1,720,957 research outputs found

    ANALISIS MISKONSEPSI PESERTA DIDIK KELAS VIII MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI SMP NEGERI DI KOTA BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    ABSTRAK ANALISIS MISKONSEPSI PESERTA DIDIK KELAS VIII MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEXPADA MATA PELAJARAN BIOLOGI SMP NEGERI DI KOTA BANDAR LAMPUNG Oleh Muhammad Arif Wicaksono Pembelajaran merupakan interaksi antara peserta didik dengan guru dan sumber belajar yang saling bertukar informasi pada suatu lingkungan belajar. Salah satu tujuan dari pembelajaran sains adalah Peserta didik mampu memahami konsep, aplikasi konsep serta dapat mengaitkan satu konsep dengan konsep yang lain. Pada proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat memahami secara utuh terhadap konsep yang diajarkan oleh guru bukan hanya sekedar tahu tanpa memahami konsep. Kemampuan dalam memahami konsep merupakan hal yang sangat penting bagi peserta didik karena konsep merupakan landasan untuk berpikir. Jika peserta didik hanya menghafal konsep tanpa memahami konsep tersebut secara utuh, sangat mungkin terjadi miskonsepsi pada diri peserta didik. Miskonsepsi pada peserta didik dapat terjadi secara berkelanjutan karena dalam pembelajaran biologi konsep yang satu dengan konsep yang lain saling berhubungan satu sama lain, sehingga pengetahuan awal sangat berperan untuk konsep selanjutnya. Dalam pembelajaran sebaiknya menciptakan kegiatan belajar yang efektif, adanya interaksi antara guru dengan peserta didik, agar peserta didik mampu memahami suatu konsep yang sedang dipelajari secara utuh. Pada kenyataannya saat ini masih banyak peserta didik yang memiliki minat belajar rendah dan cendrung hanya menghafal suatu materi tanpa mencoba untuk memahaminya lebih dalam hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Nurul Inayah dkk yang mengatakan bahwa minat belajar merupakan salah satu faktor penyebab miskonsepsi. Hal ini merupakan salah satu yang menyebabkan peserta didik kurang memahami konsep atau bahkan salah paham terhadap konsep yang dipelajari (miskonsepsi).Tujuannya untuk mengetahui miskonsepsi peserta didik kelas VIII menggunakan Certainty of Respons Index (CRI) pada mata pelajaran Biologi SMP di Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel untuk memilih sekolah pada penelitian ini menggunakan tektik purposive sampling sehingga mendapatkan sampel SMP Negeri A, SMP Negeri B, dan SMP Negeri C, untuk pengambilan sampel peserta didik menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument tes dalam bentuk Multiple Choice yang disertai dengan CRI. Sebelum digunakan, instrumen tes di uji validitas, reliabilitas dan daya beda serta tingkat kesukarannya. Kata Kunci :Certainty of Respons Index, Miskonsepsi, Mata Pelajaran Biologi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    PERANCANGAN INSTRUMEN GAP ANALYSIS CUSTOMER UNTUK REKOMENDASI PENGIMPLEMENTASIAN TOGAF ADM (STUDI KASUS: FUNGSI IT INFRASTRUCTURE PADA LAYANAN NASABAH BANK XYZ)

    Get PDF
    Bank XYZ adalah sebuah bank yang merupakan sebuah BUMN di Indonesia. Dalam mencapai Indonesia’s best, ASEAN’s prominent, dibutuhkan adanya pengelolaan yang baik karena Bank XYZ memiliki banyak kantor cabang dan memiliki banyak kebutuhan terkait pengelolaan layanan dalam lingkungannya. Fungsi IT Infrastuktur menjadi salah satu fungsi utama yang harus selalu dilakukan perbaikan mengikuti kebutuhan bisnis dan kebutuhan IT yang ada. Untuk melihat apakah fungsi IT infrastruktur bank tersebut sudah memiliki kualitas yang baik dan berjalan dengan baik, dilakukan penyebaran kuesioner terhadap nasabah Bank XYZ mengenai kualitas infrastruktur Bank XYZ. Hasil dari kuesioner akan dijadikan dasar dalam rekomendasi perencanaan arsitektur enterprise Bank XYZ. Enterprise Architecture merupakan metode yang dapat digunakan untuk menyelaraskan antara strategi bisnis dengan teknologi informasi. Dalam melakukan perencanaan EA dibutuhkan sebuah framework arsitektur untuk mengembangkan lingkup pembahasan secara luas dari sisi bisnis, aplikasi, dan teknologi. Framework yang digunakan pada penelitian ini adalah TOGAF dengan menggunakan TOGAF ADM. TOGAF merupakan framework yang fleksibel sehingga bisa digunakan dengan berbagai metode lain. Pada penelitian ini dilakukan mixed method yaitu metode kuantitatif dan kualitatif yang kedua datanya akan dihubungkan dengan matrix. matrix merupakan instrumen yang dibuat untuk melakukan pengukuran. hasil tersebut kemudian akan menghasilkan gap yang akan dianalisis dengan menggunakan TOGAF. Dengan melakukan perancangan instrument yang dihubungkan dengan TOGAF, diharapkan dapat memberikan rekomendasi solusi dalam meningkatkan kapabilitas perusahaan pada fungsi IT infrastructure

    PERUMUSAN MANAJEMEN STRATEGI UNTUK MENINGKATAN PENDAPATAN CV BINTANG JAYA PERKASA MENGGUNAKAN TEKNIK QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM)

    Get PDF
    CV Bintang Jaya Perkasa merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang jasa yaitu penyewaan forklift yang terletak di daerah Rancaekek. Perusahaan CV Bintang Jaya Perkasa memiliki 11 unit forklift dengan kapasitas dari 2 sampai dengan 7 ton. CV Bintang Jaya Perkasa merupakan satu – satunya perusahaan jasa penyewaan forklift di Rancaekek yang merupakan daerah perindustrian. Hal yang merupakan keuntungan tersendiri bagi perusahaan ini belum dapat memaksimalkan peluang yang ada dimana terdapat pasar sebesar 84,8%, atau 28 dari 33 perusahaan, di Rancaekek yang membutuhkan jasa penyewaan forklift setiap harinya. Permasalahan yang dialami oleh perusahaan saat ini adalah pendapatan yang belum maksimal dikarenakan masih banyak peluang yang belum dicapai oleh perusahaan. Oleh karena diperlukannya penerapan strategi yang tepat guna untuk meningkatkan pendapatan CV Bintang Jaya Perkasa, maka digunakan pendekatan teknik Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan untuk meningkatkan pendapatan dengan menggunakan perhitungan Attractiveness Scores dan Total Attractiveness Scores dalam teknik Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Sebelum mencapai perhitungan Attractiveness Scores dalam teknik Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), digunakan beberapa tahap terlebih dahulu, yaitu total skor IFAS dan total skor EFAS dalam Matriks IE. Kemudian, analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasikan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dalam menghadapi peluang dan ancaman eksternal perusahaan. Hasil perhitungan dari teknik Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) mendapatkan tiga usulan dengan nilai Total Attractiveness Scores terbesar dari delapan strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Analisis SWOT, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)

    INVERTER BERBEBAN 15 KILO OHM MENGGUNAKAN POWERBANK 5 VOLT 16000 mAh SEBAGAI SUMBER DAYA DENGAN KELUARAN GELOMBANG SINUSOIDAL 50 Hz 20 Vrms

    No full text
    Inverter yang diproduksi oleh pabrik saat ini, biasanya menggunakan sumber daya atau sumber energi yang tinggi, yakni dengan tegangan masukan minimum 12 VDC, 24 VDC, atau 48 VDC dengan tegangan keluaran efektif sebesar 120 VAC, 220 VAC dengan frekuensi 50 Hz /60 Hz. Sumber daya tersebut sering kali diperoleh dari baterai berjenis starting battery atau deep-cycle battery. Perihal tentang persoalan pada inverter saat ini adalah belum adanya inverter yang portable menggunakan sumber daya rendah dengan keluaran gelombang sinusoidal. Maka dalam penelitian tugas akhir ini penulis menawarkan sebuah solusi yakni perancangan inverter menggunakan sumber daya/ sumber energi dari powerbank 5 VDC 16000 mAh dengan keluaran gelombang sinusoidal 50 Hz 20 Vrms. Metode perancangan inverter pada penelitian tugas akhir ini menggunakan MOSFET sebagai switching dan menggunakan full-bridge sebagai topologi inverter. Penelitian tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi inverter dengan menggunakan sumber daya powerbank dan menjadi inverter yang portable sehingga kedepannya dapat digunakan untuk beban yang membutuhkan sinyal sinusoidal seperti kompor listrik, dan dapat digunakan juga untuk keperluan mendaki atau untuk keperluan mendesak seperti pemadaman listrik. Kata Kunci : inverter, sinusoidal, powerbank, sumber daya rendah

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore