85 research outputs found
TERMINOLOGI TARBIYAH, TA'LIM, DAN TA'DIB DALAM PERSPEKTIF NAQUIB AL-ATTAS
Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan konsep ta’dib dalam pandangan Naquib al-Attas yang dikomparasikan dengan istilah tarbiyah dan ta’lim. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research), dimana penulis mengunakan metode penelitian deskriptif dengan lebih menekankan pada kekuatan analisis data pada sumber-sumber data yang ada. Selain itu penulis juga menggunakan studi teks. Untuk menganalisa data, penulis menggunakan metode content analysis. Adapun kesimpulannnya; Pertama, tarbiyah dalam pandangan al-Attas terlalu umum mengingat penggunaan term terbiyah dalam medan semantiknya telah mengalami perluasan pada spesies-spesies lain seperti hewan, tanaman bahkan sampai pada benda-benda mikro organik seperti mineral. Kedua, istilah ta’lim dalam pandangan al-Attas masih terlalu umum dimana penggunaannya tidak hanya terbatas pada manusia, tetapi juga selain manusia. Ketiga, bagi Naquib al-Attas istilah ta’dib lebih tepat untuk menjelaskan istilah pendidikan Islam karena adab adalah pengetahuan yang berujung pada pemahaman yang menghindarkan manusia dari kesalahan-kesalahan. Adab adalah pengetahuan yang mendisiplinkan diri manusia dalam segala aktivitas intelektual dan tingkah lakunya
Manajemen mutu guru pondok pesantren
Islamic boarding schools in Indonesia as an educational institution of its existence is enough very old. Along the way, many changes occur, both positive and negative. But the development of the boarding school in the archipelago as the oldest educational institution does not have a significant correlation with the strength or menejemennya progress. Boarding schools have ups and downs, from the colonial period, independence, until the time of the current reform. Kyai as a helm, multifunctional duties, as a teacher, preacher, and managers. As a manager it must improve the quality mutu.Tuntutan better than any cleric become a requirement for boarding institutions. Quality in the sense of the word, they can work with professionals, in accordance with the functions and responsibilities. So also for the leadership of the boarding school can work in a professional manner to meet the needs of the professionalism of teachers, good service, education, health, facilities, and no less important is the economic aspect or the necessities of life of current and future
KAPITA SELEKTA DALAM PENDIDIKAN ISLAM: TINJAUAN DAN APLIKASI
Pendidikan Islam merupakan pondasi yang penting dalam membentuk
karakter dan akhlak generasi penerus. Dalam perjalanan sejarahnya, pendidikan
Islam telah mengalami berbagai transformasi yang menjadikannya relevan
dengan tantangan zaman. Buku ini berusaha menguraikan berbagai aspek kapita
selekta—topik-topik pilihan yang esensial—dari sudut pandang teoretis
maupun praktis, sehingga pembaca dapat merasakan manfaatnya dalam
kehidupan sehari-hari.
Dalam penyusunan buku ini, kami melibatkan berbagai sumber dan
literatur yang relevan, serta pengalaman praktis dari para pendidik dan pemikir
di bidang pendidikan Islam. Harapan kami, buku ini dapat menjadi referensi
bagi para mahasiswa, pendidik, dan semua pihak yang ingin mendalami
pendidikan Islam dengan cara yang lebih kritis dan aplikatif
KAPITA SELEKTA DALAM PENDIDIKAN ISLAM: TINJAUAN DAN APLIKASI
Pendidikan Islam merupakan pondasi yang penting dalam membentuk
karakter dan akhlak generasi penerus. Dalam perjalanan sejarahnya, pendidikan
Islam telah mengalami berbagai transformasi yang menjadikannya relevan
dengan tantangan zaman. Buku ini berusaha menguraikan berbagai aspek kapita
selekta—topik-topik pilihan yang esensial—dari sudut pandang teoretis
maupun praktis, sehingga pembaca dapat merasakan manfaatnya dalam
kehidupan sehari-hari.
Dalam penyusunan buku ini, kami melibatkan berbagai sumber dan
literatur yang relevan, serta pengalaman praktis dari para pendidik dan pemikir
di bidang pendidikan Islam. Harapan kami, buku ini dapat menjadi referensi
bagi para mahasiswa, pendidik, dan semua pihak yang ingin mendalami
pendidikan Islam dengan cara yang lebih kritis dan aplikatif
Pendidikan humanis John Dewey dalam perspektif pendidikan Islam
Education is a process toward birth humanization humanly valuable human being. The main agenda of education is the process of humanizing humans being human. That process is called humanization; the human form becomes a true human being. Education as a process carried out by a community in order to prepare the next generation to be able to socialize and adapt to the culture they profess, actually one of the traditions of the human race that is almost as old as mankind. Education had been since time immemorial is one form of human effort in order to maintain the continuity of the existence of life and their culture
Terminologi tarbiyah, ta'lim, dan ta'dib dalam perspektif Naquib Al-Attas
Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan konsep ta’dib dalam pandangan Naquib al-Attas yang dikomparasikan dengan istilah tarbiyah dan ta’lim. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research), dimana penulis mengunakan metode penelitian deskriptif dengan lebih menekankan pada kekuatan analisis data pada sumber-sumber data yang ada. Selain itu penulis juga menggunakan studi teks. Untuk menganalisa data, penulis menggunakan metode content analysis. Adapun kesimpulannnya; Pertama, tarbiyah dalam pandangan al-Attas terlalu umum mengingat penggunaan term terbiyah dalam medan semantiknya telah mengalami perluasan pada spesies-spesies lain seperti hewan, tanaman bahkan sampai pada benda-benda mikro organik seperti mineral. Kedua, istilah ta’lim dalam pandangan al-Attas masih terlalu umum dimana penggunaannya tidak hanya terbatas pada manusia, tetapi juga selain manusia. Ketiga, bagi Naquib al-Attas istilah ta’dib lebih tepat untuk menjelaskan istilah pendidikan Islam karena adab adalah pengetahuan yang berujung pada pemahaman yang menghindarkan manusia dari kesalahan-kesalahan. Adab adalah pengetahuan yang mendisiplinkan diri manusia dalam segala aktivitas intelektual dan tingkah lakunya
Strategi pendidikan Islam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia
The reality of Islamic Education today has experienced a period of intellectual deadlock. Among the indications; first, the lack of reform efforts, and if there is certainly less rapidly with changes in social, political and progress of science and technology. Second, the practice of Islamic education still maintains the old heritage and did not do much creative thinking, innovative and critical current issues. Third, the model of Islamic education learning too much emphasis on intellectualism-verbalistic approach and negate the importance of educational interaction and humanistic communication between the teacher and student. Fourth, Islamic education orientation focuses on the formation ‘abd or slave and disproportionate to the achievement of human character as a Muslim caliph on the earth. On the other hand, Islamic education is an important task, namely how to develop the quality of human resources (HR) for Muslim to take an active role and to survive in the era of globalization. The development of quality human resources is not an easy issue and simple, as it requires deep understanding and broad at the formation of the basic concepts of man and calculation in the preparation of the institution as a device that will give birth to a superior human
Pengembangan kurikulum sekolah dasar
Education is an effort to prepare students to be able live well in the society, able to develop and improve the quality of their own lives, and contribute signifiantly in developing and improving the quality of society and nation . There are six main problems in the national education system, (1) decline moral and character of students, (2) equitable distribution of learning opportunities, (3) low internal effiiency of the education system, (4) institutional status, (5) management of education that is not in line with the national development, (6) resources are not professional. In this case, need for social change which gives the direction that education is a basic approach in the change process. Education is life, therefore learning activities should be able to equip students with life skills (life competency) that appropriate with the environment and their lives
- …
