Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
Menggagas Pendidikan Inklusi di PAUD melalui Pemahaman dan Kesiapan Mahasiswa
Kesadaran masyarakat terhadap anak-anak berkebutuhan khusus terus meningkat, mendorong hadirnya sekolah inklusi sebagai bentuk kesetaraan dan realisasi pendidikan tanpa diskriminasi. Sekolah inklusi memungkinkan anak berkebutuhan khusus belajar bersama teman sebayanya di kelas reguler. Pendidikan inklusi adalah layanan pendidikan yang menjamin kesetaraan hak bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya pendidikan inklusi dalam mempersiapkan mahasiswa PIAUD UIN Jakarta menghadapi tantangan mengajar di lingkungan yang inklusif. Metode penelitian menggunakan kajian literatur yang relevan dengan konteks pendidikan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusi perlu menjadi bagian integral dalam kurikulum, mengingat banyak mahasiswa belum memiliki pemahaman yang cukup terkait identifikasi dan penanganan kebutuhan khusus pada anak usia dini
Representasi Hegemoni Gramsci dalam Novel 'Teruslah Bodoh Jangan Pintar' Karya Tere liye
Sastra tidak bisa terpisah dari kondisi sosial dalam masyarakat. Psikologi, soisal, dan sastra juga saling berhubungan erat karena saling berkaitan erat satu sama lain. Di dalam lingkungan masyarakat, terdapat pemikiran-pemikiran yang berbeda dari tiap individunya ketika dihadapkan pada sebuah permasalahan, misalnya hegemoni. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui berbagai bentuk hegemoni dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori Hegemoni Antonio Gramsci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar, terdapat hegemoni kekuasaan, hegemoni pikiran, hegemoni media massa. Selain itu terdapat ideologi kapitalisme, ideologi konservatisme, dan ideologi ekologisme. Penelitian ini diharapkan dapat membuka pola pikir masyarakat mengenai pentingnya kesadaran akan fenomena sosial hegemoni dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi kehidupan mereka sehari-hari
Pengaruh Bahasa Isyarat terhadap Pembelajaran Komunikasi Lisan Tunaganda (Tunarungu dan Tunawicara)
Penggunaan bahasa isyarat dalam pembelajaran komunikasi lisan bagi anak tunaganda (tunarungu dan tunawicara) sangat berperan dalam dunia pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa isyarat terhadap kemampuan komunikasi lisan anak tunarungu, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran, dan metode pengajaran apa yang menggabungkan bahasa isyarat dan komunikasi lisan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan studi kepustakaan dan menganalisis cuplikan video pembelajaran sebagai penguat. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan bahasa isyarat secara signifikan meningkatkan pemahaman dan interaksi murid. Ketika guru menggunakan bahasa isyarat, murid merasa lebih nyaman dan aktif terlibat dalam diskusi, serta memahami instruksi dengan lebih baik. Dengan bahasa isyarat, komunikasi lisan sangat berpengaruh dalam pemahaman pesan, bahasa isyarat menjadi fokus utama pada anak tunaganda dalam pembelajaran sehingga diharapkan guru dapat meningkatkan kemampuan komunikasi lisan anak tunaganda untuk mendukung mereka.Kata Kunci: Bahasa Isyarat, Komunikasi Lisan, Tunagand
MANAJEMEN GURU KORDINATOR PENDIDIKAN SKI DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS DAN DISIPLIN DI PONDOK MODERN
This research study aims to analyze the management of the Islamic Cultural History (SKI) coordinator teacher in forming religious character and discipline of students at the eLKISI Modern Islamic Boarding School. The background of this study is the challenge of character education in Indonesia, where many young generations experience a decline in religious and discipline values due to the influence of juvenile delinquency. Using a descriptive qualitative method, this study highlights the implementation of four POAC management functions: planning, organizing, implementing, and supervising. Planning is done by preparing a Learning Implementation Plan (RPP) that integrates religious and discipline values. Organizing involves dividing tasks between teachers and coordinators to ensure effective implementation. Learning methods such as lectures, discussions, and projects based on historical values are applied contextually to instill student character. Supervision through routine evaluations ensures the success of learning. The results of the study indicate that the structured management of the education coordinator teacher is able to improve the formation of religious and disciplined character, despite challenges such as differences in student understanding and time constraints
DEVELOPMENT OF FIQH LEARNING MEDIA BASED ON LITERACY SKILLS USING A MAGAZINE MODEL TO IMPROVE THE LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS AT MADRASAH IBTIDAIYAH IN THE SOUTHERN PADANGSIDIMPUAN DISTRICT
The purpose of this study is to develop a Fiqih learning medium in the form of a magazine to improve student learning outcomes at Madrasah Ibtidaiyah in Padangsidimpuan District. This study uses a research and development method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The development process includes needs analysis, material design, media development, learning implementation, and evaluation of results. The study was conducted at the Madrasah Ibtidaiyah in Padangsidimpuan Selatan District, with 25 fifth-grade students as the test subjects. The data collection instruments used were observation, interviews, tests, questionnaires, and documentation, along with techniques for analyzing validity, effectiveness, and practicality. The research results indicate that the developed media are deemed suitable based on validation by subject matter experts, media experts, and language experts as follows: (1) the quality of the developed media was rated 93.6% by subject matter experts, 89.5% by media experts, and 87.5% by language experts. (2) The results of student responses through pre-test and post-test questions yielded a percentage of 86.2%. In this regard, it was deemed suitable and effective for use in Fiqh education. (3) It can be concluded that the Fiqh educational media in the magazine model is beneficial for students and suitable for use as educational media for Fiq
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PRESENTASI DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP MUSDA PERBAUNGAN
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi: 1. Pemanfaatan Teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan. 2. Respons siswa terhadap penggunaan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan. 3. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan.. Jenis penelitian ini adalah kulitatif. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan.memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Guru memanfaatkan teknologi presentasi seperti PowerPoint untuk menyajikan materi dengan cara yang lebih menarik dan interaktif, terutama dalam menyampaikan materi yang membutuhkan visualisasi seperti kisah-kisah dalam sejarah Islam dan konsep-konsep ibadah. 2. Respons siswa terhadap penggunaan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan menunjukkan bahwa teknologi ini memiliki dampak positif terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Teknologi presentasi berhasil membuat materi ajar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. 3. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan yaitu dukungan infrastruktur, kesiapan guru, dan motivasi siswa adalah faktor kunci yang mendukung implementasi teknologi. Sedangkan faktor yang menghambat misalnya masalah teknis, keterampilan guru, distraksi siswa, dan integrasi dengan kurikulum
SCRAPBOOK SEBAGAI MEDIA EFEKTIF/KREATIF DALAM MANAJEMEN WAKTU ANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas penggunaan scrapbook sebagai media kreatif dalam membantu manajemen waktu anak-anak panti asuhan. Kegiatan dilaksanakan selama satu minggu, waktu pembuatan mulai dari tanggal 28 April hingga 4 Mei 2025, dengan melibatkan 15 anak berusia 12-15 tahun. Anak-anak diminta membuat scrapbook bertema bebas melalui tahapan menentukan tema, mengumpulkan bahan, merancang tata letak, menempelkan foto serta dekorasi, hingga memberikan sentuhan akhir. Selain meningkatkan kreativitas, proyek scrapbook ini juga membantu anak-anak belajar menyusun prioritas dan menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu yang ditetapkan. Dengan demikian, scrapbook terbukti dapat menjadi media edukatif yang efektif untuk melatih manajemen waktu sekaligus mengembangkan kreativitas pada anak-anak panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu pendekatan yang bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan fenomena sosial secara mendalam dan holistik melalui proses interaksi antara peneliti dan subjek penelitian dan Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas penggunaan scrapbook sebagai media kreatif dalam mengembangkan keterampilan manajemen waktu pada anak-anak panti asuhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam manajemen anak di lihat dari hasil scrapbook mereka dan scrapbook merupakan cara efektifitas anak dalam memanajemen waktu dan mangasah kreatifitas mereka
ANALISIS KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat dibutuhkan oleh suatu bangsa, negara dan masyarakat, terutama kontribusi yang sangat siginifikan terhadap kemajuan suatu negara dan bangsa. Tujuan penelitian ini diarahkan untuk mengetahui kualitas pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 1 Hiliserangkai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data penilitian yaitu data primer yang dikumpulkan oleh peneliti dari beberapa sampel yang telah peneliti lakukan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang ditemukan oleh peneliti ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran bahasa Indonesia siswa di SMP Negeri 1 Hiliserangkai adalah kompetensi guru dalam melakukan pembelajaran dan meningkatkan kemampuan belajar siswa, dengan memberikan tujuan pembelajaran yang bisa mempegaruhi kegiatan pembelajaran, serta memberikan materi pembelajaran yang lebih inovatif sehingga bisa menciptakan minat belajar siswa, serta sarana dan prasarana yang sangat memadai. faktor lainnya berasal dari motivasi dan ketelibatan dari siswa itu sendiri, yang mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, serta lingkungan belajar yang kondusif
ANALISIS PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN USIA MASUK SEKOLAH DASAR
The age of children when entering elementary school is something that needs to be considered in relation to the child's readiness for school. This study aims to describe the development of elementary school students based on the age of entering elementary school. The method used in this study is a descriptive research method with a quantitative approach. The subjects of this study were second grade students in elementary school. The results of the study showed that the development of elementary school students based on age when entering school showed that the highest aspect of development was the cognitive aspect while the lowest was the social-emotional aspect. The results also showed that the older the child, the more the student's readiness to follow the education program
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Membantu Siswa Membedakan Teks Deskripsi dan Teks Laporan Hasil Observasi di Kelas VII MTs IRA Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model pembelajaran Discovery Learning dalam membantu siswa membedakan teks deskripsi dan teks laporan hasil observasi di kelas VII MTs IRA Medan. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, ditemukan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam membedakan kedua jenis teks tersebut, terutama dalam memahami struktur dan ciri kebahasaan yang membedakan teks deskripsi dan teks laporan hasil observasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung di kelas, wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap perbedaan antara teks deskripsi dan teks laporan hasil observasi. Siswa lebih aktif dalam menemukan konsep dan mengidentifikasi perbedaan melalui proses eksplorasi mandiri dengan bimbingan guru. Dengan demikian, model ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam membedakan berbagai jenis teks