1,720,974 research outputs found

    Efektivitas Penegakan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Kejahatan Narkotika (Studi Kasus di Kabupaten Majene).

    Full text link
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penegakan sanksi pidana terhadap pelaku kejahatan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Majene belum berjalan secara efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penegakan sanksi pidana tersebut antara lain: a) kurangnya barang bukti serta jarangnya orang yang mau menjadi saksi dalam persidangan, sehingga yang (sekaligus) bertindak sebagai saksi adalah pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut; b) komitmen aparat penegak hukum; c) tingkat kesadaran hukum masyarakat; d) tidak tersedianya sarana/fasilitas yang memadai untuk menangani masalah narkotika; serta e) adanya tekanan gejolak ekonomi yang berkepanjangan. Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam menigkatkan efektivitas penegakan sanksi pidana terhadap pelaku kejahatan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Majene antara lain: a) melakukan pembinaan secara berkala dalam lingkungan keluarga; b) mengoptimalkan peran dan fungsi kepolisian sebagai aparat penegak hukum; serta c) memberikan pembinaan kesadaran di bidang hukum

    Pengaruh Konseling Short Message Service (SMS) Gateway terhadap Self Efficacy Menghindari Seks Bebas dan HIV/AIDS Remaja

    No full text
    Masalah perilaku berisiko di kalangan remaja saat ini sangat mengkhawatirkan yang disebabkan oleh kemampuanself efficacy (kepercayaan diri) untuk menghindari seks bebas dan HIV/AIDS yang masih rendah. Peningkatan selfefficacy remaja dapat ditingkatkan dengan konseling SMS Gateway. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh dari konseling SMS Gateway terhadap kemampuan self efficacy menghindari perilaku seks bebas danHIV/AIDS. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment dengan rancangan one group pre-post test design. Sampelpenelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta sejumlah 450 siswa dari total populasitarget 850 siswa yang dipilih secara simple random. Hasil penelitian didapatkan bahwa rerata nilai self efficacysebelum konseling sebesar 90,7 ± 6,25 dan sesudah konseling sebesar 97,7±2,63 dengan nilai p 0,000. Nilairerata (± SD) masing-masing subvariabelnya yakni magnitude sebelum 27,70±3,47 dan sesudah 30,99±1,44dengan nilai p 0,000, generalizability sebelum 28,60±2,49 dan sesudah 31,28±1,24 dengan nilai p 0,000, danstrength of belief sebelum 30,85±1,85 dan sesudah 31,55±1,26 dengan nilai p 0,000. Kesimpulan penelitian iniadalah terdapat pengaruh secara signifikan konseling metode SMS gateway terhadap kemampuan self efficacymenghindari perilaku seks bebas dan HIV/AIDS. Penggunaan SMS gateway diharapkan menjadi bagian daripelayanan kesehatan di sekolah sehingga terjadi peningkatan perilaku pencegahan seks bebas dan HIV/AIDS.</jats:p

    Effect of Social Media Addiction on Anxiety and The Risk of Social Health Disaster in Adolescents

    Full text link
    Introduction: Adolescents who get social media addiction, dopamine discharges occur in their bodies that create anxious feelings that can cause problems in social behavior in schools, living quarters, and peer social environments, and even trigger criminal acts such as defamation, slander, kidnapping, and fraud. The purpose of this research was to analyze the relationship between social media addiction and anxiety and the risk of social health disasters in adolescents. Methods: This research method is quantitative analytic descriptive with a cross-sectional design. The population in this study were 385 students in one of the junior high schools in the Yogyakarta area of Indonesia. Data retrieval technique in this research uses Stratified Random Sampling technique. Data on social media addiction, anxiety and the risk of social health disaster were analyzed by Spearman Rank Test, a numerical correlation statistical test, with SPSS 21. Results: The results showed that the mean value of the age variable was 13.91, social media addiction was 60.38, anxiety was 14.46, and the risk of social health disaster was 67.97. The results of the statistical hypothesis test obtained that there was no significant relationship between social media addiction, anxiety, and social health disaster risk variables in adolescents. Conclusion: The conclusion of this research obtained that social media access can cause negative and positive impacts. Anxiety and the risk of social health disasters events are thought to be influenced by external factors

    Pengaruh Lingkungan Kerja dengan Produktivitas Perawat di Rumah Sakit : Influence of the Work Environment With Nurse Productivity in Hospital

    No full text
    Manajemen harus mengakui dan menerima bahwa sumber daya manusia merupakan elemen yang paling strategis dalam organisasi. Peningkatan produktivitas kerja hanya mungkin dilakukan manusia. Produktivitas kerja adalah keinginan manusia untuk selalu meningkatkan kualitas kehidupan di segala bidang. Produktivitas sangat penting bagi daya saing jangka panjang dalam organisasi. Setiap perusahaan memiliki karyawan yang bertugas melaksanakan kegiatan operasional. Mereka beraktivitas di lingkungan kerja yang kemungkinan berpengaruh pada produktivitas kerjanya. Lingkungan kerja yang kondusif mendukung produktivitas karyawan dalam bekerja. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh lingkungan kerja dengan produktivitas staf perawat di rumah sakit. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner/angket Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana berjumalah 123 orang dan cara pengambilan responden menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil dalam penelitian ini adalah mayoritas perawat merasakan lingkungan kerja dalam kategori baik yaitu sebanyak 120 responden (97,6%), tingkat produktivitas perawat terbanyak berada pada kategori cukup dengan jumlah 79 responden (64,2%) dan ada pengaruh antara lingkungan kerja dengan produktivitas staf perawat di rumah sakit dengan nilai probabilitasnya adalah 0,044 &lt; α =0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu lingkungan kerja yang dirasakan perawat mayoritas adalah pada kategori baik, produktivitas perawat adalah dalam kategori cukup produktif dan ada pengaruh lingkungan kerja dengan produktivitas staf perawat di rumah sakit

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Karasteristik Berpacaran dengan Kepercayaan Diri Remaja dalam Menjauhi Perilaku Seks Bebas

    Full text link
    AbstrakRemaja mengalami proses kematangan seksualitas sehingga perlu dilakukan pengontrolan dorongan seksual dan pencegahan berperilaku seks bebas. Salah satu penyebab perilaku seks bebas pada remaja adalah kemampuan kepercayaan diri  (self efficacy) yang dipengaruhi oleh peranan berpacaran. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan kepercayaan diri remaja untuk menjauhi perilaku seks bebas terkait karakteristik berpacaran. Metode penelitian yang digunakan adalah observational analitik dengan desain crossectional. Sampel penelitian adalah siswa SMK Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta sejumlah 450 siswa yang dipilih secara simple random. Uji statistik penelitian menggunakan independet t-test dan anova one-way test. Hasil penelitian ditemukan bahwa bahwa 76.2% responden mengaku pernah berpacaran, usia pertama kali berpacaran sebesar 48.7% di usia lebih dari 15 tahun, dan frekuensi berpacaran sebesar 33.1% pada frekuensi 2-3 kali berpacaran. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat berpacaran, usia pertama kali berpacaran, dan frekuensi berpacaran dengan kepercayaan diri remaja dalam menjauhi perilaku seks bebas dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan penelitian ini adalah remaja yang tidak berpacaran memiliki kepercayaan diri menjauhi perilaku seks bebas lebih baik daripada remaja yang berpacaran, sehingga perlu adanya program peningkatan kepercayaan diri remaja untuk menghindari perilaku seks bebas yang bisa berupa kegiatan pendidikan kesehatan, konseling atau program lain yang terkait kesehatan reproduksi remaja.  Kata Kunci : kepercayaan diri, pacaran, remaja, seks bebas,

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore