88 research outputs found
Ramadan: bulan Al-Quran / Nasif Sidquee Pauzi
Setiap kali tibanya Ramadan, umat Islam bergembira menyambutnya dengan pelbagai ibadah. Ramadan adalah bulan ibadah. Di dalamnya terkandung pelbagai ibadah yang dianjurkan umat Islam melaksanakannya seperti solat tarawih, sedekah, berzikir, berselawat dan pelbagai lagi ibadah lain. Namun fokus utama Ramadan adalah puasa dan juga tilawah al-Quran. Hal ini kerana pada bulan inilah al-Quran diturunkan oleh Allah Taala kepada Nabi Muhammad SAW. AI-Quran adalah firman (kalam) Allah yang merupakan mukjizat, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantaraan malaikat Jibril AS, disampaikan kepada kita secar mutawatir dan membacanya dikira sebagai ibadah khusus. AI-Quran turun kepada Nabi Muhammad SAW selama tempoh 23 tahun dan ianya menjadi sumber rujukan utama seluruh umat Islam
Jahiliah dan ideologi / Nasif Sidquee Pauzi
Kamus Dewan edisi keempat mendehnisikan jahiliah sebagai gelaran kepada umat Arab sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW yang tidak menerima kebenaran ajaran para nabi dan rasul sebelum kedatangan Islam. Perkataan jahiliah berasal daripada bahasa Arab jahala yang membawa maksud tidak mengetahui atau tidak mempunyai pengetahuan. Kamus al-Maany pula mendefinisikan istilah jahiliah sebagai tempoh masa antara zaman setelah perginya Nabi Isa a.s dan dibangkitkan Nabi Muhammad SAW. Dalam al-Quran menjelaskan tentang jahiliah yang bermaksud keadaan jiwayang menolak hidayah dan petunjuk ilahi serta keadaan yang bersifat menentang hukum Allah. Hal ini dinyatakan dalam surah al-Maidah ayat 50 yang bermaksud: "Sesudah itu, patutkah mereka berkehendak lagi kepada hukum-hukum jahiliah? Padahal kepada orang-orang yang penuh keyakinan tidak ada sesiapa yang boleh membuat hukum yang lebih baik daripada Allah* Apabila disebut zaman jahiliah, ia merujuk kepada masyarakat Arab yang hidup di semenanjung Arab pada waktu selepas kemusnahan empangan Ma'arib di Saba'pada tahun 300 Masihi.Tempoh zaman jahiliah itu adalah sekitar 310 tahun bermula dari tahun 300 Masihi sehingga 610 Masihi. Masyarakat Arab pada waktu itu digelar masyarakat jahiliah kerana tidak mengikut mana-mana ajaran nabi dan rasul yang terdahulu sama ada Nabi Sulaiman a.s„ Nabi Ibrahim a.s„ Nabi Ismail a.s„ Nabi Musa as„ Nabi Isa a.s. atau mana-mana nabi dan rasul yang lain. (Mohd Shukri Hanapi, 2013
Las organizaciones de la sociedad civil y la fundación del Empresariado Chihuahuense: nuevos actores políticos, sociales y económicos en Chihuahua
Tesis para optar por el grado de maestría en Antropología Social</p
Mada'in Salih, a Nabataean town in north west Arabia: analysis and interpretation of the excavation 1986-1990
This research concerns Mada'in Salih, an archaeological site in north-west Saudi Arabia. Historically, it was part of the Nabataean kingdom which flourished in northwest Arabia (Jordan, parts of Syria, Palestine and some parts of Saudi Arabia), with Petra in Jordan as its capital. The Nabataeans were famous for their trading role, as they transported frankincense and myrrh and exported balsam and bitumen. They built monumental tombs in Petra and Mada'in Salih as well as other public buildings such as temples theatres and baths. They were also famous for their skills in hydraulic engineering and the production of very thin, distinctively painted pottery. Mada'in Salih was an important station on the trade route which linked south Arabia with Mediterranean countries. The main feature of the site is the monumental tombs, which are about eighty in number, some of them dated and bearing inscriptions. Those inscriptions are in Aramaic and usually contain information about the owner name, legal rights, and occasionally the mason's name. Little was known about the site's history and other aspects such as the economy, culture, society and religions prior to the excavation. Various questions were raised which the thesis attempts to address. The archaeological work conducted on the site included a survey, several trenches around the town wall and in front of some of the tombs as well as an excavation in the settlement area. The excavation revealed a private house which furnished us with information regarding house planning, building techniques and materials. A large amount of pottery, small finds and coins were recovered, studied and classified. The results added some information to what was already known about the Nabataeans in general and Mada'in Salih in particular. The site had witnessed its peak during the first century A.D. As most previous archaeological work had been carried out in the northern parts of the Nabataean kingdom, the results of this excavation are important for comparative studies between this, the largest Nabataean settlement centre in the south, to the centres of the north. The trade which had been an important factor in the establishment of the site declined when the trade route was shifted from land to sea by the Romans during the last half of the first century A.D
Al-Seikh Ibrahim Al-Yaziji’s Contributions To Arabic Language
His full name was Ibrahim b. Nasif b. 'Abdullah b. Nasif b. Janbolad b. Sa'd al-Yaziji al-Himsi, and he was born in Beirut on March 2, 1847. Being born and raised in a family containing many men of letters, he received a good education from his early childhood onwards. After starting to write poetry in his childhood and as a teenager, he gave it up to focus on studies of the Arabic language and literature. The versatility of this person, who can be described as an author, poet, linguist, critic, teacher, journalist, scientist (explorer and astronomer) and artist, was topped by his studies of the Arabic language. al-Yaziji devoted almost his entire life to Arabic and has made significant efforts to resolve the problems encountered in the language, while making comments and recommendations for its correct use and preservation
Kolokium Komunikasi Islam 2024 peringkat zon selatan / Suhaila Sharil ... [et al.].
Pada 22 Jun 2024 (Sabtu) telah berlangsung Kolokium Komunikasi Islam 2024 Peringkat Zon Selatan bertempat di DK200 UiTM Cawangan Negeri Sembilan Kampus Rembau. Seramai 241 orang pelajar yang terdiri dari 62 kumpulan telah membentangkan kertas kerja di 10 buah bilik siding selari TEC5 hingga TEC15. Acara dimulakan dengan Ucapan aluan oleh Ustazah Suhaila Sharil dan taklimat kepada 10 orang juri daripada Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media (FKPM) dan Akademi Pengajian Islam Kontemporari (ACIS) UiTM Cawangan Negeri Sembilan Kampus Rembau. Antara juri yang mewakili Negeri Sembilan ialah Dr. Nursafra Mohd Zhaffar, Dr. Muhammad Hidayat Mahdi, Ustazah Ros Amira Ruslan, Ustazah Siti Nur Husna Abd Rahman, Cik Siti Nur Fadzilah Abdullah, Puan Suhaila Kamal, Encik Shahril Anuar Abdul Ghalim, Encik Ahmad Syakir Salman Salleh Abdul Latif, Encik Mohd Faisal Md Noor, dan Ustaz Muhammad Noor Hussin. Sebanyak 62 Kertas kerja Kolokium Komunikasi Islam telah dinilai bermula 17 Jun 2024 hingga 21 Jun 2024 oleh 20 orang Juri daripada UiTM Cawangan Melaka dan UiTM Cawangan Johor. Hasil kertas kerja tersebut dibentangkan di dalam Kolokium Komunikasi Islam 2024
الإمام المهدي عند الجماعة الأحمدية
Islam merupakan agama yang lengkap dan menjadi agama yang menyempurnakan ajaran agama-agama yang turun sebelum Islam. Agama yang diturunkan kepada Muhammad SAW ini membawa ajaran yang sempurna kepada seluruh umat manusia sampai akhir zaman. Akan tetapi seiring berjalannya waktu muncullah berbagai kelompok yang menyimpang dari aqidah Islam, misalnya Ahmadiyah. Gerakan yang muncul pada akhir abad ke-19 ini telah menimbulkan banyak keresahan pada umat Islam. Gerakan yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad ini telah melenceng dari ajaran Islam yang benar walaupun mereka tetap mendakwakan diri mereka adalah bagian dari umat Islam. Akan tetapi kepercayaan yang diyakini mereka sebenarnya telah membuktikan kesesatan ajaran yang mereka anut Kepercayaan mereka berpedoman kepada kitab Tadzkirah yang dibuat dengan mencampuradukkan ayat-ayat al-Qur'an dengan kata-kata Mirza Ghulam Ahmad menurut sekehendaknya dalam berbagaimacam hal.
Dalam berbagai agama dan kepercayaan terdapat keyakinan adanya seorang utusan yang akan datang sebelum datangnya hari akhir untuk menegakkan kebenaran dan menghilangkan segala keburukan dan kedzaliman yang menguasai kehidupan manusia pada masa itu, yang biasa disebut Imam Mahdi. Setiap agama dan kepercayaan memiliki versi yang berbeda-beda menurut ajarannya masing-masing. Termasuk yang diyakini oleh Ahmadiyah.
Dengan ini penulis ingin mengetahui tentang siapakah Imam Mahdi menurut keyakinan Ahmadiyah. Dalam hal ini adalah Ahmadiyah Qadiyaniyah. Dan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dari penelitian ini penulis menggunakan metode analisis kritis untuk mengetahui secara jelas penyimpangan-penyimpangan Ahmadiyah dan dapat memberikan bantahan dan sanggahan terhadap keyakinan tersebut dengan menggunakan dalil-dalil yang kuat. Penulis juga menggunakan metode historis untuk mendapatkan gambaran Ahmadiyah dari kepribadian dan karya-karya pendirinya yang menyangkut kepercayaan Ahmadiyah.
Adapun hasil dari pembahasan ini adalah bahwa Ahmadiyah meyakini bahwa pendiri gerakan ini Mirza Ghulam Ahmad adalah pengejawantahan dari al masih dan juga Imam Mahdi yang dijanjikan turunnya. Keyakinan mereka diperkuat dengan kepercayaan pada terjadinya kejadian ganjil yaitu adanya dua gerhana dalam satu bulan ramadhan yaitu hari pada hari Kamis 22 Maret 1894/13 Ramadhan 1311 dan Jum'at 6 April 1894/28 Ramadhan yang mereka yakini sebagai salah satu tanda bahwa Mirza Ghulam Ahmad yang muncul pada masa itu sebagai Al-Mahdi yang ditunggu
Kepercayaan Ahmadiyah ini sungguh tidak dapat dipercaya karena hanya. berdasarkan pada kitab yang dikarang oleh Mirza dan dengan tanda-tanda yang tidak masuk akal jika dijadikan sebagai pedoman kaimanan terutama kepada adanya Imam Mahdi
Penulis yakin bahwa dalam penelitian ini masih terdapat banyak sekali kekurangan dan kesalahan. Maka penulis berharap agar penelitian selanjutnya dapat menambal kekurangan dalam penelitian ini dan dapat memberikan hasil lebih baik daripada yeng telah penulis hasilkan Dan semoga pembahasan ini dapat memberikan manfaat bagi kita dan umat Islam pada umumnya Ami
Designing a Launching System for a Robotic Boat
Based on the learning in this degree program, the author was tasked with developing a transport system for the current research boat, called Roboboat. The aim was to examine the components and reverse engineer them to calculate the mechanics of the boat. Because no design or measurement data were available, this thesis began by modeling the boat. After modeling, a literature review was conducted, and a launch system was designed with a focus on utility and cost-effectiveness. This report presents the design process, calculates the stress and strain on the design elements, and presents the concept of a launch system. Finally, the stability of the boat is calculated, and the mathematical validation of Roboboat is presented
Desarrollo de una estrategia argumentativa entre docentes de un colegio de Bogotá
This research article aims to present the development of a argumentative strategy designed to improve the argumentation processes among teachers of a public school in Bogotá, Colombia. Methodologically, the aim was to design a social experience to contribute to the consolidation of an Academic Council as a community of practice (Wenger, 2001). This research is part of the author\u27s postdoctoral stay in the Doctorado Interinstitucional en Educación at the Universidad Distrital Francisco José de Caldas. Among the main results, seven types of discursive actions manifested by the Academic Council community, during the development of the strategy, were identified, which indicated degrees of tension regarding the communicative strategy. Among the main concussions it was found that the strategy was recognized, but not accepted.Este artículo de investigación tiene como objetivo el presentar el desarrollo de una estrategia argumentativa diseñada para mejorar los procesos de argumentación entre los docentes de un colegio público de Bogotá, Colombia. Metodológicamente, se pretendió diseñar una experiencia social para contribuir a que un Consejo Académico se consolidara como una comunidad de práctica (Wenger, 2001). Esta investigación hace parte de la estancia posdoctoral del autor en el Doctorado Interinstitucional en Educación de la Universidad Distrital Francisco José de Caldas. Entre los principales resultados se identificaron siete tipos de acciones discursivas manifestadas por la comunidad del Consejo Académico, durante el desarrollo de la estrategia, que indicaban grados de tensión frente a la estrategia comunicativa. Entre las principales concusiones se encontró que la estrategia fue reconocida, más no aceptad
Effect of Changing Crude Oil Grade on Slug Characteristics and Flow Induced Mechanical Stresses in Pipes
Slug multiphase flow is known to be the most prevalent regime because of its extensive encounters associated with chaotic behaviour, complexity and instability that cause significant fluctuations in operating conditions and thus lead to undesirable effects. In this study, the effect of varying crude oil grades on slug characteristics is numerically investigated. A partitioned one-way coupling framework of fluid–structure interaction (FSI) one-way coupling framework is adopted to investigate the influence of changing oil grades and slug characteristics on the maximum induced stresses in horizontal carbon steel pipe. It was found that increasing crude oil density causes frequent slugging and promotes the formation of liquid slugs further upstream near the inlet with high translational velocity and short wavelength. Therefore, the maximum induced stresses resulting from the interaction between slugs and the inner surface of pipes are strongly dependent on crude oil grade. In modelling extra heavy crude oil, a 40% increase in maximum induced stresses is recorded when the liquid superficial velocity decreases from 1 to 0.86 m/s at a constant natural gas superficial velocity
- …
