1,721,044 research outputs found
Pengaruh Pembelajaran Kolaboratif Tipe Analytic Team melalui Lesson Study terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
Pembelajaran kolaboratif tipe analytic team merupakan pembelajaran kolaboratif dengan mengasumsikan tugas-tugas tertentu untuk dijalankan oleh masing-masing anggota kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kolaboratif tipe analytic team dengan lesson study terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Kemampuan berpikir kreatif dinilai menggunakan lembar observasi berpikir kreatif dengan indikator yang dinilai adalah mendesain dan menghasilkan serta menemukan sesuatu yang baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif tipe analytic team dengan lesson study berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 (P=0,000< 0,05) dan rerata kelas eksperimen sebesar 78,43 serta kelas kontrol sebesar 58,88. Dengan demikian, penerapan pembelajaran kolaboratif harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mengaktifkan dan mengembangkan kemampuan berpikir siswa di dalam kelas
Pengaruh Strategi Learning Start with a Question (LSQ) melalui Lesson Study terhadap Metakognisi Siswa (Kelas XI IPA MAN 2 Jember Tahun Pelajaran 2015/2016)
Dalam proses pembelajaran siswa lebih cenderung untuk menghafal informasi bukan memahami, hal tersebut menyebabkan siswa cenderung diam, kurang aktif dan malu dalam bertanya. Peran serta guru seharusnya mampu membuat siswa belajar lebih aktif dengan bertanya dalam berdiskusi dan mampu memecahkan permasalahan sendiri oleh karena itu, untuk menciptakan suasana pembelajaran aktif dalam kelas diperlukan suatu strategi pembelajaran aktif. Salah satu dari strategi pembelajaran aktif yang menekankan siswa mampu bertanya sebelum ada penjelasan dari guru adalah strategi LSQ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi LSQ melalui lesson study terhadap metakognisi siswa pada kelas XI IPA MAN 2 Jember Tahun Pelajaran 2015/2016. Bentuk penelitian ini adalah penelitian quasi experimental. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengukuran metakognisi, dokumentasi, wawancara. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian control group pre-test post-test, rancangan ini telah ada kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol, subjek dipilih dengan metode random sampling dan didapatkan kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian kuasi eksperimen menunjukkan bahwa diperoleh hasil pada strategi LSQ melalui lesson study berpengaruh signifikan terhadap metakognisi siswa dengan rerata kelas eksperimen sebesar 10,6 dan kelas kontrol sebesar 4,4
Perilaku Bikers Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Community Vixion Reyog di Ponorogo)
Albana, Mochammad Iqbal, 2020. Perilaku Bikers Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Community Vixion Reyog di Ponorogo). Skripsi. Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Aji Damanuri, M.EI.
Kata kunci/Keyword: Perilaku Konsumsi Islami, Modifikasi, Maslahah.
Kajian dalam skripsi ini dilatarbelakangi kegiatan modifikasi bikers Community Vixion Reyog di Ponorogo yang merubah bentuk tampilan motor dengan cara mengganti bagian-bagian motor standar pabrik lalu menggantinya dengan barang-barang modifikasi seperti ban berukuran lebih kecil yang tidak sesuai aturan karena jauh di bawah ukuran standar pabrikan. Dalam praktiknya, perilaku konsumi Islami tidak diterapkan karena memprioritaskan kesenangan daripada kebutuhan dalam melakukan modifikasi. Selain itu modifikasi yang berlebihan (israf), seperti penggunaan ban berukuran kecil sebagai bagian dari modifikasi juga kurang memperhatikan maslahah karena dapat mengurangi keselamatan pengendara. Serta maslahah yang belum maksimal karena tidak melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan secara rutin atau terus-menerus. Berangkat dari permasalahan tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul Perilaku Bikers Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Community Vixion Reyog di Ponorogo).
Rumusan masalah dalam penelitian: 1) Bagaimana perilaku konsumsi bikers dalam perspektif ekonomi Islam pada Community Vixion Reyog di Ponorogo? 2) Bagaimana perilaku sosial bikers dalam perspektif ekonomi Islam pada Community Vixion Reyog di Ponorogo?
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Perilaku konsumsi Islam belum diterapkan oleh bikers Community Vixion Reyog Ponorogo karena masih cenderung berorientasi pada kesenangan semata daripada kebutuhan dan modifikasi berlebihan dengan menggunakan part-part modifikasi yang tidak sesuai aturan dan mengurangi mashlahah karena dapat membahayakan keselamatan. 2) Dalam konteks pelaksanaan kegiatan komunitas, Community Vixion Reyog Ponorogo belum maksimal dalam melakukan kegiatan sosial-kemasyarakatan karena kegiatan tersebut tidak menjadi kegiatan rutin dan sudah tidak dilakukan
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN DI MTS BUSTANUL ULUM KANIGORO BLITAR
Skripsi dengan judul “Manajemen Sarana dan Prasrana dalam
Meningkatkan Proses Pembelajaran di MTs Bustanul Ulum Kanigoro Blitar” ini
ditulis oleh Mochammad Iqbal Jihan Reza, 12207173087, Jurusan Manajemen
Pendidikan Islam, Fakutas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam
Negeri Tulungagung, pembimbing Dr. Hj. Sulistyorini, M.Ag.
Kata kunci: Manajemen Sarana dan Prasarana, Proses Pembelajaran, dan MTs
Dalam meningkatkan proses pembelajaran terdapat beberapa faktor yang
mempengaruhinya. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah sarana dan
prasarana pendidikan yang keberadaanya merupakan bagian terpenting dari sebuah
lembaga pendidikan. Oleh karena itu, diharapkan kepada pihak lembaga madrasah
untuk mengelola sarana dan prasarana yang dimiliki dengan baik, agar apat berjalan
dengan efektif dan efisien. Dalam hal ini peneliti menghubungkan masalah
manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan proses pembelajaran di MTs
Bustanul Ulum kanigoro Blitar. Dengan adanya manajemen sarana dan prasarana
yang baik, maka sarana dan prasarana yang dimiliki dalam kondisi yang optimal
dan siap digunakan. Sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif
dan efisien serta tercapailah tujuan dari pendidikan.
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana
perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan proses pembelajaran di
MTs Bustanul Ulum kanigoro Blitar? (2) Bagaimana pengorganisasian manajemen
sarana dan prasarana dalam meningkatkan proses pembelajaran di MTs Bustanul
Ulum kanigoro Blitar? (3) Bagaimana pelaksanaan manajemen sarana dan
prasarana dalam meningkatkan proses pembelajaran di MTs Bustanul Ulum
kanigoro Blitar ? (4) Bagaimana pengawasan manajemen sarana dan prasarana
dalam meningkatkan proses pembelajaran di MTs Bustanul Ulum kanigoro Blitar?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan berasal dari hasil
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun tekhnik analisis data ada tiga
tahapan yaitu yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Sementara tekhnik keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan,
ketekunan pengamatan, dan triangulasi.
Hasil penelitian dalam penelitian ini dapat disimpulakan bahwa, (1)
Perencanaan sarana dan prasarana melalui 3 tahapan, yaitu tahapan analisis
kebutuhan sarana sesuai dengan kebutuhan masing-masing guru mata pelajaran,
pengadaan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan, dan pengelolaan sumber
anggaran dana. (2) Pengorganisasian sarana dan prasarana dilakukan dengan dua
tahapan yaitu pendistribusian barang sesuai dengan kebutuhan siswa dan penataan
barang sesuai pada bidangnya. (3) Pada kegiatan pelaksanaan sarana dan prasarana
terdapat empat kegiatan, yaitu kegiatan pemanfaatan sarana dan prasarana,
pemeliharaan sarana dan prasarana, pengiventarisasian sarana dan prasarana, dan
penghapusan sarana dan prasarana. (4) Pada kegiatan pengawasan sarana dan
prasarana melibatkan seluruh pihak, karena sarana dan prasarana yang dimiliki
merupakan tanggungjawab dan milik bersama
Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Papan Biologi (Bio Board Game) Materi Sistem Ekskresi Serta Pengaruhnya Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Smp Kelas Viii
Berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh Organization for Economic CoOperation and Development (OECD) melalui Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2015, Indonesia berada pada peringkat 64 dari 72 negara yang mengikuti program tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan Indonesia memerlukan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan terutama dalam bidang sains. Rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dipengaruhi beberapa faktor, yaitu proses beajar yang tidak menarik perhatian siswa dan cenderung monoton. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada MTs Negeri 4 Banyuwangi, SMP Negeri 11 Jember dan SMP Negeri 9 Jember teridentifikasi beberapa permasalahan antara lain kurangnya motivasi belajar siswa pada proses pembelajaran biologi salah satunya pada pembelajaran sistem ekskresi. Saat proses pembelajaran, siswa bermain sendiri menyebabkan kelas menjadi ramai dan pembelajaran berlangsung tidak efektif. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan penerapan media Bio Board Game pada pokok bahasan sistem ekskresi. Penggunan media Bio Board Game dalam proses pembelajaran mengemas proses belajar sambil bermain yang bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan kepraktisan Bio Board Game pada pokok bahasan sistem ekskresi kelas VIII MTs Negeri 4 Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model R2D2 (Reflective, Recursive, Design and Development) yang dikembangkan oleh Willis pada tahun 1995. Prosedur pengembangan hanya dilakukan pada tahap pendefinisian, tahap perencanaan dan pengembangan. Produk yang telah dikembangkan akan diuji efektivitasnya dan pengaruhnya melalui penelitian kuasi eksperimen terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas VIII MTS Negeri 4 Banyuwangi. Data yang diperoleh yaitu data validasi Bio Board Game oleh ahli, data angket respon siswa terhadap Bio Board Game, data hasil angket motivasi ARCS dan data hasil belajar kognitif siswa melalui pretest dan post test. Hasil validasi media oleh ahli materi adalah 80,62 % dengan kategori valid, oleh ahli pengembangan 81,11 % dengan kategori valid, oleh ahli Media adalah 77,92% dengan kategori valid, dan hasil validasi oleh pengguna (guru) adalah 90,92 dengan kategori sangat valid. Hasil penilaian angket respon siswa secara keseluruhan adalah 95,23% dengan kategori sangat baik, hal ini menunjukkan bahwa media Bio Board Game yang telah dikembangkan praktis dan siap digunakan dalam proses pembelajaran. Uji efektivitas Bio Board Game terhadap motivasi hasil belajar siswa kelas eksperimen memiliki selisih persentase lebih tinggi yaitu sebesar 9,53% dan pada kelas kontrol memiliki selesih persentase 5,53%. Ujicoba efektivitas Bio Board Game terhadap hasil belajar kognitif siswa berdasarkan rerata normalized gain (g) kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 0,43 dan kelas kontrol memiliki rerata normalized gain (g) lebih rendah yaitu 0,03. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Bio Board Game efektif digunakan pada kegiatan pembelajaran dan efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa. Bio Board Game tidak berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar akhir siswa dengan probabilitas 0,603. Bio Board Game berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar kognitif akhir siswa dengan probabilitaas sebesar 0,000, yang dikendalikan oleh kovariat berupa nilai pre test yang memiliki pengaruh signifikan dengan probabilitas sebesar 0,046 terhadap hasil post test siswa MTs Negeri 4 Banyuwangi
Pengembangan Aplikasi Android Histo-App Sebagai Media Mobile Learning Untuk Siswa Kelas XI SMA Negeri 6 Malang
ABSTRAK Muhlasin, Mochammad Iqbal. 2015. Pengembangan Aplikasi Android Histo-App Sebagai Media Mobile Learning Untuk Siswa Kelas XI SMA Negeri 6 Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Aditya N. Widiadi S.Pd., M.Pd Kata Kunci: Pengembangan, Aplikasi Android, Pembelajaran Sejarah Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik. Selain itu dengan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif mampu meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran sejarah. Pelaksanaan pembelajaraan Sejarah di kelas XI IIS 4 SMA Negeri 6 Malang diketahui bahwa media yang digunakan guru dalam pembelajaran sejarah adalah papan tulis sehingga membuat siswa tidak tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Maka dibutuhkan pengembangan media yang inovatif untuk meningkatkan minat siswa pada mata pelajaran sejarah. Berdasarkan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa 25 siswa dari 30 siswa menggunakan smartphone Android. Potensi lainya adalah siswa dan guru bisa menggunakan aplikasi Android untuk media pembelajaran. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan pembelajaran tersebut adalah mengembangkan media pembelajaran aplikasi Android Histo-App dalam smartphone Android. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk aplikasi Android Histo-App sebagai media mobile learning untuk siswa kelas XI SMA Negeri 6 Malang. Selain itu untuk meningkatkan minat belajar pada mata pelajaran sejarah siswa kelas XI IIS 4 SMA Negeri 6 Malang. Dengan adanya pengembangan produk ini siswa mempunyai alternatif media pembelajaran sehingga meningkatkan minat belajar mereka. Proses yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dari Sugiyono yang terdiri atas: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba pemakaian, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, (10) produksi massal. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara dan penyebaran kuesioner. Produk pengembangan aplikasi Android Histo-App yang dihasilkan, antara lain: (1) berisikan materi sejarah kebangkitan heroisme dan wawasan kebangsaan yang sesuai dengan KD 3.4 dan 4.4, (2) terdapat foto-foto pada masa pergerakan nasional, tokoh-tokoh dan latihan, (3) produk dikembangkan dengan situs iBuildApp, (4) produk ini dalam bentuk file extensi .apk, (5) aplikasi ini bisa langsung di download pada fanspage Histo-App Sejarah Indonesia di Facebook. Berdasarkan tinjauan ahli media diperoleh persentase 95,83%, sedangkan ahli materi diperoleh total persentase 93,75%. Dari hasil uji coba tahap I (kelompok kecil) dengan jumlah 10 siswa kelas XI IIS SMA Negeri 6 Malang diperoleh persentase dengan rata-rata 86,9%. Dari uji coba tahap II (kelompok besar) dengan jumlah 30 siswa kelas XI IIS 4 SMA Negeri 6 Malang diperoleh persentase dengan rata-rata 86,02%. Dari hasil uji minat sebelum menggunakan aplikasi Histo-App dengan jumlah 30 siswa kelas XI IIS 4 SMA Negeri 6 Malang diperoleh persentase 49,83%. Dari hasil uji minat sesudah menggunakan aplikasi Histo-App dengan jumlah 30 siswa kelas XI IIS 4 SMA Negeri 6 Malang diperoleh persentase 86,83%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan aplikasi Android Histo-App ini layak digunakan sebagai media pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas. Media aplikasi Android Histo-App ini juga terbukti mampu meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran sejarah. Bertitik tolak dari penelitian ini, peneliti mempunyai beberapa saran yang dapat meningkatkan penggunaan serta pengembangan aplikasi Android yang lebih baik, yaitu: (1) media ini bisa digunakan oleh guru matapelajaran sejarah pada saat pembelajaran di kelas maupun penguatan materi kepada siswa ketika di luar jam mata pelajaran sejarah di dalam kelas, (2) sebelum aplikasi Histo-App digunakan lebih luas sebaiknya produk ini dievaluasi kembali dan disesuaikan dengan sasaran yang ingin dituju baik isi maupun kemasan, (3) sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas produk yang dikembangkan ini, (4) perlu ditambah materi materi lainya agar dapat mencakup semua KD yang harus dikuasai oleh siswa
Pengaruh Kombinasi Isolat Bakteri Endofit Asal Kebun Kopi Kalibendo Terhadap Jumlah Populasi Nematoda Pratylenchus Coffeae Dan Pertumbuhan Bibit Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Serta Pemanfaatannya Sebagai Serial Poster
Pratylenchus coffeae merupakan hama dari golongan nematoda parasit yang sangat merugikan kopi Arabika. Penggunaan agen hayati akhir-akhir ini banyak dipilih dalam pengendalian P. coffeae karena lebih ramah lingkungan dan dalam hal tertentu murah. Salah satu agen hayati yaitu bakteri endofit. Keefektivan bakteri endofit dalam pengendalian P. coffeae telah dibuktikan oleh Tim Penelitian Asyiah (2015). Isolat tunggal bakteri endofit asal kebun kopi Kalibendo dalam penelitian tersebut teruji mampu mengendalikan penetrasi P. coffeae pada bibit tanaman kopi Arabika (Coffea arabica L.) dengan persentase penekanan sebesar 49,41 hingga 93,97%. Tiga isolat bakteri endofit yang paling berpotensi dalam penelitian tersebut diujikan kembali dalam penelitian ini melalui aplikasi kombinasi dengan asumsi bahwa aplikasi kombinasi memberikan hasil aplikasi bakteri endofit yang lebih besar dan diujikan terhadap pertumbuhan bibi tanaman kopi C. arabica L. Uji sinergis bakteri endofit dilakukan dalam uji pendahuluan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya sifat saling hambat diantara bakteri endofit yang diujikan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas MIPA dan Green House milik Ibu Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P. di Perumahan Istana Tidar, Kaliurang, Jember. Penelitian dilakukan pada Mei 2016 – April 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 9 perlakuan dengan masingmasing perlakuan terdapat 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sub ulangan. Penelitian terdiri atas tahap persiapan dan aplikasi. Tahap persiapan merupakan tahap persiapan isolat bakteri endofit, bibit tanaman kopi Arabika dan nematoda P. coffeae sedangkan tahap aplikasi merupakan tahap aplikasi isolat bakteri endofit dan P. coffeae pada bibit tanaman C. arabica L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi isolat bakteri asal kebun kopi Kalibendo berpengaruh nyata menurunkan jumlah populasi nematoda baik jumlah populasi pada akar, tanah maupun populasi total dengan signifikasi secara statistika secara berutan yaitu sebesar p=0,01, p=0,30 dan p=0,003. Selain itu, kombinasi isolat bakteri endofit tersebut juga berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika (Coffea arabica L.), meliputi peningkatan jumlah daun, peningkatan berat basah dan berat kering akar dan tajuk serta penurunan skor kerusakan akar dengan signifikasi secara statistika secara berurutan yaitu sebesar p=0,000, p=0,054 dan p=0,58. Sedangkan isolat bakteri endofit yang terbaik dalam peningkatan pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika adalah isolat tunggal Bacillus sp. (KB63) dan kombinasi antara isolat bakteri endofit Micrococcus sp. (KB41) dan Bacillus sp. (KB63). Hasil dari penelitian ini dimanfaatkan untuk pembuatan produk serial poster. Produk ini ditujukan sebagai media informasi untuk masyarakat umum agar mengetahui bahwa kombinasi bakteri endofit merupakan pembasmi alami nematoda P. coffeae dan pemicu pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika (C. arabica L.). serial poster ini telah diuji kelayakannya oleh dua validator dengan rerata persentase uji kelayakan sebesar 85% dan telah direvisi berdasarkan komentar dan saran dari kedua validator. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi isolat bakter endofit asal kebun kopi Kalibendo mampu menurunkan jumlah populasi nematoda P. coffeae dan meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika (C. arabica L.)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
