1,721,102 research outputs found

    Muhammad Ikhlas Saputra's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Muhammad Ikhlas Saputra's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Legasi mazhab Syafi’i di Malaysia: antara kekangan tradisionalisme dan tuntutan liberalism / Muhammad Ikhlas Rosele … [et al.]

    Full text link
    Mazhab Syafi’i sudah lama bertapak di Malaysia seiring dengan perkembangan Islam di Alam Melayu. Kelangsungan proses transmisi mazhab ini sama ada dari rantau Timur Tengah mahupun benua India diperkuatkan melalui aktiviti pembelajaran, pengajaran, penyebaran karya-karya dan pemikiran. Malah mazhab Syafi’i telah dijadikan pegangan rasmi bagi beberapa buah negara di Alam Melayu. Kerana itulah fiqh mazhab Syafi’I dianggap satu warisan keilmuan yang amat berharga di Malaysia kini. Berasaskan kenyataan tersebut, kajian ini akan melakukan tinjauan terhadap kelangsungan mazhab Syafi’i pada hari ini. Ia berikutan berlakunya beberapa polemik dan isu pemikiran yang dilihat menggugat kedudukan mazhab Syafi’i di Malaysia. Gugatan itu lahir kesan antara interaksi yang tidak harmoni antara kelompok tradisionalis yang mempertahankan status quo mazhab dan kelompok golongan liberal yang ingin melepaskan diri daripada tradisi fiqh dengan wajah pasca modernisme. Untuk mencapai objektif tersebut, pengkaji akan membincangkan isu-isu yang menjadi polemik dalam kalangan aliran berkaitan. Hasil kajian mendapati, kedudukan dan kelangsungan mazhab Syafi’i di Malaysia pada hari ini wajar dipertahankan khususnya sebagai mekanisme perpaduan umat Islam. Namun ia masih memerlukan kepada penyesuaian semasa selaras dengan kaedah usul yang dikemukakan dalam mazhab tersebut. Ini bererti, penentuan hukum dalam kerangka mazhab Syafi’i sesuai pada hari ini perlu kepada penilaian semula dengan menggunakan metode usul mazhab Syafi’i agar ia dapat terus dipraktiskan dalam keadaan masyarakat yang berubah

    Zakah on shares: Theory and reality in Malaysia / Muhammad Ikhlas Rosele and Luqman Haji Abdullah

    Full text link
    Zakah (Islamic almsgiving) on shares are generally mentioned indirectly in classical fiqh books. This is due to the fact that the practice of shares is relatively new in classical Islamic jurisprudence literature. However, the basis of the debate on shares can be traced to its establishment and development in the classical fiqh discourse. Muslim individual and Muslim-operated companies have been involved in investment and share-trading, thus creating the debate of zakah on shares in Malaysia. Therefore, the objective of this study is to highlight the discussion of zakah on shares based on the reality in Malaysia. The focus of the debate will touch the aspects of legal shares, fiqh of zakah and its method of calculation

    PENGARUH JOB DEMAND TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELLBEING DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI : STUDI KASUS PADA KARYAWAN PABRIK PT. SEMEN PADANG

    Full text link
    PENGARUH JOB DEMAND TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELLBEING DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI : STUDI KASUS PADA KARYAWAN PABRIK PT. SEMEN PADANG Tesis Oleh Muhammad Ikhlas Pembimbing I : Prof. Dr. Syukri Lukman, SE, MS Pembimbing II : Prof. Dr. Harif Amali Rivai, SE, M.Si ABSTRAK Kesejahteraan psikologis karyawan (Psychological Wellbeing/PWB) merupakan elemen krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, terutama di industri manufaktur yang memiliki karakteristik tekanan kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh job demand (JD) terhadap psychological wellbeing (PWB) dengan burnout (BO) sebagai variabel mediasi pada karyawan organik pabrik PT Semen Padang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dan melibatkan 247 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job demand (JD) tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap psychological wellbeing (PWB). Namun, job demand (JD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout (BO), dan burnout (BO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap psychological wellbeing (PWB). Hasil analisis menunjukkan bahwa burnout (BO) memediasi secara signifikan hubungan antara job demand (JD) dan psychological wellbeing (PWB).Temuan ini memperkuat model Job Demands–Resources (JD-R) yang menyatakan bahwa tekanan kerja yang tinggi dapat menurunkan kesejahteraan psikologis melalui mekanisme burnout (BO). Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya pengelolaan burnout (BO) sebagai strategi utama dalam menjaga kesejahteraan mental karyawan. Perusahaan disarankan untuk merancang intervensi yang tidak hanya mengurangi tuntutan kerja, tetapi juga memperkuat sumber daya psikososial di tempat kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam memahami dinamika kesejahteraan psikologis di sektor industri manufaktur. Kata Kunci : Job Demand, Psychological Wellbeing, dan Burnout ii THE INFLUENCE OF JOB DEMAND ON PSYCHOLOGICAL WELLBEING WITH BURNOUT AS A MEDIATING VARIABLE: A CASE STUDY OF FACTORY EMPLOYEES AT PT SEMEN PADANG Thesis By Muhammad Ikhlas Supervisor I : Prof. Dr. Syukri Lukman, SE, MS Supervisor II : Prof. Dr. Harif Amali Rivai, SE, M.Si ABSTRACT The Psychological wellbeing (PWB) is a critical component in fostering a healthy and productive work environment, particularly in high-pressure industrial settings. This study aims to examine the effect of job demand (JD) on psychological wellbeing (PWB), with burnout (BO) as a mediating variable, among permanent employees at PT Semen Padang. A quantitative approach was employed using Structural Equation Modeling -Partial Least Squares (SEM-PLS), involving 247 respondents. The findings reveal that job demand (JD) does not have a significant direct effect on psychological wellbeing (PWB). However, job demand (JD) significantly and positively influences burnout (BO), while burnout (BO) significantly and negatively affects psychological wellbeing (PWB). Result of analysis confirms that burnout (BO) serves as a significant mediator in the relationship between job demand (JD) and psychological wellbeing (PWB). These results reinforce the Job Demands–Resources (JD-R) model, which posits that excessive job demands (JD) can impair psychological wellbeing (PWB) through the mechanism of burnout (BO). The practical implication of this study highlights the importance of managing burnout (BO) as a strategic priority to safeguard employee mental health. Organizations are encouraged to implement interventions that not only reduce excessive demands but also enhance psychosocial resources in the workplace. This research contributes both theoretically and practically to the understanding of psychological wellbeing (PWB) dynamics in manufacturing industry sectors. Keywords: Job Demand, Psychological Wellbeing, and Burnou

    Konflik hukum zakat pendapatan: satu penilaian

    No full text
    Hukum zakat pendapatan dan penggajian tidak disepakati oleh intelektual semasa. Atas dasar itulah sentiasa wujud konflik dalam membahaskan hukumnya. Di Malaysia perbezaan dalam menentukan hukum zakat pendapatan juga wujud contohnya antara fatwa negeri Perak dan fatwa negeri Selangor. Oleh itu, kajian ini cuba meninjau konflik perbahasan hukum zakat pendapatan umumnya. Selanjutnya kajian akan melakukan penilaian terhadap konflik dan pandangan-pandangan berkaitan zakat pendapatan. Ia bertujuan menyelesaikan konflik yang berlaku

    Islamisasi awal di Pahang: satu tinjauan teori

    No full text
    Islam di Pahang mempunyai sejarah yang unik dan tidak diketahui ramai. Sama ada dari sudut kedatangan Islam, perkembangan dan kelansungannya hingga ke hari ini. Beberapa penemuan kedatangan Islam di Pahang telah dapat dikesan dan ia sebagai satu batu loncatan kepada kajian yang lebih mendalam terhadap sejarah kedatangan Islam, perkembangan dan perjuangannya di Pahang. Lantaran daripada itu, artikel ini akan melakukan tinjauan mengenai Islamisasi di Pahang. Dengan menggunakan dan menganalisis data- data kepustakaan, kajian mendapati terdapat beberapa kenyataan dan bukti yang menunjukkan Islam datang ke Pahang lebih awal daripada melalui Kesultanan Melayu Melaka

    Zakah on shares: Theory and reality in Malaysia

    No full text
    Zakah (Islamic almsgiving) on shares are generally mentioned indirectly in classical fiqh books. This is due to the fact that the practice of shares is relatively new in classical Islamic jurisprudence literature. However, the basis of the debate on shares can be traced to its establishment and development in the classical fiqh discourse. Muslim individual and Muslim-operated companies have been involved in investment and share-trading, thus creating the debate of zakah on shares in Malaysia. Therefore, the objective of this study is to highlight the discussion of zakah on shares based on the reality in Malaysia. The focus of the debate will touch the aspects of legal shares, fiqh of zakah and its method of calculation
    corecore