1,383 research outputs found
Umi Dachlan sang Ekspresionis Abstrak
This research This research entitled "Umi Dachlan the Abstract Expressionist" raises the issue of Umi Dachlan's journey in pursuing education and art during her lifetime and how her role contributed to advancing art in Indonesia. This research aims to find out the life background, role in the arts and the development of early works to the final works that have been produced by Umi Dachlan. And in collecting research data, the author used a qualitative approach with document study techniques in the form of books, journals, PDFs or e-books.Apart from that, based on research, the following results were obtained: Umi Dachlan is a talented artist, she began to show her talent for interest in art since childhood through her love of drawing. She played an important role in the world of art as the first female lecturer at the Bandung Institute of Technology. Umi Dachlan has received many awards not only from within the country, such as the Best Painting award: Wendy Sorensen Memorial Award, New York, United States. Umi Dachlan has also worked as a co-designer and muralist for various institutions. Umi Dachlan was one of the early and pioneering Indonesian female artists who followed in the footsteps of Emiria Soenassa, along with Erna Pirous, wife of A.D. Pirous, Farida Srihadi, Srihadi's wife, Heyi Ma'mun, Kartika Affandi, daughter of the main Indonesian artist Affandi, Rita Widagdo and Nunung WS. His works have been auctioned by major international auction houses, including Bonhams, Christie's and Sotheby's. Umi Dachlan's early work was influenced by traditional Batik paintings and tapestries, textile works and landscape paintings. As in the work Untitled (1997), until after the death of his mentor Ahmad Sadali in 1987, he developed his own style. Penelitian ini berjudul “Umi Dachlan sang Ekspresionis Abstrak” ini mengangkat masalah mengenai bagaimana perjalanan Umi Dachlan dalam menempuh pendidikan dan kesenian pada semasa hidupnya dan bagaimana peran beliau memberikan kontribusi dalam memajukan kesenian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kehidupan, peran dalam bidang kesenian dan perkembangan awal karya hingga karya – karya akhir yang telah dihasilkan oleh Umi Dachlan. Dan pada pengumpulan data penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik studi dokumen berupa buku, jurnal, pdf ataupun e-book. Selain itu Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil berikut: Umi Dachlan seorang seniman yang berbakat, ia mulai menunjukkan bakat ketertarikannya pada seni sejak kecil melalui kegemarannya menggambar. Dia berperan penting dalam dunia kesenian sebagai dosen wanita pertama di Institut Teknologi Bandung. Umi Dachlan banyak mendapatkan penghargaan yang tidak hanya dari dalam negeri saja, seperti penghargaan Best Painting: Wendy Sorensen Memorial Award, New York, Amerika Serikat. Umi Dachlan juga pernah bekerja sebagai co-desainer dan muralis untuk berbagai institusi. Umi Dachlan adalah salah satu seniman perempuan Indonesia awal dan perintis yang mengikuti jejak Emiria Soenassa, bersama dengan Erna Pirous, istri A.D. Pirous, Farida Srihadi, istri Srihadi, Heyi Ma'mun, Kartika Affandi, putri Artis utama Indonesia Affandi, Rita Widagdo dan Nunung WS. Karya-karyanya telah dilelang oleh rumah-rumah lelang besar Internasional, termasuk Bonhams, Christie's dan Sotheby's. Karya awal Umi Dachlan dipengaruhi oleh lukisan Batik tradisional dan permadani, karya tekstil dan lukisan pemandangan. Seperti pada karya Untitled (1997), Hingga setelah kematian mentornya Ahmad Sadali pada tahun 1987, ia mengembangkan gayanya sendiri.
UMI REGULARIZED RADIAL BASIS FUNCTION
This manusuipt has been reproduced from the microfilm master. UMI films the text direcüy from the original or copy submitteâ. Thus, some thesis and dissertation copies are in typewriter face, while othen may be from any type of cornputer pnnter. The quality of this reproduction is dependent upon the quality of the copy submitted. Broken or indistinct prinf colored or poor quality illustrations and photographs, pdnt bleedthrough, substandard margins, and irnproper alignment can advenely affect reproduction. ln the unlikely event that the author did not send UMI a complete manuscript and Uiem are missing pages, these will be noted. Also, if unauthorized copyright material had b be removed, a note will indicate the deletion. Ovenue materials (e.g., maps, dawings, charts) are reproduced by secüoning the original, beginning at the upper lefthand corner and atinuing from left to right in equal sections with small overlaps. Photographs indudeci in the original manusaipt have been reproâuced xerographically in this copy. Higher qualî 6 " x 9 " black and white photographie prints are available for any photographs or illustrations appearing in oiis copy for an additional charge. Contact UMI diredy io order. Bell & Howell Information and Leamin
Does Land Conflict Matter to Farm Productivity? A Case Study of Cambodia
Land-related conflicts in Cambodia have been garnering much attention. The Cambodian government, through the Prime Minister, pledged to resolve land-related disputes, as they not only hurt the people but negatively impact on the national development agenda. Land disputes are estimated to involve 200,000 poor Cambodians. The government has been urged by international aid agencies to solve land problems to aid rural development and alleviate poverty. This paper evaluates the determinants of land conflict and its impact on land productivity, and provides recommendations on land governance in Cambodia, using an extensive 2004 nationwide household survey data consisting of 15,000 households in 600 rural and 300 urban villages. In the face of a growing landless population, primarily with loss of ownership by female-headed households, this study finds evidence that suggests other approaches for policymakers in preventing a growing landless population and land conflict prevention. It was also found out that modalities of acquisition are not a dominant cause of land conflict, while possessing land title reduces the probability of getting one's land into dispute. The analysis finds evidence of negative impact of land conflicts on farm productivity. This finding supports the hypothesis of the study and confirms the downward spiral events of conflicts that impact on farm productivity. The most involved in land-related conflicts are agricultural lands, which may signify the community’s risk for low land productivity. The numerous land grabbing incidents in Cambodia may also lead to land conflicts. There is urgent call for the Cambodian government to solve land conflicts or improve land governance not only for agricultural development, but also for Cambodians’ rights over their lands. The impetus of resolving land issues, especially in rural Cambodia, will contribute to more effective poverty reduction efforts
Corporate Governance dan Kepemilikan Keluarga
This research aims to analyze differences on the practice of corporate governance in family firms with non-family firm as well as to analyze the influence of family ownership on corporate governance practices. This study uses an embedded correlational design that incorporates mail surveys with in-depth interviews. Statistical analysis showed that there are differences in corporate governance practices among family with non-family firms. A number of proxy variables of family ownership and supervision influence on variation of corporate governance practices in family firms. The results of in-depth interviews reinforce the importance of the family involvement in the governance process
Asuhan keperawatan pada an. r dengan thypoid diruang aster 616e Rumah Sakit Hospital Cinere Depok
d3 keperawata
Analisis Corporate Social Responsibility dan Nilai Perusahaan: Dampak Variabel Kontekstual
Penelitian tentang relevansi rasio keuangan terhadap pendanaan Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan relevansi rasio keuangan terhadap pengembalian saham dan untuk membandingkan akurasi model linier dan non linier. Model regresi multivariat linier dan non linier dibangun dari rasio keuangan terhadap pengembalian saham untuk perbandingan rasio dengan pengaruh signifikan dan kemudian dibandingkan dalam hal penentuannya. Sampel terdiri dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2009 hingga 2016 yang dikumpulkan 97 perusahaan. Hasil regresi bivariat menunjukkan hubungan yang ada dalam bentuk hubungan positif-kuadratik untuk rasio profitabilitas (ROA dan ROE) dan hubungan negatif-logaritmik untuk rasio likuiditas dan solvabilitas (CR, QR dan DER). Secara umum, rasio profitabilitas tetap merupakan rasio dominan yang mempengaruhi kepemilikan saha
Penerapan metode beda hingga untuk menentukan distribusi temperatur pada perpindahan panas konduksi dua dimensi
ABSTRAK
Matematika merupakan alat bantu untuk menyederhanakan penyajian pemahaman masalah dengan menggunakan bahasa matematika. Metematika mempunyai peranan yang sangat penting karena kebanyakan bidang lain seperti bidang teknik dan rekayasa, perhitungan beban dan sebagainya, semuanya menggunakan perhitungan matematika. Sumbangan matematika dalam ilmu eksak sudah jelas, bahkan boleh dikatakan tanpa matematika ilmu eksak tidak akan berkembang.
Dalam hal tertentu matematika khususnya metode beda hingga dapat digunakan untuk menentukan distribusi temperatur pada perpindahan panas dua dimensi.
Data yang diambil berupa sebuah gambar dua dimensi dengan temperatur yang berbeda disetiap sisinya, dimana luasan tersebut dibagi dalam beberapa titik node. Dengan menggunakan metode iterasi Gauss-Siedel untuk menentukan distribusi temperatur, kemudian dilakukan perhitungan untuk mencari nilai titik-titik node tersebut. Sehingga diperoleh nilai temperatur untuk tiap titik node.
Dari hasil perhitungan dan kemudian dilakukan interpolasi terhadap nilai temperatur ternyata pada penampang slab (batangan) besi terdapat titik-titik yang mempunyai temperatur sama dan bila titik-titik tersebut dihubungkan akan membentuk suatu garis yang disebut garis isotermis. Dengan mengetahui garis isotermis maka dapat diketahui sebaran temperatur yang nantinya digunakan untuk memperkirakan kekuatan dari besi, dimana kekuatan besi dipengaruhi oleh temperatur. Jika temperatur naik maka kekuatan besi akan menurun
PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (diproksi Indeks GRI 4) terhadap nilai perusahaan (diproksi oleh Tobin’s Q). Model penelitian dikembangkan dengan menambahkan empat variabel kontrol yang meliputi ukuran perusahaan, market share, leverage, dan pertumbuhan perusahaan. Penelitian ini menggunakan desain explanatory research dan menggunakan sampel sebanyak 90 amatan Laporan Keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2014 – 2016.Data penelitian dianalisis menggunakan Regresi Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa model penelitian yang dikembangkan memenuhi kaidah goodness of fit, secara simultan Indeks Pengungkapan CSR, ukuran perusahaan, market share, leverage, dan pertumbuhan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Namun hasil analisis secara parsial menunjukkan indeks pengungkapan CSR, Market share, dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan akan berdampak terhadap nilai perusahaan jika perusahaan memiliki market share dan pertumbuhan perusahaan pertumbuhan yang tinggi
Three Essays in Fisheries and Aquaculture Economics
Solutions to the many capture fisheries and aquaculture problems include (but not limited) to co-management, ecosystem-based management, marine protected areas and sustainable aquaculture practices (CRC, 2006). Essay one used dataset from 2005 and 2009 surveys, the study stills shows the efficacy of co-management in managing resource conflicts and improve collaboration over fisheries in Indonesia. This finding strengthens the Worldwide Collaborative Research Project on Fisheries Co-management (WCRPFC) phase I finding that co-management is a potential option in managing conflicts between resource users who have the exclusive use rights and those who are excluded (Nielsen et al., 2004). Essay two determined the optimal MPA size using biological data from the Eastern part of Indonesia. The bioeconomic model finds that the optimal MPA size is 37.77 percent of total fishery area to be closed as no-take zone. In this model, the open area of fishery is managed by a social planner who applies traditional management measure called ‘sasi”. It turns out that a combination of “sasi” and 37.77 % of MPA size has the highest cumulative profits compare to “sasi” only or open access. Essay three finds that IMTA technology is potentially able to reduce the cost of salmon aquaculture. Based on laboratory data, the analysis investigates the economic consequences of growing mussels on salmon farm through reducing the number of lice treatments needed. This study finds that indeed growing mussels on salmon farming could impact the economic return positively although the percentage is not very high
PERSEPSI MASYARAKAT PESISIR TERHADAP PENEMPATAN TERUMBU KARANG BUATAN DARI ANJUNGAN MINYAK (RIG TO REEF), STUDI KASUS DI PANTAI INDRAMAYU
Di sepanjang pantai Indonesia, ada sekitar 70 anjungan yang sudah tidak operasi berumur 20-40 tahun dan butuh dibongkar. Pembongkaran ini tidak murah dan dapat mencapai biaya 54 juta dolar amerika untuk satu anjungan. Solusi dari sektor Kalutan dan Perikanan adalah mengkonversinya menjadi terumbu karang buatan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Keluatan dan Perikanan, Balitbang Kelautan dan Perikanan KKP telah melakukan kajian kelayakannya pengalihfungsian anjungan menjadi terumbu karang, Rig to Reef, pada tahun 2015. Paper ini meneliti bagaimana persepsi atau pendapat masyarakat terhadap penetapan lokasi calon Rig To Reef dan apa rekomendasi pemangku kepentingan setempat. Kajian ini dilakukan di Pantai Indramayu dimana salah satu anjungan pasca produksi yang siap untuk dibongkar dan dijadikan Rig To Reef (bila pemerintah Indonesia menghendakinya) adalah anjungan milik PHE ONWJ (Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java). Hasil dari kajian ini dalah bahwa beberapa hal yang penting dipertimbangkan dalam proses Rig To Reef adalah pelibatan masyarakat lokal sejak awal proses. Pemerintah daerah Indramayu merekomendasikan untuk meletakkan Rig To Reef di salah satu kawasan konservasinya yaitu di sekitar Pulau Biawak.
- …
