86 research outputs found

    Correction: Gut-associated cGMP mediates colitis and dysbiosis in a mouse model of an activating mutation in GUCY2C

    No full text
    Skip Nav Destination Correction|October 06 2021 Correction: Gut-associated cGMP mediates colitis and dysbiosis in a mouse model of an activating mutation in GUCY2C Vishwas Mishra, Avipsa Bose, Shashi Kiran, Sanghita Banerjee, Idrees A. Shah, Pooja Chaukimath, Mudasir M. Reshi, Swarna Srinivas, Anaxee Barman, Sandhya S. Visweswariah Crossmark: Check for Updates Author and Article Information Vishwas Mishra Avipsa Bose Shashi Kiran Sanghita Banerjee Idrees A. Shah Pooja Chaukimath Mudasir M. Reshi Swarna Srinivas Anaxee Barman Sandhya S. Visweswariah Online ISSN: 1540-9538 Print ISSN: 0022-1007 © 2021 Mishra et al. This article is available under a Creative Commons License (Attribution 4.0 International, as described at https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/). J Exp Med (2021) 218 (11): e2021047909292021c. https://doi.org/10.1084/jem.2021047909292021c Connected Content Corrected article Gut-associated cGMP mediates colitis and dysbiosis in a mouse model of an activating mutation in GUCY2C Standard View Open the PDFfor in another window Share Icon Share Tools Icon Tools Vol. 218, No. 11 | 10.1084/jem.20210479 | September 21, 2021 The authors regret that the legends to Fig. 3 (C, D, and I) and Fig. 4 (B, C, and E) did not originally specify that the values shown are adjusted P values. In addition, the colors used in the bar graph in Fig. 4 B were not correct nor defined. The corrected legends, with new text underlined, and corrected Fig. 4 are shown here. The errors appear only in PDFs downloaded before September 27, 2021

    Pengelolaan Media Sosial Facebook dan Instagram sebagai Media Promosi di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Pekanbaru

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan Media sosial sekolah dan factor pendukung dan factor penghambat dalam pengelolaan media sosial sekolah sebagai media promosi di MTS Fadhilah Pekanbaru. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriftif dengan Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam menganalisis data penelitian menggunakan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan dilakukan triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Hasil penelitian ini menunjkan bahwa : 1) pengelolaan media sosial yang digunakan sebagai media promosi sekolah di MTS Fadhilah Pekanbaru masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan lebih ditingkatkan, dapat dilihat dari ; a) dalam perencanaan media sosial yang diguakan sebagai media promosi sekolah dilaksanakan secara matang dengan membentuk team pengelolaan media sosial sekolah, penggunaan platform sudah ditentukan berdasarkan kesepakatan bersama, perencanaan SDM dan sarana prasarana dilaksanakan secara matang, dan juga penentuan jadwal posting. b) Pengorganisasian atau kepengurusan media sosial sekolah yang bertanggung jawab untuk mengelola media sosial sekolah yaitu beberapa guru yang di tunjuk sebagai team pengelolaan media sosial MTS Fadhilah Pekanbaru yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam bidangnya. c). Pelaksanaan untuk beberapa media sosial tingkat keaktifannya masih kurang maksimal sehingga perlu pengembangan lagi agar informasinya yang disampaikan tidak terlihat setengah-setengah dan tidak terjadi usangnya isi konten. d). Pengawasan yang dilakukan terhadap penggunaan media sosial MTS Fadhilah Pekanbaru dilaksanakan oleh pihak internal sekolah yaitu Kepala Sekolah dan wakil kepala sekolah bagian humas. e). Evaluasi media sosial dilaksanakan sesuai dengan kebijakan sekolah yang jauh lebih bersifat sederhana oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bagian humas. 2) Adapun factor pendukung dalam pengelolaan media sosial sekolah yaitu lengkapnya sarana penunjang, perhatian penuh oleh pihak kepala sekolah serta pemberian tanggung jawab kepada sumber daya manusia yang memiliki keahlian pada bidangnya, sedangkan yang menjadi factor penghmbat dalam pengelolaan media sosial di MTS Fadhilah Pekanbaru yaitu keterbatasan waktu untuk mengelola media sosial sehingga memperhambat ketepatan waktu dalam pemberintaan informasi

    Application of Compliant Mechanisms on Battery Bracket: Modal Analysis Perspective

    No full text
    Bachelor of Engineering Technology in Mechanical (Automotive)A battery bracket is a compartments in vehicle that use for holding a battery. The bracket prevents the battery from rolling out of place and causing damage to surrounding objects, or even to the battery itself. Compliant mechanism was one of method for redesigning any complex mechanical part to significantly reduce the numbers of parts, simplify the manufacturing process, reduce costs and end up with a more reliable. This concept was used in designing a new car battery bracket in order to solve the complexity of battery bracket design. Shape optimization is part of the field of optimal control theory. The typical problem is to find the shape which is optimal in that it minimizes a certain cost functional while satisfying given constraints. This method is used in this paper in order to get the optimum design according to compliant mechanism concept. Nearly all objects, when hit or struck or somehow disturbed, it will vibrate. When each of these objects vibrates, they tend to vibrate at a particular frequency or a set of frequencies. The frequency or frequencies at which an object tends to vibrate with when hit or struck or somehow disturbed is known as the natural frequency of the object. Modal analysis was implemented in order to enhance performance and reduce component and overall vibration. The goal of modal analysis in structural mechanics is to determine the natural mode shapes and frequencies of an object or structure during free vibration. It is also possible to test a physical object to determine its natural frequencies and mode shapes. The results of the physical test can be used to calibrate a finite element model to determine if the underlying assumptions made were correct. In order to get the natural frequency, modal analysis from ANSYS software was used. From the result of modal analysis, the new design of car battery bracket will be compare to the datum model

    The Concept of Prophetic Learning Modelin Learning Islamic Religious Education at School

    No full text
    The model of Islamic Religious Education Learning at schools currently has not been able to overcome students’ moral problems. The purpose of this study is to describe the concept of a prophetic learning model in learning Islamic Religious Education at schools which is believed to be able to overcome moral problems that have been symptomatic in society. Through library research, it was found that the concept of the prophetic learning model in learning Islamic Religious Education at schools is a conceptual framework that describes a systematic and planned procedure in organizing the Islamic Religious Education learning experience that develops prophetic values, such as humanization, liberation, and transcendence based on Al-Qur’an and the Sunnah of the Prophet PBUH to become a human being like Prophet Muhammad PBUH. This prophetic learning has several model components like syntax, reactionalprinciple, social andsupport system, instructional and accompaniment impact. Throughthis learning model, it is hoped that educators and students can have prophetic awareness which can be seen in their personal and social piety. Keyword: Learning Model; Prophetic; Islamic Religious Educatio

    ADAPTASI EKOLOGIS DAN PERILAKU SOSIAL KEAGAMAAN MASYARAKAT PINGGIR PANTAI (Studi Pada Nelayan Dermaga Bom Kalianda Kabupaten Lampung Selatan)

    No full text
    ABSTRAK Adaptasi ekologis merupakan menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan mengubah lingkungan sesuai dengan keadaan yang memerlukan proses yang berlangsung lama secara bertahap terutama pada cuaca bagi para nelayan dan suatu sistem interaksi yang berlangsung dengan ekosistem nya serta dalam kehidupan masyarkat pesisir mulai dari mempertahankan kelangsungan hidup masyarakat pesisir mengandalkan adaptasi ekologis untuk mempertahankan sumber daya alam yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir, selain itu dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam berupa adaptassi ekologis memungkinkan masyarakat peisir untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dengan cara yang berkelanjutan, dan masyarakat pesisir menghadapi ancaman lingkungan dalam menghadapi perubahan iklim dan bencana alam, daptasi ekologis menjadi kunci dalam kelangsungan hidup masyarakat peisir. Perubahan dalam perilaku sosial keagamaan karna adaptasi ekologis berupa perspektif lebih luas terhadap adaptasi ekologis emembuka mata dan pikiran masyarakat pesisir tentang pentingnya menjaga lingkungan alam sebagai bagian dari praktik kegamaan masyarakat, kesadaran ekologis pada adaptasi terhadap perubahan ekologi merangsang perilaku yang lebih peduli terhadat lingkungan dan pelestarian alam, serta kewajiban dalam praktik kegamaan terhadap adaptasi ekologis memperkuat praksis keagamaan dengan menghubungkannya langsung dengan penjagaan alam dan bumi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana adaptasi ekologi masyarakat pinggir pantai di desa kalianda bawah dan mengetahui bagaimana perilaku sosial keagamaan masyarakat dari dampak adaptasi ekologis pinggir pantai kalianda. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan sifat deskriptif. Penelitian ini didukung dengan data, dokumentasi beserta wawancara. Peneliti akan membaca, memahami dan menganalisis data yang diperoleh melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Observasi dalam penelitian ini menggunakan observasi partisipan, dan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian ini bahwa adaptasi ekologis masyarakat desa dermaga bom Kalianda Adaptasi Ekologis Di Desa Dermaga Bom Kalianda Kabupaten Lampung Selatan . Dalam bentuk perubahan adaptasi ekologis yang dirasakan oleh nelayan di dermaga Bom Kalianda menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan para nelayan yang berasal dari luar daerah membuat nilai solidaritas makin tinggi dan saling tolong menolong yang berpengaruh pada kehidupan nelayan di desa dermaga bom Kalianda. Toleransi dan kebersamaan mengajarkan solidaritas dan kerjasama para nelayan di desa dermaga bom Kalianda. Begitupula dengan Dampak perilaku sosial keagamaan terhadap adaptasi ekologis masyarakat desa dermaga bom Kalianda Kabupaten Lampung Selatan memberikan perubahan pada pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan dimana Perilaku sosial keagamaan masyarakat terhadap adaptasi ekologis di Desa Dermaga bom Kalianda dengan melaksanakan ajaran agama yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan kesungguhan hati serta diiplementasikan di wilayah sosial masyarakat serta membuka mata dan pikiran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan alam sebagai bagian dari praktik keagamaan masyarakat, kesadaran ekologis pada adaptasi terhadap perubahan ekologis merangsang perilaku yang lebih peduli terhadap lingkungan, serta kewajiban dalam praktik keagamaan. Kata kunci : Nelayan, adaptasi ekologis, dan perilaku sosial keagamaan masyarakat

    Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum: Peran Supervisi dalam Meningkatkan Hasil Belajar

    No full text
    Pelaksanaan kurikulum di satuan pendidikan merupakan proses yang kompleks dan dinamis, yang tidak hanya membutuhkan pemahaman terhadap isi kurikulum, tetapi juga keterampilan dalam menerapkannya secara kontekstual. Dalam praktiknya, guru sebagai pelaksana utama sering menghadapi berbagai tantangan, baik dalam hal perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme kontrol dan pendampingan yang dapat memastikan kurikulum berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Supervisi pendidikan hadir sebagai salah satu pendekatan strategis untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan kurikulum di sekolah. Supervisi yang dilaksanakan secara terencana dan profesional mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kompetensi guru, khususnya dalam aspek pedagogik, perencanaan pembelajaran, dan manajemen kelas. Melalui berbagai teknik seperti observasi kelas, diskusi kelompok, pelatihan, serta umpan balik konstruktif, supervisi tidak hanya berfungsi sebagai alat kontrol, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan peningkatan kapasitas guru. Dengan meningkatnya kualitas proses pembelajaran, hasil belajar siswa pun dapat terdorong secara signifikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam peran supervisi dalam proses evaluasi pelaksanaan kurikulum, serta dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar. Melalui pendekatan studi pustaka, artikel ini menyajikan analisis teoritik dan empiris dari berbagai literatur ilmiah terbaru yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan proses edukatif yang memerlukan strategi, pendekatan, dan kolaborasi yang tepat antar pelaku pendidikan. Supervisi yang dilaksanakan secara konsisten dan berbasis kebutuhan nyata guru terbukti mampu memperkuat kualitas pendidikan secara keseluruhan

    UTILITY OF RATIONALITY IN ISLAMIC SHARIA

    No full text
    Reason or logic is elementary thought elucidated and emphasized in holly Quran and Hadith. Every idea in the interpreted verses of Quran and Hadith has logical aspect to describe it. Senses are the gate ways of knowing and reason is the hub of interpretation and organization. We can say that senses only collect data and reason interprets it. Logic is derived from the Greek word “Logos” which means “Art of reasoning”. Reasoning is of three kind: inductive (from particular to general), deductive (from general to particular) and abductive reasoning (from observation to hypothesis). In this research paper I will explain the philosophical teachings of holly Quran and Hadith and also the philosophical problems which got birth from the interpretation of the texts. Reason is the faculty of mind which helps us to understand both the categorical verses and the metaphorical verses. Quran is the uncreated word of God and Hadith is the saying and doings of the Prophet Muhammad (S. A.W)

    Masculine Signifying Economy in The Gaze

    No full text
    Masculine signifying economy is a term given by Luce Irigaray which means that masculinity is considered superior than femininity. It is the notion of such an economy wherein male traits are given preference over female traits. Boys are for example right from their childhood taught to hide their emotions. It is considered very girlish to cry. In her work The Gaze (1999) Elif Shafak examines the roles assigned by the society to men and women within Turkish culture. The plot showcases not only the roles but also how a man and a woman is supposed to adhere to the physical attributes designed by the society. A man has to be strong, muscular and tall while a woman has to be very feminine, beautiful and thin. In The Gaze by Elif Shafak, the narrator who is a fat woman serves as a lens through which Shafak explores the pervasive dissatisfaction experienced by women worldwide, despite their adherence to societal expectations. The author emphasizes the necessity of reevaluating gender roles in accordance with personal well-being and principles of egalitarianis
    corecore