6 research outputs found

    PENINGKATAN KETERAMPILAN PUKULAN FOREHAND LOB MENGGUNAKAN PART-WHOLE METHOD PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BULUTANGKIS DI SMP NEGERI 12 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pukulan forehand lob peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMP Negeri 12 Malang. Prosedur penelitian meliputi, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus 1 persentase ketuntasan menurut observer 1 sebesar 56,48% dan observer 2 sebesar 53,23%. Siklus 2 menurut observer 1 sebesar 85,56% dan observer 2 sebesar 84,26%. Terdapat peningkatan keterampilan pukulan forehand lob pada peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMP Negeri 12 Malang

    PeningkatanKeterampilanPukulan Forehand Lob Menggunakan Part-Whole Method padaPesertaEkstrakurikulerBulutangkis di SMP Negeri 12 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Dalam bulu tangkis terdapat banyak teknik yang harus dikuasai pemain. Salah satu teknik dasar dan yang harus dikuasai adalah pukulan fore hand lob. Dari observasi awal diperoleh keterangan pada sikap persiapan para pemain mengalami persentase kesalahan sebesar 38,89% , dan 61,11% yang melakukan gerakan dengan benar,pada gerakan memukul para pemain mengalami persentase kesalahan sebesar 25,00% dan 75,00% yang melakukan gerakan dengan benar, pada gerakan lanjutan para pemain mengalami persentase kesalahan sebesar 33,33% dan 66,67% yang melakukan gerakan dengan benar. Jadi dari 3 teknik dasar tersebut diperoleh persentase ketuntasan sebesar 32,41%. Padahal persentase ketuntasan adalah 80% pemain dapat dikatakan baik. Sehingga masalah yang dihadapi adalah apakah dengan menggunakan metode part-whole dapat meningkatkan keterampilan pukulan fore hand lob peserta ekstrakurikuler bulu tangkis di SMP Negeri 12 Malang?. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pukulan fore hand lob peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 12 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Penelitian tindakan olahraga ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklusnya memiliki tahapan diantaranya: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 anak yang terdiri dari 6 putra dan 6 putri. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan keterampilan pukulan fore hand lob menggunakan metode part-whole. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus 4 kali pertemuan. Tingkat keberhasilan peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMP Negeri 12 Malang pada siklus 1 dengan persentase ketuntasan keseluruhan sebesar 56,48% dan observer 2 sebesar 53,23%. Sedangkan pada siklus 2 mengalami peningkatan persentase ketuntasan menurut observer 1 sebesar 85,56% dan observer 2 sebesar 84,26%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode part-whole dapat meningkatkan keterampilan pukulan fore hand lob peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMP Negeri 12 Malang sehingga disarankan kepada pelatih untuk menggunakan metode part-whole untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar pukulan forehand lob bulutangkis

    MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS BLENDED LEARNING PADA OLAHRAGA RENANG (LITERATURE REVIEW)

    Get PDF
    Tujuan rivew artikel ini adalah mengkaji dan menganalisis Media Pembelajaran Berbasis Blended Learning Pada Mata Kuliah Renang. Penelusuran artikel ini menggunakan google schooler dengan kata kunci Media Pembelajaran Berbasis Blended Learning Pada Mata Kuliah Renang, yang dipublikasikan sejak tahun 2010 sampai dengan 2020. Hasil dari penulisan review artikel ini diperoleh dari 51 jurnal yang terdiri dari 21 jurnal nasional dan 30 jurnal internasional. Dan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran blended learning merupakan pembelajaran yang mengkombinasikan pembelajaran tatapmuka, online dan offline, pembelajaran blended learning ini terbukti efektif dan efisien diterapkan dalam matakuliah renan

    pengaruh terapi musik instrumental terhadap kualitas tidur pada pasien post operasi yang mengalami gangguan tidur tahun 2020

    No full text
    Sleep disorders or insomnia is the most common disorder experienced by all people in the world. According to survey conducted by Crampex 86% of people around the world have sleep disorders namely insomnia, such as in England alone as many as ten million prescription drugs have been written each year for people with sleep disorders. In Indonesia, the prevalence of insomnia sufferers is estimated at 10%, which means that of the total 238 million people in Indonesia, around 23 million suffer from insomnia. The objective of this research to determine the effect of instrumental music therapy on sleep quality in post-operative patients who experience sleep disorders. The method use analysis approach to analyze the data that the author will use, namely thematic analysis: simplified approach. The articles that the researcher will review are primary data. Researchers use databases such as Google Scholar, PubMed, Research Gate and Elsevier. The results based on a literature review of five inclusion articles that have been reviewed by the author, it was found that there was an influence between instrumental music therapy on sleep quality with an average p-value <0.050. The conclusion is music therapy can affect changes in the quality of sleep in a person especially in patients after undergoing surgery that has a sleep disorder, the use of music therapy can be recommended as an alternative / non-pharmacological intervention that can affect the sleep quality of someone who has a sleep disorder.ABSTRAKLatar belakang: gangguan tidur atau insomnia ialah gangguan yang paling sering dialami oleh seluruh orang di dunia. Menurut survei yang dilakukan Crampex bahwa 86% orang di seluruh dunia mengalami gangguan tidur yaitu insomnia, seperti di Inggris sendiri sebanyak sepuluh juta resep obat telah ditulis setiap tahunnya bagi penderita gangguan tidur. Di Indonesia prevalensi penderita insomnia diperkirakan mencapai 10% yang artinya dari total 238 juta penduduk Indonesia sekitar 23 juta jiwa menderita insomnia. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi musik instrumental terhadap kualitas tidur pada pasien post-operasi yang mengalami gangguan tidur. Metode: pendekatan analisis untuk melakukan analisa data yang akan penulis gunakan, yaitu thematik analysis : simplified approach. Artikel – artikel yang akan peneliti review merupakan data primer (primary source). Peneliti menggunakan database seperti Google Scholar, PubMed, Research Gate dan Elsevier. Hasil: berdasarkan kajian literature dari lima artikel inklusi yang telah penulis review didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh antara terapi musik instrumental terhadap kualitas tidur dengan rata - rata hasil p-value < (0,050). Kesimpulan: terapi musik dapat mempengaruhi perubahan kualitas tidur pada seseorang terlebih pada pasien sehabis menjalani operasi yang memiliki gangguan tidur, penggunaan terapi musik dapat direkomendasikan sebagai intervensi alternatif/non-farmakologi yang dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang yang mengalami gangguan tidur.Kata kunci: Terapi Musik, Kualitas Tidur, Dan,  Post OperasiKepustakaan: 2016-202

    DEVISI XI.B.1, PERIODE REGULER 101 2022/2023, TA SOSIALISASI STUNTING DAN KKABUPATEN LAYAK ANAK, TEMPAT KKN DI Kurahan II, Murtigasing, Sanden, Bantul

    Get PDF
    Kegiatan KKN unit XI.B.1 yang berlokasikan di Kurahan II, Muurtigading, Sanden, Bantul ini memiliki kegiatan yang ditujukan untuk berbagai kalangan, seperti untuk balita, anak-anak, pemuda (karang taruna), ibu-ibu, dan para lansia. Wilayah Kurahan II dikenal dengan kampung wisata yaitu wisata Nanas Bagong. Masyarakat Kurahan II sebagian besar mata pencahariannya adalah sebagai petani dan pedagang. Ada beberapa kegiatan yang di lakukan oleh masyarakat kurahan II masjid seperti : Penyelenggaraan TPA bagi anak-anak masjid AL-Shultan dan anak-anak masjid Khoba Melati. dan diadakannya pengajian ibu-ibu rutin pada setiap malam Sening dan malam rabu

    Pelatihan Aplikasi Seed Treatment berbahan aktif Thiamethoxam dan Mefenoxam pada Benih Kedelai Edamame Kepada Petani Desa Slateng, Ledokombo, Jember

    No full text
    Jember Regency is one of the producers of edamame soybeans in East Java. Many edamame products have even been exported abroad, especially Japan. However, the obstacles in production faced by farmers are pest and disease attacks. The main pests and diseases include seed borne, soil borne and air borne. The aim of this training activity is to empower farmer groups to carry out preventive actions in cultivating edamame soybeans. The methods used are the Participatory Rural Appraisal (PRA) Model and education. The results of the service that has been carried out in increasing knowledge of science and technology related to seed treatment are that farmers' interest is very high, as evidenced by enthusiasm in participating in activities and success in producing edamame soybeans on farmers' land.Kabupaten Jember merupakan salah satu penghasil kedelai edamame di Jawa Timur. Produk edamame tersebut bahkan sudah banyak yang diekspor ke luar negeri khususnya Jepang. Namun kendala dalam produksi yang dihadapi petani ialah serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang utama diantaranya akibat tular benih, tular tanah dan tular udara. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini yakni memberdayakan kelompok tani dalam rangka melakukan tindakan preventif dalam budidaya kedelai edamame. Adapun metode yang digunakan yaitu Model Participatory Rural Appraisal (PRA) dan edukasi. Hasil pengabdian yang telah dilakukan dalam peningkatan pengetahuan ilmu dan teknologi terkait perlakuan benih yaitu minat petani sangat tinggi terbukti dengan antusiasme dalam mengikuti kegiatan dan keberhasilan dalam produksi kedelai edamame di lahan milik petani
    corecore