1,721,059 research outputs found
PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA CV. ANEKA ILMU SEMARANG
Abstrak
Muhammad Ali Imron, 2010. “Pengaruh Biaya Kualitas Terhadap Volume Penjualan Pada CV. Aneka Ilmu Semarang”. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang.
Kata Kunci : Biaya Pencegahan, Biaya Penilaian, Biaya Kegagalan Internal, Biaya Kegagalan Eksternal, Penjualan
Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi membawa dampak terhadap perkembangan dunia usaha. Perusahaan yang menjadikan kualitas sebagai alat strategi akan mempunyai keunggulan bersaing terhadap kompetitornya dalam menguasai pasar karena tidak semua perusahaan mampu mencapai superioritas kualitas. CV. Aneka Ilmu Semarang belum mengoptimalkan evaluasi dan pengendalian terhadap kualitas produknya secara optimal. Hal ini terlihat dari tingkat fluktuasi volume penjualannya. Berdasarkan latar belakang tersebut maka masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh biaya kualitas terhadap penjualan produk pada CV. Aneka Ilmu Semarang pada tahun 2005 – 2007? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahi pengaruh biaya kualitas terhadap penjualan produk pada CV. Aneka Ilmu Semarang pada tahun 2005 – 2007 secara parsial maupun secara simultan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi perusahaan untuk mengetahui besarnya biaya kualitas yang terjadi pada perusahaan dan untuk mengetahui pengaruh total biaya kualitas serta pengaruh komposisi biaya kualitas terhadap penjualan.
Variabel yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari Biaya Pencegahan (X1), Biaya Penilaian (X2), Biaya Kegagalan Internal (X3), Biaya Kegagalan Eksternal (X4) dan Penjualan (Y). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif yang terdiri dari uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, Uji F, Uji t dan koefisien determinasi.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara biaya kualitas terhadap penjualan dengan komponen pengaruh biaya pencegahan terhadap penjualan adalah 30,58%, biaya deteksi terhadap penjualan adalah 25,91%, biaya kegagalan internal terhadap penjualan adalah 12,39%, serta pengaruh biaya kegagalan eksternal terhadap penjualan sebesar 13,18%, dan terdapat pengaruh secara simultan antara biaya kualitas terhadap penjualan dengan besar pengaruh yaitu 80, 5%.
Saran yang dapat peneliti sampaikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah diharapkan CV Aneka Ilmu dapat mengoptimalkan biaya kualitasnya pada proses tersebut yang meliputi biaya management (manajemen), man (manusia), motivation (motivasi), material (bahan), machines (mesin), mechanization (mekanisme), dan mounting product requirementas (persyaratan proses produksi), dan diharapkan CV Aneka Ilmu memisahkan biaya kualitas secara terpisah dari unsur-unsur pembiayaan yang lain sehingga akan memudahkan pengukuran mengenai efektifitas biaya kualitas terhadap penjualan yang dilakuka
PENERAPAN METODE SOROGAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN SURAT-SURAT PENDEK (JUZ ‘AMMA) SANTRI PEMULA PONDOK PESANTREN MADRASAH AL-HUFFAZH II DESA ENDER KECAMATAN PANGENAN KABUPATEN CIREBON
MUHAMMAD ALI IMRON : “Penerapan Metode Sorogan dan Hubungannya
Dengan Tingkat Kemampuan Menghafal Al-Qur’an
Surat-surat Pendek (Juz ‘Amma) Santri Pemula Pondok
Pesantern Madrasah Al-Huffazh II Desa Ender Kecamatan
Pangenan Kabupaten Cirebon”.
Metode merupakan komponen terpenting dalam suatu kegiatan
pembelajaran, pembelajaran dikatakan berhasil jika metode tersebut cocok untuk
diterapkan. Fenomena pembelajaran menghafal Al-Qur’an banyak dilakukan
dengan berbagai cara, salah satunya dengan metode sorogan. Metode ini adalah
metode tradisional khas pesantren, yang mana dalam metode ini seorang santri
menyodorkan (sorog) hafalanya satu-persatu kepada seorang Kyai, dengan
metode ini pula seorang Kyai mampu melihat sampai dimana kemampuan seorang
santri menghafal ayat Al-Qur’an dalam satu hari nya. Akan tetapi ditemukan
adanya kesenjangan antara penerapan metode sorogan dengan tingkat kemampuan
menghafal Al-Qur’an, dalam hal ini metode sorogan dirasakan cukup baik,
berdasarkan hal tersebut seharusnya kemampuan menghafal Al-Qur’an baik pula.
Kenyataannya tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an santri pemula ini kurang
maksimal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang : Penerapan
metode sorogan Pondok Pesantren Madrasah Al-Huffazh II, Kemampuan
menghafal Al-Qur’an santri pemula, Hubungan penerapan metode sorogan dengan
tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an santri pemula Pondok Pesantren
Madrasah Al-Huffazh II Desa Ender Kecamata Pangenan Kabupaten Cirebon.
Penerapan metode sorogan memiliki kaitan dengan tingkat kemampuan
menghafal Al-Qur’an. Hal ini menjadi pendorong bagi santri, karena metode ini
sesuai dengan tarap kemampuan daya ingat masing-masig dalam menghafal Al-
Qur’an. Untuk memberikan kejelasan tentang korelasi antara penerapan metode
sorogan dengan tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an santri pemula Pondok
Pesantren Al-Huffazh II Desa Ender Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif
korelasional dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) menentukan sumber
data, 2) populasi dan sampel, 3) teknik pengumpulan data, dan 4) teknik analisis
data.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa
Penerapan metode sorogan (X) Pondok Pesantren Madrasah Al-Huffazh II Desa
Ender Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon termasuk dalam kategori cukup
(62.94). Untuk variabel (Y) yaitu tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an santri
pemula termasuk dalam kategori baik (75.6%). Korelasi antara variabel X
(penerapan metode sorogan) dengan variabel Y (tingkat kemampuan menghafal
Al-Qur’an santri pemula) didapat rxy (yang besarnya 0,345), maka dapat
disimpulkan bahwa metode sorogan mempunyai hubungan yang rendah dengan
tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an santri pemula Desa Ender Kecamatan
Pangenan Kabupaten Cirebon, dengan hubungan yang rendah karena berada pada
interval 0,20 - 0,39
PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA CV. ANEKA ILMU SEMARANG
Abstrak
Muhammad Ali Imron, 2010. “Pengaruh Biaya Kualitas Terhadap Volume Penjualan Pada CV. Aneka Ilmu Semarang”. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang.
Kata Kunci : Biaya Pencegahan, Biaya Penilaian, Biaya Kegagalan Internal, Biaya Kegagalan Eksternal, Penjualan
Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi membawa dampak terhadap perkembangan dunia usaha. Perusahaan yang menjadikan kualitas sebagai alat strategi akan mempunyai keunggulan bersaing terhadap kompetitornya dalam menguasai pasar karena tidak semua perusahaan mampu mencapai superioritas kualitas. CV. Aneka Ilmu Semarang belum mengoptimalkan evaluasi dan pengendalian terhadap kualitas produknya secara optimal. Hal ini terlihat dari tingkat fluktuasi volume penjualannya. Berdasarkan latar belakang tersebut maka masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh biaya kualitas terhadap penjualan produk pada CV. Aneka Ilmu Semarang pada tahun 2005 – 2007? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahi pengaruh biaya kualitas terhadap penjualan produk pada CV. Aneka Ilmu Semarang pada tahun 2005 – 2007 secara parsial maupun secara simultan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi perusahaan untuk mengetahui besarnya biaya kualitas yang terjadi pada perusahaan dan untuk mengetahui pengaruh total biaya kualitas serta pengaruh komposisi biaya kualitas terhadap penjualan.
Variabel yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari Biaya Pencegahan (X1), Biaya Penilaian (X2), Biaya Kegagalan Internal (X3), Biaya Kegagalan Eksternal (X4) dan Penjualan (Y). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif yang terdiri dari uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, Uji F, Uji t dan koefisien determinasi.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara biaya kualitas terhadap penjualan dengan komponen pengaruh biaya pencegahan terhadap penjualan adalah 30,58%, biaya deteksi terhadap penjualan adalah 25,91%, biaya kegagalan internal terhadap penjualan adalah 12,39%, serta pengaruh biaya kegagalan eksternal terhadap penjualan sebesar 13,18%, dan terdapat pengaruh secara simultan antara biaya kualitas terhadap penjualan dengan besar pengaruh yaitu 80, 5%.
Saran yang dapat peneliti sampaikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah diharapkan CV Aneka Ilmu dapat mengoptimalkan biaya kualitasnya pada proses tersebut yang meliputi biaya management (manajemen), man (manusia), motivation (motivasi), material (bahan), machines (mesin), mechanization (mekanisme), dan mounting product requirementas (persyaratan proses produksi), dan diharapkan CV Aneka Ilmu memisahkan biaya kualitas secara terpisah dari unsur-unsur pembiayaan yang lain sehingga akan memudahkan pengukuran mengenai efektifitas biaya kualitas terhadap penjualan yang dilakuka
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
