1,721,039 research outputs found

    DAMPAK PELAKSANAAN BIMBINGAN PERKAWINAN CALON PENGANTIN DALAM MEMINIMALISIR ANGKA PERCERAIAN (STUDI KASUS DI KANTOR BADAN PENASIHATAN PEMBINAAN PELESTARIAN PERKAWINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA KOTA PEKANBARU)

    Get PDF
    ABSTRAK Muhammad Dzaky, (2023): Dampak Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin Dalam Meminimalisir Angka Perceraian (Studi Kasus di Kantor Badan Penasihatan Pembinaan Pelestarian Perkawinan Majelis Ulama Indonesia Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru) Penelitian ini dilatarbelakangi dari pelaksanaan bimbingan perkawinan calon pengantin dalam hal ini BP4 MUI kota Pekanbaru salah satu lembaga BP4 yang berperan penting dalam melaksanakan kegiatan bimbingan perkawinan calon pengantin di pekanbaru, agar para calon pengantin mempunyai wawasan lebih terkait dengan keluarga dan untuk mempersiapkan diri baik secara Psikologi, mental dan juga kesehatan serta mengurangi angka perceraian dan mengurangi kekerasan dalam rumah tangga sehingga terwujudnya keluarga yang sakinnah, mawaddah dan warrahmah. Skripsi ini khusus membahas dampak pelaksanaan bimbingan perkawinan calon pengantin dalam meminimalisir angka perceraian pada BP4 MUI kota Pekanbaru. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini yaitu tentang bagaimana dampak yang ditimbulkan dari pelaksanaan bimbingan perkawinan calon pengantin di BP4 MUI kota Pekanbaru dan bagaimana pelaksanaan bimbingan perkawinan di BP4 MUI kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini. Pertama bimbingan perkawinan calon pengantin merupakan suatu bimbingan pemberian bekal pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan dalam waktu singkat kepada calon pengantin yang akan menikah dalam kehidupan rumah tangga dengan dasar hukum keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor: DJ.II/172 tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin. Kedua didalam pelaksanaan bimbingan perkawinan calon pengantin terdapat faktor kendala baik dari pihak peserta bimbingan perkawinan calon pengantin maupun dari situasi dan kondisi lainnya. Ketiga bimbingan perkawinan calon pengantin sangat berdampak baik dan efisien dalam meminimalisir angka perceraian. Keempat peran dari pihak BP4 dan peran dari para peserta bimbingan perkawinan calon pengantin untuk meminimalisir angka perceraian sangatlah besar. Karena itulah pihak pemerintah membuat peraturan tentang pelaksanaan bimbingan perkawinan calon pengantin ini. Pemerintah sangat mengharapkan setiap keluarga bisa hidup rukun sakinah, mawaddah dan warrahmah, tentunya terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga dan dari perceraian. Kata Kunci: Bimbingan perkawinan calon pengantin, Bimwin Catin, MU

    EKSISTENSI ADAT PERNIKAHAN MELAYU DI KOTA BATAM PERSFEKTIF MAQASHID SYARIAH

    Get PDF
    ABSTRAK Muhammad Dzaky Reza, (NIM 32290514682) , Eksistensi Adat Pernikahan Melayu Di Kota Batam Persfektif Maqashid Syariah Kata Kunci : Pernikahan, Adat, Melayu, Esksistensi, Maqashid Syariah Penelitian ini berangkat dari latar belakang bahwa masih banyaknya masyarakat hingga ke pengurus LAM (Lembaga Adat Melayu) yang belum mengetahui keterhubungan antara setiap rangkaian adat dengan nilai-nilai keislaman yang ada, serta banyak yang menganggap rangkaian adat yang ada sebagai sebuah seremonial belaka. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Bagaimana eksistensi pernikahan adat Melayu di Kota Batam?. Apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam rangkaian adat yang ada?. Bagaimana analisis maqashid syariah pada pernikahan adat Melayu di Kota Batam?. Konsep teori dalam penelitian ini merujuk pada konsep adat secara umum dan konsep urf dalam islam serta konsep maqasid syariah karya Syatibi. Metode penelitian mencakup jenis penelitian yaitu penelitian lapangan (Field Research), pendekatan penelitian adalah deskriftif dan sosiokultural. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari sumber data primer yakni dari hasil observasi lapangan dan wawancara mendalam kepada informan penelitian serta sumber data sekunder dari dokumentasi. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yakni deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian sebagai berikut : pertama, bahwasanya eksistensi atau keberadaan adat yang ada di Kota Batam ini jika melihat masyarakat yang melakukan rangkaian adat secara keseluruhan sudah jarang karena faktor waktu dan biaya yang tidak sedikit, selain itu kebanyakan dari pasangan hanya melakukan beberapa acara inti yang ada pada rangkaian adat tersebut. Kedua, Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan pernikahan adat Melayu yakni terdapat nilai sosial pada prosesi menaikkan bangsal dan menggantung, berarak pengantin, dan menjemput tamu undangan. Nilai budaya terdapat pada silat pengantin, mengantar tanda dan belanja serta berinai pengantin. Nilai filosofis terdapat pada tepuk tepung tawar, buka tali lawe dan tebus kipas dan mandi pelepas. Nilai agama terdapat pada majelis ijab dan qabul yang diawali dengan duduk bersimpuh kepada kedua orang tua lalu berarak pengantin laki-laki ke rumah pengantin perempuan. Ketiga, analisis Maqasid Syariah bahwa tradisi adat pernikahan masyarakat melayu Kota Batam yaitu terdapat hal-hal yang sejalan dengan hifzud ad-din yakni rangkaian khataman al-Quran, bersimpuh kepada kedua orang tua dan berarak pengantin, sedangkan hifzun an-nasl dapat dilihat pada rangakaian merisik

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore