3 research outputs found

    SABUNG AYAM BALI SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS REPRESENTASIONAL

    No full text
    ABSTRAK Nazily, Muhammad. 2018. Sabung Ayam Bali Sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Seni Lukis Representasional. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Didiek Rahmanadji, M.Pd., (II) Fenny Rochbeind, S.Pd., M.Sn. Kata Kunci : Sabung Ayam Bali, Penciptaan, Seni Lukis, Representasional Sabung Ayam Bali merupakan bentuk tradisi umat Hindu Bali untuk kepentingan ritual disebut tabuh rah dan kepentingan sosial masyarakat yang gemar sabung ayam disebut tajen. Tabuh rah  bertujuan untuk pembersihan jagad dilingkungan desa adat tertentu. Sedangkan tajen merupakan bentuk hiburan bagi kaum laki-laki Bali yang dilakukan sesuai kesepakatan kelompok masyarakat tertentu untuk dinikmati bersama sehingga membudaya. Masalahnya masyarakat di luar Bali tidak memahami perbedaan bentuk dan fungsi sabung ayam Bali. Fokus penciptaan ditujukan pada proses visualisasi budaya sabung ayam Bali melalui tampilan fisik objek yang menggambarkan suasana, figur individu maupun kelompok yang membudayakan sabung ayam lewat representasi lukisan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian penciptaan seni yang memaparkan penciptaan seni lukis representasional. Metode penelitian Chaterina Patrick digunakan sebagai pedoman berkarya lukis mulai dari tahap persiapan, tahap penetasan, tahap inspirasi, dan tahap pengembangan. Pada tahap pengembangan proses kreatif dimulai dengan mewujudkan ide/gagasan, konsep, dan tema ke dalam enam karya lukis representasional dengan menampilkan objek sabung ayam Bali dan prilaku masyarakat pendukungnya. Proses visualisasi karya memaparkan teknik, alat, dan bahan yang digunakan dalam berkarya kreatif, dilanjutkan dengan langkah perwujudan karya mulai dari membuat sketsa di atas kertas lalu memindakannya ke kanvas. Pada proses pewarnaan digunakan teknik blok, teknik gradasi, dan teknik plakat, diakhiri dengan proses finishing karya. Karakteristik keenam lukisan ini nampak pada teknik, bentuk, warna, komposisi, perspektif, dan pecahayaan yang dieksplorasi dengan gaya pribadi. Hasil penciptaan ini menghadirkan enam karya lukis yang menggambarkan  suatu bentuk realitas kehidupan masyarakat Bali sehari-hari sesuai kenyataan yang masih berlangsung sampai sekarang terkait ritual tabuh rah yang wajib dilakukan dan kebiasaan tajen sebagai hiburan yang membudaya sekalipun ada kontraversi yang terjadi dalam masyarakat itu sendiri, dapat diketahui oleh masyarakat luas. Melalui karya penciptaan ini, diharapkan masyarakat awam, pendidik, peserta didik  memberi apresiasi positif dan penghargaan terhadap hasil karya lukis dan menandai identitas budaya lokal tertentu melalui objek yang ditampilkan dan makna dibalik sebuah karya khususnya tentang sabung ayam Bali bentuk dan fungsinya

    Dampak Perubahan Sosial Masyarakat Gresik akibat Industrialisasi dalam Karya Instalasi

    No full text
    Gresik dahulu merupakan wilayah agraris, yang masyarakatnya dikenal sebagai petani sawah dan tambak. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu kini gresik berubah menjadi kota industri. Lahan pertanian dan tambak banyak yang beralih fungsi menjadi pabrik dan pergudangan. Adanya idustrialisasi tersebut secara tidak langsung menyebabkan dampak di bidang lingkungan, sosial, dan pendidikan. Penciptaan ini bertujuan untuk mewujudkan konsep, mendapatkan ide bentuk dan mengetahui medium, teknik serta penyajian yang paling tepat dan relevan. Metode yang digunakan dalam penciptaan ini merujuk pada Practice Based Research yaitu penciptaan berdasarkan penelitan atau penelitian berbasis praktik yang merujuk pada lima tahap kreatifitas dari David Campbell: 1. Persiapan, 2. Konsentrasi, 3. Inkubasi, 4. Iluminasi, 5. Verifikasi. Adanya industrialisasi di Gresik memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan manusia dan melahirkan perubahan-perubahan dari yang relatif homogen menjadi relatif kompleks, sehingga menghasilkan dampak di bidang lingkungan, sosial dan pendidikan. Konsep penciptaan karya-karya ini, yaitu industrialisasi di Gresik yang akan dituangkan melalui bahasa metafora media seni rupa yang diwujudkan melalui instalasi karya seni dengan menggunakan obyek benda-benda pakai yang tersemen. Proses yang pertama yaitu pembuatan sketsa karya. Selanjutnya, merealisasikan sketsa ke dalam bentuk karya yang meliputi beberapa tahapan, yaitu pembuatan adonan semen, pembentukan sterofoam, penggabungan benda pakai dengan sterofoam, penyemenan, dan pengeringan. Pada hasil pengolahan ide dan gagasan menghasilkan karya yang berjudul Ironi, Otak-otak Beton, Sumur Rawon, dan Capital Water yang merupakan representasi dampak industrialisasi di bidang lingkungan. Adapun karya berikutnya berjudul Dump Truck City, Kuasa, Imperfect dan Reduced affection merupakan respresentasi dampak industrialisasi di bidang sosial. Terakhir karya berjudul Target Nyata Pertama dan Mimpi yang Terbeli merupakan representasi di bidang pendidikan. Karya instalasi akan disajikan di dalam ruangan, beberapa karya akan digantung, diletakkkan di lantai, dan di dinding. Hal tersebut bertujuan untuk merespon ruang dan menghilangkan kesan monoton. Karya instalasi ini diharapkan bisa membuka ruang berfikir kritis apresian dalam melihat masalah-masalah sosial yang timbul akibat adanya pembangunan Industri di Kota Gresik. Kata kunci: Perubahan sosial, dampak industrialisasi, Gresik, instalas

    Dampak Perubahan Sosial Masyarakat Gresik Akibat Industrialisasi Dalam Penciptaan Instalasi

    No full text
    Gresik dahulu merupakan wilayah agraris, yang masyarakatnya dikenal sebagai petani sawah dan tambak. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu kini gresik berubah menjadi kota industri. Lahan pertanian dan tambak banyak yang beralih fungsi menjadi pabrik dan pergudangan. Adanya idustrialisasi tersebut secara tidak langsung menyebabkan dampak di bidang lingkungan, sosial, dan pendidikan. Penciptaan ini bertujuan untuk mewujudkan konsep, mendapatkan ide bentuk dan mengetahui medium, teknik serta penyajian yang paling tepat dan relevan. Metode yang digunakan dalam penciptaan ini merujuk pada Practice Based Research yaitu penciptaan berdasarkan penelitan atau penelitian berbasis praktik yang merujuk pada lima tahap kreatifitas dari David Campbell: 1. Persiapan, 2. Konsentrasi, 3. Inkubasi, 4. Iluminasi, 5. Verifikasi. Adanya industrialisasi di Gresik memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan manusia dan melahirkan perubahan-perubahan dari yang relatif homogen menjadi relatif kompleks, sehingga menghasilkan dampak di bidang lingkungan, sosial dan pendidikan. Konsep penciptaan karya-karya ini, yaitu industrialisasi di Gresik yang akan dituangkan melalui bahasa metafora media seni rupa yang diwujudkan melalui instalasi karya seni dengan menggunakan obyek benda-benda pakai yang tersemen. Proses yang pertama yaitu pembuatan sketsa karya. Selanjutnya, merealisasikan sketsa ke dalam bentuk karya yang meliputi beberapa tahapan, yaitu pembuatan adonan semen, pembentukan sterofoam, penggabungan benda pakai dengan sterofoam, penyemenan, dan pengeringan. Pada hasil pengolahan ide dan gagasan menghasilkan karya yang berjudul Ironi, Otak-otak Beton, Sumur Rawon, dan Capital Water yang merupakan representasi dampak industrialisasi di bidang lingkungan. Adapun karya berikutnya berjudul Dump Truck City, Kuasa, Imperfect dan Reduced affection merupakan respresentasi dampak industrialisasi di bidang sosial. Terakhir karya berjudul Target Nyata Pertama dan Mimpi yang Terbeli merupakan representasi di bidang pendidikan. Karya instalasi akan disajikan di dalam ruangan, beberapa karya akan digantung, diletakkkan di lantai, dan di dinding. Hal tersebut bertujuan untuk merespon ruang dan menghilangkan kesan monoton. Karya instalasi ini diharapkan bisa membuka ruang berfikir kritis apresian dalam melihat masalah-masalah sosial yang timbul akibat adanya pembangunan Industri di Kota Gresik. Kata kunci: Perubahan sosial, dampak industrialisasi, Gresik, instalas
    corecore