalam menyelesaikan problematika yang sedang dihadapi
Muhammadiyah Quality Concept in Improving the Quality of Education at MI Muhammadiyah Al-Haq Palu
Strategi Pembelajaran Reading Aloud dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Pinjan Kecamatan Tolitoli Utara : Reading Aloud Learning Strategies in Improving Students' Understanding of Islamic Religious Education Materials at Pinjan Public Elementary School, North Tolitoli District
Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi pembelajaran reading aloud dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi pendidikan agama islam di SD Negeri Pinjan Untuk mengetahui implementasi pembelajaran reading aloud dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi pendidikan agama islam di SD Negeri Pinjan Kecamatan Tolitoli Utara. Strategi Pembelajaran Reading Aloud Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa, Untuk mengungkapkan data yang akurat, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data melalui data primer dan data sekunder. Adapun Prosedur pengumpulan data yakni melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data yang diperoleh melalui buku-buku referensi Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pembelajaran Reading Aloud Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Pendidikan Agama Islam Di SD Negeri Pinjan Kecamatan Tolitoli Utara. Tahap persiapan berkaitan dengan mempersiapkan siswa untuk menerima pelajaran, Tahapan Penyajian penyampaian materi pelajaran sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan. Langkah korelasi adalah langkah menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman siswa atau dengan hal-hal yang lain yang memungkinkan siswa dapat menangkap keterkaitannya dalam struktur pengetahuan yang dimilikinya. Implementasi Pembelajaran Reading Aloud Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa di SDN Pinjan dapat di katakan dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi PAI hal ini terbukti dari nilai siswa sebelum di terapkan strategi reading aloud pada materi PAI di peroleh nilai yang baik dengan kualifikasi kan dengan kategori cukup, Namun setelah di terapkan strategi reading aloud pada materi PAI di peroleh nilai sangat baik yang berarti baik
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam pada Peserta Didik melalui Sistem Guru Keliling (Guling) : Efforts to Improve Islamic Religious Education Learning Outcomes for Students through the Itinerant Teacher System (Guling)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik melalui sistem Guru Keliling (Guling) di SDN 6 Kayumalue Ngapa, dan untuk mengetahui hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik melalui sistem Guru Keliling (Guling) di SDN 6 Kayumalue Ngapa. Metode penelitian yang digunakan dalam Skripsi ini adalah peneltian yang membutuhkan waktu, tenaga, alat, dana, sarana dan prasarana. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu instrument penulisan yang tepat dalam merancang dan melaksanakan penulisan. Instrument penulisan merupakan alat-alat yang dipergunakan dalam upaya pencarian dan pengumpulan data dalam suatu penulisan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: 1. Upaya meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik melalui sistem Guru Keliling (Guling) di SDN 6 Kayumalue Ngapa adalah: Memberikan motivasi kepada peserta didik agar rajin mengulangi pelajaran di rumah, Membangun komunikasi dengan orang tua peserta didik, agar Peserta didik ada di rumah ketika Guru Keliling dating mengajar, mendidik peserta didik agar memiliki ketekunan yang tinggi, Menanamkan rasa Penuh percaya diri kepada peserta didik dan Menanamkan kedisiplinan pada diri peserta didik, 2. Implikasi upaya meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik melalui sistem Guru Keliling (Guling) di SDN 6 Kayumalue Ngapa adalah Hasil belajar Pendidikan Agama Islam meningkat karena Peserta didik termotivasi rajin mengulangi pelajaran PAI di rumah, Komunikasi terjalin antara orang tua peserta didik dengan guru PAI, Memperoleh nilai diatas nilai standar, karena tertanam ketekunan pada diri peserta didik, Dengan Guru Keliling, Peserta didik mudah memahami pelajaran dan Nilai bagus karena Guru keliling rajin datang mengajar
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kedisiplinan Ibadah Shalat pada Remaja Perempuan di Desa Ngatabaru: The Role Of Parents In Increasing The Discipline Of Prayer Worship In Teenage Girls In Ngatabaru Village
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Peran Orang Tua Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kedisiplinan Ibadah Shalat pada Remaja Perempuan di Desa Ngatabaru dan Bagaimana Implikasi Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kedisiplinan Ibadah Shalat pada Remaja Perempuan di Desa Ngatabaru. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang digunakan sebagai pendekatan ini yang mana berorientasi pada fenomena atau gejala yang bersifat alami dan dilakukan untuk menghasilkan data yang Objektif yang terjadi dilokasi penelitian serta tidak memerlukan Hipotesis yang sifatnya menduga
– duga. Teknik Pengumpulan data melalui wawancara, Observasi dan Dokumentasi, Teknik Analisis data dan Redukasi data, serta penarikan kesimpulan. Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kedisiplinan Ibadah Shalat pada Remaja Perempuan di Desa Ngatabaru dengan memberikan berbagai macam bimbingan yang Orang Tua lakukan, seperti Orang tua berperan sebagai penasehat, Sebagai tauladan yang baik, Melakukan pencegahan pada kelalaian ibadah shalat berupa hukuman, dan meningkatkan hubungan Kerjasama dengan Guru PAI di Sekolah dalam hal ibadah shalat. Orang tua dituntut untuk meningkatkan Peran dalam pada Remaja Perempuan dalam melaksanakan Shalat Fardhu, sehingga anak tetap memegang teguh nilai islam dan melaksanakan kewajibannya termasuk shalat fardhu. penelitian bertujuan untuk mengetahui Peran yang dilakukan oleh orang tua untuk menanamkan disiplin shalat fardhu kepada anak-anak mereka dan untuk mengidentifikasi hambatan yang menghalangi Peran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan disiplin shalat di Desa Ngatabaru yaitu membimbing anaknya dengan cara menasehati dan pembiasaan. Faktor yang mempengaruhi ketidak disiplinan anak yaitu faktor bawaan, pola fikir, motivasi, lingkungan keluarga dan teman. Kedisiplinan shalat pada anak sudah cukup baik di lihat dari Kualitas dan ketepatan waktu shalat anak sudah terlihat baik di buktikan saat adzan berkumandang anak – anak langsung mengambil air wudhu dan langsung melaksanakan shalat dirumah, Namun, masih ada sebagian orang tua yang belum mengetahui perannya sebagai orang tua dan tindakan apa yang harus diberikan kepada anak dalam meningkatkan disiplin shalat
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
