114 research outputs found

    Judi Fletcher and Lucidea Moore’s Story of Raj-Kaur Poran

    No full text
    North VancouverwidowWorld War II1910’sIndiaimmigran

    UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA JUDI ONLINE STUDI KASUS POLRES SUKOHARJO: UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA JUDI ONLINE

    No full text
    In general, efforts to deal with online gambling crimes are carried out preventif and represif. Data from the Sukoharjo Police, from 2017 to 2023, 35 cases of online or conventional gambling have been handled. Most of the people who do gambling are teenagers. Online gamblers use information and communication technology as a means of modern gambling.This research aims to determine the efforts taken by the Sukoharjo Police to tackle online gambling in the jurisdiction of the Sukoharjo Police. Research data consists of primary data and secondary data. In collecting data, the author used the interview method from the Sukoharjo Police Specific Crime Unit. Meanwhile, in the analysis the author uses qualitative analysis methods.Based on the results of research conducted by the author, it can be concluded that the efforts made by the Sukoharjo Police in tackling online gambling are by using preventive measures (prevention) and repressive measures (enforcement). The Sukoharjo Polres prioritizes preventive efforts, namely by conducting patrols and outreach to the community. As for the inhibiting factors, namely the lack of mastery of information technology by investigators in uncovering perpetrators, information leaks before carrying out raids, lack of facilities and infrastructure in uncovering and lack of public awareness to report to the Police.Keywords: Efforts to control, Online GamblingSecara umum upaya penanggulangan tindak pidana judi online dilakukan secara preventif dan Represif. Dari data Polres Sukoharjo pada kurun waktu 2017 sampai 2023 telah menangani 35 perkara perjudian online ataupun konvensional. Sebagian besar orang yang melakukan perjudian adalah remaja. Pelaku judi online menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana perjudian modern.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanggulangan Kepolisian Sukoharjo dalam menanggulangi judi online di wilayah hukum Polres Sukoharjo. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Data penelitian berupa data primer dan data sekunder. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara dari Unit Tindak Pidana Tertentu Polres Sukoharjo. Sedangkan dalam analisisnya penulis menggunakan metode analisis kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka dapat disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan Polres Sukoharjo dalam menanggulangi judi online adalah dengan menggunakan upaya preventif (pencegahan) dan upaya represif (penindakan). Polres Sukoharjo lebih mengutamakan upaya preventif (pencegahan) yaitu dengan melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Sedangkan untuk faktor penghambat yaitu kurangnya penguasaan teknologi informasi oleh penyidik dalam mengungkap pelaku, adanya kebocoran informasi sebelum melakukan razia, kurangnya sarana dan fasilitas dalam mengungkap dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kepada Kepolisian. Kata Kunci : Upaya Penanggulangan, Judi Onlin

    County Vote Follows State Form

    No full text
    AF beat all candidates for LG in Clark County except Cherberg

    Analisis pengharaman permainan judi berdasarkan teori probabilitas

    No full text
    INDONESIA : Perjudian merupakan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat Indonesia. Meskipun perjudian ini belum diatur secara khusus dalam hukum (misalnya perjudian togel, sabung ayam), namun pelaku perjudian dapat dikenakan hukum pidana sesuai dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian. Akan tetapi, dalam praktiknya perjudian justru dijadikan sebagai lahan mata pencaharian khususnya bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Sedangkan dari segi agama perjudian merupakan suatu permainan yang diharamkan karena terdapat unsur ketidakadilan dan taruhan di dalamnya. Dalam penelitian ini, penulis mencoba menganalisis pengharaman perjudian dari sudut pandang ilmu matematika. Permainan perjudian yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu permainan judi roulette dan craps. Setelah dilakukan analisis pengharaman permainan judi roulette dan craps secara ilmu matematika, ketidakadilan yang terkandung dalam permainan judi tersebut ditunjukkan dengan ekspektasi pemain untuk menang dalam permainan adalah negatif. Artinya, pemain adalah pihak yang dirugikan dalam permainan judi tersebut. Semakin banyak pemain bertaruh, maka nilai harapan untuk menang akan semakin kecil. Konsep inilah yang perlu diketahui oleh para pemain judi. Hasil analisis secara matematika ini menjadi salah satu bukti yang mendukung syariat diharamkannya permainan perjudian. ENGLISH : Gambling is a social problem that occurre in Indonesian society. Although gambling is not specifically regulated in the law (eg. toggle gambling, cock fighting), but the gambler (people who play gambling) can be subjected to criminal law in accordance with Law No. 7 of 1974 on Gambling Control. However, in practice gambling becomes a land livelihood especially for the lower middle income people. In religion side gambling is a game that is forbidden because there are many elements of injustice and betting on it. In this study, the author tried to analyze the prohibition of gambling from the standpoint of the mathematical sciences. Gambling that were examined in this study are roulette and craps game. After analyzing the prohibition of roulette and craps game in mathematics, injustice contained in the gambling game is shown with the expectation of winning players in the game was negative. That is, a gambler is always lose out in the game. If the gambler bet more, the expected value of winning will be smaller. This concept needs to be known by the gambler. The results of mathematical analysis has become one of the proof to support prohibition’s law about gambling game

    Dampak Judi Online Terhadap Meningkatnya Kriminalitas di Antara Pemuda di GKPS Bahkapul Dalam Perspektif Pendampingan Pastoral: Studi Kasus GKPS Bahkapul

    No full text
    Tulisan ini merupakan elaborasi pendampingan pastoral terhadap kriminalitas sesama pemuda sebagai dampak judi online di GKPS Bahkapul. Penelitian ini merupakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus ini melibatkan dilakukan terhadap pemuda yang terlibat dalam melakukan judi online. Penelitian ini menggunakan perspektif pendampingan pastoral sebagai teori untuk melihat bagaimana proses pendampingan yang dilakukan kepada pemuda yang kecanduan judi online. Oleh sebab itu, penelitian ini menemukan beberapa dampak yang dialami oleh pemuda yang kecanduan judi online. Adapun dampak dari pada judi online yaitu kemerosotan moral, kriminalitas di antara sesama pemuda dan rusaknya relasi dalam persekutuan pemuda. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa GKPS Bahkapul melakukan tiga bentuk pendampingan dalam mengatasi kriminalitas karena judi online. Pertama, pembinaan rohani yang dilakukan mulai dari keluarga dengan pendekatan kekeluargaan. Kedua, konseling sebagai upaya pendampingan kepada pemuda. Ketiga, rehabilitasi yang dilakukan dengan kerjasama bersama lembaga sosial yang dilanjutkan dengan membentuk tim support untuk menciptakan hospitalitas dalam lingkungan gerejawi. Kelemahan dari penelitian ini adalah aspek spiritualitas dan psikologi perlu dikaji lebih dalam dalam sudut pandang spiritualitas Kristen.This paper is an elaboration of pastoral care for criminality among youth as an impact of online gambling at GKPS Bahkapul. This study uses a qualitative approach with a case study method. This case study involves youth involved in online gambling. This study uses a pastoral care perspective as a theory to see how the process of care is carried out for youth addicted to online gambling. Therefore, this study found several impacts experienced by youth addicted to online gambling. The impacts of online gambling are moral decline, criminality among youth and damaged relationships in youth fellowship. In this study, the author found that GKPS Bahkapul carried out three forms of care in overcoming crime due to online gambling. First, spiritual guidance is carried out starting from the family with a family approach. Second, counseling as an effort to provide assistance to youth. Third, rehabilitation is carried out in collaboration with social institutions which is continued by forming a support team to create hospitality in the church environment. The weakness of this study is that the spiritual and psychological aspects need to be studied more deeply from a Christian spiritual perspective

    Billiards Gambling in Tengin Baru Village, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara District: Permainan Judi Biliar di Desa Tengin Baru Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara

    No full text
    ABSTRACT: This article interprets the game of Billiards Gambling in Tengin Baru Village, Sepaku District, Penajam Paser Utara Regency which is done openly. The social context of the billiard gambling text can be said to be like being in a social space that is starting to open up by the influence of global economic culture, bound by the Anti-Gambling Law, average primary school education levels, the majority of followers of Islam and local tribal values ​​that also prohibit gambling. The Billiards Gambling Game is a combination of three elements, namely: (billiard sports, playing card gambling, buying and selling games). The sport of billiards gambling is used as a mode of outer settlement, art games are used as the core of the game, and both are packaged as entertainment businesses that are subject to buying and selling games. In the players' understanding, Billiards Gambling is transformed into various meanings according to subjectivity such as: hobbies, games, challenging games, professions, entertainment, fun, official games. In the text, the readers of the Biliary Gambling game get an articulation of new meanings that are not always in line with what the original author meant. ABSTRAK: Artikel ini menafsir permainan Judi Biliar di Desa Tengin Baru Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara yang di lakukan secara terang-terangan. Konteks sosial dari teks judi biliar ini bisa dikatakan seperti berada di ruang sosial yang mulai terbuka oleh pengaruh budaya ekonomi global, terikat oleh UU Anti Perjudian, tingkat pendidikan rata- rata sekolah dasar, mayoritas penganut islam dan nilai-nilai lokal suku yang juga melarang perjudian. Permainan Judi Biliar adalah perpaduan tiga elemen yaitu: (olahraga biliar, judi kartu remi, permainan jual beli). Olahraga judi biliar digunakan sebagai modus penapakan luar, permainan kartu remi digunakan sebagai inti permainan, dan keduanya dikemas sebagai bisnis hiburan yang tunduk pada permainan jual beli. Dalam pemahaman para pemain, Judi Biliar ini menjelma menjadi beragam makna menurut subyektifitas seperti: hobbi, game, permainan penuh tantangan, profesi, hiburan, iseng-isengan, permainan yang resmi. Di teks para pembaca permainan Judi Biliar mendapatkan artikulasi pemaknaan baru yang tidak selalu sejalan dengan apa maksud awal pengarangnya

    PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA, JUDI ONLINE, DAN LARANGAN MEMASANG KENALPOT BISING ATAU BRONG KEPADA SISWA SMA N 1 SLOGOHIMO KABUPATEN WONOGIRI

    No full text
    ABSTRAK PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA, JUDI ONLINE, DAN LARANGAN MEMASANGKENALPOT BISING ATAU BRONG KEPADA SISWA SMA N 1 SLOGOHIMO KABUPATEN WONOGIRI ANDRE CHOIRUL HIDAYAT 20240804 Remaja yang identik dengan perilaku menyimpang disebut dengan kenakalan remaja. Kenakalan remaja adalah bentuk dari permasalahan dan konflik yang terpendam dan tidak ada penyelesaian baik dari masa kanak –kanak sampai masa remaja. Kenakalan yang dilakukan oleh remaja tentunya mempunyai alasan-alasan yang menyebabkan kenakalan itu dapat terjadi. kenakalan remaja sudah menampakkan pergeseran kualitas kenakalan yang menjurus pada tindak kriminalitas, seperti narkoba , judi online, dan pemakaian kenalpot bising/brong yang dapat menganggu kenyamanan masyarakat. Mencermati fenomena tersebut, penulis mencoba melakukan penyuluhan kepada siswa SMA N 1 Slogohimo tentang bahaya narkoba, judi online, dan memakai kenalpot bising/brong. Adapun tujuannya adalah ingin mengetahui remaja dan psikologis remaja, faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja dan pergeseran kualitas kenakalan yang dilakukan remaja. Mudahnya akses internet dan informasi membuat remaja mudah mendapatkan informasi yang diinginkan. Bahkan judi yang biasanya hanya dilakukan orang dewasa sekarang sudah dilakukan oleh kalangan remaja atau siswa sekolah.Tidak hanya itu masa remaja adalah masa yang selalu ingin mencoba hal baru dan menjadi pusat perhatian selain itu permasalahan remaja jaman sekarang lebih banyak memakai knalpot brong yang dianggap lebih keren dikalangan mereka. Dalam maklumat kepala kepolisian daerah jawa Tengah menerbitkan larangan penggunaan kenalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (bising/brong). Oleh karena itu Bhabinkamtibmas merasa penting adanya penyuluhan terkait kenakalan remaja tentang bahaya narkoba, judi online, dan pemakaian kenalpot bising. Sebagai pengemban fungsi Binmas Bhabinkamtibmas desa slogohimo berperan penting dalam pencegahan kenakalan remaja atau siswa SMA N 1 Slogohimo dengan cara preventif atau penyuluhan langsung kesekolah dan bertatap muka dengan siswa SMA N 1 Slogohimo. Kata kunci : kenakalan remaja, narkoba, judi online, kenalpot bising. ABSTRACT COUNSELING ON THE DANGER OF DRUGS, ONLINE GAMBLING, AND THE PROHIBITION OF PUTTING IN NOISY Muffler OR BROUGHT TO STUDENTS OF SMA N 1 SLOGOHIMO WONOGIRI DISTRICT ANDRE CHOIRUL HIDAYAT 20240804 Adolescents who are identified with deviant behavior are called juvenile delinquents. Juvenile delinquency is a form of hidden problems and conflicts that have no resolution from childhood to adolescence. Delinquency committed by teenagers certainly has reasons that cause the delinquency to occur. Juvenile delinquency has shown a shift in the quality of delinquency that leads to criminal acts, such as drugs, online gambling, and the use of noisy exhausts which can disturb the comfort of society. Paying attention to this phenomenon, the author tried to educate students at SMA N 1 Slogohimo about the dangers of drugs, online gambling, and using noisy exhausts. The aim is to find out about teenagers and adolescent psychology, the factors that cause juvenile delinquency and shifts in the quality of juvenile delinquency. Easy access to the internet and information makes it easy for teenagers to get the information they want. Even gambling, which was usually only done by adults, is now done by teenagers or school students. Not only that, adolescence is a time when you always want to try new things and be the center of attention. Apart from that, the problem is that teenagers nowadays are more likely to wear brong exhausts which are considered cooler. among them. In an edict, the Central Java regional police chief issued a ban on the use of exhausts that do not comply with technical specifications (noisy/brong). Therefore, Bhabinkamtibmas feels that it is important to provide education regarding juvenile delinquency about the dangers of drugs, online gambling and the use of noisy exhausts. As the function of Binmas Bhabinkamtibmas, Slogohimo village plays an important role in preventing delinquency among teenagers or students of SMA N 1 Slogohimo by means of prevention or counseling directly to the school and face to face with students of SMA N 1 Slogohimo. Keywords: juvenile delinquency, drugs, online gambling, noisy exhaust

    DAMPAK JUDI ONLINE PADA KASUS PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI KELUARGA (Studi Pada Kecamatam Kotabumi Kabupaten Lampung Utara)

    No full text
    ABSTRAK Fakta yang dikeluarkan oleh putusan Pengadilan agama Negeri Kotabumi pada portal Direktorat Mahkamah Agung terhadap terdakwa kasus perceraian akibat perjudian online pada tahun 2023, mengalami kenaikan angka hingga 10% dan pada tahun sebelumnya prilaku judi juga merupakan faktor gugatan cerai. Motif ekonomi menjadi alasan gugatan cerai dipengadilan agama yang berawal dari pihak suami yang kecanduan bermain slot judi online. Humas pengadilan agama Kotabumi menjelaskan hingga bulan september 2023 jumlah angka perceraian pasutri berjumlah 876 diantara nya cerai talak sebesar 105, cerai gugat berjumlah 548 dan persoallan lainnya. Dan untuk lebih lanjut maka peneliti akan lebih dalam menggali data menganai judi online yang terjadi di Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini merumuskan beberapa rumusan masalah: pertama Bagaimana Penyebab Perceraian Di Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara? Kedua Bagaimana Dampak Perceraian Di Kehidupan Sosial Keagamaan Di Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara?. Penelitian ini termasuk kedalam metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat, skema, dan gambar bertujuan mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai data yang diinginkan. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan keadaan dan kejadian atas sesuatu objek.. Informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan informan atau narasumber dengan ketentuan�ketentuan atau kriteria-kriteria tertentu. Teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah Teori travis Hirschi Kontrol Sosial dalam menganalisis dan membahas hasil temuan yang ada dilapangan. Pendekatan penelitian menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan sosiologi dan pendekatan hukum. Teknik pengumpulan data yaitu berupa observasi, metode wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kategorisasi data yakni berupa reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Judi online menjadi masalah serius yang dapat merusak stabilitas dan keharmonisan rumah tangga. Hal tersebut disebabkan karena tidak adanya kontrol sosial didalam individu masyarakat maupun kelompok mesyarakat di Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. penyebab warga masyarakat Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara melakukan tindak kriminalitas judi online dan faktor penyebab perceraian yakni sabagai berikut: yaitu faktor sosial ekonomi, faktor situasional, faktor media sosial, faktor keuntungan, faktor hubungan yang buruk, faktor masalah keuangan, perselingkuhan dan kdrt. perceraian karena judi online memiliki dampak yang luas dan mendalam. Dampak tersebut mencakup aspek emosional, psikologis, fisik, sosial, dan ekonomi. Pemerintah melakukan upaya yakni bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain untuk mengadakan sosialisasi tentang bahaya judi online, Pemerintah juga telah memblokkir beberapa situs judi online agar tidak dapat dipergunakan lagi, kecamatan kotabumi turut serta dalam mendukung pemblokkiran situs situs terkait judi online tersebut sehingga mengurangi kemungkinan mereka terlibat dalam perjudian dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum. Kata Kunci : Judi Online, Perceraian, Sosiologi Keluarga. ABSTRACT The facts released by the decision of the Kotabumi District Religious Court on the Supreme Court Directorate portal regarding defendants in divorce cases due to online gambling in 2023, the figure has increased by up to 10%. And in the previous year, gambling behavior was also a factor in the divorce lawsuit. Economic motives were the reason for the divorce suit in the religious court which started with the husband being addicted to playing online gambling slots. As a result of gambling, goods run out and debts increase, arguments arise and ultimately lead to divorce. The public relations officer for the Kotabumi Religious Court explained that as of September 2023, the number of married couples' divorces was 876, of which 105 divorces for divorce, 548 for divorces and other issues. From the explanation above, the author can draw the conclusion that online gambling crimes can cause an increase in the divorce rate of husband and wife couples in Kotabumi sub-district, North Lampung district, North Lampung . And to go further, researchers will dig deeper into data regarding online gambling that occurs in Kotabumi District, North Lampung Regency. This research formulates several problem formulations: first, what are the causes of divorce in Kotabumi District, North Lampung Regency? Second, what is the impact of divorce on socio-religious life in Kotabumi District, North Lampung Regency? This research is included in the qualitative research method, namely research on data collected and expressed in the form of words, sentences, schemes and images with the aim of obtaining as complete information as possible regarding the desired data. This research is descriptive in nature, namely research that describes the circumstances and events of an object. Informants in this research used a purposive sampling technique, namely a technique for determining informants or sources using certain conditions or criteria. The theory that researchers use in this research is Travis Hirschi's Social Control Theory in analyzing and discussing the findings in the field. The research approach uses two approaches, namely a sociological approach and a legal approach. Data collection techniques include observation, interview methods and documentation. And using data categorization, namely in the form of data reduction, data presentation and data verification Online gambling is a serious problem that can damage household stability and harmony. This is due to the absence of social control within individual communities and community groups in Kotabumi District, North Lampung Regency. The lack of awareness of the people of Kotabumi District, Lamoung Utar Regency regarding belief and compliance with norms and laws as well as weak sanctions and socialization related to online gambling make gambling commonplace or just normal. In Kotabumi District, North Lampung Regency, divorce has a broad and deep impact. Most people are reluctant to help people involved in divorce cases and lack of belief in values and normality (which causes residents of Kotabumi District, North Lampung Regency who are involved in divorce cases to feel isolated because of the poor perception of the people of Kotabumi District, North Lampung Regency regarding divorce. If the community has strong attachment and belief, the community will help each other and become a means of encouraging the welfare of children and community members involved in divorce cases. Keywords: Online Gambling, Divorce, Family Sociology

    Analisis Pertanggungjawaban Hukum Pidana Terhadap Influencer dalam Jasa Endorsement Judi Online Melalui Media Sosial

    No full text
    Di Indonesia salah satu contoh kasus Influencer yang menggunakan jasa Endorse judi Online adalah Apriazi Sundana atau yang biasa disebut dengan username Instagram @Ubeyapsensso selaku Influencer atau Selebgram dengan jumlah followers 71,9 K atau 71.900 pengikut menerima Endorsement situs judi Online. Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimana Status dan kedudukan Influencer secara hukum? dan (2) Bagaimana penerapan hukum yang ditetapkan hakim terhadap Influencer dalam mengiklankankan judi Online sesuai dengan Putusan Nomor 907/Pid.Sus/2022/PN Plg?. Metode penelitian yang digunaikan adalah berbentuk yuridis normative atau penelitian kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder.Adapun hasil dan pembahasan dari penelitian ini yaitu: UUPK menurut analisis ini tidaklah tepat untuk menjerat Influencer dalam melakukan Jasa Endorsement Judi Online serta tidak adanya status dan kedudukan hukum Influencer. status dan kedudukan Influencer dapat dilihat pada ketentuan Pasal 1 angka 18, Pasal 1 angka 19, Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 45 ayat (1) UU ITE. Seorang Influencer memiliki status dan kedudukan hukum menurut KUHPerdata ketika melakukan perikatan yaitu antara Pihak Pelaku Usaha dan Pihak Influencer yang melakukan perikatan dan membuat perjanjian baik secara lisan maupun secara tulisan. Penerapan sanksi hukum melalui Putusan Pengadilan dengan Nomor Register Perkara: 907/Pid.Sus/2022/PN PLG pada hari Selasa, 02 Agustus 2022 sudah cukup baik, namun disisi lain penulis tidak menemukan adanya Kepastian Hukum terhadap Pelaku Usaha yang Perjudian Online yang sebenarnya merupakan akar dari kejahatan Perjudian Online ini. Kepada pemerintah agar segera melakukan perubahan atau pembaharuan terkait tanggung jawab pelaku usaha perjudian Online, hal ini dikarenakan apabila dilihat melalui UU Perlindungan Konsumen juga tidak terdapat tanggung jawab Pelaku Usaha yang melakukan penyebarluasan Perjudian Online. Kata Kunci: Influencer, Endorsement. / In Indonesia, one example of an Influencer case that uses Online gambling Endorsement services is Apriazi Sundana or commonly known as the Instagram username @Ubeyapsensso as an Influencer or Selrbgram with a total of 71.9 K followers or 71,900 followers receiving Endorsements from Online gambling sites. The formulation of the problem in this study, namely: (1) What is the legal status and position of Influencers? and (2) How is the application of the law determined by the judge against Influencers in advertising Online gambling in accordance with Decision Number 907/Pid.Sus/2022/PN Plg?. The research method used is in the form of normative juridical or literature research using secondary data sources. The results and discussion of this study are: UUPK according to this analysis is not appropriate to ensnare Influencers in carrying out Online gambling Endorsement services and there is no status and legal standing of Influencers. The Influencer's status and position can be seen in the provisions of Article 1 point 18, Article 1 number 19, Article 27 paragraph (2) and Article 45 paragraph (1) of the ITE Law. An Influencer has legal status and standing according to the Civil Code when conducting an engagement, namely between the Business Actor and the Influencer Party who carries out the engagement and makes an agreement both orally and in writing. The application of legal sanctions through a Court Decision with Case Register Number: 907/Pid.Sus/2022/PN PLG on Tuesday, 02 August 2022 is quite good, but on the other hand the author does not find any Legal Certainty for Business Actors whose Online Gambling is actually the root of this Online gambling crime. To the government to immediately make changes or updates related to the responsibilities of Online gambling business actors, this is because when viewed through the Consumer Protection Act there is also no responsibility for Business Actors who disseminate Online Gambling. Keywords : Influencer, Endorsement

    Toward a holistic approach to earth science education

    No full text
    This study addresses problems of inequity in education and global environmental destruction by arguing for a holistic approach to Earth science education in the public secondary schools. The case is made on the basis of educational theory; educational research on Waldorf and Holistic schools; and the observations of students and teachers by the author of this study. Theoretical arguments for holistic Earth science center on the assertion that such an approach would reduce cultural alienation in science classes and allow students to link knowledge of the environment with a feeling of caring for it. The study reaches the conclusion that the practice of holistic Earth science is in its infancy but could be expanded easily by adapting existing resources
    corecore