1,721,030 research outputs found

    Community Governance dalam Program Community Flood Resilience pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Bengawan Solo (Studi di Kelurahan Sewu Kota Surakarta)

    Get PDF
    Muhamad Agung Kurniawan. D0113062. Community Governance dalam Program Community Flood Resilience pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Bengawan Solo (Studi di Kelurahan Sewu Kota Surakarta). Skripsi. Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program Community Flood Resilience pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Bengawan Solo (Studi di Kelurahan Sewu Kota Surakarta). Secara spesifik untuk mengindetifikasi adanya proses community governance dalam Program Community Flood Resilience pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Bengawan Solo (Studi di Kelurahan Sewu Kota Surakarta). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan teknik penentuan informan snowball sampling. Pengumpulan data adalah dengan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Dalam hal ini uji validitas data menggunakan teknik triangulasi data sehingga informasi dari narasumber yang satu bisa dibandingkan dengan informasi dari narasumber yang lain. Sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis interaktif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat proses community governance di dalam Program Community Flood Resilience di Kelurahan Sewu dengan melihat aspek-aspek kelompok atau komunitas yang memiliki kapasitas; peran dan kapasitas yang dimiliki oleh ketua kelompok atau komunitas; dan kelompok atau komunitas yang menjalankan social capital. Penulis juga menemukan bahwa terdapat kolaborasi antara SIBAT Sewu dengan pemerintah, namun peran SIBAT Sewu dengan didukung masyarakat yang lebih dominan dalam pengurangan risiko banjir. Kata kunci : Banjir, Community, Community Flood Resilience, Governance, SIBAT Sew

    ANALISA UJI MEKANIS PENAMBAHAN UNSUR ALUMINIUM (Al) PADA PROSES PENGECORAN KUNINGAN UNTUK PULLEY SEPEDA MOTOR

    Get PDF
    Muhamad Agung Muhzaki, 2024 “Analisa Uji Mekanis Penambahan Unsur Aluminium Pada Proses Pengecoran Kuningan Untuk Pulley Sepeda Motor”. Laporan skripsi Teknik Mesin Fakultas dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2024. Pengecoran logam merupakan teknik produksi di mana logam dilebur dan dimasukkan ke rongga cetakan sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penambahan unsur aluminium (Al) pada proses pengecoran kuningan mempengaruhi sifat mekanis dalam uji impact, uji kekerasan, dan uji tarik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen pengecoran kuningan dari impeller pompa air bekas yang dipadukan dengan aluminium murni menggunakan metode pengecoran sand casting dengan penambahan variasi aluminium sebesar 0%, 1%, 1,5%, dan 2%. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah tungku peleburan, timbangan digital, tang penjepit, ladel, gerenda, dan palu. Kemudian dilakukan pengujian impact, kekerasan vickers, dan tarik. Setiap pengujian masing-masing terdiri dari 12 spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian impact pengecoran kuningan (impeller) yang telah dipadukan dengan aluminium murni yaitu sebesar 0%, 1%, 1,5% dan 2% didapatkan harga impact tertinggi pada raw material yaitu sebesar 0,312 J/mm2. Pada penambahan aluminium sebesar 2% menghasilkan nilai harga impact terendah yaitu 0,064 J/mm2. Pada pengujian kekerasan vickers didapatkan nilai kekerasan tertinggi pada penambahan aluminium 2% yaitu sebesar 195,7 VHN. Nilai kekerasan terendah didapatkan pada raw material yaitu sebesar 103,5 VHN. Pada pengujian tarik didapatkan kekuatan tarik tertinggi pada raw material yaitu sebesar 289,5 Mpa. Nilai kekuatan tarik terendah yaitu 145,8 Mpa terjadi pada penambahan aluminium sebesar 2%. Kata kunci : pengecoran logam, kuningan, aluminium, uji impact, kekerasan, tari

    ANALISA UJI MEKANIS PENAMBAHAN UNSUR ALUMINIUM (Al) PADA PROSES PENGECORAN KUNINGAN UNTUK PULLEY SEPEDA MOTOR

    Get PDF
    Muhamad Agung Muhzaki, 2024 “Analisa Uji Mekanis Penambahan Unsur Aluminium Pada Proses Pengecoran Kuningan Untuk Pulley Sepeda Motor”. Laporan skripsi Teknik Mesin Fakultas dan Ilmu Komputer Universitas Pancasakti Tegal 2024. Pengecoran logam merupakan teknik produksi di mana logam dilebur dan dimasukkan ke rongga cetakan sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penambahan unsur aluminium (Al) pada proses pengecoran kuningan mempengaruhi sifat mekanis dalam uji impact, uji kekerasan, dan uji tarik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen pengecoran kuningan dari impeller pompa air bekas yang dipadukan dengan aluminium murni menggunakan metode pengecoran sand casting dengan penambahan variasi aluminium sebesar 0%, 1%, 1,5%, dan 2%. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah tungku peleburan, timbangan digital, tang penjepit, ladel, gerenda, dan palu. Kemudian dilakukan pengujian impact, kekerasan vickers, dan tarik. Setiap pengujian masing-masing terdiri dari 12 spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian impact pengecoran kuningan (impeller) yang telah dipadukan dengan aluminium murni yaitu sebesar 0%, 1%, 1,5% dan 2% didapatkan harga impact tertinggi pada raw material yaitu sebesar 0,312 J/mm2. Pada penambahan aluminium sebesar 2% menghasilkan nilai harga impact terendah yaitu 0,064 J/mm2. Pada pengujian kekerasan vickers didapatkan nilai kekerasan tertinggi pada penambahan aluminium 2% yaitu sebesar 195,7 VHN. Nilai kekerasan terendah didapatkan pada raw material yaitu sebesar 103,5 VHN. Pada pengujian tarik didapatkan kekuatan tarik tertinggi pada raw material yaitu sebesar 289,5 Mpa. Nilai kekuatan tarik terendah yaitu 145,8 Mpa terjadi pada penambahan aluminium sebesar 2%. Kata kunci : pengecoran logam, kuningan, aluminium, uji impact, kekerasan, tari

    ‘PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KERAJINAN KRIYA ROTAN PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus: di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon)

    Get PDF
    MUHAMAD AGUNG RIZKI, NIM: 1908202074, ‘‘PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT KERAJINAN KRIYA ROTAN PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus: di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon)’’, 2023 Kerajinan kriya rotan di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon berdiri pada tahun 2000, pada saat ini terdapat empat (4) Pengesub Kerajinan Kriya Rotan di Desa Kempek, akan tetapi dari masyarakat Desa Kempek itu sendiri masih ada yang tidak mengetahui bahwa di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon ada Kerajinan Kriya Rotan. Dikarenakan sosialisasi yang belum merata dan menyeluruh baik dari pihak pengesub kerajinan kriya rotan Desa Kempek maupun dari pihak pemerintah Desa Kempek kepada masyrakatnya. Selain itu permasalahannya Kerajinan Kriya Rotan di Desa Kempek belum ada peningkatan yang signifikan dalam pengembangan usahanya. Padahal kerajinan kriya rotan di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon sudah cukup lama dua puluh (20) tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif normatif ssosiologis. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah: “Pertama, Bagaimana pemberdayaan ekonomi masyarakat kerajinan Kriya Rotan di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon, Kedua, Apa saja faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan ekonomi masyarakat Kerajinan Kriya Rotan di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon, Ketiga, Bagaimana pandangan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat kerajinan Kriya Rotan di Desa Kempek Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon. Adapun hasil penelitian ini: Pertama, pemberdayaan ekonomi masyarakat kerajinan kriya rotan di Desa Kempek berperan penting dan harus tetap dikembangkan dikarenakan dengan adanya usaha kerajinan kriya rotan masyarakat Desa Kempek mempunyai pekerjaan dan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupya. Kedua, Faktor pendukung kerajinan kriya rotan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yaitu kerajinan kriya rotan di Desa Kempek yakni modal, produksi dan pemasaran sebagai langkah mendukung terlaksananya pemberdayaan. Dan adapun faktor penghambat yang dapat memberikan dampak negatif dalam kerajinan kriya rotan kurangnya minat masyarakat terhadap kerajinan Kriya Rotan dan persaingan bahan baku rotan yang sangat sulit didapatkan Ketiga, pandangan hukum ekonomi syariah terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Kempek dalam pengolahan rotan secara handmade terkait dengan ekonomi Islam. Dalam Islam terdapat konsep bagi hasil yang memiliki tujuan penting antara lain, memperkuat sumber daya manusia para pengangguran dengan memenuhi kebutuhan hartanya sehingga tingkat pengangguran menurun dan perekonomian meningkat. Kata Kunci: Pemberdayaan, Kerajinan Kriya Rotan dan Hukum Ekonomi Syaria

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA RELIGIUS (Studi Multi Kasus di SMAN 2 Trenggalek dan MAN 1 Trenggalek)

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mengembangkan Budaya Religius (Studi multikasus di SMAN 2 Trenggalek dan MAN 1 Trenggalek)” ini ditulis oleh Muhamad Agung Hodayat Ali, NIM. 12201173233, Pembimbing Dr. H. Abd. Azis, M Pd.I., Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Budaya Religius Fenomena krisis moral yang terjadi saat ini merupakan masalah yang serius dan perlu dituntaskan. Maka dari itu diperlukan pendidikan karakter di sekolah agar para remaja terbentuk prilakunya sehingga tidak terjadi penyimbangan di sekolah ataupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah, (1) Untuk mendeskripsikan perencanaan pendidikan karakter dalam mengembangkan budaya religious di SMAN 2 Trenggalek dan MAN 1 Trenggalek, (2) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter dalam mengembangkan budaya religious di SMAN 2 Trenggalek dan MAN 1 Trenggalek dan, (3) Untuk mendeskripsikan evaluasi Pendidikan karakter dalam mengembangkan budaya religious di SMAN 2 Trenggalek dan MAN 1 Trenggalek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian multikasus. Adapun subjeknya adalah kepala sekolah, guru pendidikan agama islam, dan guru bimbingan konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) proses perencanaan pendidikan karakter dalam budaya religius di SMAN 2 Trenggalek dilakukan melalui beberapa hal, yaitu : menetapkan 8 standar karakter siswa, mengembangkan budaya religius sekolah, dan menyediakan fasilitas pendukung pelaksanaan pendidikan karakter dalam meningkatkan budaya religius sedangkan proses perencanaan pendidikan karakter dalam budaya religius di MAN 1 Trenggalek dilakukan melalui beberapa hal, yaitu: menetapkan 10 standar karakter siswa, mengembangkan budaya religius sekolah, menyediakan fasilitas pendukung, (2) pelaksanaan pendidikan karakter dalam mengembangkan budaya religius di SMAN 2 Trenggalek dilakukan dengan pendekatan pembiasaan dan keteladanan melalui kegiatan harian, kegiatan mingguan, kegiatan bulanan dan kegiatan tahunan. Dan pelaksanaan pendidikan karakter dalam budaya religius di MAN 1 Trenggalek dilakukan dengan pendekatan pembiasaan dan keteladanan melalui kegiatan keagamaan yang terdapat di dalam KBM, dan program rutin sekolah, dan evaluasi pendidikan karakter dalam mengembangkan budaya religius di SMAN 2 Trenggalek dilakukan melalui pemantauan dan pengawasan kegiatan siswa sehari-hari, membuat absensi kegiatan serta mengedakan evaluasi per bulan, (3) evaluasi pendidikan karakter dalam mengembangkan budaya religius di MAN 1 Trenggalek sama dengan di SMAN 2 trenggale

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore