3 research outputs found

    HUKUM AKAD NIKAH MELALUI MEDIA VIRTUAL CONFERENCE DI MASA PANDEMI (STUDI KOMPERATIF MAZHAB IMAM HANAFI DAN SYAFI’I)

    Get PDF
    ABSTRAK M. ILHAM HIDAYATULLAH (2021) : Hukum Akad Nikah melalui Media Virtual Conference di Masa Pandemi (Studi Komparatif Mazhab Imam Hanafi dan Syafi’i) Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh dua Mazhab Mu‟tabaroh yaitu Mazhab Hanafi dan Syafi‟i yang mempunyai perspektif berbeda berkaitan dengan Hukum Akad Nikah melalui Media Virtual Conference di Masa Pandemi. Adapun penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pendapat antara Mazhab Imam Hanafi dan Syafi‟i berkaitan dengan Hukum Akad Nikah melalui Media virtual Conference di Masa Pandemi dan dalil yang digunakan oleh Mazhab Imam Hanafi dan Syafii untuk mempertahankan pendapat mereka dan dilihat dari Aspek Muqoronnya. Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat Mazhab Imam Hanafi dan Syafi‟i tentang Hukum Akad Nikah melalui Media virtual Conference di Masa Pandemi serta apa saja dalil yang digunakan oleh Mazhab Imam Hanafi dan Syafii berkaitan dengan Hukum Akad Nikah melalui Media virtual Conference di Masa Pandemi. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Reseach) bersifat kualitatif,dengan menela‟ah litelatur yang berhubungan dengan pembahasan ini. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu Kitab kitab Mazhab Hanafi seperti kitab Hasyiyah Radd al- Mukhtar dan kitab Al-Bahr- al- Raiq Syarah Kanz Al Daqa‟iq Maupun Kitab Raudhah al-Thalibin wa „Umdah al-Muttaqin Karya Mazhab Syafi‟i serta sumber data sekunder lainnya yang mendukung penelitian ini. Adapun pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Muqaran yaitu dengan membandingkan pendapat Mazhab Imam Hanafi dan Syafi‟i. Dari hasil penelitian penulis ditemukan jawaban bahwa dalam Masalah Hukum Akad Nikah Melalui Media Virtual Conference Mazhab Imam Hanafi dan Syafi‟i sama sama teguh berpegang dengan argumen masing masing. Mereka menggunakan pendekatan dalil yang berbeda, Mazhab Imam Hanafi menggunakan dalil hadis yang bersumber dari Nabi Muhammad Saw tentang kebolehan Akad Nikah Melalui Surat dan Utusan yang dimana ini berpengaruh kepada pemaknaan yang berbeda terhadap Ittihadul Majlis di sisi Mazhab Imam Hanafi. Sedangkan Mazhab Syafi‟i lebih cenderung kepada pemahaman bahwa sejatinya pernikahan haruslah dihadiri oleh kedua mempelai dan para saksi sehingga pemaknaan Ittihadul Majlis yang menjadi syaaraat sah sebuah akad nikah bukan hanya dimaknai sebagai kesinambungan waktu saja melainkan harus memenuhi kesinambungan waktu dan tempat, yang dimana ini menjadi titik perbedaan antara pendapat mazhab Imam Hanafi dan Syafi‟i. Setelah di kaji dan diteliti, penulis lebih cenderung menguatkan (tarjih) pendapat Mazhab Hanafi karena dalil yang digunakanMazhab Hanafi disisi penulis lebih Kuat serta Akad Nikah versi Mazhab Hanafi ini dapat digunakan sebagai salah satu landasan dalil kebolehan menikah melalui media Conference yang dimana ii dapat dijadikan sebagai solusi pemecahan masalah pernikahan di masa Pandemi Covid 19 yang dimana kita dianjurkan untuk meminimalisir semaksimal mungkin penyebab penyebaran covid 19 di ruang publik. Kata Kunci : Akad Nikah, Media Virtual Conference, Pandemi Covid 19, Mazhab Hanafi, Mazhab Syafi,

    PENERAPAN APLIKASI MONITORING PRESTASI DAN PELANGGARAN SISWA MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL PADA SMK WIKRAMA 1 JEPARA

    Get PDF
    Buku Kejar Prestasi (BKP) adalah panduan peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMK Wikrama 1 Jepara. Selain itu, merupakan sebuah buku catatan untuk mencatat prestasi dan pelanggaran yang dilakukan siswa guna untuk menciptakan kedisiplinan peserta didik, agar mereka menjadi insan yang berkarakter, bertanggung jawab dan berakhlak mulia. Adapun permasalahan yang ada adalah sistem poin di SMK Wikrama 1 Jepara masih konvensional, hal ini membuat pihak sekolah sulit untuk merekap dan melakukan perhitungan poin siswa maupun melakukan evaluasi dan menganalisa pengaruh pelanggaran terhadap prilaku maupun prestasi para siswa yang ada di sekolah secara akurat. Tentu saja dapat menghambat proses kinerja dari pihak sekolah terutama pembimbing rayon, proses perekapan menjadi lebih lama, begitu pula dengan orang tua yang selama ini tidak bisa memantau atau memonitoring prestasi dan pelanggaran anaknya. Dalam mengatasi permasalahan tersebut maka akan diterapkan sistem baru yaitu : penerapan aplikasi monitoring prestasi dan pelanggaran siswa menggunakan framework laravel pada SMK Wikrama 1 Jepara dimana dalam sistem tersebut nantinya terdapat lima hak akses yaitu : hak akses siswa yang dapat melihat prestasi dan pelanggaran yang dilakukannya, hak akses guru yang dapat menginput prestasi dan pelanggaran yang di lakukan siswa, hak akses pembimbing rayon berguna untuk menginput prestasi dan pelanggaran siswa dan melihat poin siswa yang berada dalam rayonnya serta bisa menginput lembar control yang nantinya berisi dari tindak lanjut atau keterangan setelah siswa tersebut dipanggil orang tuanya, hak akses orang tua berguna untuk melihat poin prestasi dan pelanggaran yang dilakukan anaknya serta mendapatkan notifikasi melalui whatsapp secara real time, hak akses admin yaitu yang bisa menginput semua data master yang berkaitan dengan data monitoringnya. Dari hasil sistem yang sudah di terapkan tersebut terdapat beberapa pengujian yang di mulai dari pengujian ahli dengan nilai 92,30% pengujian responden umum dengan nilai 81,50% dan pengujian black box dengan nilai 94,44%. Di harapkan dengan penerapan sistem tersebut dapat membantu pembimbing rayon dengan mudah memantau atau memonitoring secara real time dengan perhitungan poin yang ototmatis sehingga pekerjaan menjadi efektif dan efesien, begitupun dengan orang tua juga bisa memonitoring prestasi dan pelanggaran yang dilakukan anakanya

    ANIMATRONIK HEWAN DENGAN GERAKAN TUBUH

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan robot interaktif yang mampu menampilkan gerakan dinamis pada kepala, sayap, dan mulut yang disinkronkan dengan musik, menciptakan kesan "bernyanyi." Robot ini menggunakan ESP32 sebagai pengontrol utama untuk audio dan sensor, serta Arduino Nano untuk mengatur motor servo. Fitur tambahan berupa sensor sentuh TTP223 memungkinkan pengguna mengganti lagu tanpa tombol fisik, memberikan pengalaman interaksi yang modern dan intuitif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa robot berhasil memutar musik dengan baik, menggerakkan kepala dan sayap secara sinkron, serta menggerakkan mulut sesuai irama musik. Sensor sentuh berfungsi optimal dalam mengganti lagu, menjadikan robot ini efektif sebagai mainan inovatif, maskot promosi, maupun alat edukasi. Robot ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan perangkat interaktif yang memadukan teknologi dan hiburan secara efisien
    corecore