1,721,006 research outputs found

    Konsep Pendidikan Karakter Perspektif Abuddin Nata dalam buku Pendidikan Islam di Era Milenial

    Full text link
    ABSTRAK Muhamad Fadli, (2021): Konsep Pendidikan Karakter Perspektif Abuddin Nata dalam buku Pendidikan Islam di Era Milenial Penelitian ini membahas tentang konsep pendidikan karakter perspektif Abuddin Nata yang terdapat di dalam buku Pendidikan Islam di Era Milenial.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan karakter perspektif Abuddin Nata dalam buku Pendidikan Islam di Era Milenial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) yang berhubungan dengan isi yang terkandung dalam buku Pendidikan Isalm di Era Milenial. Teknik analisis isi dilakukan dengan cara mengodekan kata atau istilah, mengklasifikasikan, manganalilsis, dan mendeskripsikan hasil analisis. Hasil penelitian menyimpulkan Konsep Pendidikan Karakter Perspektif Abuddin Nata dalam buku Pendidikan Islam di Era Milenial bahwa pendidikan karakter adalah upaya sistematis dalam membentuk tabiat dengan cara menanamkan nilai-nilai kebaikan. Tujuannya untuk mengembangakan jiwa ke arah lebih baik. Fungsinya sebagai langkah preventif dan kuratif bagi suatu bangsa. Terdapat empat prinsip (sistematis, praktis, diajarkan melalui semua mata pelajaran dan menyenagankan). Menerapkan model pembelajaran holistik dengan pendekatan keteladanan dan pembiasaan dengan menggunakan startegi pendidikan agama. Terdapat 13 nilai yang harus diajarkan yaitu ikhlas, rela, tabah, kejujuran, keadilan, saling menyayangi, saling mencintai, tolong-menolong, toleransi, bersaudara, kesetiakawanan, kebebasan dan kemandirian. Sedangkan faktor yang mempengaruhi seseorang adalah keluarga, sekolah, masyarakat dan media massa. Kata Kunci: Konsep Pendidikan Karakter, Abuddin Nata, Pendidikan Islam di Era Milenial

    ANALYSIS OF REGIONAL DISPARITIES INI SOCIO-ECONOMIC ASPECTS IN SOUTHEAST SULAWESI PROVINCE

    Full text link
     This research aims to analyze the level of regional disparity using the Williamsom Index analysis, as well as to analyze the socio-economic aspect experiencing that disparity by examining economic development and human resource development. The research results indicate the presence of regional disparity in Southeast Sulawesi Province. The results of the Williamson Index measurement show that Southeast Sulawesi still has a high level of disparity and has experienced fluctuations over the past the years. The highest level of disparity occurred in 2012 at 0,71 (almost perfect disparity) and the lowest in 2019 at 0,44 (moderate disparity). It experienced fluctuations with an increase in disparity peaking in 2013 at 0.67.(disparitas sangat tinggi). The Gini Index measurement also indicated a gap in 2010 of 0.59, categorized as highly unequal. Regional disparities in Southeast Sulawesi Province occur due to differences in regional resource potential and management. The region's inability to pursue development acceleration has resulted in continued isolation, leading to persistent economic capability differences that impact other developments, primarily in road infrastructure, human resource development, and regional progress.

    Study on development of design and fabrication of remotely operated underwater vehicle

    No full text
    This paper presents a design and fabrication of a remotely operated vehicle (ROV) for underwater exploration and ship inspection. Underwater vehicles are classified in two main groups as manned underwater vehicles (MUVs) and unmanned underwater vehicles (UUVs). Today, because of high operational costs, operator weariness and the painful experiences in history, which gave rise to the improvements in the UUVs, employment of the MUVs are highly limited. Due to technology improvements obtained in the last decades, it is possible to use robotic vehicles for underwater exploration. This vehicle has been substituting for divers in accomplishment of task that may result in risks to human life. ROVs also used thoroughly in the research of subsea phenomena and in the assembly, inspection and repair of offshore structures

    Design and fabrication of a body for an underwater glider

    No full text
    This paper describes a design development of an underwater glider which includes the body design, controller design and the sensor integration. The underwater glider is used for deep water to observe large areas with minimal use of energy and move through the water by changing the body weight. The glider contained a cylindrical body attached with two wings and a fix tail. The controller has been designed to use a comparator circuit integrate with a pressure sensor to control the depth level. The pressure sensor mounted on the glider used to sense the underwater pressure. For the beginning, this underwater glider is limited to a depth of 0-10 meters

    Pengurusan pendapatan tidak patuh syariah di Bank Muamalat Malaysia Berhad

    No full text
    Pendapatan tidak patuh Syariah merupakan istilah baharu dalam kontek sistem kewangan dan perbankan Islam di Malaysia. Pendapatan tidak patuh Syariah merujuk kepada apa-apa jenis harta yang diperolehi hasil daripada transaksi yang bertentangan dengan syariat Islam seperti riba, judi dan rasuah, atau kerana percampuran antara aktiviti yang dibenarkan oleh syarak dengan yang sebaliknya. Sesuatu isu Syariah yang dilaporkan akan melalui beberapa proses sebelum ianya disahkan sebagai tidak patuh Syariah sebenar atau sebaliknya oleh Jawatankuasa Syariah Institusi Kewangan Islam (IKI). Sekiranya isu yang dilapor dan disahkan sebagai tidak patuh Syariah yang sebenar oleh Jawatankuasa Syariah serta melibatkan kerugian kewangan, IKI perlu menyalurkan pendapatan tersebut kepada badan-badan kebajikan untuk kegunaan umum. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji kaedah pelaporan, kejadian, pendapatan serta pengurusan pendapatan tidak patuh Syariah di Bank Muamalat Malaysia Berhad (BMMB). Data kajian diperoleh daripada sumber primer seperti wawancara dengan pegawai BMMB. Di samping itu, dokumen polisi Bank Negara Malaysia (BNM) turut digunakan sebagai garis panduan utama yang menjadi penanda aras dalam menentukan sesuatu kejadian tidak patuh Syariah

    Adaptasi bangunan pencakar langit dalam persekitaran bersejarah

    No full text
    Pada masa kini pembinaan bangunan tinggi yang berlaku secara mendadak di serata bandar telah menimbulkan beberapa persoalan tentang bangunan terdahulu ataupun erti kata lain bangunan bersejarah. Sebahagian dalam pembinaan bangunan tinggi ini terdiri daripada perjabat berbilang tingkat, kediaman dan pembangunan bercampur yang sedang rancak dibina atau peringkat perancangan di pusat-pusat bandar mahunpun di pinggir bandar. Dalam penulisan ini, beberapa bangunan diambil sebagai kajian kes. Terdapat beberapa karateria asas yang perlu diambil kira sebelum pemilihan tapak bangunan tinggi dicadangkan. Dalam sesebuah persekitaran sejarah kebiasaannya mempunyai geografi ciri-ciri khas dengan persekitaran berbukit puncak yang tinggi, dan watak ini meningkatkan nilai latar langit (skyline) di sesebuah bandar. Latar langit ini sebahagian besarnya dipengaruhi oleh jisim (massing) bangunan-bangunan tinggi. Dalam perkembangan pembangunan pada hari ini, dapat dilihat bahawa bangunan-bangunan yang tinggi tidak berada dalam keadaan yang harmoni pada latar langitnya. Bangunan-bangunan tinggi memberi impak dan kesan negatif pada latar langit bersejarah kerana ciri-ciri topografi khas bandar. Penulisan ini membincangkan kriteria bangunan tinggi dalam persekitaran bandar warisan dan latar langit bersejarah di sesebuah bandar, dan mengupas elemen utama bagi penerapan nilai sejarah warisan pada bangunan tinggi dimana mampu membaiki kualiti rekabentuk rupabandar

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore