1,720,972 research outputs found
Pendampingan masyarakat berbasis majelis taklim (studi pada Majelis Taklim Roja’ul Khoir Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang)
Muhammad Muhlis Faroqi (1701046041), Penelitian ini berjudul “Pendampingan Masyarakat Berbasis Majelis Taklim (Studi Pada Majelis Taklim Roja’ul Khoir Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang)”. Pendampingan masyarakat berbasis majelis merupakan pendampingan yang dilakukan dalam rangka membantu jama’ah atau masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. Salah satu yang menerapkan hal tersebut adalah Majelis Taklim Roja’ul Khoir sebagai upaya menyertakan masyarakat dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki sehingga mampu mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik. Majelis taklim sebagai salah satu bentuk pendidikan Islam non formal, mempunyai tugas membina masyarakat khususnya yang pengetahuan dan pemahaman ilmu keagamaan-Nya masih rendah. Hal unik dari majelis taklim ini adalah karena berada di perumahan yang bisa mencanangkan program sangat inovatif. Maka dari itu peneliti membuat rumusan masalah berupa: 1) Bagaimana tahapan dalam pelaksanaan pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja’ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang? 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja’ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang?.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti terlibat langsung dalam menggali data. Setelah data terkumpul peneliti menganalisis data dengan menggunakan teorinya Miles dan Hiberman, meliputi reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pendampingan masyarakat berbasis Majelis Taklim Roja’ul Khoir di Griya Mijen Permai Mijen Kota Semarang menggunakan melalui beberapa tahapan yaitu: tahapan pengembangan masyarakat meliputi tahap pemaparan masalah, analisis masalah, penentuan tujuan dan sasaran, perencanaan aksi, pelaksanaan dan evaluasi. 2) Faktor pendukung pendampingan masyarakat di Majelis Taklim Roja’ul Khoir yakni, secara internal semangat jama’ah/masyarakat yang tinggi, dana, adanya mushola, sarana dan prasarana yang memadai, dan ukhwah Islamiyah. secara eksternal adanya Remaja Mushola (IRAMA AIR) dan program yang inovatif. Sementara faktor penghambat yakni, secara internal waktu, sedangkan secara ekternal adanya Covid-19
MANAJEMEN SARANA PRASARANA PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Manajemen Sarana Prasarana Perpustakaan dalam
Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Tulungagung” ini
ditulis oleh Muhammad Muhlis, NIM. 17207153010, Jurusan Manajemen
Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Tulungagung, pembimbing Dr. H. Masduki, M.Ag.
Kata Kunci: Sarana Prasarana Perpustakaan, Mutu Pendidikan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena perkembangan
zaman yang semakin maju dan pesat. Selain itu lembaga pendidikan dituntut
untuk mengembangkan serta memajukan mutu pendidikannya. Dalam mengatasi
tuntutan mutu pendidikan tersebut, maka perlu adanya upaya yang maksimal dari
pihak pengelola madrasah. Kegiatan pengelolaannya yakni manajemen sarana
prasarana perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini menjadi
alasan peneliti mengangkat penelitian ini.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana pengadaan
sarana prasarana perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah
Aliyah Negeri 2 Tulungagung? (2) Bagaimana pengunaan sarana prasarana
perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 2
Tulungagung? 3) Bagaimana penghapusan sarana prasarana perpustakaan dalam
meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Tulungagung?
Adapun tujuan penelitian ini adalah pengadaan dan teknis pengunaan peghapusan
sarana prasarana perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah
Aliyah Negeri 2 Tulungagung.
Adapun tujuan yang hendak di capai oleh peneliti antara lain (1) Untuk
mengetahui pengadaan sarana prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di
MAN 2 Tulungagung. (2) Untuk mengetahui penggunaan sarana prasarana dalam
meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Tulungagung. (3) Untuk mengetahui
penghapusan sarana prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2
Tulungagung.
Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah
penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data
dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu Data dikumpulkan
menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang sudah
terkumpul kemudian dianalisis secara induktif dengan tiga tahap, yakni: reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini meliputi: (1) Pengadaan sarana prasarana
perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan kemampuan
waka sarana prasaran, petugas perpustakaan dan waka kurikulum yang bekerja
sama dengan baik dalam rangka mencapai tujuan yang ingin dicapainya. Dalam
melakukan pengadaan sarana prasarana perpustakaan, petugas perpustaan harus
membuat proposal dulu yang nantinya diajukan ke waka sarana prasarana lalu di
ajukan lagi ke KTU. Dari situlah nanti sarana prasarana perlu di ganti atau tidak
dan perlu di tambah atau atau tidak. Penambahan koleksi bahan pustaka sangatlah
penting, yang nantinya bisa menambah ilmu pengetahuan yang baru. (2)Penggunaan sarana prasarana perpustakaan dalam meningkatkan mutu pendidikan
ialah pemanfaat sarana prasarana yang disediakan oleh petugas perpustkaan yang
bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dalam penggunaan sarana
prasarana perpustakaan bukan ditujukan kepada siswa saja, namun ditujukan
kepada semua warga madrasah yang ingin menggunakannya. Penggunaan
perpustakaan yang baik bisa menjadikan siswa-siswa berpengetahuan yang luas
dan menjadi siswa yang berprestasi, karena perpustakaan adalah gudangnya ilmu
pengetahuan. (3) Penghapusan sarana prasarana perpustakaan dalam
meningkatkan mutu pendidikan merupakan penghapusan sarana prasaran
perpustakaan yang sudah tidak digunakan atau barang yang sudah rusak. Dalam
penghapusan sarana prasrana perpustakaan harus melalui proses yang telah
ditentukan oleh pemerintah
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
